HASIL DAN PEMBAHASAN
4.2 Uji Kualitas Data .1. Uji Validitas
Agar diperoleh distribusi nilai hasil pengukuran mendekati normal, maka sebaiknya jumlah responden paling sedikit 30 orang. Dalam penelitian ini pembagian kuesioner melibatkan 35 responden. Berikut hasil dari uji validitas terhadap butir-butir pernyataan dari variabel pengendalian internal, kesesuaian kompensasi, ketaatan aturan akuntansi, moralitas manajemen dan kecenderungan kecurangan akuntansi.
Nilai patokan untuk uji validitas adalah koefisien korelasi yang mendapat nilai lebih besar dari nilai r tabel yaitu 0.283. Nilai r tabel dilihat berdasarkan jumlah sampel yang digunakan yaitu 35. Berikut hasil uji validitas untuk masing-masing variabel dalam model penelitian ini.
Tabel 4.2 Hasil Uji Validitas Keefektifan Pengendalian Internal
Sumber : hasil pengolahan data dengan SPSS
Berdasarkan hasil Tabel 4.2, hasil koefisien korelasi setiap pernyataan dalam variabel keefektifan pengendalian internal lebih besar dari nilai r tabel 0.283 sehingga semua butir pernyataan dalam kuesioner keefektifan pengendalian internal valid.
Tabel 4.3 Hasil Uji Validitas Kesesuaian Kompensasi Pernyataan Nilai r hitung Nilai r valid Kesimpulan
P1 0.527 0.283 Valid
P2 0.384 0.283 Valid
P3 0.761 0.283 Valid
P4 0.835 0.283 Valid
P5 0.726 0.283 Valid
P6 0.757 0.283 Valid
Sumber : hasil pengolahan data dengan SPSS
Berdasarkan hasil Tabel 4.3, hasil koefisien korelasi setiap pernyataan dalam variabel kesesuaian kompensasi lebih besar dari nilai r tabel 0.283 sehingga semua butir pernyataan dalam kuesioner kesesuaian kompensasi valid.
Pernyataan Nilai r hitung Nilai r valid Kesimpulan
P1 0.773 0.283 Valid
P2 0.376 0.283 Valid
P3 0.576 0.283 Valid
P4 0.584 0.283 Valid
P5 0.429 0.283 Valid
Tabel 4.4 Hasil Uji Validitas Ketaatan Aturan Akuntansi Pernyataan Nilai r hitung Nilai r valid Kesimpulan
P1 0.544 0.283 Valid
P2 0.666 0.283 Valid
P3 0.776 0.283 Valid
P4 0.709 0.283 Valid
P5 0.641 0.283 Valid
P6 0.62 0.283 Valid
P7 0.476 0.283 Valid
Sumber : hasil pengolahan data dengan SPSS
Berdasarkan hasil Tabel 4.4, hasil koefisien korelasi setiap pernyataan dalam variabel ketaatan aturan akuntansi lebih besar dari nilai r tabel 0.244 sehingga semua butir pernyataan dalam kuesioner ketaatan aturan akuntansi valid.
Tabel 4.5 Hasil Uji Validitas Moralitas Manajemen Pernyataan Nilai r hitung Nilai r valid Kesimpulan
P1 0.463 0.283 Valid
P2 0.538 0.283 Valid
P3 0.384 0.283 Valid
P4 0.324 0.283 Valid
P5 0.639 0.283 Valid
P6 0.425 0.283 Valid
Sumber : hasil pengolahan data dengan SPSS
Berdasarkan hasil Tabel 4.5, hasil koefisien korelasi setiap pernyataan dalam variabel moralitas manajemen lebih besar dari nilai r tabel 0.283 sehingga semua butir pernyataan dalam kuesioner moralitas manajemen valid.
Tabel 4.6 Hasil Uji Validitas Kecenderungan Kecurangan Akuntansi Pernyataan Nilai r hitung Nilai r valid Kesimpulan
P1 0.558 0.283 Valid
P2 0.66 0.283 Valid
P3 0.679 0.283 Valid
P4 0.369 0.283 Valid
P5 0.722 0.283 Valid
Sumber : hasil pengolahan data dengan SPSS
Berdasarkan hasil Tabel 4.6, hasil koefisien korelasi setiap pernyataan dalam variabel kecenderungan kecurangan akuntansi lebih besar dari nilai r tabel 0.283 sehingga semua butir pernyataan dalam kuesioner kecenderungan kecurangan akuntansi valid.
Berdasarkan hasil uji validitas pada Tabel 4.2 hingga 4.7 terhadap pernyataan-pernyataan pada variabel keefektifaan pengendalian internal, kesesuaian kompensasi, ketaatan aturan akuntansi, moralitas manajemen dan kecenderungan kecurangan akuntansi telah terbukti secara statistik bahwa seluruh pernyataan bersifat valid.
4.2.2. Uji Reliabilitas
Uji reliabilitas harus dilakukan hanya pada pernyataan yang telah memiliki atau memenuhi uji validitas, jadi jika tidak memenuhi syarat uji validitas maka tidak perlu diteruskan untuk uji reliabilitas. Berikut hasil dari uji reliabilitas terhadap butir-butir pernyataan yang valid.
Tabel 4.7 Hasil Uji Reliabilitas
Variabel Nilai Cronbach
Alpha Reliabel Kesimpulan Keefektifan Pengendalian
Internal 0.918 0.6 Reliabel
Kesesuaian Kompensasi 0.917 0.6 Reliabel
Ketaatan Aturan Akuntansi 0.855 0.6 Reliabel
Moralitas Manajemen 0.731 0.6 Reliabel
Kecenderungan Kecurangan
Akuntansi 0.872 0.6 Reliabel
Sumber : hasil pengolahan data dengan SPSS
Berdasarkan Tabel 4.7 dapat dilihat bahwa semua nilai cronbach alpha pada masing-masing variabel lebih besar dari 0.6. Diketahui bahwa kuesioner dari variabel keefektifaan pengendalian internal, kesesuaian kompensasi, ketaatan aturan akuntansi, moralitas manajemen dan kecenderungan kecurangan akuntansi bersifat reliabel, karena nilai cronbach alpha lebih besar dari 0.6. Untuk itu semua variabel bersifat reliabel.
4.3 Uji Asumsi Klasik
Uji asumsi klasik ini dilakukan untuk mengetahui kondisi data yang ada dalam penelitian ini dan menentukan model analisis yang paling tepat digunakan.
Uji asumsi klasik yang digunakan dalam penelitian terdiri dari : 4.3.1. Uji Normalitas Data
Uji normalitas bertujuan untuk menguji apakah model regresi, variabel pengganggu atau residual memiliki distribusi normal. Hasil analisis grafik dilihat melalui penyebaran pada sumbu diagonal P-Plot atau dengan melihat grafik histogram.
Grafik Normal P-Plot
Gambar 4.1 Grafik Histogram
Gambar 4.2
Dengan melihat tampilan grafik p-plot dapat dilihat titik-titik yang menyebar disekitar garis diagonal, serta arah penyebarannya mengikuti
yang normal. Kedua grafik tersebut menunjukkan bahwa model regresi layak dipakai karena memenuhi asumsi normalitas. Untuk mendukung hasil uji grafik penulis juga melakukan uji Kolmogrov- Smirnov. Suatu data dikategorikan sebagai distribusi normal jika data tersebut tingkat signikansi (α) > 0.05.
Tabel 4.8 Hasil Uji Normalitas One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test
Unstandardized Residual
N 35
Normal Parametersa,,b Mean .0000000
Std. Deviation 1.19724973
Most Extreme Differences Absolute .114
Positive .114
Negative -.102
Kolmogorov-Smirnov Z .677
Asymp. Sig. (2-tailed) .749
a. Test distribution is Normal.
b. Calculated from data.
Sumber : Hasil pengolahan data dengan SPSS
Tabel 4.8 menunjukkan bahwa nilai signifikansi Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0.749 lebih besar dari 0.05. Jadi dapat disimpulkan bahwa data yang diuji dalam penelitian ini berdistribusi normal.
4.3.2. Uji Multikolinieritas
Pengujian ini bertujuan untuk menguji apakah model regresi ditemukan adanya korelasi antara variabel bebas. Model regresi yang baik seharusnya tidak terjadi korelasi diantara variabel independen. Berikut hasil uji multikolinearitas terhadap model dalam penelitian ini.
Tabel 4.9 Hasil Uji Multikolinieritas
Model Collinearity Statistics Tolerance VIF Keefektifan Pengendalian Internal 0.843 1.187
Kesesuaian Kompensasi 0.597 1.675
Ketaatan Aturan Akuntansi 0.692 1.445
Moralitas Manajemen 0.834 1.199
Sumber : Hasil pengolahan data dengan SPSS
Hasil uji multikolinearitas dari masing-masing variabel independen menunjukan nilai Variance Inflation Factor (VIF) memiliki nilai tidak lebih dari 10, begitu juga apabila ditinjau dari nilai Tolenrace memiliki nilai tidak kurang dari 0.1. Jadi dapat dikatakan bahwa masing-masing dari variabel independen terbebas dari multikolinearitas dalam model regresi.
4.3.3. Uji Heteroskedastisitas
Model regresi yang baik adalah yang homoskodesitas atau tidak terjadi heteroskedasitas. Uji ini dilakukan dengan menggunakan analisis grafik scatterplot antara nilai prediksi variabel ZPRED dengan residualnya SRESID. Untuk mengetahui adanya heteroskedastisitas adalah dengan melihat ada tidaknya pola tertentu pada grafik Scatterplot dengan ketentuan:
1. Jika terdapat pola tertentu, seperti titik-titik yang ada membentuk pola tertentu yang teratur maka menunjukkan telah terjadi heteroskedastisitas.
2. Jika tidak ada pola yang jelas, serta titik-titik menyebar diatas dan dibawah angka 0 pada sumbu Y, maka tidak terjadi heteroskedastisitas.
Gambar 4.3 Hasil Uji Heteroskedastisitas
Dari grafik scatterplot terlihat bahwa titik-titik menyebar secara acak diatas maupun di bawah angka 0 pada sumbu Y. Hal ini dapat di simpulkanbahwa tidak terjadi heteroskedasitas pada model regresi.
Tabel 4.10 Hasil Uji Heteroskedastisitas Coefficientsa
Model
Unstandardized Coefficients
Standardized Coefficients
T Sig.
B Std. Error Beta
1 (Constant) .805 2.051 .392 .698
Keefektifan Pengendalian Internal
.065 .102 .124 .637 .529
Kesesuaian Kompensasi .048 .108 .102 .439 .664
Ketaatan Aturan Akuntansi -.025 .077 -.071 -.328 .745
Moralitas Manajemen -.101 .088 -.224 -1.142 .263
a. Dependent Variable: Abs_res
Sumber : Hasil pengolahan data dengan SPSS
Pada Tabel 4.10 dapat dilihat bahwa tidak satupun variabel independen yang signifikan secara statistik mempengaruhi variabel
dependen absolut. Hal ini dapat terlihat dari probabilitas signifikansinya diatas tingkat kepercayaan 0.05 atau 5%. Jadi dapat dinyatakan bahwa model regresi tidak mengarah adanya heteroskedastisitas