ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN
HASIL ANALISIS REGRESI LINEAR BERGANDA
4. Uji Statistik-t
Pengujian ini digunakan untuk mengetahui besarnya pengaruh masing- masing variabel bebas terhadap variabel terikat. Dalam hal ini untuk menilai apakah masing-masing variabel innovation and risk taking, attention to detail, outcome orientation, people orientation, team orientation, aggressiveness, stability mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kinerja karyawan. Adapun langkah-langkah pengujiannya sebagai berikut:
a. Pengaruh innovation and risk taking terhadap kinerja karyawan 1) Menyusun formula hipotesis
H0 : b1 = 0 (Tidak ada pengaruh yang signifikan antara
innovation and risk taking terhadap kinerja karyawan )
H0 : b1≠ 0 (Ada pengaruh yang signifikan antara innovation
and risk taking terhadap kinerja karyawan)
2) Menentukan level of significance sebesar 0,05 atau 5 % t tabel = (a/2 ; n – 1) t tabel = ( 0,05/2 ; 94 – 1) t tabel = ( 0,025 ; 93 ) t tabel = 1,987 3) Menentukan t hitung nilai t hitung = 2,412
4) Menentukan kriteria pengujian
-1,987 1,987
Gambar IV. 5
Kurva Daerah Penerimaan dan Penolakan H0
H0 diterima bila - t tabel ≤ t hitung ≤ t tabel
Hal ini berarti variabel independen (innovation and risk taking) secara individu tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel dependen ( kinerja karyawan )
Ho diterima dan Ha ditolak apabila tingkat signifikansi t > 0,05. Hal ini berarti variabel independen (innovation and risk taking) secara individu tidak mempunyai pengaruh yang signifikan
daerah tolak daerah tolak
H0 ditolak bila t hitung › t tabel atau t hitung ‹ - t tabel
Hal ini berarti variabel independen (innovation and risk taking) secara individu mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel dependen ( kinerja karyawan)
Ho ditolak dan Ha diterima apabila tingkat signifikansi t< 0,05. Hal ini berarti variabel independen (innovation and risk taking) secara individu mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel dependen ( kinerja karyawan)
5) Kesimpulan
t hitung (2,412) › t tabel (-1.987) dan tingkat signifikansi 0,018 <
0,05 Hal ini berarti variabel independen (innovation and risk taking) secara individu mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel dependen ( kinerja karyawan)
b. Pengaruh attention to detail terhadap kinerja karyawan 1) Menyusun formula hipotesis
H0 : b2 = 0 (Tidak ada pengaruh yang signifikan antara
attention to detail terhadap kinerja karyawan ) H0 : b2≠ 0 (Ada pengaruh yang signifikan antara attention to
detail terhadap kinerja karyawan)
2) Menentukan level of significance sebesar 0,05 atau 5 % t tabel = (a/2 ; n – 1)
t tabel = ( 0,05/2 ; 94 – 1)
t tabel = 1,987
3) Menentukan t hitung
nilai t hitung = 3,428
4) Menentukan kriteria pengujian
-1,987 1,987
Gambar IV. 6
Kurva Daerah Penerimaan dan Penolakan H0
H0 diterima bila - t tabel ≤ t hitung ≤ t tabel
Hal ini berarti variabel independen (attention to detail) secara individu tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel dependen ( kinerja karyawan )
Ho diterima dan Ha ditolak apabila tingkat signifikansi t > 0,05. Hal ini berarti variabel independen (attention to detail) secara individu tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel dependen ( kinerja karyawan )
H0 ditolak bila t hitung › t tabel atau t hitung ‹ - t tabel
Hal ini berarti variabel independen (attention to detail) secara individu mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel dependen ( kinerja karyawan)
Ho ditolak dan Ha diterima apabila tingkat signifikansi t< 0,05.
daerah tolak daerah tolak
Hal ini berarti variabel independen (attention to detail) secara individu mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel dependen ( kinerja karyawan)
5) Kesimpulan
t hitung (3,428) › t tabel (-1.987) dan tingkat signifikansi 0,001 <
0,05 Hal ini berarti variabel independen (attention to detail) secara individu mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel dependen ( kinerja karyawan)
c. Pengaruh outcome orientation terhadap kinerja karyawan 1) Menyusun formula hipotesis
H0 : b3 = 0 (Tidak ada pengaruh yang signifikan antara outcome
orientation terhadap kinerja karyawan )
H0 : b3≠ 0 (Ada pengaruh yang signifikan antara outcome
orientation terhadap kinerja karyawan) 2) Menentukan level of significance sebesar 0,05 atau 5 %
t tabel = (a/2 ; n – 1) t tabel = ( 0,05/2 ; 94 – 1) t tabel = ( 0,025 ; 93 ) t tabel = 1,987 3) Menentukan t hitung nilai t hitung = 4,608
4) Menentukan kriteria pengujian
-1,987 1,987
Gambar IV. 7
Kurva Daerah Penerimaan dan Penolakan H0
H0 diterima bila - t tabel ≤ t hitung ≤ t tabel
Hal ini berarti variabel independen (outcome orientation) secara individu tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel dependen ( kinerja karyawan )
Ho diterima dan Ha ditolak apabila tingkat signifikansi t > 0,05. Hal ini berarti variabel independen (outcome orientation) secara individu tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel dependen ( kinerja karyawan )
H0 ditolak bila t hitung › t tabel atau t hitung ‹ - t tabel
Hal ini berarti variabel independen (outcome orientation) secara individu mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel dependen ( kinerja karyawan)
Ho ditolak dan Ha diterima apabila tingkat signifikansi t< 0,05. Hal ini berarti variabel independen (outcome orientation) secara individu mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel dependen ( kinerja karyawan)
5) Kesimpulan
daerah tolak daerah tolak
t hitung (4,608) › t tabel (-1.987) dan tingkat signifikansi 0,000 <
0,05 Hal ini berarti variabel independen (outcome orientation) secara individu mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel dependen ( kinerja karyawan)
d. Pengaruh people orientation terhadap kinerja karyawan 1) Menyusun formula hipotesis
H0 : b4 = 0 (Tidak ada pengaruh yang signifikan antara people
orientation terhadap kinerja karyawan )
H0 : b4≠ 0 (Ada pengaruh yang signifikan antara people
orientation terhadap kinerja karyawan) 2) Menentukan level of significance sebesar 0,05 atau 5 %
t tabel = (a/2 ; n – 1) t tabel = ( 0,05/2 ; 94 – 1) t tabel = ( 0,025 ; 93 ) t tabel = 1,987 3) Menentukan t hitung nilai t hitung = 2,407
4) Menentukan kriteria pengujian
-1,987 1,987
Gambar IV. 8
Kurva Daerah Penerimaan dan Penolakan H
daerah tolak daerah tolak
H0 diterima bila - t tabel ≤ t hitung ≤ t tabel
Hal ini berarti variabel independen ( people orientation) secara individu tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel dependen ( kinerja karyawan )
Ho diterima dan Ha ditolak apabila tingkat signifikansi t > 0,05. Hal ini berarti variabel independen ( people orientation) secara individu tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel dependen ( kinerja karyawan )
H0 ditolak bila t hitung › t tabel atau t hitung ‹ - t tabel
Hal ini berarti variabel independen ( people orientation) secara individu mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel dependen ( kinerja karyawan)
Ho ditolak dan Ha diterima apabila tingkat signifikansi t< 0,05. Hal ini berarti variabel independen ( people orientation) secara individu mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel dependen ( kinerja karyawan)
5) Kesimpulan
t hitung (2,407) › t tabel (-1.987) dan tingkat signifikansi 0,018 <
0,05 Hal ini berarti variabel independen ( people orientation) secara individu mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel dependen ( kinerja karyawan)
e. Pengaruh team orientation terhadap kinerja karyawan 1) Menyusun formula hipotesis
H0 : b5 = 0 (Tidak ada pengaruh yang signifikan team
orientation terhadap kinerja karyawan )
H0 : b5≠ 0 (Ada pengaruh yang signifikan antara team
orientation terhadap kinerja karyawan)
2) Menentukan level of significance sebesar 0,05 atau 5 % t tabel = (a/2 ; n – 1) t tabel = ( 0,05/2 ; 94 – 1) t tabel = ( 0,025 ; 93 ) t tabel = 1,987 3) Menentukan t hitung nilai t hitung = 4,594
4) Menentukan kriteria pengujian
-1,987 1,987
Gambar IV. 9
Kurva Daerah Penerimaan dan Penolakan H0
H0 diterima bila - t tabel ≤ t hitung ≤ t tabel
Hal ini berarti variabel independen (team orientation) secara individu tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel dependen ( kinerja karyawan )
Ho diterima dan Ha ditolak apabila tingkat signifikansi t > 0,05.
daerah tolak daerah tolak
Hal ini berarti variabel independen (team orientation) secara individu tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel dependen ( kinerja karyawan )
H0 ditolak bila t hitung › t tabel atau t hitung ‹ - t tabel
Hal ini berarti variabel independen (team orientation) secara individu mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel dependen ( kinerja karyawan)
Ho ditolak dan Ha diterima apabila tingkat signifikansi t< 0,05. Hal ini berarti variabel independen (team orientation) secara individu mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel dependen ( kinerja karyawan)
5) Kesimpulan
t hitung (4,594) › t tabel (-1.987) dan tingkat signifikansi 0,000 <
0,05 Hal ini berarti variabel independen (team orientation) secara individu mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel dependen ( kinerja karyawan)
f. Pengaruh aggressiveness terhadap kinerja karyawan 1) Menyusun formula hipotesis
H0 : b6 = 0 (Tidak ada pengaruh yang signifikan aggressiveness
terhadap kinerja karyawan )
H0 : b6≠ 0 (Ada pengaruh yang signifikan antara
t tabel = (a/2 ; n – 1) t tabel = ( 0,05/2 ; 94 – 1) t tabel = ( 0,025 ; 93 ) t tabel = 1,987 3) Menentukan t hitung nilai t hitung = 2,196
4) Menentukan kriteria pengujian
-1,987 1,987
Gambar IV. 10
Kurva Daerah Penerimaan dan Penolakan H0
H0 diterima bila - t tabel ≤ t hitung ≤ t tabel
Hal ini berarti variabel independen (aggressiveness) secara individu tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel dependen ( kinerja karyawan )
Ho diterima dan Ha ditolak apabila tingkat signifikansi t > 0,05. Hal ini berarti variabel independen (aggressiveness) secara individu tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel dependen ( kinerja karyawan )
H0 ditolak bila t hitung › t tabel atau t hitung ‹ - t table
Hal ini berarti variabel independen (aggressiveness) secara individu mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel dependen ( kinerja karyawan)
daerah tolak daerah tolak
Ho ditolak dan Ha diterima apabila tingkat signifikansi t< 0,05. Hal ini berarti variabel independen (aggressiveness) secara individu mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel dependen ( kinerja karyawan)
5) Kesimpulan
t hitung (2,196) › t tabel (-1.987) dan tingkat signifikansi 0,031 <
0,05 Hal ini berarti variabel independen (aggressiveness) secara individu mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel dependen ( kinerja karyawan)
g. Pengaruh stability terhadap kinerja karyawan 1) Menyusun formula hipotesis
H0 : b7 = 0 (Tidak ada pengaruh yang signifikan stability
terhadap kinerja karyawan )
H0 : b7≠ 0 (Ada pengaruh yang signifikan antara stability
terhadap kinerja karyawan)
2) Menentukan level of significance sebesar 0,05 atau 5 % t tabel = (a/2 ; n – 1)
t tabel = ( 0,05/2 ; 94 – 1)
t tabel = ( 0,025 ; 93 )
t tabel = 1,987
4) Menentukan kriteria pengujian
-1,987 1,987
Gambar IV. 11
Kurva Daerah Penerimaan dan Penolakan H0
H0 diterima bila - t tabel ≤ t hitung ≤ t tabel
Hal ini berarti variabel independen (stability) secara individu tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel dependen ( kinerja karyawan )
Ho diterima dan Ha ditolak apabila tingkat signifikansi t > 0,05. Hal ini berarti variabel independen (stability) secara individu tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel dependen ( kinerja karyawan )
H0 ditolak bila t hitung › t tabel atau t hitung ‹ - t tabel
Hal ini berarti variabel independen (stability) secara individu mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel dependen ( kinerja karyawan)
Ho ditolak dan Ha diterima apabila tingkat signifikansi t< 0,05. Hal ini berarti variabel independen (stability) secara individu mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel dependen ( kinerja karyawan)
daerah tolak daerah tolak
5) Kesimpulan
t hitung (2,217) › t tabel (-1.987) dan tingkat signifikansi 0,029 <
0,05 Hal ini berarti variabel independen (stability) secara individu mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel dependen ( kinerja karyawan)
BAB V