3. Uji heterokedastasitas
5.7 Uji Hipotesis 1) Uji T
Uji t dilakukan untuk mengetahui pengaruh secara parsial atau
sendiri-sendiri antara variabel bebas (X) terhadap variabel terikat (Y)
dalam model regresi yang sudah dihasilkan. Dalam penelitian ini
digunakan tingkat signifikan 5% MenentukanTtabel dengan rumus dƒ =
n-k-1 (df)=156-3-1=152 .Maka t tabel dari 152 adalah 1.97569 Kriteria
Pengambilan keputusan dalam pengujian ini adalah sebagai berikut:
Berdasarkan nilai signifikansi nilai output SPSS
Dimana:
dƒ = degree of freedom n = sampel
k = jumlah variabel independent Kriteria uji t adalah sebagai berikut
(Ghozali, 2009):
Kriteria uji t adalah sebagai berikut (Ghozali, 2009):
1. Tidak ada pengaruh signifikan apabila Thitung< Ttabel dan signifikansi
2. Terdapat pengaruh signifikan apabila Thitung > Ttabel dan signifikansi <
0,05.
Hasil instrumentasi dari uji t adalah:
dƒ = 156-3-1= 152 (dilihatTtabel pada dƒ=152) diperoleh angka pada Ttabel
sebesar 1.97569 .
Hipotesis statistiknya adalah sebagai berikut:
a. Jika Thitung<Ttabelmaka H0 diterima dan H1 ditolak, artinya secara
statistik variabel bebas (X) tidak mempunyai pengaruh signifikan
terhadap variabel tergantung (Y).
b. Jika Thitung> Ttabel maka H0 ditolak dan H1 diterima, artinya secara
statistik variabel bebas (X) mempunyai pengaruh signifikan terhadap
variabel tergantung (Y). Hasil analisis uji t dalam penelitian ini dapat
Tabel 5.9 Hasil Uji T Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients T Sig. B Std. Error Beta 1 (Constant) ,407 ,581 ,701 ,485 PK.1 ,410 ,068 ,406 5,996 ,000 PB.2 ,211 ,066 ,209 3,195 ,002 LK.3 ,339 ,077 ,317 4,424 ,000 a. Dependent Variable: TY
Sumber : Data Diolah Oleh Peneliti.2019
1. Hubungan antara pendidikan kewirausahaan terhadap minat berwirausaha
berdasarkan hasil uji T pada Tabel 5.8 diatas menunjukan bahwa
probabilitas signifikan untuk variabel pendidikan kewirausahaan (PK)
Adalah sebesar 0,00<0,05 dan hasil perhitungan diperoleh angka Thitung
sebesar 5,996 > lebih besar dari Ttabel yaitu sebesar 1,97569 , maka
pendidikan kewirausahaan berpengaruh signifikan dan positif terhadap
minat berwirausaha . besarnya pengaruh pendidikan kewirausahaan
terhadap minat berwirausaha (MB) adalah sebesar 0,410 atau 41,0%.
2. Hubungan antara pengetahuan berwirausaha terhadap minat berwirausaha
berdasarkan hasil uji T pada Tabel 5.8 diatas menunjukan bahwa
probabilitas signifikan untuk variabel pengetahuan berwirausaha (PB)
adalah sebesar 0.00<0.05 dan hasil perhitungan diperoleh angka Thitung
berpengaruh yang signifikan dan positif terhadap minat berwirausaha .
besarnya pengaruh pengetahuan berwirausaha terhadap minat
berwirausaha (MB) adalah sebesar 0,211 atau 21,1%.
3. Hubungan antara lingkungan keluarga terhadap minat berwirausaha
berdasarkan hasil Uji T di tabel 5.8 diatas menunjukan bahwa probabilitas
signifikan untuk variabel lingkungan keluarga (LK) adalah sebesar 0,00
<0,05 dan hasil perhitungan diperoleh angka Thitung sebesar 4,424 >
Ttabel sebesar 1,97569 maka lingkungan keluarga berpengaruh yang
signifikan terhadap minat berwirausaha , besarnya pengaruh lingkungan
keluarga terhadap minat berwirausaha (MB) adalah sebesar 0,339 atau
39,9%.
5.8 Koefisien Determinasi
Penelitian ini tentang pengaruh pendidikan
kewirausahaan,pengetahuan berwirausaha dan lingkungan keluarga
terhadap minat berwirausaha . Memiliki variabel bebas yang lebih dari
satu. Selanjutnya dapat dilakukan pengujian kemampuan variabel
bebasnya dalam menjelaskan variabel tidak bebasyang dapat diketahui dari
besanya nilai Adjusted R², data diolah dengan alat bantu analisis SPSS
Tabel 5.10
Hasil Uji Koefisien Determinasi
Model Summaryb
Model R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate
1 ,839a ,704 ,698 1,91426
Sumber : Data Diolah Oleh Peneliti.2019
Berdasarkan Ghozali (2006), R² diambil dari kolom Adjusted R² sebesar
0,698 artinya 69,8% variabel minat berwirausaha dapat dijelaskan oleh variabel
pendidikan kewirausahaan, pengetahuan berwirausaha dan lingkungan keluarga,
sedangkan sisanya sebesar (100% - 69,8%) atau 30,2% dapat dijelaskan oleh
variabel lain yang tidak ada dalam model penelitian ini.
5.9 Pembahasan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh
pendidikan kewirausahaan, pengetahuan berwirausaha dan lingkungan
keluarga terhadap minat berwirausaha . Implikasi yang disarankan dalam
penelitian ini adalah sebagai berikut:
1. Pengaruh pendidikan kewirausahaan terhadap minat berwirausaha
Pengujian hipotesis pertama dilakukan untuk mengetahui pengaruh
pendidikan kewirausahaan terhadap minat berwirausaha. Berdasarkan hasil
uji t diperoleh nilai sebesar 0,410 atau 41,0% dengan nilai probabilitas (sig)
sebesar 0,000< 0,05, maka keputusannya ialah hipotesis diterima dan variabel
pendidikan kewirausahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat
dilihat bahwa siswa SMK YAPIN 02 SETU berminat untuk berwirausaha
dengan adanya pendidikan kewirausahaan yang sudah di terima siswa.
Temuan ini sesuai hasil penelitian Arasti ,et.al. (2012), secara umum
pendidikan kewirausahaan bertujuan meningkatkan kesadaran bahwa
kewirausahaan sebagai pilihan karir dan meningkatkan pemahaman proses
pendirian dan pengelolaan usaha bisnis baru.
2. Pengaruh pengetahuan berwirausaha terhadap minat berwirausaha
Pengujian hipotesis kedua dilakukan untuk mengetahui pengaruh
pengetahuan berwirausaha terhadap minat berwirausaha. Berdasarkan hasil
uji t diperoleh nilai sebesar 0,211 atau 21,1% dengan nilai probabilitas (sig)
sebesar 0,002< 0,05, maka keputusannya ialah hipotesis diterima dan variabel
pengetahuan berwirausaha berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat
berwirausaha. Dari hasil pembagian kuesioner terhadap responden, dapat
dilihat bahwa siswa SMK YAPIN 02 SETU berminat untuk berwirausaha.
Hasil penelitian ini sependapat dengan penelitian yang dilakukan oleh
Limbong (2010) yang menyatakan bahwa variabel pengetahuan
kewirausahaan memiliki pengaruh positif signifikan terhadap minat
berwirausaha. Penelitian Mustofa (2014) juga berpendapat bahwa semakin
tinggi pengetahuan kewirausahaan maka semakin tinggi minat berwirausaha
pada siswa dengan kata lain pengetahuan kewirausahaan memiliki pengaruh
positif signifikan terhadap minat berwirausaha
.
Pengujian hipotesis ketiga dilakukan untuk mengetahui pengaruh lingkungan
keluarga terhadap minat berwirausaha. Berdasarkan hasil uji t diperoleh nilai
sebesar 0,339 atau 33,9% dengan nilai probabilitas (sig) sebesar 0,000< 0,05,
maka keputusannya ialah hipotesis diterima dan variabel lingkungan
keluargaberpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berwirausaha. Dari
hasil pembagian kuesioner terhadap responden, dapat dilihat bahwa siswa
SMK YAPIN 02 SETU berminat untuk berwirausaha. Alma (2016)
menyatakan bahwa lingkungan keluarga yang dapat mempengaruhi seseorang
untuk menjadi wirausaha dapat dilihat dari faktor pekerjaan orang tua.
Apabila dalam satu keluarga seorang orang tua memberikan pengetahuan,
arahan, dan pendidikan mengenai kewirausahaan disertai ancaman dengan
pengawasan dari orang tua maka tumbuhnya minat berwirausaha dalam diri
seorang anak semakin tinggi dan lebih mempunyai minat berwirausaha
dibandingkan dengan anak yang tidak diberikan pengetahuan mengenai
kewirausahaan dari orang tuanya.Hal ini sesuai dengan teori X bahwa seorang
64
Berdasarkan hasil penelitian mengenai pendidikan kewirausahaan,
pengetahuan berwirausaha dan lingkungan keluarga terhadap minat berwirausaha
pada Siswa SMK YAPIN 02 Kabupaten Setu yang telah dibahas serta
perhitungan statistik yang dilakukan, maka penelitian dapat menarik kesimpulan
sebagai berikut:
1. Variabel Pendidikan kewirausahaan berpengaruh secara parsial variabel
terhadap minat berwirausaha sebesar 41,0%.
2. Pengetahuan Berwirausaha Berpengaruh secara parsial terhadap minat
berwirausaha sebesar 21,1%.
3. Variabel Lingkungan Keluarga Berpengaruh secara parsial terhadap minat
berwirausaha sebesar 33,9%.
6.2 Saran
1. Sesuai hasil penelitian koefisien sig variabel pendidikan kewirausahaan sebesar 0,410 dan berpengaruh parsial sebesar 41,0% . maka penulis menyarankan agar pendidikan kewirausahaan yang di ajarkan di sekolah untuk bisa menjadi mata pelajaran yang wajib untuk siswa di SMK YAPIN 02 SETU agar minat berwirausaha siswa menjadi lebih meningkat .
2. Sesuai hasil penelitian koefisien sig variabel pengetahuan berwirausaha sebesar 0,211 dan berpengaruh parsial sebesar 21,1% . maka penulis menyarankan agar siswa SMK YAPIN 02 SETU terus mengembangkan pengetahuanya dalam berwirausaha
3. Sesuai hasil penelitian koefisien sig variabel lingkungan keluarga sebesar 0,339 dan berpengaruh parsial sebesar 33,9% . maka penulis menyarankan agar keluarga memberikan arahan, dorongan dan dukungan terhadap anak dalam berwirausaha.
Daftar Pustaka
Ahmadi, A. 2003 Ilmu Pendidikan . Jakarta : Rineka Cipta
Arasti,Z.,Falavarjani,M.K.,& Imanipour,N.(2012).A study of teaching method sin entrepreneurship education for graduate students. Higher Education Studies,2(1),2.
Alma, Buchari, 2011,2016. Kewirausahaan untuk Mahasiswa dan Umum Bandung: Alfabeta
Anas. S 2009 Pengantar Evaluasi Pendidikan . Jakarta : Rajawali pers
Barnawi, dan Mohammad Arifin. 2012. Schoolpreneurship: membangkitkan Jiwa & Sikap Kewirausahaan Siswa. Jogjakarta: Ar-Ruzz Media
Djaali. H. 2007 Psikologi Pendidikan Jakarta : Bumi Aksara
Djamarah, S. B . 2004 Pola Komunikasi Orang Tua & Anak Dalam Keluarga. Jakarta :Rineka Cipta.
Doriza, S (2015) Ekonomi Keluarga Jakarta : Bumi Aksara
Fuadi I, F, 2009. “ Hubungan Minat Berwirausaha dengan Prestasi Praktik Kerja Industri Siswa Kelas XII Teknik Otomotif SMK Negri 1 Adiwerna Kabupaten Tegal “. Jurnal PTM, Vol, 9 des 2009, 92-98.
Ghozali,Imam. 2009.Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS, Edisi
3, Penerbit : Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Hamdani, M. 2010. Entrepreneuship: Kiat Melihat & Memberdayakan Potensi Bisnis. Jogjakarta: Starbooks
Hasbullah. 2010. Dasar-dasar Imu Pendidikan. Jakarta : PT Raja Grafindo Persada.
Hisrich , R.D , Peters, M.P and Stepherd D.A (2008). Kewirausahaan Edisi 7 Edisi Bahasa Indonesia , Jakarta : Salemba Empat
Hutagaol , Yudicium Martua Raja. 2009. Minat Dan Motivasi Siswa Memilih Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Mendorong Peningkatan Mutu
Pendidikan Di Kabupaten Tapanuli Utara. Medan : Universitas Sumatera Utara
Husein, Umar, 2010, Riset pemasaran dan bisnis, Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.
Isrososiawan, S. (2013). Peran Kewirausahaan Dalam Pendidikan. Society, 9(1), 26-49
Khafid, Muhammad & Suroso. 2007. “Pengaruh disiplin belajar dan lingkungan keluarga terhadap hasil belajar ekonomi” Fakultas Ekonomi : Universitas Negeri Semarang.
Linan, F . (2007) . The Role Of Enterpreneurship Education In The Enterpreneurial Process. In A. Fayolle (Ed) , Handbook Of Research In Enterpreneurship Education (Vol.1, pp.230-247) Cheltenham ; Edwars Elger
Limbong, 2010. Pengaruh antara Sikap Mandiri, Pengetahuan Kewirausahaan Dan Motivasi Berwirausaha terhadap Minat Berwirausaha Siswa-Siswi SMK di Kota Medan .Skripsi yang Tidak Dipublikasikan.Medan: JurusanManajemen, Universitas SumateraUtara
Mustofa, A.M 2014 Pengaruh Pengetahuan Kewirausahaan, Self Efficasy, dan Karakter Berwirausaha pada Siswa Kelas XI SMK Negri 1 Depok Kabupaten sleman. Yogyakarta ; eprints UNY
Rodrigues, R.G., Dinis, A, do Paco, A, Ferreira, J,.& Raposo, M. (2012). The effect of an enterpreneurial training programme on enterpreneurial traits and intention of secondary students, Enterpreneurship-Born. Made and educated, 77-92.
Rusdiana. A 2004. Kewirausahaan Teori dan Praktik. Bandung : Pustaka Setia.
Saiman, Leonardo. 2012. Kewirausahaan: Teori, Praktik, dan Kasus-kasus. Jakarta: Salemba Empat
Soekidjo, N . 2002. Metedologi penelitian kesehatan. Jakarta : PT. Rineka Cipta
Sugiyono. (2016). MetodePenelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: PT Alfabet.
Suryana. 2006,2009,2013 . Kewirausahaan, Pedoman Praktis, Kiat dan Proses Menuju Sukses , Jakarta: Salemba, Empat.
Syam, Husain 2007. Kewirausahaan Langkah Praktis Menuju Sukses. Makassar: Badan Penerbit Universitas Negri Makassar.
Turker D, & Sonmez Selcuk,S. (2009). Which factors affect enterpreneurial intention of university students.? Journal of european industrial training, 33(2), 142-159.
Lampiran 1 Data Kuesioner
KUESIONER MINAT BERWIRAUSAHA DI SMK YAPIN 02 SETU