4.2 Hasil Penelitian
4.2.1 Uji Validitas dan Reliabilitas
Uji validitas bertujuan untuk mengetahui apakah instrument penelitian mampu mengukur variabel yang ingin diukur dan dapat mengungkapkan data dari
variabel yang diteliti secara tepat. Untuk mengetahui tingkat validitas, perhatikan angka pada corrected item total correlation yang merupakan korelasi antara skor
item dengan skor total item (nilai rhitung) dibandingkan dengan nilai rtabel. Jika rhitung > rtabel (Riduwan,2011), maka item tersebut adalah valid dengan
menggunakan distribusi tabel r untuk α = 0,05 dengan df = (N-2) sehingga didapat rtabel = 0,1478. Rekapitulasi analisis validitas menggunakan corrected item total correlation dapat dilihat pada tabel 4.3 sebagai berikut:
Tabel 4.3 Uji Validitas instrument
Variabel Koefisien
Korelasi Keterangan Membangun hubungan/networking di dalam
atau di luar organisasi proyek (X1) 0,565 > 0,1478 (Valid) Memiliki kematangan yang tinggi dalam
perencanaan yang baik dalam upaya mengurangi tekanan dan stres sehingga dapat meningkatkan produktifitas kerja tim (X2)
0,694 > 0,1478 (Valid)
Memahami hasil kajian AMDAL sebagai dasar pengelolaan lingkungan sekitar areal proyek (X3)
0,526 > 0,1478 (Valid) Mampu mengambil keputusan sesuai peraturan
dan batasan organisasi (X4) 0,420 > 0,1478 (Valid) Mampu merumuskan cost database system
(perencanaan sumberdaya, perencanaan jadwal, dan analisa harga satuan pekerjaan) sebagai acuan dalam proses cost estimation sebelum pelaksanaan proyek (X5)
0,242 > 0,1478 (Valid)
Memiliki kemampuan dalam menyelesaikan masalah/ problem solving secara efektif dan efisien dalam hal sumber daya manusia maupun lingkungan sekitar proyek (X6)
0,214 > 0,1478 (Valid)
Berkomitmen dalam menjalankan safety plan
Memiliki pengalaman dan pemahaman yang menyeluruh mengenai teknis pekerjaan dari proyek yang dikelola olehnya (X8)
0,535 > 0,1478 (Valid)
Menentukan metode konstruksi yang sesuai dengan standar kualitas sesuai dengan rencana mutu kontrak (X9)
0,562 > 0,1478 (Valid) Melakukan monitoring dan evaluasi
perkembangan proyek terhadap lingkup, jadwal, dan anggaran serta sumber daya yang terlibat di dalamnya (man, machine, material) (X10)
0,591 > 0,1478 (Valid)
Mampu merumuskan work breakdown structure (rangkaian aktifitas, perkiraan durasi aktifitas, pengembangan dan pengendalian jadwal) sehingga penyelesaian proyek tepat pada waktunya (X11)
0,567
> 0,1478 (Valid)
Mampu mengimplementasikan SMK3 konstruksi secara konsisten dan menyeluruh demi tercapainya zero accident (X12)
0,631 > 0,1478 (Valid) Mampu merumuskan project action plan
(pengendalian sumberdaya, pengendalian biaya, dan pengendalian waktu/jadwal) sesuai dengan cost database system yang telah dibuat sebelumnya (X13)
0,587 > 0,1478 (Valid)
Mampu menerapkan 7 tools total quality management dalam menyelesaikan permasalahan di lapangan agar terwujud continous improvement (X14)
0,544 > 0,1478 (Valid)
Mampu menerapkan prinsip manajemen pengelolaan lingkungan sesuai dengan dokumen AMDAL proyek (X15)
0,419 > 0,1478 (Valid) Mampu berkomunikasi dengan tim proyek,
dalam hal ini manajer proyek memberikan penjelasan atau mempresentasikan prosedur yang diterapkan dalam menjalankan proyek (X16)
0,697 > 0,1478 (Valid)
Memiliki kemampuan negosiasi dalam bargaining dengan pemikiran yang tenang dan jernih menggunakan strategi dan loyalitas (X17)
0,705 > 0,1478 (Valid)
Mampu menjalin komunikasi dengan para
supervisi K3 yang bertugas di lapangan (X18) 0,618 > 0,1478 (Valid) Mampu mempertahankan kinerja maksimal
walaupun dalam kondisi yang kurang kondusif (X19)
0,478 > 0,1478 (Valid) Memiliki komitment dalam mencapai tujuan
bersama (X20) 0,422 > 0,1478 (Valid) Bersikap terus terang dan jujur (X21) 0,285 > 0,1478 (Valid)
Sumber: Hasil Penelitian 2015
Dari tabel diatas dapat diketahui bahwa instrumen penelitian X1 s/d X25 dapat dinyatakan valid, karena masing-masing butir pertanyaan memiliki koefisien korelasi lebih besar dari 0,1478.
Sedangkan uji reliabilitas dilakukan dengan menganalisis data yang berasal dari satu kali pengujian kuisioner. Reliabilitas diukur dari koefisien Alpha (Malhotra, 1999). Bila koefisien alpha (Cronbach’s Alpha) > 0,60 maka instrumen tersebut dinyatakan reliabel. Tabel 4.4. menampilkan hasil rekapitulasi reliabilitas instrumen berdasarkan nilai koefisien Alpha Cronbach.
Tabel 4.4 Uji Reliabilitas Instrumen
Variabel
Nilai Cronbach's Alpha Hitung
Keterangan Membangun hubungan/networking di dalam dan
di luar organisasi proyek (X1) 0,880 > 0,60 (Reliabel) Memiliki kematangan yang tinggi dalam
perencanaan yang baik dalam upaya mengurangi tekanan dan stres sehingga dapat meningkatkan produktifitas kerja tim (X2)
0,861 > 0,60 (Reliabel)
Memahami hasil kajian AMDAL sebagai dasar pengelolaan lingkungan sekitar areal proyek (X3)
0,877 > 0,60 (Reliabel) Mampu mengambil keputusan sesuai peraturan
dan batasan organisasi (X4) 0,869 > 0,60 (Reliabel) Memiliki kemampuan membuat tim proyek
tetap solid dan bersemangat (X22) 0,424 > 0,1478 (Valid) Mampu membangun kedisiplinan kerja (X23) 0,404 > 0,1478 (Valid) Mampu mengkomunikasikan prestasi kinerja
proyek baik dengan tim lapangan proyek dan owner(X24)
0,346 > 0,1478 (Valid) Mampu mengkomunikasikan prinsip
manajemen pengelolaan lingkungan kepada seluruh tim proyek sesuai dengan yang tertuang dalam dokumen AMDAL proyek (X25)
Mampu merumuskan cost database system (perencanaan sumberdaya, perencanaan jadwal, dan analisa harga satuan pekerjaan) sebagai acuan dalam proses cost estimation sebelum pelaksanaan proyek (X5)
0,873 > 0,60 (Reliabel)
Memiliki kemampuan dalam menyelesaikan masalah/ problem solving secara efektif dan efisien dalam hal sumber daya manusia maupun lingkungan sekitar proyek (X6)
0,875 > 0,60 (Reliabel)
Berkomitmen dalam menjalankan safety plan
K3 pada proyek yang dipimpin (X7) 0,868 > 0,60 (Reliabel) Memiliki pengalaman dan pemahaman yang
menyeluruh mengenai teknis pekerjaan dari proyek yang dikelola olehnya (X8)
0,866 > 0,60 (Reliabel) Menentukan metode konstruksi yang sesuai
dengan standar kualitas sesuai dengan rencana mutu kontrak (X9)
0,865 > 0,60 (Reliabel) Melakukan monitoring dan evaluasi
perkembangan proyek terhadap lingkup, jadwal, dan anggaran serta sumber daya yang terlibat di dalamnya (man, machine, material) (X10)
0,865 > 0,60 (Reliabel)
Mampu merumuskan work breakdown structure (rangkaian aktifitas, perkiraan durasi aktifitas, pengembangan dan pengendalian jadwal) sehingga penyelesaian proyek tepat pada waktunya (X11)
0,865 > 0,60 (Reliabel)
Mampu mengimplementasikan SMK3 konstruksi secara konsisten dan menyeluruh demi tercapainya zero accident (X12)
0,864 > 0,60 (Reliabel) Mampu merumuskan project action plan
(pengendalian sumberdaya, pengendalian biaya, dan pengendalian waktu/jadwal) sesuai dengan cost database system yang telah dibuat sebelumnya (X13)
0,865 > 0,60 (Reliabel)
Mampu menerapkan 7 tools total quality management dalam menyelesaikan permasalahan di lapangan agar terwujud continous improvement (X14)
0,866 > 0,60 (Reliabel)
Mampu menerapkan prinsip manajemen pengelolaan lingkungan sesuai dengan dokumen AMDAL proyek (X15)
0,870 > 0,60 (Reliabel) Mampu berkomunikasi dengan tim proyek,
dalam hal ini manajer proyek memberikan penjelasan atau mempresentasikan prosedur yang diterapkan dalam menjalankan proyek (X16)
0,861 > 0,60 (Reliabel)
Memiliki kemampuan negosiasi dalam bargaining dengan pemikiran yang tenang dan jernih menggunakan strategi dan loyalitas (X17)
Mampu menjalin komunikasi dengan para
supervisi K3 yang bertugas di lapangan (X18) 0,864 > 0,60 (Reliabel) Mampu mempertahankan kinerja maksimal
walaupun dalam kondisi yang kurang kondusif (X19)
0,868 > 0,60 (Reliabel) Memiliki komitment dalam mencapai tujuan
bersama (X20) 0,869 > 0,60 (Reliabel) Bersikap terus terang dan jujur (X21) 0,873 > 0,60 (Reliabel) Memiliki kemampuan membuat tim proyek
tetap solid dan bersemangat (X22) 0,877 > 0,60 (Reliabel) Mampu membangun kedisiplinan kerja (X23) 0,879 > 0,60 (Reliabel) Mampu mengkomunikasikan prestasi kinerja
proyek baik dengan tim lapangan proyek dan owner(X24)
0,872 > 0,60 (Reliabel) Mampu mengkomunikasikan prinsip
manajemen pengelolaan lingkungan kepada seluruh tim proyek sesuai dengan yang tertuang dalam dokumen AMDAL proyek (X25)
0,869 > 0,60 (Reliabel)
Sumber: Hasil Penelitian 2015
Dari hasil rekapitulasi hasil uji reliabilitas seperti pada tabel 4.4. dapat diketahui bahwa semua variabel penelitian X1 s/d X25 adalah reliabel, karena seluruhnya mempunyai koefisien alpha lebih besar dari 0,60.
Setelah semua variabel dinyatakan valid dan reliabel maka dapat dilanjutkan dengan analisis faktor untuk mencari/menganalisis faktor-faktor dalam karakteristik manajer proyek yang mempengaruhi kualitas kinerja pelaksanaan proyek konstruksi gedung di Kabupaten Badung.
4.2.2 Faktor-Faktor dalam Karakteristik Manajer Proyek yang