BAB IV. HASIL PENELITIAN
B. Pengujian persyaratan Hipotesis
4. Uji Pasca Hipotesis
Uji Pasca Hipotesis di lakukan untuk mengetahui adanya perbedaan yang signifikan antar kelompok sel. Dalam penelitian ini menggunakan Uji Scheffe.
BAB IV
HASIL PENELITIAN
Dari hasil penelitian yang sudah di analisis, di deskripsikan pada bagian ini. Untuk itu pada bab IV ini secara berurutan akan di paparkan tentang: deskripsi data, hasil uji persyaratan, hasil pengujian hipotesis, pembahasan dan keterbatasan penelitian yang di laksanakan.
A. Deskripsi Data
Data hasil penelitian yang akan di olah dengan menggunakan Anava dua jalur, terlebih dahulu penulis jabarkan deskripsi data masing-masing sel antar kolom dan antar baris yang terdiri dari: (1) Skor Motivasi Belajar Asuhan Kebidanan Ibu satu, (2) Skor Motivasi belajar mahasiswa yang di ajar pembelajaran tematik, (3) Skor Motivasi belajar mahasiswa yang di ajar dengan pembelajaran non tematik (4) Skor Prestasi belajar Asuhan kebidanan Ibu satu, (5) skor prestasi belajar Asuhan Kebidanan Ibu satu mahasiswa yang di ajarkan dengan pembelajaran tematik, (6) skor prestasi belajar Asuhan kebidanan ibu satu mahasiswa yang tidak di ajarkan metode pembelajaran tematik, (7) Skor prestasi belajar asuhan kebidanan ibu satu siswa yang memiliki motivasi tinggi, (8) skor prestasi belajar asuhan kebidanan ibu satu mahasiswa yang memiliki motivasi rendah, (9) skor prestasi belajar asuhan kebidanan ibu satu mahasiswa yang di terapkan model pembelajaran tematik dengan prestasi belajar tinggi, (10) skor prestasi belajar asuhan kebidanan ibu satu mahasiswa yang di terapkan model pembelajaran tematik dengan motivasi belajar rendah, (11) skor prestasi belajar asuhan kebidanan ibu satu mahasiswa yang tidak di terapkan pembelajaran tematik dengan motivasi belajar tinggi, (12) skor prestasi belajar asuhan kebidanan ibu satu mahasiswa yang tidak di terapkan metode pembelajaran tematik dengan motivasi rendah.
1. Motivasi belajar Asuhan Kebidanan Ibu Satu pada mahasiswa Kebidanan
UMSurabaya tahun 2010.
Motivasi belajar Asuhan Kebidanan Ibu satu mahasiswa secara keseluruhan memiliki rentangan (range) 36 dengan skor terendah 82 dan skor tertinggi 143. Prestasi belajar asuhan kebidanan ibu satu mahasiswa dalam kelompok ini mempunyai skor rata-rata (mean) sebesar 113,3 modus sebesar 134,5; median sebesar 115,5, varians sebesar 539.076 dan simpangan baku (standar deviasi) sebesar 23.218 (nilai-nilai statistic ini penghitungannya di lakukan dengan computer program SPSS yang secara lengkap dapat di lihat pada lampiran 11). Distribusi frekuensi skor motivasi belajar asuhan kebidanan ibu satu data kelompok ini dapat di lihat pada table berikut.
Tabel 5
Distribusi frekuensi Motivasi belajar Asuhan Kebidanan Ibu satu pada mahasiswa Kebidanan UMSurabaya tahun 2010.
Interval f Absolut f Relatif (%)
80 - 89 26 25,5 90 - 99 25 24,5 100 - 109 0 0 110 - 119 0 0 120 - 129 0 0 130 - 139 41 40,2 140 - 149 10 9,8 Jumlah 102 100.0
Sumber : Data Primer, Mei 2010.
Berdasarkan data dari table frekuensi skor prestasi belajar Asuhan kebidanan Ibu satu diatas, dapat di visualisasikan dalam gambar histogram frekuensi skor sebagai berikut.
0 10 20 30 40 50 84,5 94,5 104,5 114,5 124,5 134,5 144,5
Gambar 3. Histogram Motivasi belajar Asuhan Kebidanan Ibu satu
2. Motivasi Belajar mahasiswa pada kelompok pembelajaran tematik pada mahasiswa Kebidanan UMSurabaya tahun 2010.
Motivasi belajar mahasiswa pada kelompok pembelajaran tematik secara keseluruhan memiliki rentangan (range) 58 dengan skor terendah 84 dan skor tertinggi 142. Jumlah total ada 51 mahasiswa, dalam kelompok ini terdapat 26 orang mahasiswa yang memiliki motivasi rendah dan 25 orang mahasiswa yang memiliki motivasi tinggi. Motivasi belajar mahasiswa dalam kelompok ini mempunyai skor rata-rata (mean) sebesar 113, modus sebesar 138,5; median sebesar 113,5, varians sebesar 533,746 dan simpangan baku (standar deviasi) sebesar 23,103 (nilai-nilai statistic ini penghitungannya di lakukan dengan computer program SPSS yang secara lengkap dapat di lihat pada lampiran 11). Distribusi frekuensi skor motivasi belajar asuhan kebidanan ibu satu data kelompok ini dapat di lihat pada table berikut.
Tabel 6
Distribusi frekuensi Motivasi belajar kelompok pembelajaran tematik pada mahasiswa Kebidanan UMSurabaya tahun 2010.
Interval f Absolut f Relatif (%)
84 - 93 15 29,5 94 - 103 11 21,5 104 - 113 0 0 114 - 123 0 0 124 - 133 8 15,7 134 - 143 17 33,3 Jumlah 51 100.0
Sumber : Data Primer, Mei 2010.
Berdasarkan data dari tabel frekuensi motivasi belajar pada kelompok pembelajaran tematik diatas, dapat di visualisasikan dalam gambar histogram frekuensi skor sebagai berikut.
0 2 4 6 8 10 12 14 16 18 88,5 98,5 108,5 118,5 128,5 138,5
Gambar 4. Histogram Motivasi belajar pada kelompok pembelajaran tematik pada mahasiswa kebidanan UMSurabaya tahun 2010.
3. Motivasi Belajar mahasiswa pada kelompok pembelajaran nontematik pada mahasiswa Kebidanan UMSurabaya tahun 2010.
Motivasi belajar mahasiswa pada kelompok pembelajaran nontematik secara keseluruhan memiliki rentangan (range) 61 dengan skor terendah 82 dan skor tertinggi 143. Dalam kelompok ini terdapat 25 orang mahasiswa yang memiliki motivasi rendah dan 26 orang mahasiswa yang memiliki motivasi tinggi, total dalam kelompok ini ada 51 mahasiswa. Motivasi belajar mahasiswa dalam kelompok ini mempunyai skor rata-rata (mean) sebesar 114, modus sebesar 138,5; median sebesar 113,5, varians sebesar 555,093 dan simpangan baku (standar deviasi) sebesar 23,560 (nilai-nilai statistic ini penghitungannya di lakukan dengan computer program SPSS yang secara lengkap dapat di lihat pada lampiran 11). Distribusi frekuensi skor motivasi belajar asuhan kebidanan ibu satu data kelompok ini dapat di lihat pada table berikut.
Tabel 7
Distribusi frekuensi Motivasi belajar kelompok pembelajaran nontematik pada mahasiswa Kebidanan UMSurabaya tahun 2010.
Interval f Absolut f Relatif (%)
84 - 93 16 31,4 94 - 103 9 17,6 104 - 113 0 0 114 - 123 0 0 124 - 133 8 15,7 134 - 143 18 35,3 Jumlah 51 100.0
Sumber : Data Primer, Mei 2010.
Berdasarkan data dari tabel frekuensi motivasi belajar pada kelompok pembelajaran tematik diatas, dapat di visualisasikan dalam gambar histogram frekuensi skor sebagai berikut.
0 2 4 6 8 10 12 14 16 18 20 88,5 98,5 108,5 118,5 128,5 138,5
Gambar 5. Histogram Motivasi belajar pada kelompok pembelajaran nontematik pada mahasiswa Kebidanan UMSurabaya tahun 2010.
4. Prestasi belajar Asuhan kebidanan Ibu Satu pada mahasiswa kebidanan
UMSurabaya tahun 2010.
Prestasi belajar Asuhan Kebidanan Ibu satu mahasiswa secara keseluruhan memiliki rentangan (range) 52 dengan skor terendah 34 dan skor tertinggi 84. Prestasi belajar asuhan kebidanan ibu satu mahasiswa dalam kelompok ini mempunyai skor rata-rata (mean) sebesar 59, modus sebesar 54,5; median sebesar 59,5, varians sebesar 201,955 dan simpangan baku (standar deviasi) sebesar 14,211 (nilai-nilai statistic ini penghitungannya di lakukan dengan computer program SPSS yang secara lengkap dapat di lihat pada lampiran 11). Distribusi frekuensi skor motivasi belajar asuhan kebidanan ibu satu data kelompok ini dapat di lihat pada tabel berikut.
Tabel 8
Distribusi frekuensi Prestasi belajar Asuhan Kebidanan Ibu satu pada mahasiswa Kebidanan UMSurabaya tahun 2010.
Interval f Absolut f Relatif (%)
30 - 39 8 7,8 40 - 49 17 16,6 50 - 59 27 26,4 60 - 69 24 23,5 70 - 79 12 11,7 80 - 89 14 13,5 Jumlah 102 100.0
Sumber : Data Primer, Mei 2010.
Berdasarkan data dari tabel frekuensi skor prestasi belajar Asuhan kebidanan Ibu satu diatas, dapat di visualisasikan dalam gambar histogram frekuensi skor sebagai berikut.
0 5 10 15 20 25 30 34,5 44,5 54,5 64,5 74,5 84,5
Gambar 6. Histogram Prestasi belajar Asuhan Kebidanan Ibu satu pada mahasiswa kebidanan UMSurabaya tahun 2010.
5. Prestasi belajar Asuhan Kebidanan Ibu satu mahasiswa yang di ajar dengan pembelajaran tematik pada mahasiswa kebidanan UMSurabaya tahun 2010.
Prestasi belajar Asuhan Kebidanan Ibu satu mahasiswa yang di ajar dengan pembelajaran tematik dengan tidak membedakan motivasi belajarnya, secara keseluruhan memiliki rentangan (range) 46 dengan skor terendah 40 dan skor tertinggi 86. Prestasi belajar asuhan kebidanan ibu satu mahasiswa dalam kelompok ini mempunyai skor rata-rata (mean) sebesar 68,3 modus sebesar 84,5; median sebesar 64,5 varians sebesar 159,260 dan simpangan baku (standar deviasi) sebesar 12,62 (nilai-nilai statistic ini penghitungannya di lakukan dengan computer program SPSS yang secara lengkap dapat di lihat pada lampiran 11). Distribusi frekuensi skor prestasi belajar asuhan kebidanan ibu satu data kelompok ini dapat di lihat pada table berikut.
Tabel 9
Distribusi frekuensi prestasi belajar Asuhan Kebidanan Ibu satu dengan menggunakan pembelajaran tematik pada mahasiswa Kebidanan
UMSurabaya tahun 2010.
Interval f Absolut f Relatif (%)
40 - 49 3 6 50 - 59 11 21,5 60 - 69 11 21,5 70 - 79 12 23,5 80 - 89 14 27,5 Jumlah 51 100.0
Sumber : Data Primer, Mei 2010.
Berdasarkan data dari tabel frekuensi skor prestasi belajar Asuhan kebidanan Ibu satu yang di ajar dengan pembelajaran tematik diatas, dapat di visualisasikan dalam gambar histogram frekuensi skor sebagai berikut.
0 2 4 6 8 10 12 14 16 44,5 54,5 64,5 74,5 84,5
Gambar 7. Histogram prestasi belajar mahasiswa yang di ajar dengan pembelajaran tematik pada mahasiswa Kebidanan UMSurabaya tahun 2010.
6. Prestasi belajar Asuhan kebidanan ibu satu mahasiswa yang tidak di ajarkan metode pembelajaran tematik (non tematik) pada mahasiswa kebidanan UMSurabaya tahun 2010..
Prestasi belajar Asuhan Kebidanan Ibu satu mahasiswa yang tidak di ajar dengan pembelajaran tematik dengan tidak membedakan motivasi belajarnya, secara keseluruhan memiliki rentangan (range) 32 dengan skor terendah 34 dan skor tertinggi 66. Prestasi belajar asuhan kebidanan ibu satu mahasiswa dalam kelompok ini mempunyai skor rata-rata (mean) sebesar 51 modus sebesar 54,5; median sebesar 59,5 varians sebesar 88,367 dan simpangan baku (standar deviasi) sebesar 9,4 (nilai-nilai statistic ini penghitungannya di lakukan dengan computer program SPSS yang secara lengkap dapat di lihat pada lampiran 11). Distribusi frekuensi skor prestasi belajar asuhan kebidanan ibu satu data kelompok ini dapat di lihat pada table berikut.
Tabel 10
Distribusi frekuensi prestasi belajar Asuhan Kebidanan Ibu satu dengan menggunakan pembelajaran non tematik pada mahasiswa Kebidanan
UMSurabaya tahun 2010.
Interval f Absolut f Relatif (%)
30 - 39 8 15,7
40 - 49 14 27,5
50 - 59 17 33,3
60 - 69 12 23,5
Jumlah 51 100.0
Sumber : Data Primer, Mei 2010.
Berdasarkan data dari table frekuensi skor prestasi belajar Asuhan kebidanan Ibu satu diatas, dapat di visualisasikan dalam gambar histogram frekuensi skor sebagai berikut.
0 2 4 6 8 10 12 14 16 18 34,5 44,5 54,5 64,5
Gambar 8. Histogram prestasi belajar Asuhan Kebidanan Ibu satu dengan menggunakan pembelajaran non tematik pada mahasiswa Kebidanan UMSurabaya tahun 2010.
7. Prestasi belajar asuhan kebidanan ibu satu siswa yang memiliki motivasi tinggi pada Mahasiswa Kebidanan Universitas Muhammadiyah Surabaya tahun 2010.
Prestasi belajar Asuhan Kebidanan Ibu satu mahasiswa yang memiliki motivasi tinggi dengan tidak membedakan metode pembelajarannya, secara keseluruhan memiliki rentangan (range) 52 dengan skor terendah 34 dan skor tertinggi 86. Prestasi belajar asuhan kebidanan ibu satu mahasiswa dalam kelompok ini mempunyai skor rata-rata (mean) sebesar 66 modus sebesar 86; median sebesar 61,5 varians sebesar 208,47 dan simpangan baku (standar deviasi) sebesar 1,44 (nilai-nilai statistic ini penghitungannya di lakukan dengan computer program SPSS yang secara lengkap dapat di lihat pada lampiran 11). Distribusi frekuensi skor prestasi belajar asuhan kebidanan ibu satu data kelompok ini dapat di lihat pada table berikut.
Tabel 11
Distribusi frekuensi prestasi belajar Asuhan Kebidanan Ibu satu yang memiliki motivasi belajar tinggi Pada Mahasiswa Kebidanan UMSurabaya tahun 2010.
Interval f Absolut f Relatif (%)
34 - 40 4 7,8 41 - 47 1 1,9 48 - 54 5 9,8 55 – 61 6 11,7 62 – 68 11 21,5 69 – 75 1 1,9 76 – 82 10 19 83 – 89 13 25,4 Jumlah 51 100.0
Sumber : Data Primer, Mei 2010.
Berdasarkan data dari tabel frekuensi skor prestasi belajar Asuhan kebidanan Ibu satu diatas, dapat di visualisasikan dalam gambar histogram frekuensi skor sebagai berikut.
0 2 4 6 8 10 12 14 37 44 51 58 65 72 79 86
Gambar 9. Histogram Prestasi belajar Asuhan Kebidanan Ibu satu yang memiliki motivasi belajar tinggi pada mahasiswa Kebidanan UMSurabaya tahun 2010.
8. Prestasi belajar asuhan kebidanan ibu satu mahasiswa yang memiliki motivasi rendah pada mahasiswa Kebidanan UMSurabaya tahun 2010.
Prestasi belajar Asuhan Kebidanan Ibu satu mahasiswa yang memiliki motivasi rendah dengan tidak membedakan metode pembelajarannya, secara keseluruhan memiliki rentangan (range) 42 dengan skor terendah 34 dan skor tertinggi 76. Prestasi belajar asuhan kebidanan ibu satu mahasiswa dalam kelompok ini mempunyai skor rata-rata (mean) sebesar 53 modus sebesar 51; median sebesar 58 varians sebesar 114 dan simpangan baku (standar deviasi) sebesar 1,06 (nilai-nilai statistic ini penghitungannya di lakukan dengan computer program SPSS yang secara lengkap dapat di lihat pada lampiran 11). Distribusi frekuensi skor prestasi belajar asuhan kebidanan ibu satu data kelompok ini dapat di lihat pada table berikut.
Tabel 12
Distribusi frekuensi prestasi belajar Asuhan Kebidanan Ibu satu yang memiliki motivasi belajar rendah pada mahasiswa Kebidanan UMSurabaya tahun 2010.
Interval f Absolut f Relatif (%)
34 - 40 9 17,6 41 - 47 8 15,7 48 - 54 13 25,5 55 – 61 9 17,6 62 – 68 8 15,6 69 – 75 3 5,8 76 – 82 1 1,9 Jumlah 51 100.0
Sumber : Data Primer, Mei 2010.
Berdasarkan data dari tabel frekuensi skor prestasi belajar Asuhan kebidanan Ibu satu diatas, dapat di visualisasikan dalam gambar histogram frekuensi skor sebagai berikut.
0 2 4 6 8 10 12 14 37 44 51 58 65 72 79
Gambar 10. Histogram Prestasi belajar Asuhan Kebidanan Ibu satu yang memiliki motivasi belajar rendah pada mahasiswa kebidanan UMSurabaya tahun 2010.
9. Prestasi belajar asuhan kebidanan ibu satu mahasiswa yang di terapkan model pembelajaran tematik dengan motivasi belajar tinggi pada mahasiswa kebidanan UMSurabaya tahun 2010.
Prestasi belajar Asuhan Kebidanan Ibu satu mahasiswa yang diajar dengan pembelajaran tematik dengan motivasi belajar tinggi secara keseluruhan memiliki rentangan (range) 30 dengan skor terendah 56 dan skor tertinggi 86. Prestasi belajar asuhan kebidanan ibu satu mahasiswa dalam kelompok ini mempunyai skor rata-rata (mean) sebesar 77,6 modus sebesar 79; median sebesar 72 varians sebesar 66,66 dan simpangan baku (standar deviasi) sebesar 8,16 (nilai-nilai statistic ini penghitungannya di lakukan dengan computer program SPSS yang secara lengkap dapat di lihat pada lampiran 11). Distribusi frekuensi skor prestasi belajar asuhan kebidanan ibu satu data kelompok ini dapat di lihat pada tabel berikut.
Tabel 13
Distribusi frekuensi prestasi belajar Asuhan Kebidanan Ibu satu mahasiswa yang diajar dengan pembelajaran tematik dengan motivasi belajar tinggi pada
mahasiswa Kebidanan UMSurabaya tahun 2010.
Interval f Absolut f Relatif (%)
55 – 61 2 8 62 – 68 1 4 69 – 75 2 8 76 – 82 12 48 83 - 89 8 32 Jumlah 25 100.0
Sumber : Data Primer, Mei 2010.
Berdasarkan data dari tabel frekuensi skor prestasi belajar Asuhan kebidanan Ibu satu diatas, dapat di visualisasikan dalam gambar histogram frekuensi skor sebagai berikut.
Gambar 11. Histogram Prestasi belajar Asuhan Kebidanan Ibu satu yang memiliki motivasi belajar rendah pada mahasiswa Kebidanan UMSurabaya tahun 2010.
10.Prestasi belajar asuhan kebidanan ibu satu mahasiswa yang di terapkan model pembelajaran tematik dengan motivasi belajar rendah pada mahasiswa kebidanan UMSurabaya tahun 2010.
Prestasi belajar Asuhan Kebidanan Ibu satu mahasiswa yang diajar dengan pembelajaran tematik dengan motivasi belajar rendah secara keseluruhan memiliki rentangan (range) 36 dengan skor terendah 40 dan skor tertinggi 76. Prestasi belajar asuhan kebidanan ibu satu mahasiswa dalam kelompok ini mempunyai skor rata-rata (mean) sebesar 59,3 modus sebesar 64,5; median sebesar 54,5 varians sebesar 85,3 dan simpangan baku (standar deviasi) sebesar 9,2 (nilai-nilai statistic ini penghitungannya di lakukan dengan computer program SPSS yang secara lengkap dapat di lihat pada lampiran 11). Distribusi frekuensi skor prestasi belajar asuhan kebidanan ibu satu data kelompok ini dapat di lihat pada tabel berikut.
Tabel 14
Distribusi frekuensi prestasi belajar Asuhan Kebidanan Ibu satu mahasiswa yang diajar dengan pembelajaran tematik dengan motivasi belajar rendah pada
mahasiswa Kebidanan UMSurabaya tahun 2010.
Interval f Absolut f Relatif (%)
40 - 49 3 11,5
50 – 59 9 34,6
60 – 69 10 36,5
70 – 79 4 15,4
Jumlah 26 100,0
Sumber : Data Primer, Mei 2010.
Berdasarkan data dari tabel frekuensi skor prestasi belajar Asuhan kebidanan Ibu satu diatas, dapat di visualisasikan dalam gambar histogram frekuensi skor sebagai berikut.
0 2 4 6 8 10 12 44,5 54,5 64,5 70,5
Gambar 12. Histogram Prestasi belajar Asuhan Kebidanan Ibu satu mahasiswa yang diajar dengan pembelajaran tematik dengan motivasi belajar rendah pada mahasiswa Kebidanan UMSurabaya tahun 2010.
11.Prestasi belajar asuhan kebidanan ibu satu mahasiswa yang tidak di terapkan pembelajaran tematik dengan motivasi belajar tinggi pada mahasiswa Kebidanan UMSurabaya tahun 2010.
Prestasi belajar Asuhan Kebidanan Ibu satu mahasiswa yang tidak diajar pembelajaran tematik dengan motivasi belajar tinggi secara keseluruhan memiliki rentangan (range) 32 dengan skor terendah 34 dan skor tertinggi 66. Prestasi belajar asuhan kebidanan ibu satu mahasiswa dalam kelompok ini mempunyai skor rata-rata (mean) sebesar 54,6 modus sebesar 65; median sebesar 51; varians
sebesar 85,42 dan simpangan baku (standar deviasi) sebesar 9,24 (nilai-,nilai statistic ini penghitungannya di lakukan dengan computer program SPSS yang secara lengkap dapat di lihat pada lampiran 11). Distribusi frekuensi skor prestasi belajar asuhan kebidanan ibu satu data kelompok ini dapat di lihat pada tabel berikut.
Tabel 15
Distribusi frekuensi prestasi belajar Asuhan Kebidanan Ibu satu mahasiswa yang tidak diajar pembelajaran tematik dengan motivasi belajar tinggi pada
mahasiswa Kebidanan UMSurabaya tahun 2010.
Interval f Absolut f Relatif (%)
34 - 40 4 30,7 41 - 47 1 3,7 48 – 54 5 19,2 55 – 61 6 23 62 - 68 10 38,4 Jumlah 26 100.0
Sumber : Data Primer, Mei 2010.
Berdasarkan data dari table frekuensi skor prestasi belajar Asuhan kebidanan Ibu satu diatas, dapat di visualisasikan dalam gambar histogram
frekuensi skor sebagai berikut.
0 2 4 6 8 10 12 37 44 51 58 65
Gambar 13. Histogram Prestasi belajar Asuhan Kebidanan Ibu satu mahasiswa yang tidak diajar pembelajaran tematik dengan motivasi belajar tinggi pada mahasiswa Kebidanan UMSurabaya tahun 2010.
12. Prestasi belajar asuhan kebidanan ibu satu mahasiswa yang tidak di terapkan metode pembelajaran tematik dengan motivasi rendah pada mahasiswa Kebidanan UMSurabaya tahun 2010.
Prestasi belajar Asuhan Kebidanan Ibu satu mahasiswa yang tidak diajar dengan pembelajaran tematik dengan motivasi belajar rendah secara keseluruhan memiliki rentangan (range) 26 dengan skor terendah 34 dan skor tertinggi 60. Prestasi belajar asuhan kebidanan ibu satu mahasiswa dalam kelompok ini mempunyai skor rata-rata (mean) sebesar 46,3 modus sebesar 37 dan 51; median sebesar 47,5 varians sebesar 58dan simpangan baku (standar deviasi) sebesar 7,608 (nilai-nilai statistic ini penghitungannya di lakukan dengan computer program SPSS yang secara lengkap dapat di lihat pada lampiran 11). Distribusi frekuensi skor prestasi belajar asuhan kebidanan ibu satu data kelompok ini dapat di lihat pada table berikut
Tabel 16
Distribusi frekuensi prestasi belajar Asuhan Kebidanan Ibu satu mahasiswa yang tidak diajar dengan pembelajaran tematik dengan motivasi belajar rendah pada
mahasiswa Kebidanan UMSurabaya tahun 2010.
Interval f Absolut f Relatif (%)
34 - 40 8 32
41 – 47 6 24
48 – 54 8 32
55 – 61 3 12
Jumlah 25 100,0
Sumber : Data Primer, Mei 2010.
Berdasarkan data dari table frekuensi skor prestasi belajar Asuhan kebidanan Ibu satu diatas, dapat di visualisasikan dalam gambar histogram frekuensi skor sebagai berikut.
Gambar 14. Histogram Prestasi belajar Asuhan Kebidanan Ibu satu mahasiswa yang tidak diajar dengan pembelajaran tematik dengan motivasi belajar rendah pada mahasiswa Kebidanan UMSurabaya tahun 2010.
B.Pengujian persyaratan hipotesis
Sebelum melaksanakan analisis tehnik anava dua jalan, data yang akan di analisis haruslah memeuhi persyaratan normalitas data dan data dari populasi yang homogeny. Untuk persyaratan data yang berdistribusi normal pada penelitian ini di gunakan uji chi square, sedangkan uji homogenitas di lakukan dengan uji
Barlett.
1. Uji Normalitas data
a. Hasil Uji Normalitas data prestasi belajar Asuhan Kebidanan Ibu satu yang di ajar dengan pembelajaran tematik.
Perhitungan uji normalitas data dengan menggunakan uji chi square pada data prestasi belajar asuhan kebidanan Ibu satu mahasiswa yang di ajar dengan pembelajaran tematik dapat di lihat pada lampiran 11. Berdasarkan hasil perhitungan di peroleh nilai Nilai χ2
hitung sebesar 13,706. Nilai tersebut kemudian di bandingkan dengan χ2
tabel sebesar 30,1. Dengan demikian χ2
hitung lebih kecil dari χ2
tabel, sehingga dapat di simpulkan bahwa adata prestasi belajar Asuhan Kebidanan Ibu satu
mahasiswa yang di ajar dengan pembelajaran tematik berasal dari data populasi yang terdistribusi normal.
b. Hasil Uji Normalitas data prestasi belajar Asuhan Kebidanan Ibu satu yang di ajar dengan pembelajaran non tematik.
Perhitungan uji normalitas data dengan menggunakan uji chi square pada data prestasi belajar asuhan kebidanan Ibu satu mahasiswa yang di ajar dengan pembelajaran nontematik dapat di lihat pada lampiran 11. Berdasarkan hasil perhitungan di peroleh nilai Nilai χ2
hitung sebesar 8,667. Nilai tersebut kemudian di bandingkan dengan χ2 tabel sebesar 26,3. Dengan demikian χ2
hitung lebih kecil dari χ2
tabel, sehingga dapat di simpulkan bahwa adata prestasi belajar Asuhan Kebidanan Ibu satu mahasiswa yang di ajar dengan pembelajaran nontematik berasal dari data populasi yang terdistribusi normal.
c. Hasil Uji Normalitas data prestasi belajar Asuhan Kebidanan Ibu satu yang memiliki motivasi tinggi.
Perhitungan uji normalitas data dengan menggunakan uji chi square pada data prestasi belajar asuhan kebidanan Ibu satu mahasiswa yang memiliki motivasi tinggi dapat di lihat pada lampiran 11. Berdasarkan hasil perhitungan di peroleh nilai Nilai χ2
hitung sebesar 23,811. Nilai tersebut kemudian di bandingkan dengan χ2
tabel sebesar 33,9. Dengan demikian χ2
hitung lebih kecil dari χ2
tabel, sehingga dapat di simpulkan bahwa adata prestasi belajar Asuhan Kebidanan Ibu satu mahasiswa yang memiliki motivasi tinggi berasal dari data populasi yang terdistribusi normal.
d. Hasil Uji Normalitas data prestasi belajar Asuhan Kebidanan Ibu satu yang memiliki motivasi rendah.
Perhitungan uji normalitas data dengan menggunakan uji chi square pada data prestasi belajar asuhan kebidanan Ibu satu mahasiswa yang memiliki motivasi rendah dapat di lihat pada lampiran 11. Berdasarkan hasil perhitungan di peroleh nilai Nilai χ2
hitung sebesar 9,784. Nilai tersebut kemudian di bandingkan dengan χ2
tabel sebesar 30,1. Dengan demikian χ2
hitung lebih kecil dari χ2
tabel, sehingga dapat di simpulkan bahwa adata prestasi belajar Asuhan Kebidanan Ibu satu mahasiswa yang memiliki motivasi rendah berasal dari data populasi yang terdistribusi normal.
e. Hasil Uji Normalitas data prestasi belajar Asuhan Kebidanan Ibu satu yang di ajar dengan pembelajaran tematik yang memiliki motivasi tinggi.
Perhitungan uji normalitas data dengan menggunakan uji chi square pada data prestasi belajar asuhan kebidanan Ibu satu mahasiswa yang di ajar dengan pembelajaran tematik memiliki motivasi tinggi dapat di lihat pada lampiran 11. Berdasarkan hasil perhitungan di peroleh nilai Nilai χ2
hitung sebesar 12,400. Nilai tersebut kemudian di bandingkan dengan χ2
tabel sebesar 18,3. Dengan demikian χ2
hitung lebih kecil dari
χ2 tabel, sehingga dapat di simpulkan bahwa data prestasi belajar Asuhan Kebidanan Ibu satu mahasiswa yang di ajar dengan pembelajaran tematik memiliki motivasi tinggi berasal dari data populasi yang terdistribusi normal.
f. Hasil Uji Normalitas data prestasi belajar Asuhan Kebidanan Ibu satu yang di ajar dengan pembelajaran tematik yang memiliki motivasi rendah.
Perhitungan uji normalitas data dengan menggunakan uji chi square pada data prestasi belajar asuhan kebidanan Ibu satu mahasiswa yang di ajar dengan pembelajaran tematik memiliki motivasi rendah dapat di lihat pada lampiran 11. Berdasarkan hasil perhitungan di peroleh nilai
Nilai χ2
hitung sebesar 4,000. Nilai tersebut kemudian di bandingkan dengan χ2
tabel sebesar 23,7. Dengan demikian χ2
hitung lebih kecil dari
χ2
tabel, sehingga dapat di simpulkan bahwa data prestasi belajar Asuhan Kebidanan Ibu satu mahasiswa yang di ajar dengan pembelajaran tematik memiliki motivasi rendah berasal dari data populasi yang terdistribusi normal.
g. Hasil Uji Normalitas data prestasi belajar Asuhan Kebidanan Ibu satu yang di ajar dengan pembelajaran non tematik yang memiliki motivasi tinggi.
Perhitungan uji normalitas data dengan menggunakan uji chi