ANALISIS DAN PEMBAHASAN
B. Analisis dan Pembahasan
2) Uji Validitas Desain Produk (DP) Tabel 4.7
Hasil Uji Validitas Desain Produk Nomor Butir
Pertanyaan
Nilai r Hitung Nilai r Tabel Keterangan
DP 1 0,656 0,378 Valid DP 2 0,831 0,378 Valid DP 3 0,831 0,378 Valid DP 4 0,562 0,378 Valid DP 5 0,744 0,378 Valid DP 6 0,824 0,378 Valid DP 7 0,736 0,378 Valid DP 8 0,721 0,378 Valid
Sumber: Diolah dari data primer, 2021
Tabel 4.6 menunjukkan variabel desain produk mempunyai kriteria valid untuk semua item pernyataan. Hal ini dapat dilihat dari nilai r
hitungyang lebih besar dari r tabel yaitu 0,378
74 3) Uji Validitas Harga (H)
Tabel 4.8
Hasil Uji Validitas Harga Nom
or Butir Pertanyaan
Nilai r Hitung Nilai r Tabel
Keterangan H 1 0,841 0,378 Valid H 2 0,908 0,378 Valid H 3 0,603 0,378 Valid
Sumber: Diolah dari data primer, 2021
Tabel 4.7 menunjukkan variabel harga mempunyai kriteria valid untuk semua item pernyataan. Hal ini dapat dilihat dari nilai r hitung yang lebih besar dari r tabel yaitu 0,378.
75 4) Uji Validitas Keputusan Pembelian
(KPe)
Tabel 4.9
Hasil Uji Validitas Keputusan Pembelian Nomor
Butir Pertanyaan
Nilai r Hitung Nilai r Tabel Keterangan KPe 1 0,842 0,378 Valid KPe 2 0,869 0,378 Valid KPe 3 0,580 0,378 Valid KPe 4 0,646 0,378 Valid KPe 5 0,904 0,378 Valid KPe 6 0,520 0,378 Valid KPe 7 0,656 0,378 Valid
Sumber: Diolah dari data primer, 2021
Tabel 4.8 menunjukkan variabel keputusan pembelian mempunyai kriteria valid untuk semua item pernyataan. Hal ini dapat dilihat dari nilai r hitungyang lebih besar dari r tabel yaitu 0,78.
2. Hasil Uji Reliabilitas
Uji reliabilitas dilakukan untuk menilai konsistensi dari instrumen penelitian. Suatu instrumen penelitian dapat dikatakan reliabel jika nilai
76
reliabilitas untuk variabel penelitian yang digunakan dalam penelitian ini.
Tabel 4.9 Hasil Uji Reliabilitas
Variabel
Cronbach’s
Alpha Keterangan
Kualitas Produk 0,955 Reliabel
Desain Produk 0,881 Reliabel
Harga 0,703 Reliabel
Keputusan Pembelian 0,843 Reliabel
Sumber : Data primer yang diolah
Tabel 4.9 menunjukkan nilai cronbach’s alpha atas variabel kualitas produk sebesar 0,955, desain produk sebesar 0,881, Kualitas Pelayanan sebesar 0,703, keputusan pembelian sebesar 0,843. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pernyataan dalam kuesioner ini reliabel karena mempunyai nilai cronbach’s alpha lebih dari 0,70. Hal ini menunjukkan bahwa setiap item pernyataan yang digunakan akan mampu memperoleh data yang konsisten yang berarti bila pernyataan itu diajukan kembali akan diperoleh jawaban yang relatif sama dengan jawaban sebelumnya.
77 3. Analisis Deskriptif
Statistik deskriptif dimaksudkan untuk menganalisis data berdasarkan hasil yang telah diperoleh dari jawaban seluruh responden terhadap masing-masing indikator pengukur variabel. Statistik deskriptif pada penelitian ini adalah sebagai berikut:
a. Kualitas Produk (X1)
Variabel X1 pada penelitian ini menggunakan 15 butir pernyataan yang disebarkan kepada 100 responden dan mempersentasekan indikator-indikator dari variabel tersebut. Hasil tanggapan terhadap kualitas produk dijelaskan pada tabel berikut:
Tabel 4. 10
Distribusi Jawaban Responden Mengenai Kualitas Produk
No. Pernyataan STS TS R S SS
1
Kecepatan Honda ADV150
memuaskan
0% 0% 1% 59% 40%
2
Konsumsi bahan bakar Honda ADV150 irit
0% 0% 1% 56% 43%
3
Honda ADV150 mudah
dikendarai
0% 0% 5% 49% 47%
4
Honda ADV150 nyaman
dikendarai
0% 0% 1% 49% 50%
5
Honda ADV150 memiliki
fitur-fitur tambahan yang
78
menarik (speedometer full
digital, adjustable windscreen
6
Honda ADV150 telah lulus uji emisi
0% 0% 1% 55% 44%
7
Honda ADV150 tahan lama (awet)
0% 0% 4% 50% 46%
8
Honda ADV150 tidak mudah rusak
0% 0% 2% 48% 50%
9
Bengkel resmi Honda ADV150 mudah ditemukan
0% 0% 3% 57% 40%
10
Suku cadang Honda ADV150 mudah ditemukan
0% 0% 1% 60% 39%
11
Perawatan Honda ADV150
mudah
0% 0% 1% 49% 50%
12
Perawatan Honda ADV150
murah
0% 0% 1% 47% 52%
13
Honda ADV150 memiliki
bentuk bodi yang menarik
0% 0% 2% 58% 40%
14
Honda ADV150 memiliki
kombinasi warna yang menarik
0% 0% 3% 57% 40%
15
Persepsi terhadap kualitas
Honda ADV150 baik
0% 0% 1% 49% 50%
79
Tabel 4.11 menunjukkan bahwa pada variabel kualitas produk dari 15 butir pernyataan yang paling mendapatkan respon positif adalah perayataan nomor 10, hal ini dapat dilihat dengan mayoritas responden menjawab “setuju” sebesar 60% pada pernyataan nomor 10.
b. Desain Produk(X2)
Variabel X2 pada penelitian ini menggunakan 8 butir pernyataan yang disebarkan kepada 100 responden dan mempersentasekan indikator-indikator dari variabel tersebut. Hasil tanggapan terhadap promosi penjualan dijelaskan pada tabel berikut:
Tabel 4. 11
Distribusi Jawaban Responden Mengenai Desain Produk
No. Pernyataan STS TS R S SS 1 Bentuk Honda ADV150 memiliki karakteristik yang kuat 0% 0% 14% 53% 33% 2 Honda ADV150 memiliki fitur tambahan yang menarik (speedometer full 0% 0% 9% 52% 39%
80
No. Pernyataan STS TS R S SS
digital, adjustable
windscreen, ground
clearence yang tinggi)
3 Mutu Honda ADV150 sesuai dengan spesifikasi yang ditawarkan 0% 0% 12% 54% 34% 4 Honda ADV150
memiliki daya tahan yang baik
0% 0% 11% 57% 32%
5
Honda ADV150
andal dan tidak
mudah rusak 0% 0% 10% 57% 33% 6 Honda ADV150 menambah nilai penampilan bagi konsumen 0% 0% 15% 46% 39% 7 Biaya perbaikan Honda ADV150 murah 0% 0% 10% 56% 34%
81 No. Pernyataan STS TS R S SS 8 Honda ADV150 mudah diperbaiki 0% 0% 9% 59% 32%
Sumber: Diolah dari data primer, 2021
Tabel 4.12 menunjukkan bahwa pada variabel desain produk dan dari 8 butir peryataan yang paling mendapatkan respon positif adalah peryataan nomor 8, hal ini dapat dilihat dengan mayoritas responden menjawab “setuju” sebesar 59% pada peryataan nomor 8.
c. Kualitas Harga (X3)
Variabel X3 pada penelitian ini menggunakan 3 butir pernyataan yang disebarkan kepada 100 responden dan mempersentasekan indikator-indikator dari variabel tersebut. Hasil tanggapan terhadap kualitas pelayanan dijelaskan pada tabel berikut:
Tabel 4. 12
Distribusi Jawaban Reresponden Mengenai Harga
No. Pernyataan STS TS R S SS
1
Harga sesuai dengan manfaat yang didapatkan
0% 0% 7% 54% 39%
2
Harga sesuai dengan kualitas produk yang didapatkan
82 Sumber: Diolah dari data primer, 2021
Tabel 4.13 menunjukkan bahwa pada variabel harga dan dari 3 butir pernyataan yang paling mendapatkan respon positif adalah pernyataan nomor 1, hal ini dapat dilihat dengan mayoritas responden menjawab “setuju” sebesar 54% pada peryataan nomor 1.
d. Keputusan Pembelian (Y)
Variabel Ypada penelitian ini menggunakan 7 butir pernyataan yang disebarkan kepada 100 responden dan mempersentasekan indikator-indikator dari variabel tersebut. Hasil tanggapan terhadap pembelian impulsif dijelaskan pada tabel berikut:
Tabel 4. 13
Distribusi Jawaban Responden Mengenai Keputusan Pembelian
No. Pernyataan STS TS R S SS
1
Saya membutuhkan kendaraan dan memutuskan untuk membeli Honda ADV150
0% 3% 14% 54% 29% 3
Harga yang ditawarkan memberikan kepuasan
83
No. Pernyataan STS TS R S SS
2
Saya memutuskan membeli
sepeda motor HondaADV150 setelah mendapat informasi dari teman
0% 8% 6% 45% 41%
3
Saya memutuskan membeli
sepeda motor HondaADV150 setelah mendapat informasi dari media.
0% 0% 1% 56% 43%
4
Saya memutuskan membeli
sepeda motor Honda ADV150 karena terdapat beberapa hal
yang menguntungkan
(perawatan mudah, sparepart
murah, dll.)
0% 3% 13% 55% 29%
5
Saya memutuskan untuk
membeli sepeda motor Honda ADV150
0% 8% 4% 47% 41%
6
Saya merasa puas setelah
membeli produk sepeda motor Honda ADV150
84
No. Pernyataan STS TS R S SS
7
Saya merekomendasikan produk sepeda motor Honda ADV150 kepada orang lain
0% 8% 3% 48% 41%
Sumber: Diolah dari data primer, 2021
Tabel 4.15 menunjukkan bahwa pada variabel keputusan pembelian dan dari 4 butir peryataan yang paling mendapatkan respon positif adalah peryataan nomor 3, hal ini dapat dilihat dengan mayoritas responden menjawab “setuju” sebesar 56% pada peryataan nomor 3.
3. Hasil Uji Asumsi Klasik
a. Hasil Uji Normalitas
Uji normalitas bertujuan untuk menguji apakah dalam model regresi, variabel pengganggu atau residual memiliki distribusi normal. Data yang baik dan layak dalam penelitian adalah yang memiliki distribusi normal atau mendekati normal (Ghozali, 2016:154). Dalam uji normalitas terdapat dua cara untuk mendeteksi apakah residual berdistribusi normal atau tidak yaitu dengan analisis grafik dan uji statistik. Uji normalitas data dengan analisis grafik menggunakan pengelolahan SPSS versi 23.0 menghasilkan grafik sebagaiberikut:
85
Gambar 4. 1
Kurva Normal P-Plot Hasil Uji Normalitas Data
Sumber : Hasil output data SPSS yang telah diolah, 2020
Pada gambar kurva p-plot di atas terlihat titik-titik menyebar di sekitar garis diagonal, serta penyebarannya mengikuti arah garis diagonal. Berarti dari kurva ini menunjukkan bahwa model regresi layak dipakai karena asumsi normalitas.
Selain uji grafik, peneliti juga melengkapi pengujian normalitas dengan uji statistik untuk menegaskan hasil uji normalitas grafik di atas.
86
Tabel 4. 14
Hasil Uji Kolmogorov-Smirno
One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Unstandardiz
ed Residual
N 100
Normal Parametersa,b Mean .0000000 Std. Deviation 1.61741438 Most Extreme Differences Absolute .070 Positive .058 Negative -.070 Test Statistic .070
Asymp. Sig. (2-tailed) .200c,d
Sumber : Hasil output data SPSS yang telah diolah, 20201
Berdasarkan tabel 4.14 di atas, nilai sig. > 0,05 yaitu sebesar 0,200. Yang berarti bahwa data berdistribusi normal.
b. Hasil Uji Heteroskedestisitas
Uji heteroskedestisitas bertujuan untuk menguji apakah dalam modelregresi terjadi ketidaksamaan varians dari residual satu pengamatan
87
ke pengamatan yang lain. Jika varians dari residual satu pengamatan ke pengamatan yang lain tetap, maka disebut homoskedestisitasdan jika berbeda disebut heteroskedestisitas (Ghozali, 2013:134). Uji heterokedestisitas dapat dilakukan dengan melakukan uji secara grafik, berdasarkan hasil pengolahan data maka hasil uji scatterplot dapat dilihat pada gambar berikut:
Gambar 4. 2
Hasil Uji Heterokedestisitas Scatterplot
Sumber : Hasil output data SPSS yang telah diolah, 2021
Dari grafik scatterplot yang ada pada gambar di atas dapat dilihat bahwa titik-titik menyebar secara acak serta tersebar baik di atas maupun
88
di bawah angka nol pada sumbu Y. Hal ini dapat disimpulkan bahwa tidak terjadi heteroskedastisitas pada model regresi.
c. Hasil Uji Multikolinearitas
Uji multikolinearitas bertujuan untuk menguji apakah model regresi ditemukan adanya korelasi antar variabel bebas (independen). Model regresi yang baik seharusnya tidak terjadi korelasi diantara variabel independen. Jika variabel independen saling berkorelasi, maka maka variabel-variabel ini tidak ortogonal. Variabel ortogonal adalah variabel independen yang nilai korelasi antara sesama variabel independen sama dengan nol. Uji multikolinearitas dapat dilihat dari nilai
Tolerance dan nilai Variance Inflation Factor (VIF). Jika nilai VIF < 10
dan nilai tolerance > 0,1, maka model regresi bebas dari multikolonieritas. (Ghozali, 2016:105)
89
Tabel 4. 16
Hasil Uji Multikolinearitas
Sumber : Hasil output data SPSS yang telah diolah, 2021
Berdasarkan hasil tabel 4.16 di atas, uji hasil Variance Inflation
Factor (VIF) masing-masing variabel independen memiliki VIF < 10 dan tolerance > 0,1 yaitu variabel kualitas produk (X1) memiliki nilai tolerance 0,887 dan nilai VIF 1,128, variabel harga (X2) yang memiliki
nilai tolerance 0,927 dan nilai VIF 1,079, variabel kualitas pelayanan (X3) memiliki nilai tolerance 0,943 dan nilai VIF 1,060. Maka dapat dinyatakan model regresi linier berganda tidak terdapat multikolonieritas
Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients t Sig. Collinearity Statistics B Std.
Error Beta Tolerance VIF
1 (Constant) -5.489 2.524 -2.175 .032 VAR00001 .214 .025 .486 8.655 .000 .887 1.128 VAR00002 .351 .067 .289 5.258 .000 .927 1.079 VAR00003 .735 .088 .455 8.365 .000 .943 1.060 a. Dependent Variable: VAR00004
90
antara variabel dependen dengan variabel independen yang lain sehingga dapat digunakan dalam penelitian ini.