• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II KAJIAN PUSTAKA, KERANGKA PEMIKIRAN DAN

OBJEK DAN METODE PENELITIAN

4. Koefisien Determinasi

4.2.5.2 Uji Hipotesis

4. Koefisien Determinasi

Menurut Kuncoro (2001:100) koefisien determinasi (Kd) pada intinya mengukur seberapa jauh kemampuan model dalam menerangkan variasi variabel terikat. Nilai koefisien diterminasi adalah antara nol (0) dan satu (1). Nilai R2

yang kecil berarti kemampuan variabel–variabel independen dalam menjelaskan variasi variabel dependen amat terbatas nilai yang mendekati satu, berarti variabel–variabel independen memberikan hampir semua informasi yang dibutuhkan untuk memprediksi variasi variabel dependen.

Untuk mencari besarnya pengaruh yang ditimbulkan oleh variabel bebas terhadap variabel tidak bebas digunakan koefisien diterminan dengan rumus sebagai berikut:

Dimana:

Kd = koefisien determinasi r = koefisien korelasi

4.2.5.2Uji Hipotesis

Rancangan pengujian hipotesis ini dinilai dengan penetapan hipotesis nol dan hipotesis alternatif, penelitian uji stastistik dan perhitungan nilai uji statsitik, perhitungan hipotesis, penetapan tingkat signifikan dan penarikan kesimpulan. Hipotesis yang digunakan dalam penelitian ini berkaitan dengan ada tidaknya korelasi dan pengaruh variabel independen yaitu (X1) tingkat pengembalian

48

modal (ROE) dan tingkat suku bunga SBI (X2) secara signifikan terhadap variabel

dependen yaitu pengembalian saham (Y).

Hipotesis nol (H0) tidak terdapat pengaruh yang signifikan dan Hipotesis

alternatif (Ha), menunjukkan adanya pengaruh antara variabel bebas dan variabel

terikat. Dalam penelitian ini uji t digunakan untuk menguji koefisien regresi secara parsial dari masing–masing variabel independen dengan variabel dependen. Adapun hipotesis yang akan diuji adalah :

Pengaruh tingkat pengembalian modal (ROE) terhadapPengembalian Saham H01; β1≤ 0 Tidak terdapat pengaruh positif dan signifikan antar tingkat

pengembalian modal (ROE) tidak berpengaruh terhadap pengembalian saham pada PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk. H11; β1> 0 Terdapat pengaruh positif dan signifikan antar tingkat

pengembalian modal (ROE) tidak berpengaruh terhadap pengembalian saham pada PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk. Pengaruh Tingkat Suku Bunga SBI terhadap pengembalian saham

H02; β2 0 Tidak Terdapat pengaruh negatif dan signifikan antara tingkat

suku bunga SBI terhadap pengembalian saham pada PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk.

H12; β2 < 0 Terdapat pengaruh negatif dan signifikan antara tingkat suku bunga SBI terhadap pengembalian saham pada PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk.

Nilai t hitung dapat di

Kriteria dari pengujia Apabila t hitung positif

a. jika nilai t hitun

b. jika nilai t hitun

Apabila t hitung neg

c. jika nilai t hitun

d. jika nilai t hitun

Nilai t hitung terseb

kepercayaan dengan telah ditetapkan terse penolakan yang diteta

Uji Sig

dicari dengan persamaan sebagai berikut :

dan

jian hipotesis secara parsial adalah sebagai beri if (+) maka :

ung < t tabel maka H0 diterima, H1 ditolak

ung > t tabel maka H0 ditolak, H1 diterima

negatif (-) maka:

ung < t tabel maka H0 ditolak, H1 diterima

ung > t tabel maka H0 diterima, H1 ditolak

ebut selanjutnya dibandingkan dengan nilai ttabe

n taraf nyata α = 0,05 uji dua pihak dan dar rsebut akan diuji berdasarkan daerah penerim etapkan sebagai berikut :

Gambar 3.3

Signifikasi Koefisien Korelasi Dengan Uji Du

49

rikut :

abel dengan tingkat

ari hipotesis yang imaan dan daerah

50

Daerah yang diarsir merupakan daerah penolakan, dan berlaku sebaliknya. Jika thitung dan F hitung jatuh didaerah penolakan (penerimaan), maka Ho ditolak (diterima) dan Ha diterima (ditolak). Artinya koefisien regresi signifikan (tidak signifikan). Kesimpulannya, tingkat pengembalian modal (ROE) dan tingkat suku bunga SBI berpengaruh (tidak berpengaruh) terhadap pengembalian saham. Tingkat signifikannya yaitu 5% (α = 0,5), artinya jika hipotesis nol ditolak (diterima) dengan taraf kepercayaan 95% maka kemungkinan hasil dari penarikan kesimpulan mempunyai kebenaran 95% dan hal ini menunjukan adanya (tidak adanya) pengaruh yang (signifikan) antara dua variabel tersebut.

103

DAFTAR PUSTAKA

Ahmad Kamaruddin. 2004. Dasar-Dasar Manajemen Investasi dan Portofolio. Penerbit Rineka Cipta, Jakarta

Anak Agung putri Suardani. 2009. Pengaruh Beberapa Variabel Makro Ekonomi Terhadap Kinerja Keuangan dan Return Saham Perusahaan Pada Industri Manufaktur di Pasar Modal Indonesia. Sarathi Vol. 16, No. 2, juni 2009 Bank Indonesia. 2012. Suku Bunga SBI. Diakses pada 10 maret, 2012 dari world

wide web : http://www.bi.go.id/web/id/Moneter/Lelang+Sertifikat+BI/ Brealey, Richard A; Myers Stewart C. 2008. Principles of Corporate Finance.

Penerbit Mc Graw – Hill, Newyork

Desmon Wira. 2011. Analisis Fundamental Saham. Exceed

Dwi Wulandari, Sumiaty, Hary Susanto. 2009. Analisis Pengaruh Variabel-Variabel Fundamental dan Teknikal Terhadap harga Saham (Studi Pada Industri Tekstil yang Go Public di Bursa Efek Jakarta). Wacana Vol. 12, No. 2, April 2009

D. Agus Harjito, Rangga Aryayoga. 2009. Analisis Pengaruh Kinerja Keuangan dan Return Saham di Bursa Efek Indonesia. Vol.7, No.1. Maret 2009: 13 -21

Edi Subiyantoro; Fransisca Andreani. Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Harga Saham (Kasus Perusahaan Jasa Perhotelan yang Terdaftar di Pasar Modal Indonesia). Jurnal Manajemen & Kewirausahaan Vol. 5, No. 2, September 2003: 171 – 180

Eduardus Tandelilin. 2010. Portofolio dan Investasi. Yogyakarta, Kanisius. F, Brigham ; Joel F, Houston. 2010. Dasar-Dasar Manajemen Keuangan. Jakarta

: Salemba Empat

Gudjarati, Damodar. 2003. Basic Econometric Fourth Edition. McGraw Hill International Edition, USA

Husein Umar. 2005. Metodologi Penelitian. Jakarta, Raja Grafindo.

Indra, A.Zubaidi. Faktor-Faktor Fundamental Keuangan Yang Mempengaruhi Resiko Saham. Jurnal Bisnis dan Manajemen Volume 2 No. 3 Mei 2006

104

Kuncoro. 2001. Metode Kuantitatif: Teori dan Aplikasi untuk Bisnis dan Ekonomi, Edisi I. AMP YKPN. Yogyakarta

Mandala Manurung & Prathama Rahardja. 2004. Uang, Perbankan, dan ekonomi Moneter. Jakarta : BP-FEUI.

Makaryanawati; Misbachul Ulum. Pengaruh Tingkat Suku Bunga dan Tingkat Likuiditas Perusahaan terhadap Risiko Investasi Saham yang Terdaftar pada Jakarta Islamic Index. Jurnal Ekonomi Bisnis. Vol. 14 No.1, Maret 2009

Mudji Utami, Mudjilah Rahayu. 2003. Peranan Profitabilitas, Suku Bunga, Inflasi dan Nilai Tukar Dalam Mempengaruhi Pasar Modal Indonesia Selama Krisis Ekonomi. Jurnal Manajemen & Kewirausahaan Vol. 5, No. 2, September 2003: 123 - 131

Moch. Nazir. 2003. Metode Penelitian. Jakarta, Ghalia Indonesia.

Njo Anastasia, Yanny Widiastuty Gunawan, Imelda Wijiyanti. 2003. Analisis Faktor Fundamental dan Risiko Sistematik Terhadap Harga Saham Properti di BEJ. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Vol. 5, No. 2, November 2003: 123 – 132

Nur Indriantoro, Bambang Supomo. 2002. Metodologi Penelitian Bisnis. BPFE. Yogyakarta

Osman Karamustafa; Yakup Kucukkale. Long Run Relationships Between Stock Market Returns and Macroeconomic Performance: Evidence from Turkey.

Rusdin. 2008. Pasar Modal. ALFABETA, Bandung.

Suad Husnan. 2005. Dasar-dasar Teori Portofolio dan Analisis Sekuritas. UPP AMP YKPN, Yogyakarta.

Sunariyah. 2011. Pengantar Pengetahuan Pasar Modal, UPP STIM YKPN, Yogyakarta.

Sugiyono. (2005). Statistika Untuk Penelitian. Bandung: CV Alfabeta. Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Pendidikan. ALFABETA, Bandung.

Sugiyono. 2008. Metode Penelitian Bisnis. Cetakan Kedua Belas. Bandung: Alfabeta

Telkom. (2012). Harga Saham. Diakses pada 10 maret, 2012 dari world wide web

: http://www.telkom.co.id/hubungan-investor/informasi-saham/harga-dan-volume-saham

105

Umi Narimawati. (2007) Riset Sumber Daya Manusia : Aplikasi contoh dan Perhitungannya. Jakarta : Penerbit Agung Media.

Umi Narimawati. (2008) Analisis Multifariat Untuk Penelitian Ekonomi. Jakarta : Penerbit Ganesis

Umi Narimawati; Sri Dewi Anggadini ; Linna Ismawati. 2010, Penulisan Karya Ilmiah. Bekasi: Ganesis

Wan Mansor Wan Mahmood; Nazihah Mohd Dinniah. Stock Returns and Macroeconomics Variables: Evidence from the Six Asian-Pacific Countries. International Research Journal of Finance and Economics - Issue 30. 2009

106 ! " # $ %"" & '' & ( )* ( + " , ( -$ --./- /( %"" '' & ( )* ( + " , ( -$ --./- /( # 0 1-- ( . 2 13 & & " " $ 4 5 ' " # + + , ) , ' 6 00 0 6 , * 7 , . + 8 7 5 ! % - . ( *9 , - " , (. - + % " , - . - #*+ - " ,

107 - . - : +#8 " , # 2 , + - . ; 8 '9<# # 2 = , , > +5 ) " ' " % % % , % ? @ ! " $ ! " A % 7 - % 5 , = 0 * ? $ 8 '9<# > <)*)% + B + " " * 5 2 C " , # 1 - &" : - D 6 " 0 5 * ? $ 8 '9<# !" #$ # %# # & ! # , + " % 8 '9<# B6'##%C # 0 - . ;

108

6 ; ' " &

Dokumen terkait