HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
B. Hasil Penelitian
4. Uji Hipotesis
Pengujian terhadap hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linier. Pengujian hipotesis pertama sampai ketiga menggunakan teknik analisis regresi sederhana karena hanya menjelaskan pengaruh satu variabel independen dan satu variabel dependen. Pengujian hipotesis keempat menggunakan analisis regresi ganda karena menjelaskan pengaruh tiga variabel bebas secara simultan dengan satu variabel terikat. Hasil pengujian hipotesis sebagai berikut: a) Pengujian Hipotesis 1
Untuk menguji pengaruh Kebermanfaatan terhadap Minat Bertransaksi Menggunakan Internet Banking pada Pelaku Usaha di Plaza UNY dapat dilihat pada tabel berikut:
Tabel 20. Hasil Analisis Regresi Sederhana Kebermanfaatan terhadap Minat Bertransaksi
Keterangan Koefisien Regresi t Sig. Konstanta 6,338
X1 0,413 4,324 0,000
r = 0,550 r Square = 0,303
Sumber: Data Primer yang telah diolah, 2017 (Hasil output SPSS pada lampiran 8)
80
1) Persamaan Garis Regresi Sederhana
Berdasarkan hasil pengujian hipotesis pertama, dapat ditulis persamaan regresi sebagai berikut:
Y = 6,338 + 0,413X1
Persamaan tersebut memiliki arti bahwa nilai koefisien Kebermanfaatan mempunyai nilai positif, yang memiliki interpretasi bahwa semakin tinggi Kebermanfaatan maka semakin tinggi pula Minat Bertransaksi Menggunakan Internet Banking. Hal tersebut menunjukkan pula bahwa apabila nilai Kebermanfaatan (X1) mengalami peningkatan 1 satuan maka Minat Bertransaksi Menggunakan Internet Banking akan meningkat sebesar 0,413 poin. Nilai koefisien regresi yang memiliki nilai positif sebesar 0,413 menunjukkan bahwa variabel Kebermanfaatan memiliki pengaruh positif.
2) Koefisien Determinasi (r2)
Berdasarkan uji regresi parsial, diperoleh nilai r Square sebesar 0,303 yang memiliki interpretasi bahwa 30,3% variabel dependen Minat Bertransaksi Menggunakan Internet Bamking dipengaruhi oleh variabel independen Kebermanfaatan dan sisanya sebesar 69,7% dipengaruhi variabel lain diluar penelitian ini.
81 3) Uji t
Uji t statistik untuk variabel Kebermanfaatan di atas, menghasilkan t hitung sebesar 4,324 dan nilai t tabel diketahui sebesar 1,682. Jika keduanya dibandingkan, maka t hitung lebih besar dari t tabel (4,324 > 1,682). Hal tersebut menunjukkan bahwa pengaruh Kebermanfaatan terhadap Minat Bertransaksi Menggunakan Internet Banking sebesar 30,3% bermakna atau signifikan.
Berdasarkan uji hipotesis tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa variabel Kebermanfaatan berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel Minat Bertransaksi Menggunakan Internet Baking. Dengan demikian hipotesis pertama yang menyatakan “Kebermanfaatan berpengaruh positif terhadap Minat Bertransaksi Menggunakan Internet
Banking pada Pelaku Usaha di Plaza UNY” diterima. Hal ini
dikarenakan nilai koefisien regresi = 0,413, koefisien determinasi = 0,303 serta t hitung > t tabel (4,324 > 1,682).
b) Pengujian Hipotesis 2
Untuk menguji pengaruh Kemudahan Penggunaan terhadap Minat Bertransaksi Menggunakan Internet Banking pada Pelaku Usaha di Plaza UNY dapat dilihat pada tabel berikut:
82
Tabel 21. Hasil Analisis Regresi Sederhana Kemudahan Penggunaan terhadap Minat Bertransaksi
Keterangan Koefisien Regresi t Sig. Konstanta -0,607
X1 0,685 5,454 0,000
r = 0,639 r Square = 0,409
Sumber: Data Primer yang telah diolah, 2017 (Hasil output SPSS pada lampiran 8)
1) Persamaan Garis Regresi Sederhana
Berdasarkan hasil pengujian hipotesis kedua, dapat ditulis persamaan regresi sebagai berikut:
Y = -0,607 + 0,685X2
Persamaan tersebut memiliki arti bahwa nilai koefisien Kemudahan Penggunaan mempunyai nilai positif, yang memiliki interpretasi bahwa semakin tinggi Kemudahan Penggunaan maka semakin tinggi pula Minat Bertransaksi Menggunakan Internet Banking. Hal tersebut menunjukkan pula bahwa apabila nilai Kemudahan Penggunaan (X2) mengalami peningkatan 1 satuan maka Minat Bertansaksi Menggunakan Internet Banking akan meningkat sebesar 0,685 poin. Nilai koefisien regresi yang memiliki nilai positif sebesar 0,685 menunjukkan bahwa variabel Kemudahan Penggunaan memiliki pengaruh positif.
2) Koefiesien Determinasi (r2)
Berdasarkan uji regresi parsial, diperoleh nilai r Square sebesar 0,409 yang memiliki interpretasi bahwa 40,9% variabel dependen Minat Bertransaksi Menggunakan Internet Bamking
83
dipengaruhi oleh variabel independen Kemudahan Penggunaan dan sisanya sebesar 59,1% dipengaruhi variabel lain diluar penelitian ini.
3) Uji t
Uji t statistik untuk variabel Kemudahan Penggunaan di atas, menghasilkan t hitung sebesar 5,454 dan nilai t tabel diketahui sebesar 1,682. Jika keduanya dibandingkan, maka t hitung lebih besar dari t tabel (5,454 > 1,682). Hal tersebut menunjukkan bahwa pengaruh Kemudahan Penggunaan terhadap Minat Bertransaksi Menggunakan Internet Banking sebesar 40,9% bermakna.
Berdasarkan uji hipotesis tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa variabel Kemudahan Penggunaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel Minat Bertransaksi Menggunakan
Internet Baking. Dengan demikian hipotesis kedua yang menyatakan
“Kemudahan Penggunaan berpengaruh positif terhadap Minat Bertransaksi Menggunakan Internet Banking pada Pelaku Usaha di Plaza UNY” diterima. Hal ini dikarenakan nilai koefisien regresi = 0,685, koefisien determinasi = 0,409 serta t hitung > t tabel (5,454 > 1,682).
84 c) Pengujian Hipotesis 3
Untuk menguji pengaruh Persepsi Risiko terhadap Minat Bertransaksi Menggunakan Internet Banking pada Pelaku Usaha di Plaza UNY dapat dilihat pada tabel berikut:
Tabel 22. Hasil Analisis Regresi Sederhana Persepsi Risiko Penggunaan terhadap Minat Bertransaksi
Keterangan Koefisien Regresi t Sig. Konstanta 34,033
X1 -0,800 -4,841 0,000
r = 0,594 r Square = 0,353
Sumber: Data Primer yang telah diolah, 2017 (Hasil output SPSS pada lampiran 8)
1) Persamaan Garis Regresi Sederhana
Berdasarkan hasil pengujian hipotesis ketiga, dapat ditulis persamaan regresi sebagai berikut:
Y = 34,033 - 0,800X3
Persamaan tersebut memiliki arti bahwa nilai koefisien Kemudahan Penggunaan mempunyai nilai negatif, yang memiliki interpretasi bahwa semakin tinggi Persepsi Risiko maka semakin rendah pula Minat Bertransaksi Menggunakan Internet Banking. Hal tersebut menunjukkan pula bahwa apabila nilai Pesepsi Risiko (X3) mengalami peningkatan 1 satuan maka Minat Bertansaksi Menggunakan Internet Banking akan menurun sebesar 0,800 poin. Nilai koefisien regresi yang
85
memiliki nilai negative sebesar -0,800 menunjukkan bahwa variabel Kebermanfaatan memiliki pengaruh negatif.
2) Koefisien Determinasi (r2)
Berdasarkan uji regresi parsial, diperoleh nilai r Square sebesar 0,353 yang memiliki interpretasi bahwa 35,3% variabel dependen Minat Bertransaksi Menggunakan Internet Bamking dipengaruhi oleh variabel independen Persepsi Risiko dan sisanya sebesar 64,5% dipengaruhi variabel lain diluar penelitian ini.
3) Uji t
Uji t statistik untuk variabel Persepsi Risiko di atas, menghasilkan t hitung sebesar -4,841 dan nilai t tabel diketahui sebesar -1,682. Jika keduanya dibandingkan, maka t hitung lebih kecil dari t tabel (-4,841 > -1,682). Hal tersebut menunjukkan bahwa pengaruh Kemudahan Penggunaan terhadap Minat Bertransaksi Menggunakan Internet Banking sebesar 35,3% bermakna.
Berdasarkan uji hipotesis tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa variabel Persepsi Risiko berpengaruh negatif dan signifikan terhadap variabel Minat Bertransaksi Menggunakan Internet Baking. Dengan demikian hipotesis ketiga yang menyatakan “Persepsi Risiko berpengaruh negatif terhadap Minat Bertransaksi
86
Menggunakan Internet Banking pada Pelaku Usaha di Plaza UNY” diterima. Hal ini dikarenakan nilai koefisien regresi = -0,800, koefisien determinasi = 0,353 serta t hitung > t tabel (4,841 > -1,682).
d) Pengujian Hipotesis 4
Untuk menguji Pengaruh Kebermanfaatan, Kemudahan Penggunaan dan Persepsi Risiko terhadap Minat Bertransaksi Menggunakan Internet Banking pada Pelaku Usaha di Plaza UNY digunakan analisis regresi berganda. Dalam model analsisi regresi linier berganda akan diuji secara simultan Pengaruh Kebermanfaatan, Kemudahan Penggunaan dan Persepsi Risiko. Ringkasan hasil analisis regresi linier berganda yang telah dilakukan adalah sebagai berikut:
Tabel 23. Hasil Uji Regresi Linier Berganda
Variabel Koefisien Konstanta 12,091 Kebermanfaatan (X1) 0,236 Kemudahan Penggunaan (X2) 0,299 Persepsi Risiko (X3) -0,505 Adj. R Square 0,543 R. Hitung 0,758 F Hitung 18,432 Sig F 0,000
Sumber: Data Primer yang telah diolah, 2017 (Hasil output SPSS pada lampiran 8)
a) Persamaan Regresi
Berdasarkan hasil pengujian hipotesis keempat, dapat ditulis persamaan regresi sebagai berikut:
87
Y = 12,091 + 0,236X1 + 0,299X2 – 0,505X3
Persamaan tersebut memiliki arti bahwa nilai koefisien X1
sebesar 0,236 yang berarti Kebermanfaatan menigkat 1 poin maka Minat Bertransaksi Menggunakan Internet Banking akan naik sebesar 0,236 satuan dengan asumsi X2 dan X3 tetap. Nilai koefisien X2 sebesar 0,299 yang berarti Kemudahan Penggunaan meningkat 1 poin maka Minat Bertransaksi Menggunakan Internet Banking akan naik sebesar 0,299 satuan dengan asumsi X1 dan X3 tetap. Nilai koefisien X3 sebesar -0,505 yang berarti Persepsi Risiko meningkat 1 poin maka Minat Bertransaksi Menggunakan Internet Banking akan turun sebesar 0,505 satuan dengan asumsi X1 dan X2 tetap.
b) Koefisien Determinasi (R2)
Besar pengaruh Kebermanfaatan, Kemudahan Penggunaan dan Persepsi Risiko secara simultan terhadap Minat Bertransaksi Menggunakan Internet Banking ditunjukkan oleh nilai Adjusted R. Square sebesar 0,543. Artinya, 54,3% Minat Bertransaksi Menggunakan Internet Banking dipengaruhi oleh Kebermanfaatan, Kemudahan Penggunaan dan Persepsi Risiko. c) Uji F
Hasil uji F pada tabel di atas dapat dilihat bahwa nilai F hitung sebesar 18,432. Jika dibandingkan dengan nilai F tabel pada tingkat signifikansi 5% yaitu sebesar 2,44, maka nilai F
88
hitung lebih besar daripada F tabel (18,432 > 2,44). Hal tersebut menunjukkan bahwa pengaruh Kebermanfaatan, Kemudahan Penggunaan dan Persepsi Risiko secara bersama-sama terhadap Minat Bertransaksi Menggunakan Internet Banking pada Pelaku Usaha di Plaza UNY sebesar 54,3% bermakna.
Berdasarkan uji hipotesis tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa variabel Kebermanfaatan, Kemudahan Penggunaan dan Persepsi Risiko secara bersama-sama berpengaruh positif signifikan terhadap Minat Bertransaksi Menggunakan Internet Banking pada Pelaku Usaha di Plaza
UNY. Dengan demikian, hipotesis keempat yang menyatakan bahwa
“Kebermanfaatan, Kemudahan Penggunaan dan Persepsi Risiko secara bersama-sama berpengaruh positif terhadap Minat Bertransaksi Menggunakan Internet Banking pada Pelaku Usaha di Plaza UNY” diterima. Hal ini dikarenakan Ry(1,2,3) = 0,758, R2 y(1,2,3) = 0,543, serta F hitung > F tabel (18,432 > 2,44).
C. Pembahasan
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Kebermanfaatan, Kemudahan Penggunaan dan Persepsi Risiko terhadap Minat Bertransaksi Menggunakan Internet Banking pada Pelaku Usaha di Plaza UNY. Berdasarkan hasil analisis, maka pembahasan mengenai penelitian ini adalah sebagai berikut:
89
1. Pengaruh Kebermanfaatan terhadap Minat Bertransaksi