HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
5.1. Gambaran UmumData Kuisioner
5.3.1. Uji Validitas
Uji validitas digunakan untuk mengetahui valid tidaknya setiap pertanyaan yang diajukan dan digunakan untuk mengetahui seberapa tepat suatu alat ukur mampu melakukan fungsi. Alat ukur yang digunakan dalam pengujian validitas suatu kuisioner/ pertanyaan dalam mendefinisikan suatu variabel adalah angka hasil korelasi antara skor pertanyaan dan skor keseluruhan pertanyaan responden terhadap informasi dalam kuisioner.
a) Variabel Regulasi (X1)
Kuisioner variabel regulasi akan di uji validitas butir pertanyaannya untuk mengetahui keakuratan (kevaliditasan) butir kuisioner dalam menjelaskan variabel tekanan regulasi. Berikut ini ditampilkan hasil pengujian validitas data kuisioner variabel regulasi
Tabel 5.6. Uji Validitas Variabel Regulasi
Variabel rtabel Corrected Item-Total Correlation Keterangan
pertanyaan 1 0.246 .371 Valid pertanyaan 2 0.246 .483 Valid pertanyaan 3 0.246 .383 Valid pertanyaan 4 0.246 .678 Valid pertanyaan 5 0.246 .483 Valid pertanyaan 6 0.246 .678 Valid pertanyaan 7 0.246 .295 Valid 'Sumber: data primer diolah, 2016
Nilai rtabel untuk uji dua sisi pada taraf kepercayaan 95% atau signifikansi
5% (p = 0,05) dapat dicari berdasarkan jumlah responden atau N. Oleh karena N = 64, maka derajat bebasnya (df) adalah N – 2 (64 – 2 = 62). Nilai r tabelpada df = 62 dan p = 0,05 adalah 0,246. rhitung merupakan nilai corrected item-total
correlation. Butir pertanyaan dinyatakan valid jika nilai rhitung >rtabel. Dari hasil
out put di atas bahwa seluruh butir pertanyaan memiliki nilairhitung >rtabel sehingga
dapat disimpulkan bahwa seluruh butir kuisioner dinyatakan valid dan layak untuk di analisis lebih lanjut.
b) Variabel Komitmen (X2)
Kuisioner variabel komitmen akan di uji validitas butir pertanyaannya untuk mengetahui keakuratan (kevaliditasan) butir kuisioner dalam menjelaskan variabel komitmen. Berikut ini ditampilkan hasil pengujian validitas data kuisioner variabel komitmen.
Tabel 5.7. Uji Validitas Variabel Komitmen
rtabel Corrected Item-Total Correlation Keterangan
pertanyaan 1 0.246 .608 Valid pertanyaan 2 0.246 .713 Valid pertanyaan 3 0.246 .548 Valid pertanyaan 4 0.246 .664 Valid pertanyaan 5 0.246 .268 Valid pertanyaan 6 0.246 .753 Valid Sumber: data primer diolah, 2016.
Nilai rtabel untuk uji dua sisi pada taraf kepercayaan 95% atau signifikansi
5% (p = 0,05) dapat dicari berdasarkan jumlah responden atau N. Oleh karena N = 64, maka derajat bebasnya (df) adalah N – 2 (64 – 2 = 62). Nilai r tabelpada df =62 dan p = 0,05 adalah 0,246.rhitung merupakan nilai corrected item-total
put di atas bahwa seluruh butir pertanyaan memiliki nilairhitung >rtabel sehingga
dapat disimpulkan bahwa seluruh butir kuisioner dinyatakan valid dan layak untuk di analisis lebih lanjut.
c) Variabel Sumber Daya Manusia (X3)
Kuisioner variabel sumber daya manusia akan di uji validitas butir pertanyaannya untuk mengetahui keakuratan (kevaliditasan) butir kuisioner dalam menjelaskan variabel sumber daya manusia. Berikut ini ditampilkan hasil pengujian validitas data kuisioner variabel sumber daya manusia.
Tabel 5.8. Uji Validitas Variabel SDM
rtabel Corrected Item-Total Correlation Keterangan
pertanyaan 1 0.246 .577 Valid pertanyaan 2 0.246 .303 Valid pertanyaan 3 0.246 .310 Valid pertanyaan 4 0.246 .462 Valid pertanyaan 5 0.246 .548 Valid pertanyaan 6 0.246 .518 Valid Sumber: data primer diolah, 2016.
Nilai rtabel untuk uji dua sisi pada taraf kepercayaan 95% atau signifikansi
5% (p = 0,05) dapat dicari berdasarkan jumlah responden atau N. Oleh karena N = 64, maka derajat bebasnya (df) adalah N – 2 (64 – 2 = 62). Nilai r tabelpada df = 62 dan p = 0,05 adalah 0,246.rhitung merupakan nilai corrected item-total
correlation. Butir pertanyaan dinyatakan valid jika nilai rhitung >rtabel. Dari hasil out
put di atas bahwa seluruh butir pertanyaan memiliki nilairhitung >rtabel sehingga
dapat disimpulkan bahwa seluruh butir kuisioner dinyatakan valid dan layak untuk di analisis lebih lanjut.
Kuisioner variabel perangkat pendukung akan di uji validitas butir pertanyaannya untuk mengetahui keakuratan (kevaliditasan) butir kuisioner dalam menjelaskan variabel perangkat pendukung. Berikut ini ditampilkan hasil pengujian validitas data kuisioner variabel perangkat pendukung.
Tabel 5.9. Uji Validitas Variabel Perangkat Pendukung
rtabel Corrected Item-Total Correlation Keterangan pertanyaan 1 0.246 .613 Valid pertanyaan 2 0.246 .762 Valid pertanyaan 3 0.246 .558 Valid pertanyaan 4 0.246 .522 Valid Sumber: data primer diolah, 2016.
Nilai rtabel untuk uji dua sisi pada taraf kepercayaan 95% atau signifikansi
5% (p = 0,05) dapat dicari berdasarkan jumlah responden atau N. Oleh karena N = 64, maka derajat bebasnya (df) adalah N – 2 (64 – 2 = 62). Nilai r tabelpada df = 62 dan p = 0,05 adalah 0,246. rhitung merupakan nilai corrected item-total
correlation.Butir pertanyaan dinyatakan valid jika nilai rhitung >rtabel. Dari hasil out
put di atas bahwa seluruh butir pertanyaan memiliki nilairhitung >rtabel sehingga
dapat disimpulkan bahwa seluruh butir kuisioner dinyatakan valid dan layak untuk di analisis lebih lanjut.
e) Variabel Penerapan Standar Akuntansi Berbasis Akrual (Y1)
Kuisioner variabel penerapan standar akuntansi (SAP) berbasis akrual akan di uji validitas butir pertanyaannya untuk mengetahui keakuratan (kevaliditasan) butir kuisioner dalam menjelaskan variabel penerapan SAP berbasis akrual . Berikut ini ditampilkan hasil pengujian validitas data kuisioner variabel penerapan SAP berbasis akrual
Tabel 5.10. Uji Validitas Variabel Penerapan SAP Berbasis Akrual
rtabel Corrected Item-Total Correlation Keterangan
pertanyaan 1 0.246 .839 .806 pertanyaan 2 0.246 .921 .773 pertanyaan 3 0.246 .660 .871 pertanyaan 4 0.246 .599 .917 Sumber: data primer diolah, 2016.
Nilai rtabel untuk uji dua sisi pada taraf kepercayaan 95% atau signifikansi
5% (p = 0,05) dapat dicari berdasarkan jumlah responden atau N. Oleh karena N = 64, maka derajat bebasnya (df) adalah N – 2 (64 – 2 = 62). Nilai r tabelpada df = 62 dan p = 0,05 adalah 0,246.rhitung merupakan nilai corrected item-total
correlation. Butir pertanyaan dinyatakan valid jika nilai rhitung >rtabel. Dari hasil out
put di atas bahwa seluruh butir pertanyaan memiliki nilairhitung >rtabel sehingga
dapat disimpulkan bahwa seluruh butir kuisioner dinyatakan valid dan layak untuk di analisis lebih lanjut.
f) Variabel Kualitas Laporan Keuangan (Y2)
Kuisioner variabel kualitas laporan keuangan akan di uji validitas butir pertanyaannya untuk mengetahui keakuratan (kevaliditasan) butir kuisioner dalam menjelaskan variabel kualitas laporan keuangan. Berikut ini ditampilkan hasil pengujian validitas data kuisioner variabel kualitas laporan keuangan
Tabel 5.11. Uji Validitas Variabel Kualitas Laporan Keuangan
rtabel Corrected Item-Total Correlation Keterangan
pertanyaan 1 0.246 .626 Valid pertanyaan 2 0.246 .857 Valid pertanyaan 3 0.246 .877 Valid pertanyaan 4 0.246 .718 Valid pertanyaan 5 0.246 .824 Valid pertanyaan 6 0.246 .877 Valid Sumber: data primer diolah, 2016.
Nilai rtabel untuk uji dua sisi pada taraf kepercayaan 95% atau signifikansi
5% (p = 0,05) dapat dicari berdasarkan jumlah responden atau N. Oleh karena N = 64, maka derajat bebasnya (df) adalah N – 2 (64 – 2 = 62). Nilai r tabelpada df = 62 dan p = 0,05 adalah 0,246.rhitung merupakan nilai corrected item-total
correlation.Butir pertanyaan dinyatakan valid jika nilai rhitung >rtabel. Dari hasil out
put di atas bahwa seluruh butir pertanyaan memiliki nilairhitung >rtabel sehingga
dapat disimpulkan bahwa seluruh butir kuisioner dinyatakan valid dan layak untuk di analisis lebih lanjut.
5.3.2.Uji Reliabilitas
Uji Reliabilitas digunakan untuk mengetahui apakah kuesioner penelitian yang digunakan reliable atau handal. Pengujian terhadap variabel penelitian dikatakan reliable jika nilai Cronbach’s Alpha> 0,60
Tabel 5.12. Reliabilitas Statistik
Cronbach’s Alpha
Keterangan
Regulasi .755 Reliabel
Komitmen .804 Reliabel
Sumber Daya Manusia .707 Reliabel Perangkat Pendukung .794 Reliabel Penerapan SAP Berbasis Akrual .877 Reliabel Kualitas Laporan Keuangan .928 Reliabel Sumber: data primer diolah, 2016.