BAB III METODE PENELITIAN
H. Pengujian Instrumen Penelitian
1. Uji Validitas
Pengujian validitas dimaksudkan untuk mengukur sejauh mana alat ukur yang digunakan dapat mengukur hal yang diukur. Uji validitas dalam penelitian ini dengan cara mencari validitas item dari konflik peran ganda, stressor pekerjaan, budaya sekolah, dan kepuasan kerja guru. Setelah kuesioner disebarkan dan dijawab oleh responden maka hasilnya dianalisis guna mengukur valid atau tidaknya butir pernyataan tersebut. Rumus yang digunakan untuk mengetahui uji validitas butir pernyataan adalah rumus korelasi Product-Moment Pearson (Azwar, 2012), yaitu:
r
Keterangan:
𝑟 = Koefisien korelasi skor item-total setelah dikoreksi 𝑠= Deviasi standar skor item yang bersangkutan 𝑟 = Koefisien korelasi skor item-total sebelum dikoreksi 𝑠= Deviasi standar skor tes
Formula ini menghasilkan koefisien yang dikenal dengan nama corrected item-total correlation coefficient. Pada analisis ini akan memperoleh informasi yang lebih akurat mengenai korelasi antara skor item dengan skor kuesioner yang seharusnya. Adapun yang menjadi patokan untuk menentukan apakah item tersebut valid atau tidak adalah sebagai berikut.
- Jika rhitung> rtabel maka item instrumen tersebut dinyatakan valid.
- Jika rhitung< rtabel maka item instrumen tersebut dinyatakan tidak valid.
Nilai rtabel dihitung menggunakan data seluruh responden dengan taraf signifikansi 5% dengan cara menghitung:
Df = n – 2 Keterangan:
Df = Degree of Freedom (derajat bebas) n = Jumlah responden
Perhitungan rtabel adalah sebagai berikut:
Df = 158 – 2 = 156
Tabel 3.7 Nilai rtabel
Df = n – 2 Taraf Signifikansi sebesar 5%
(0,05)
156 0,156
Berikut ini disajikan hasil pengujian validitas instrumen dalam penelitian ini:
a) Konflik Peran Ganda
Hasil pengujian validitas insrumen yang mengukur konflik peran ganda menunjukkan bahwa dari 14 item pernyataan, yang dinyatakan valid sebanyak 13 butir pernyataan. Pernyataan yang tidak valid dinyatakan gugur dan tidak digunakan sebagai data penelitian. Hasil pengujian dapat dilihat pada tabel 3.8.
Tabel 3.8
Uji Validitas Konflik Peran Ganda No. Butir
Instrumen r hitung r tabel
(N=158, α=5%) Keterangan
1 0,136 0,156 Tidak Valid
11 0,642 0,156 ValidÂ
12 0,693 0,156 ValidÂ
13 0,689 0,156 ValidÂ
14 0,655 0,156 ValidÂ
Sumber: data primer, diolah 2019 Tabel 3.8 menunjukkan bahwa terdapat 1 item pernyataan pada variabel konflik peran ganda yang tidak valid yaitu item nomor 1 di mana rhitung< rtabel 0,156 sehingga item pernyataan tersebut harus dihilangkan lalu dilakukan uji validitas kembali. Hasil pengujian validitas kedua sebagai berikut.
Tabel 3.9
Uji Validitas Konflik Peran Ganda No. Butir
Instrumen r hitung r tabel
(N=158, α=5%) Keterangan
2 0,375 0,156 Valid
3 0,472 0,156 ValidÂ
4 0,505 0,156 ValidÂ
No. Butir
Instrumen r hitung r tabel
(N=158, α=5%) Keterangan
5 0,634 0,156 ValidÂ
Sumber: data primer, diolah 2019 Hasil pengujian validitas instrumen pada tabel 3.9 menunjukkan seluruh item valid semua karena rhitung > rtabel (0,156). Dengan demikian, jumlah item yang valid untuk variabel stressor pekerjaan dalam penelitian ini adalah 13 item.
b) Stressor Pekerjaan
Hasil pengujian validitas insrumen yang mengukur stressor pekerjaan menunjukkan bahwa dari 18 item pernyataan, yang dinyatakan valid sebanyak 13 butir pernyataan. Pernyataan yang tidak valid dinyatakan gugur dan tidak digunakan sebagai data penelitian. Hasil pengujian dapat dilihat pada tabel 3.10
Tabel 3.10
Uji Validitas Stressor Pekerjaan No. Butir
No. Butir
Instrumen r hitung r tabel
(N=158, α=5%) Keterangan
13 0,647 0,156 Valid
Sumber: data primer, diolah 2019 Tabel 3.10 menunjukkan bahwa terdapat 3 item pernyataan pada variabel stressor pekerjaan yang tidak valid yaitu item nomor 2, 7, dan 15 di mana rhitung<
rtabel 0,156 sehingga item pernyataan tersebut harus dihilangkan lalu dilakukan uji validitas kembali. Hasil pengujian validitas kedua sebagai berikut.
Tabel 3.11
Uji Validitas Stressor Pekerjaan No. Butir
Instrumen r hitung r tabel
(N=158, α=5%) Keterangan
1 0,334 0,156 Valid
Sumber: data primer, diolah 2019 Tabel 3.11 menunjukkan bahwa terdapat 2 item pernyataan pada variabel stressor pekerjaan yang tidak valid yaitu item nomor 16 dan 18 di mana rhitung<
rtabel 0,156 sehingga item pernyataan tersebut harus dihilangkan lalu dilakukan uji validitas kembali. Hasil pengujian validitas ketiga sebagai berikut.
Tabel 3.12
Uji Validitas Stressor Pekerjaan No. Butir
Instrumen r hitung r tabel
(N=158, α=5%) Keterangan
1 0,401 0,156 Valid
Sumber: data primer, diolah 2019 Hasil pengujian validitas instrumen pada tabel 3.12 menunjukkan seluruh item valid semua karena rhitung > rtabel (0,156). Dengan demikian, jumlah item yang valid untuk variabel stressor pekerjaan dalam penelitian ini adalah 13 item.
c) Budaya Sekolah
Hasil pengujian validitas insrumen yang mengukur budaya sekolah menunjukkan bahwa dari 20 item pernyataan, yang dinyatakan valid sebanyak 15 butir pernyataan. Pernyataan yang tidak valid dinyatakan gugur dan tidak digunakan sebagai data penelitian. Hasil pengujian dapat dilihat pada tabel 3.13.
Tabel 3.13
Uji Validitas Budaya Sekolah No. Butir
Instrumen r hitung r tabel
(N=158, α=5%) Keterangan
1 0,156 0,156 Valid
No. Butir
Instrumen r hitung r tabel
(N=158, α=5%) Keterangan
7 0,418 0,156 Valid
Sumber: data primer, diolah 2019 Tabel 3.13 menunjukkan bahwa terdapat 4 item pernyataan pada variabel budaya sekolah yang tidak valid yaitu item nomor 3, 4, 13, dan 17 di mana rhitung<
rtabel 0,156 sehingga item pernyataan tersebut harus dihilangkan lalu dilakukan uji validitas kembali. Hasil pengujian validitas kedua sebagai berikut.
Tabel 3.14
Uji Validitas Budaya Sekolah No. Butir
Instrumen r hitung r tabel
(N=158, α=5%) Keterangan
1 0,145 0,156 Tidak Valid
Sumber: data primer, diolah 2019
Tabel 3.14 menunjukkan bahwa terdapat 1 item pernyataan pada variabel budaya sekolah yang tidak valid yaitu item nomor 1 di mana rhitung < rtabel 0,156 sehingga item pernyataan tersebut harus dihilangkan lalu dilakukan uji validitas kembali. Hasil pengujian validitas ketiga sebagai berikut.
Tabel 3.15
Uji Validitas Budaya Sekolah
No. Butir r hitung r tabel
(N=158, α=5%) Keterangan
2 0,400 0,156 Valid
Sumber: data primer, diolah 2019 Hasil pengujian validitas instrumen pada tabel 3.15 menunjukkan seluruh item valid semua karena rhitung > rtabel (0,156). Dengan demikian, jumlah item yang valid untuk variabel stressor pekerjaan dalam penelitian ini adalah 15 item.
d) Kepuasan Kerja Guru
Hasil pengujian validitas insrumen yang mengukur kepuasan kerja guru menunjukkan bahwa dari 25 item pernyataan, yang dinyatakan valid sebanyak 20 butir pernyataan. Pernyataan yang tidak valid dinyatakan gugur dan tidak digunakan sebagai data penelitian. Hasil pengujian dapat dilihat pada tabel 3.16
Tabel 3.16
Uji Validitas Kepuasan Kerja Guru No. Butir
Instrumen r hitung r tabel
(N=158, α=5%) Keterangan
1 0,496 0,156 Valid
Sumber: data primer, diolah 2019 Tabel 3.16 menunjukkan bahwa terdapat 5 item pernyataan pada variabel kepuasan kerja guru yang tidak valid yaitu item nomor 4, 5, 7, 10, dan 16 di mana rhitung< rtabel 0,156 sehingga item pernyataan tersebut harus dihilangkan lalu dilakukan uji validitas kembali. Hasil pengujian validitas kedua sebagai berikut.
Tabel 3.17
Uji Validitas Kepuasan Kerja Guru No. Butir
Instrumen r hitung r tabel
(N=158, α=5%) Keterangan
1 0,478 0,156 Valid
2 0,543 0,156 ValidÂ
3 0,227 0,156 ValidÂ
No. Butir
Instrumen r hitung r tabel
(N=158, α=5%) Keterangan
6 0,421 0,156 ValidÂ
24 0,456 0,156 ValidÂ
25 0,544 0,156 ValidÂ
Sumber: data primer, diolah 2019 Hasil pengujian validitas instrumen pada tabel 3.17 menunjukkan seluruh item valid semua karena rhitung > rtabel (0,156). Dengan demikian, jumlah item yang valid untuk variabel stressor pekerjaan dalam penelitian ini adalah 20 item.