• Tidak ada hasil yang ditemukan

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A. Hasil Penelitian

4. Uji Hipotesis

Setelah dilakukan uji prasyarat analisis yang menghasilkan kesimpulan data berdistribusi normal dan memiliki varians yang homogen, maka uji hipotesis akan dilakukan dengan uji Independent Sample Test. Pengujian hipotesis dilakukan untuk mengetahui apakah ada tidaknya pengaruh hasil belajar antara model pembelajaran Course Review Horay dengan model pembelajaran konvensional biasa siswa kelas X SMA Negeri 2 Jeneponto. Pengujian akan diolah menggunakan analisis Independet Sampel Test yang terdapat dalam perangkat lunak SPSS versi 25 for Windows. Data hasil perhitungan disajikan pada tabel 4.10 berikut :

Tabel 4.10 Hasil Uji Hipotesis Statistik Pretest Posttest

Sig 0,005

Taraf Sig (α)

Berdasarkan tabel 4.10 hasil uji hipotesis dengan menggunakan taraf signifikasi 0,05 tampak bahwa nilai p (sig 2-tailed) adalah 0,000 < 0,05, ini berarti ditolak dan diterima maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh hasil belajar biologi menggunakan model pembelajaran Course Review Horay siswa kelas X SMA Negeri 2 Jeneponto.

B. Pembahasan

Berdasarkan hasil analisis data yang diuraikan diatas maka secara kuantitatif hasil penelitian eksperimen ini menunjukkan adanya perbedaan hasil belajar yang signifikan anatara kelas eksperimen dan kelas kontrol dalam proses pembelajaran dengan menggunakan pembelajaran konvensional biasa dan model pembelajaran Course Review Horay pada kelas X IPA SMA Negeri 2 Jeneponto.

Berdasarkan data hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan adanya perbedaan nilai antara eksperimen dan kontrol di SMA Negeri 2 Jeneponto. Data hasil belajar siswa kelas eksperimen SMA Negeri 2 Jeneponto pada mata pelajaran biologi yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran Course Review Horay dapat diketahui dengan melihat kategori hasil belajar pada tabel yang telah disajikan sebelumnya dengan menunjukkan bahwa kelas eksperimen mengalami peningkatan yang sangat signifikan.

Hal ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Review Course Horay dapat meningkatkan jumlah siswa yang masuk ke dalam kategori tingkat penguasaan sangat baik. Hal ini sejalan dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh Menik Kusmami (2013). Menik melakukan penelitian dengan menerapkan model kooperatif tipe Course Review Horay dapat meningkatkan hasil belajar siswa terhadap hasil belajar siswa kelas X SMA Kaligansa Kulon 01 Kabupaten Brebes. Hasil penelitiannya menunjukan bahwa model kooperatif tipe Course Review Horay terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa.

Hal ini sejalan dengan hasil penelitian Kiswandi, dkk.(2013: 18) dalam Unnes Journal Of Mathematics Education mengemukakan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara siswa yang diajar dengan menggunakan model

pembelajaran lain. Hal ini dikarenakan kemampuan pemahaman konsep siswa yang diajar dengan menggunakan model Course Review Horay lebih baik dibandingkan dengan siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran yang lain. Pembelajaran dengan menggunakan model Course Review Horay mampu meningkatkan pemahaman konsep siswa dalam materi pembelajaran hal ini disebabkan dalam pembelajaran siswa lebih aktif dalam membangun pengetahuannya dimana dalam proses belajar siswa diajak berdiskusi guna membahas materi yang dipelajari dengan berbagai pertanyaan guru untuk membantu siswa membangun pengetahuannya. Pertanyaan yang diberi telah disesuaikan dengan tingkat kognitif siswa.Siswa dituntut untuk memberi pendapat mereka terhadap pertanyaan-pertanyaan yang diberikan guru sehingga dari pertanyaan tersebut diharapkan siswa mampu membuat kesimpulan dari permasalahan yang dipelajari.

Hasil belajar biologi siswa pada kelas eksperimen sebelum dan sesudah menggunakan model Course Review Horay dimana sebelum diberi perlakuan berada pada kategori kurang. Sedangkan sesudah diberi perlakuan berada pada kategori sangat baik. Berdasarkan catatan lapangan yang peneliti dapatkan pada proses pembelajaran ini, siswa cukup antusias untuk menyampaikan informasi kepada teman-temannya dan dituntut untuk lebih kreatif dan aktif dalam setiap kelompok. Hal ini terbukti dari usaha masing-masing kelompok, karena setiap kelompok memiliki perwakilan untuk maju kedepan menjelaskan hasil diskusinya sehingga dapat membiasakan siswa mempunyai sikap menghargai penjelasan dari temannya. Siswa mampu bekerjasama mengembangkan pengetahuan seperti berpikir dan berkomunikasi dalam mengumpulkan informasi baru yang diperoleh

dari pembelajaran dengan teman sekelompoknya. Berdasarkan data tersebut kegiatan diskusi yang dilakukan berpengaruh cukup baik terhadap hasil belajar khususnya ranah kognitif dan psikomotor.

Hal ini sehubungan dengan teori yang dikemukakan oleh sitihuzaifah (2014) yang mengatakan model pembelajaran Course Review Horay yang dirancang untuk menata atau menyusun data sehingga konsep-konsep penting dapat dipelajari secara tepat dan efisien. Model pembelajaran ini memiliki pandangan bahwa para siswa tidak hanya dituntut untuk mampu membentuk konsep melalui proses mengklasifikasi data akan tetapi mereka juga dapat membentuk susunan konsep dengan kemampuannya sendiri.

Hasil belajar biologi siswa pada kelas kontrol sebelum dan sesudah penerapan pembelajaran konvensional dimana sebelum diberi perlakuan menggunakan model pembelajaran konvensional berada pada kategori kurang sedangkan sesudah diberi perlakuan menggunakan model pembelajaran konvensional berada pada kategori sangat baik.Pada kelas kontrol proses pembelajaran berlangsung kurang aktif, dalam mengajukan pertanyaan mengenai materi yang telah dijelaskan oleh guru. Sehingga siswa kurang mampu memahami materi Bakteri. Banyak siswa yang acuh ketika penyampaian materi. Hal ini disebabkan model yang dipakai belum menarik dan gaya mengajar kurang bisa membuat siswa menjadi aktif.

Hal ini sejalan dengan hasil penelitian fathnur (2018) mengemukakan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara siswa yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran lain. Hal ini dikarenakan kemampuan pemahaman konsep siswa yang diajar dengan menggunakan model Course

Review Horay lebih baik dibandingkan dengan siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran yang lain. Pembelajaran dengan menggunakan model Course Review Horay mampu meningkatkan pemahaman konsep siswa dalam materi pembelajaran hal ini disebabkan dalam pembelajaran siswa lebih aktif dalam membangun pengetahuannya dimana dalam proses belajar siswa diajak berdiskusi guna membahas materi yang dipelajari dengan berbagai pertanyaan guru untuk membantu siswa membangun pengetahuannya. Pertanyaan yang diberi telah disesuaikan dengan tingkat kognitif siswa.Siswa dituntut untuk memberi pendapat mereka terhadap pertanyaan-pertanyaan yang diberikan guru sehingga dari pertanyaan tersebut diharapkan siswa mampu membuat kesimpulan dari permasalahan yang dipelajari.

Berdasarkan hasil analisis data dapat diketahui sampel memiliki rata-rata nilai yang bersifat homogen. Hal tersebut dikatakan kedua sampel mempunyai kemampuan yang sama dan dapat digunakan dalam sampel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai posttest siswa pada materi Archaebacteria dan Eubacteri pada kelas eksperimen maupun kontrol mengalami peningkatan.Berdasarkan pernyataan tersebut diketahui bahwa kedua kelompok tersebut berdistribusi normal dan homogen.

Hasil hipotesis pertama dengan uji-t dapat dilihat pada Tabel 4.10 Untuk uji t pada taraf signifikan (0,05). Kolom keputusan dibuat berdasarkan pada ketentuan pengujian uji t, yaitu Pvalue lebih besar dibandingkan taraf signifikan maka dinyatakan H0 ditolak dan H1 diterima. Artinya pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Course Review Horay pada kelas eksperimen dapat berpengaruh pada hasil belajar siswa pada materi Bakteri.

Berdasarkan hasil analisis uji rata-rata N-Gain pada kelas eksperimen yang menerapkan model pembelajaran Course Review Horay berada pada kategori tinggi sedangkan pada kelas kontrol yang menerapkan model pembelajaran konvensional berada pada kategori sedang. Dari analisis rata-rata N-Gain Dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran Course Review Horay lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol.

Berdasarkan hasil pengamatan peneliti, pada proses penelitian ini masih terdapat beberapa kendala dan kekurangan ketika kegiatan pembelajaran berlangsung, yaitu siswa sulit dikondisikan sehingga pembelajaran kurang kondusif. Solusi yang dapat diterapkan oleh guru yaitu membuat keadaan belajar yang menarik agar siswa tidak bosan. Sedangkan kelebihan pada penelitian ini yaitu siswa dapat lebih aktif dan mulai membiasakan diri untuk berbicara di depan teman-temannya, siswa menghargai penjelasan dari siswa lainnya dan saling bekerjasama dengan anggota kelompoknya.

BAB V

SIMPULAN DAN SARAN

Dokumen terkait