• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V PENUTUP

5.2 Saran

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, beberapa saran yang diajukan, yakni :

1. Peningkatan jumlah uang beredar seharusnya sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat dan disesuaikan dengan sasaran inflasi dari Bank Indonesia.

2. Jumlah uang beredar harus dijaga dan di gencarkan pertumbuhannya agar produk domestik bruto meningkat, namun penggunaan jumlah uang beredar itu harus ke arah yang lebih produktif guna meningkatkan PDB.

3. Dana pihak ketiga yang dihimpun oleh perbankan atau lembaga keuangan sebaiknya dijaga pertumbuhannya agar bisa memberikan kelancaran dalam

4. kegiatan penyaluran kredit sehingga berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

5. Pemerintah dan Bank Indonesia, disarankan agar intensif dalam melakukan koordinasi sebagai langkah penanggulangan angka inflasi.

52

A.McEachern, William. 2000. Ekonomi Makro: Pendekatan Kontemporer.

Salemba Empat. Jakarta.

Anwar, Anas Iswanto. 2017. Bank dan Lembaga Keuangan Bukan Bank.

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin. Makassar.

Arsyad, Lincolin. 2010. Ekonomi Pembangunan. Yogyakarta : UPP STIM YKPN.

Boediono. 2008. Ekonomi Moneter, Edisi 3. BPFE UGM. BPFE . Yogyakarta.

Boediono. 2011. Ekonomi Makro. BPFE. Yogyakarta.

Dendawijaya, Lukman. 2009. Manajemen Perbankan. Ghalia Indonesia. Jakarta.

Gujarati, Damodar N. 2010. Dasar-dasar Ekonometrika. Salemba Empat.

Jakarta.

Hartomo, Hario Aji. 2010. Pengaruh Jumlah Uang Beredar dan Kurs terhadap Inflasi di Indonesia Sebelum dan Sesudah Krisis Global 2008. Media Ekonomi, Vol. 18 No. 3 Hal.1-22.

Hera, dkk. 2000. Indikator-indikator Makroekonomi. Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Jakarta.

Indriyani, Siwi Nur. 2016. Analisis Pengaruh Inflasi dan Suku Bunga terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia Tahun 2005-2015. Journal Vol. 4 No.2 Mei 2016.

Iswardono, Sardjono Permono. 1997. Indonesian Monetary Policy. Journal of Economics FE-UII vol. 3/2 May 19 1997.

Jhingan. 2008. Ekonomi Pembangunan Perencanaan. Raja Grafindo. Persada.

Jakarta.

Kunawangsih dan Antyo Pracoyo. 2006. Aspek Dasar Ekonomi Mikro. PT Grasindo. Jakarta.

Kuncoro. 2002. Manajemen Perbankan, Teori dan Aplikasi. PT. Indeks Kelompok Gramedia. Jakarta.

Lubis. Ismail Fahmi. 2013. Analisis Hubungan antara Inflasi dan Pertumbuhan Ekonomi: Kasus Indonesia. QE Journal Vol. 03 No. 01-44.

Mahendra, A. 2016. Analisis Pengaruh Jumlah Uang Beredar, Suku Bunga SBI dan Nilai Tukar Terhadap Inflasi di Indonesia. JRAK-Vol. 2 No. 1 Maret Ha. 1-12.

Mankiw, N. Gregory dan dkk. 2012. Pengantar Ekonomi Makro. Salemba Empat.

Jakarta.

Nilawati. 2000. Pengaruh Pengeluaran Pemerintah, Cadangan Devisa Dan Angka Pengganda Uang Terhadap Perkembangan Jumlah Uang Beredar Di Indonesia. Jurnal Bisnis dan Akuntansi. Vol. 2 Hal. 64-72.

Panjaitan, Meita Nova Yanti dan Wardoyo. 2016. Faktor-faktor yang mempengaruhi inflasi di Indonesia. Jurnal Ekonomi Bisnis Vol. 21 No. 3 Desember. Hal. 1-12.

Perlambang, Heru.2010. Analisis Pengaruh Jumlah Uang Beredar, Suku Bunga SBI, Nilai Tukar Terhadap Tingkat Inflasi. Media Ekonomi Vol. 19 No. 2 Agustus, Hal. 1-20.

Pracoyo, Antyo, dan Tri Kunawangsih. 2006. Aspek Dasar Ekonomi Mikro. PT Grasindo. Jakarta.

Putong, Iskandar. 2003. Pengantar Ekonomi Mikro dan Makro. Edisi kedua.

Ghalia Indonesia. Jakarta.

Rahardja, Pratama.2008. Teori Ekonomi Makro: Suatu Pengantar. Lembaga Penerbit FE UI. Jakarta.

Sadono, Sukirno. 2006. Ekonomi Pembangunan Proses Masalah dan Dasar Kebijakan. Cetakan Ketiga. Penerbit Kencana. Jakarta.

Sadono, Sukirno. 2010. Makroekonomi, Teori Pengantar; Edisi Ketiga. PT.Raja Grasindo Persada. Jakarta.

Setiawina, Djinar. 2004. Ekonomi Moneter. Denpasar: Panakom.

Siamat, Dahlan. 2005. Manajemen Lembaga Keuangan. Kebijakan Moneter dan Perbankan. Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Jakarta

Simorangkir, Iskandar. 2014. Pengantar Kebanksentralan: Teori dan Praktek di Indonesia. PT RajaGrafindo Persada. Jakarta.

Sipayung, Putri Tirta Enistin, dan Made Kembar Sri Budhi. 2013. Pengaruh PDB, Nilai Tukar dan Jumlah Uang Beredar terhadap Inflasi di Indonesia periode 1993-2012. E-Jurnal Ekonomi Pembangunan Universitas Udayana, Vol. 2 No. 7.

Soesastro. 2005. Pemikiran dan Permasalahan Ekonomi di Indonesia dalam Setengah Abad Terakhir Jilid I (1945-1959). Kanisius. Jakarta.

Subagyo, dkk. 2012. Bank dan Lembaga Keuangan Lainnya. Yogyakarta:

Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi YKPN.

Tambunan, Sely Novy. 2015. Pengaruh Jumlah Uang Beredar dan Pengeluaran Pemerintah terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia. Jom Fekon Vol. 2 No.1 Februari.

Todaro, Michael P. 2006. Pembangunan Ekonomi di Dunia Ketiga. Erlangga.

Jakarta.

Utomo, Yudi Prihadi dan Basuki Rahmad. 2005. Pengaruh Hutang Luar Negeri, Penanaman Modal Asing dan Tabungan Domestik terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia (1976-2000). Jurnal Ekonomi Pembangunan Vo. 6 No. 1 Juni, 12-25.

Veithzal, Rivai. (2007). Bank and Financial Institute Management. Jakarta: PT.

Raja Grafindo Persada.

Warjiyo, Perry. 2004. Mekanisme transmisi Kebijakan Moneter di Indonesia.

Pusat Pendidikan dan Studi Kebanksentralan (PPSK). Jakarta.

Widiastuti, Irene Linda. 2012. Pengaruh Jumlah Uang Beredar terhadap Inflasi di Indonesia Bulan Januari 2001-Desember 2011. Fakultas Ekonomi Universitas Atma Jaya Yogyakarta.

Sumber–Sumber Lainnya : Badan Pusat Statistik (BPS)

Laporan Tahunan Bank Indonesia (BI) Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

55

LAMPIRAN

56

Variabel dalam Penelitian Tahun Triwulan JUMLAH UANG

BEREDAR (X1) (Miliar Rupiah)

DANA PIHAK KETIGA (X2) (Miliar Rupiah)

INFLASI (Y1) (Persen)

INDEKS HARGA IMPLISIT

(Persen)

PDB konstan (Y2) (Miliar Rupiah)

2008 I 1 586 795 1 466 224 0.95 74.86805728 505 218.8

II 1 699 480 1 554 162 2.46 79.05180962 519 204.6

III 1 768 250 1 603 452 0.97 82.50537447 538 641.0

IV 1 883 851 1 753 292 -0.04 83.77257668 519 391.7

2009 I 1 909 681 1 786 157 0.22 84.87416378 528 056.5

II 1 977 532 1 823 811 0.11 85.91288351 540 677.8

III 2 018 510 1 857 251 1.05 86.91834006 561 637.0

IV 2 141 384 1 950 712 0.33 89.21264591 548 479.1

2010 I 2 112 082 1 982 262 -0.14 91.68882995 559 683.4

II 2 231 144 2 096 036 0.97 92.96221708 574 712.8

III 2 274 954 2 144 064 0.44 94.11067151 594 250.6

IV 2 471 205 2 338 824 0.92 96.77968892 585 812.0

2011 I 2 451 356 2 351 357 -0.32 100.0374557 595 721.8

57

II 2 522 783 2 438 011 0.55 100.3416346 612 500.6

III 2 643 331 2 544 862 0.27 102.5090749 632 823.9

IV 2 877 219 2 784 912 0.57 104.2120051 623 519.8

2012 I 2 914 194 2 825 975 0.07 111.0886084 633 400.1

II 3 052 786 2 955 833 0.62 112.0796177 651 326.8

III 3 128 179 3 049 956 0.01 111.5371844 672 108.7

IV 3 307 507 3 225 198 0.54 111.2802306 662 096.4

2013 I 3 322 529 3 243 136 0.63 114.1387718 671 320.3

II 3 413 379 3 374 272 1.03 115.0123035 688 526.6

III 3 584 081 3 526 187 -0.35 118.4236722 709 679.8

IV 3 730 197 3 663 968 0.55 120.3825946 699 526.3

2014 I 3 660 606 3 618 064 0.08 121.748736 2 058 584.9

II 3 865 891 3 834 503 0.43 122.5304285 2 137 385.6

III 4 010 147 3 995 803 0.27 124.4374798 2 207 343.6

IV 4 173 326 3 995 803 2.46 124.8036133 2 161 552.5

2015 I 4 246 361 4 198 577 0.17 126.4355969 2 158 040

58

II 4 358 802 4 319 749 0.54 128.1421733 2 238 704.4

III 4 508 603 4 464 083 -0.05 129.4050522 2 312 843.5

IV 4 546 743 4 413 056 0.96 129.415716 2 272 929.2

2016 I 4 561 873 4 437 515 0.19 129.4757406 2 264 680

II 4 737 451 4 574 671 0.66 130.5902377 2 355 422.1

III 4 737 631 4 604 579 0.22 131.989332 2 429 286.2

IV 5 004 977 4 836 758 0.42 133.920431 2 385 244

2017 I 5 017 644 4 916 665 -0.02 135.693111 2 378 176.3

II 5 225 166 5 045 987 0.69 136.0621406 2 473 425

III 5 253 720 5 142 891 0.13 137.2262771 2 552 216.5

IV 5 418 998 5 289 209 0.71 139.1273016 2 508 931.5

59

Hasil Logaritma Natural

Tahun Triwulan JUB (X1) DPK (X2) PDB (Y2)

2008 I 35.00049265 34.92146678 34.93261

II 35.06909872 34.97971289 34.97319

III 35.10876675 35.0109352 35.01439

IV 35.17209448 35.10027156 34.9709

2009 I 35.18571261 35.11884278 34.97682

II 35.220626 35.13970466 35.01372

III 35.24113601 35.15787383 35.05619

IV 35.30022874 35.20697083 35.02539

2010 I 35.28831478 35.22301501 35.03491

II 35.33519651 35.27882434 35.07476

III 35.37552379 35.30147949 35.11264

IV 35.5956006 35.38842463 35.09124

2011 I 35.43541774 35.393769 35.09767

60

II 35.46413905 35.42995894 35.13556

III 35.51081626 35.47285282 35.17103

IV 35.5956006 35.56299267 35.14897

2012 I 35.60758871 35.57762983 35.15697

II 35.65403404 35.6225569 35.19579

III 35.67838122 35.65390356 35.22873

IV 35.73410515 35.70977074 35.20602

2013 I 35.73934341 35.71531716 35.2109

II 35.76636806 35.75495599 35.25016

III 35.81525589 35.79899351 35.28243

IV 35.85518463 35.83732311 35.26036

2014 I 35.83623954 35.82471547 35.26079

II 35.89073808 35.88281623 35.29836

III 35.92731823 35.92402096 35.33057

IV 35.96669243 35.92402096 35.3096

2015 I 35.98475376 35.97352205 35.30789

61

II 36.01078963 36.00197369 35.3447

III 36.04462999 36.03484021 35.37717

IV 36.05346397 36.02334381 35.35999

2016 I 36.05631829 36.02887093 35.35595

II 36.09418042 36.05931118 35.39523

III 36.09418042 36.06582764 35.42608

IV 36.14921381 36.11502106 35.40822

2017 I 36.15160854 36.13140685 35.40511

II 36.19223119 36.15736967 35.44438

III 36.19776609 36.17639177 35.47574

IV 36.22850314 36.2044451 35.45863

62

Dependent Variable: INFLASI Method: Least Squares Date: 08/10/18 Time: 09:26 Sample: 1 40

Included observations: 40

Variable Coefficient Std. Error t-Statistic Prob.

JUB -0.151973 0.094717 -1.604498 0.1171

DPK 0.599994 0.088912 6.748163 0.0000

C -11.26869 0.328188 -34.33611 0.0000

R-squared 0.991855 Mean dependent var 4.695360

Adjusted R-squared 0.991414 S.D. dependent var 0.179450

S.E. of regression 0.016628 Akaike info criterion -5.283479

Sum squared resid 0.010230 Schwarz criterion -5.156813

Log likelihood 108.6696 Hannan-Quinn criter. -5.237681

F-statistic 2252.752 Durbin-Watson stat 1.034493

Prob(F-statistic) 0.000000

Dependent Variable: PDB

63

Method: Least Squares Date: 10/15/18 Time: 11:05 Sample: 1 40

Included observations: 40

Variable Coefficient Std. Error t-Statistic Prob.

JUB 0.122893 0.141111 0.870897 0.0389

DPK 0.283557 0.132463 2.140654 0.0390

INFLASI -0.869765 0.022848 -38.06672 0.0000

C 20.72036 0.488940 42.37813 0.0000

R-squared 0.976521 Mean dependent var 35.21449

Adjusted R-squared 0.975252 S.D. dependent var 0.157467

S.E. of regression 0.024772 Akaike info criterion -4.486172

Sum squared resid 0.022705 Schwarz criterion -4.359506

Log likelihood 92.72344 Hannan-Quinn criter. -4.440374

F-statistic 769.4411 Durbin-Watson stat 1.584321

Prob(F-statistic) 0.000000

Nama : Asma Inawahyuni

Tempat/Tanggal Lahir : Tapong, 25 Oktober 1996 Alamat Rumah : Dusun Cempa Desa Tapong

Kec. Maiwa Kab. Enrekang Telepon/Hp : +62853-4200-3597

Alamat E-mail : [email protected] Riwayat Pendidikan

Pendidikan Formal

• SD Negeri 152 Tapong

• MTs Negeri 1 Maiwa

• SMK Negeri 1 Pancarijang

• S1 Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin

Pendidikan Non-Formal

• Basic Character and Study Skill (BCSS) Universitas Hasanuddin

• Latihan Kepemimpinan Tingkat 1 Himpunan Mahasiswa Jurusan Ilmu Ekonomi (Himajie) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin

• Latihan Kepemimpinan Tingkat 1 Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Massenrempulu (HPMM) Komisariat Unhas

• Pendidikan Dasar Kepencintaalaman UKM PA Equilibrium Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin

• Pendidikan Lanjutan Kepencintaalaman UKM PA Equilibrium Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin

Dokumen terkait