A. Teori Yang Terkait Dengan Variabel
4. Umroh
a. Pengertian Umroh
Bayu dalam Pengaruh Bauran Pemasaran Terhadap Keputusan Menggunakan Jasa Umroh Di PT. XYZ, menjelaskan umroh adalah perjalanan ibadah mendatangi Baitullah di luar masa haji ke tanah suci Mekkah Almukaromah.39
Dalam pedoman Haji dan Umroh yang dikeluarkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia, Umroh menurut bahasa yaitu ziarah. Sedangkan menurut istilah, umroh adalah melakukan thawaf, sa’i, dan mencukur, mengunjungi Baitullah (ka’bah) berharap mendapat berkah Allah SWT.40
39 Muhamad Bayu, Pengaruh Bauran Pemasaran Terhadap Keputusan Menggunakan Jasa Umroh Di PT.XYZ diunduh dari file:///C:/Users/user/Documents/SKRIPSIAN/JURNAL/SKRIPSI%20M.BAYU
%20FULL%20(bauran%20pemasaran).pdf h. 24 diakses pada tanggal 8 Desember 2020 pukul 12.01
40 Kementerian Agama RI, Tuntunan Manasik Haji dan Umroh, (Jakarta, 2020), h. 61
Umroh terbagi menjadi dua, yaitu umroh wajib dan umroh sunah :41
1) Umroh Wajib
Umroh yang pertama kali dilaksanakan disebut juga umratul islam umroh sunat serta dilaksanakan karna sumpah.
2) Umroh Sunah
Umroh yang dilaksanakan setelah umroh wajib baik yang kedua maupun seterusnya dan bukan karna sumpah.
b. Syarat Umroh
Syarat umroh adalah syarat yang wajib dimiliki oleh orang. Para ahli hukum setuju bahwa syarat-syarat wajib ibadah umroh adalah :
1) Islam 2) Baligh 3) Berakal
4) Manusia merdeka 5) Mampu (istitha’ah) c. Rukun Umroh
Rukun umroh adalah amalan-amalan yang harus dilaksanakan, apabila ada yang tertinggal maka umroh tidak sah. Berikut adalah rukun-rukun umroh :
1) Ihram
41 Iwan Gayuh, Buku Pintar Haji dan Umroh, (Jakarta: Pustaka Warga Negara, 1999), h.35
2) Thawaf 3) Sa’i
4) Tahallul atau cukur 5) Tertib
B. Kerangka Pemikiran
Dalam penelitian ini dapat digambarkan bagaimana hubungan antara variabel independen (X) dengan variabel dependen (Y). Variabel dependen dalam penelitian ini adalah keputusan pembelian paket umroh VIP (Y). Sedangkan, variabel independen dalam penelitian ini adalah Bauran Pemasaran (X).
Berikut adalah gambaran kerangka pemikiran dalam penelitian ini :
Keputusan Pembelian Paket
UmrohVIP (Y) Bauran
Pemasaran (X)
C. Hipotesis Penelitian
Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut :
Ho = Variabel bauran pemasaran tidak berpengaruh terhadap keputusan pembelian paket umroh VIP Pada PT. Al Amin Universal Tours, Jakarta Selatan.
Ha = Variabel bauran pemasaran berpengaruh terhadap keputusan pembelian paket umroh VIP Pada PT. Al Amin Universal Tours, Jakarta Selatan.
30 BAB III
METODE PENELITIAN A. Bentuk Penelitian
Bentuk Penelitian yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Penelitian kuantitatif merupakan penelitian yang biasanya menggunakan analisis statistik untuk analisisnya, oleh karena itu dalam penelitian kuantitatif pengukuran gejala yang menjadi perhatian sangat penting, sehingga pengumpulan data yang dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang disusun berdasarkan pengukuran tiap variabel yang diteliti, kemudian menghasilkan data kuantitatif.42
Penulis menggunakan metode deskriptif yaitu mendeskripsikan subjek dan objek penelitian berdasarkan fakta yang ada.43
B. Tempat dan Waktu Penelitian
Penelitian ini dilaksanakan di PT. Al Amin Universal Tours yang beralamat di Jl. Pakubuwono VI No. 109, Jakarta Selatan. Waktu penelitian dilaksanakan dari bulan Desember sampai selesai.
42Bambang Prasetyo dan Lina Miftahuljannah, Metode Penelitian Kuantitatif, (Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 2005), h. 184
43 Suharsimi Arikunto, Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek, (Jakarta: PT. Rineke Cipta, 1993), h. 14
C. Populasi dan Sampel
Populasi adalah keseluruhan subjek penelitian. Populasi yang diambil dalam penelitian ini adalah Konsumen/Jamaah Umroh Paket VIP PT. Al Amin Universal Tours, Jakarta Selatan Periode Tahun 2019 (Oktober 2018 – Juni 2019) sebanyak 230 Jamaah.
Sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut.44 Adapun untuk mengetahui jumlah sampel yang akan diteliti maka peneliti menggunakan menggunakan rumus slovin sebagai berikut :
n =
𝑁1+𝑁 𝑒2 keterangan :
n = Ukuran Sampel N = Jumlah Populasi
e = Persen Kelonggaran Ketidaktelitian (peneliti menggunakan kelonggaran ketelitian 10%
atau 0,1)
Jika angka dimasukkan dalam rumus, maka didapatkan hasil :
n =
2301+230 (0,1)2
n =
2301+2,3
44 Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D, (Bandung:
CV Alvabeta, 2014), h. 81
n =
2303,3
n =
69.696969697 dibulatkan menjadi 70Sehingga didapatkan hasil sampel dalam penelitian ini sebanyak 70 orang jamaah umroh paket VIP PT. Al Amin Universal.
Penulis memilih menggunakan jenis Nonprobability Sampling dimana teknik pengambilan sampel ini tidak memberi peluang/kesempatan sama untuk dipilih menjadi sampel.
Penulis juga menggunakan metode Sampling Purposive yaitu teknik penentuan sampel dengan pertimbangan/kriteria tertentu.45 Kriteria responden yang akan menjadi sampel pada penelitian ini adalah sebagai berikut :
1. Domisili JABODETABEK
2. Jamaah umroh paket VIP PT. Al Amin Universal D. Variabel Penelitian
Variabel penelitian adalah suatu atribut atau nilai dari objek yang mempunyai variasi tertentu yang ditetapkan oleh peneliti kemudian ditarik kesimpulan nya.46 Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut :47
45 Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D, (Bandung:
CV Alvabeta, 2014), h. 81
46 Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D, (Bandung:
CV Alvabeta, 2014), h. 38
47 Nanang Martono, Metode Penelitian Kuantitatif Analisis Isi dan Analisis Data Sekunder, (Jakarta: Rajawali Press, 2011), h. 57
1. Variabel Bebas (independent variable) yaitu variabel yang memengaruhi variabel lain. Variabel ini biasanya disimbolkan dengan “x”. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah bauran pemasaran.
2. Variabel Terikat (dependent variable) yaitu variabel yang dipengaruhi oleh variabel bebas. Variabel ini biasanya disimbolkan dengan “y”. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah keputusan pembelian paket umroh VIP pada PT.
Al Amin Universal Jakarta Selatan.
E. Definisi Operasional Variabel
Bayu dalam Pengaruh Bauran Pemasaran Terhadap Keputusan Menggunakan Jasa Umroh Di PT. XYZ, Kotler mengemukakan bahwa variabel adalah objek penelitian yang menjadi titik perhatian dalam penelitian.48 Dalam penelitian ini terdiri dari variabel bebas yaitu Bauran Pemasaran (X), variabel terikat yaitu keputusan pembelian paket umroh VIP (Y).
48 Muhamad Bayu, Pengaruh Bauran Pemasaran Terhadap Keputusan Menggunakan Jasa Umroh Di PT.XYZ diunduh dari file:///C:/Users/user/Documents/SKRIPSIAN/JURNAL/SKRIPSI%20M.BAYU
%20FULL%20(bauran%20pemasaran).pdf h. 37 diakses pada tanggal 29 Desember 2020 pukul 21:54
Tabel 3. 1 Definisi Operasional Variabel Penelitian
Variabel Definisi Indikator
Bauran Pemasaran (X)
Kumpulan dari alat untuk memasarkan suatu produk yang dapat digunakan oleh perusahaan untuk mencapai tujuan dalam memasarkan
produknya agar sesuai dengan target pasaran
1. Kualitas produk sesuai keinginan pelanggan
2. Desain produk sesuai keinginan pelanggan
3. Fitur produk sesuai keinginan pelanggan
4. Harga sesuai dengan pelayanan
5. Harga promo atau diskon yang menarik
6. Harga Terjangkau
7. Iklan yang menarik bagi pelanggan
8. Penjualan perseorangan memudahkan pelanggan 9. Hubungan masyarakat yang
menarik minat pelanggan 10. Pemasaran langsung melalui
digital markerting memudahkan dan menarik minat pelanggan
11. Lokasi yang strategis
12. Transportasi yang mudah dijangkau
13. Parkiran memadai
14. Pegawai memberikan pelayanan yang baik
15. Motivasi 16. Bangunan fisik
17. Kenyamanan ruangan dan interior
18. Logo sesuai keinginan konsumen
19. Alur aktivitas/mekanisme kerja
20. Langkah-langkah/prosedur 21. Keterlibatan pelanggan Keputusan
Pembelian (Y)
Keputusan pembelian adalah tahap dalam proses pengambilan keputusan dimana akan benar-benar membeli
1. Pengenalan masalah 2. Pengambilan keputusan 3. Perilaku setelah membeli
F. Sumber Data
Dalam penelitian ini yang dimaksud dengan sumber data yaitu subjek darimana data tersebut diperoleh.49 Sumber data dalam penelitian ini dibagi menjadi dua bagian, yaitu:
a. Data Primer
Data primer yaitu data yang diperoleh langsung dari lokasi penelitian atau objek penelitian.50 Sumber data pertama dalam penelitian ini yaitu Konsumen/Jama’ah Umroh PT. Al Amin Universal Tours, Jakarta Selatan melalui survei kuesioner dan wawancara dengan bagian HRD dan marketing PT. Al Amin Universal Tours, Jakarta Selatan.
b. Data Sekunder
Data Sekunder yaitu data yang diperoleh dari sumber kedua atau sumber sekunder dari data yang kita butuhkan.51 Data sekunder juga merupakan data yang diperoleh melalui penelitian sebelumnya atau yang diterbitkan oleh berbagai lembaga lain. Contoh dari data sekunder yaitu data yang diperoleh dari literatur, diantaranya dari buku bacaan, karya
49 Suharsimi Arikunto, Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek, (Jakarta: PT. Rineke Cipta, 1993), h. 72
50 Burhan Bungin, Metode Penelitian Kuantitatif, (Jakarta: Kencana, 2010), h.
122
51 Burhan Bungin, Metode Penelitian Kuantitatif, (Jakarta: Kencana, 2010), h.
122
ilmiah, jurnal maupun data dari PT. Al Amin Universal Tours.
G. Teknik Pengumpulan Data
Teknik pengumpulan data merupakan cara peneliti untuk mengumpulkan data yang akan diteliti.
a. Interview (Wawancara)
Jika peneliti ingin melakukan pengkajian untuk menemukan suatu masalah yang harus diteliti, maka wawacara merupakan salah satu teknik pengumpulan data.52 Wawancara ada 2 macam, yaitu : wawancara terstruktur dan wawancara tidak terstruktur, yang dapat dilakukan melalui tatap muka (face to face) atau melalui telepon. Peneliti melakukan wawancara dengan bagian HRD dan marketing PT. Al Amin Universal Tours, Jakarta Selatan.
b. Kuesioner (Angket)
Arikunto berpendapat bahwa kuesioner adalah pernyataan tertulis yang dirancang untuk memperoleh informasi dari responden.53
Kuesioner yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala likert. Skala likert digunakan untuk mengukur sikap, pandangan, dan pendapat seseorang atau kelompok terhadap
52 Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D, (Bandung:
CV Alvabeta, 2014), h. 137
53Bella Chintya Neyfa, “Perancangan Aplikasi E-Canteen Berbasis Android Dengan Menggunakan Metode Object Oriented Analysis & Design (OOAD)”, Jurnal Penelitian Komunikasi dan Opini Publik Vol. 20 No.1, Juni 2016, h. 83-91
fenomena sosial.54 Kuesioner yang disebarkan ke responden berbentuk google form.
Dalam penelitian ini terdiri dari variabel independen yaitu bauran pemasaran serta variabel dependen yaitu keputusan pembelian paket umroh VIP.
Tabel 3. 2 Tabel Penilaian Skala Likert
No Pertanyaan Skor
1 Sangat Setuju (SS) 5
2 Setuju (S) 4
3 Netral (N) 3
4 Tidak Setuju (TS) 2
5 Sangat Tidak Setuju (STS) 1
H. Teknik Analisis Data
Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan statistik deskriptif. Untuk menguji hipotesis penelitian digunakan analisis regresi berganda dalam statistik, karena penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan hubungan kausal antara variabel bebas dan variabel terikat. Untuk analisis regresi dan pengujian hipotesis, aplikasi IBM SPSS atau Statistical Product and Service Solutions yang akan digunakan.
54 Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D, (Bandung:
CV Alvabeta, 2014), h. 93
1. Uji Instrumen a. Uji Validitas
Uji validitas’adalah’valid atau tidak butir-butir dalam suatu daftar’kuesioner.
Validitas diukur dengan membandingkan rhitung
dengan rtabel. Jika rhitung > rtabel maka butir pernyataan dalam instrumen valid, sebaliknya jika rhitung < rtabel maka butir pernyataan dalam instrumen tidak valid.
b. Uji Reliabilitas
Uji’reliabilitas’merupakan’ukuran’kestabilan ketika responden menjawab item pernyataan yang disusun dalam bentuk kuesioner. Pengujian dilakukan dengan cara uji Croncbach Alpha (α). Suatu variabel dikatakan reliabel jika memberikan nilai (α) lebih dari 0,60.55 2. Uji Asumsi Klasik
Penelitian ini menggunakan uji asumsi klasik untuk menguji apakah model regresi sudah baik. Yang digunakan pengujian yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji normalitas, uji multikolinearitas, dan uji heteroskedastisitas.
55 Demartha Hayu, Ismi Darmastuti, “Perilaku Konsumen Untuk Mengakses Suaramerdeka.com” Jurnal Studi Manajemen & Organisasi, Vol. 10, No. 2, Juli, Thn 2013, h. 2
a. Uji Normalitas
Uji Normalitas adalah proses yang digunakan untuk mengetahui apakah data berasal dari populasi yang berdistribusi normal.56 ada dua metode untuk mendeteksi apakah residual berdistribusi normal yaitu melalui analisis grafik dan uji statistik.
Dalam penelitian ini digunakan uji statistik yaitu Kolmogrov-Smirnov. Jika hasil uji Kolmogrov-Smirnov
<0,05 maka distribusinya tidak normal, jika hasil uji Kolmogrov-Smirnov >0,05 maka berdistribusi normal.57 b. Uji Multikolinearitas
Uji Multikolinearitas digunakan untuk mengetahui hubungan antar variabel bebas (independen).
Jika nilai VIF antara 1-10, berarti tidak terjadi masalah multikolinearitas. Dan jika nilai tolerance ≥ 0,10 maka dianggap tidak terjadi masalah multikolinearitas.58
c. Uji Heterokedastisitas
Uji Heterokedastisitas menentukan ketidaksamaan variance dari residual satu pengamatan ke pengamatan lainnya. Model regresi yang baik adalah
56 Nuryadi, S.Pd, Tutut Dewi Astuti, dkk, “Dasar-Dasar Statistik Penelitian”, (Yogyakarta: Sibuku Media, 2017), h. 79
57 Nuryadi, S.Pd, Tutut Dewi Astuti, dkk, “Dasar-Dasar Statistik Penelitian”, (Yogyakarta: Sibuku Media, 2017), h. 79
58Echo Perdana K, “Olah Data Skripsi Dengan SPSS 22”, (Universitas Bangka Belitung: Lab Kom Manajemen FE UBB, 2016), h. 47
Homokedastisitas atau tidak terjadi masalah heterokedastisitas.59
Dalam penelitian ini, Uji Glejser digunakan dengan menghubungkan nilai absolut dengan variabel independen. Jika nilai signifikansi dihitung lebih besar dari alpha = 5% atau 0,05 maka tidak terjadi masalah heterokedastisitas. Jika kurang dari alpha = 5% atau 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa model regresi memiliki heterokedastisitas.60
3. Uji Analisis
a. Analisis Regresi Linear Sederhana
Analisis regresi linear sederhana adalah untuk menguji bagaimana pengaruh masing-masing variabel independen (X) terhadap variabel dependen (Y) yang diformulasikan dalam bentuk sebagai berikut :
Y = a+bX Keterangan :
Y = variabel dependen a = bilangan konstanta b = koefisien regresi X = variabel independen
59 Echo Perdana K, “Olah Data Skripsi Dengan SPSS 22”, (Universitas Bangka Belitung: Lab Kom Manajemen FE UBB, 2016), h. 51
60 Echo Perdana K, “Olah Data Skripsi Dengan SPSS 22”, (Universitas Bangka Belitung: Lab Kom Manajemen FE UBB, 2016), h. 52
b. Koefisien Determinasi (R2)
Koefisien determinasi yang menentukan besar kecilnya variabel independen menjelaskan variabel dependen. Pada keluaran SPSS, koefisien determinasi terdapat pada tabel tabel Model Summary dan ditulis sebagai R square.61 Kisaran koefisien determinasi adalah nol hingga satu.
Nilai 1 menunjukkan bahwa semua pengaruh variabel dependen dapat dijelaskan oleh variabel independen, dan tidak ada faktor lain yang menyebabkan pengaruh variabel dependen. Jika nilai berkisar antara 0 sampai dengan 1 berarti semakin kuat variabel independennya, yang dapat menjelaskan pengaruh variabel dependen.62
c. Uji Signifikansi Simultan (Uji F)
Menurut Bayu dalam Pengaruh Bauran Pemasaran Terhadap Keputusan Menggunakan Jasa Umroh Di PT.
XYZ uji koefisien regresi keseluruhan menunjukkan apakah variabel independen mempengaruhi variabel dependen secara keseluruhan atau secara
61 Nurun Nafidah, “Pengaruh Kinerja Pustakawan Terhadap Kepuasan Pemustaka Pada Perpustakaan Universitas Indonesia” (Jakarta: UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, 2015), h. 38
62 Imam Ghozali, Aplikasi Analisis Multivariat Dengan Program SPSS, (Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro, 2009), h. 45
sama.63 Standar yang digunakan adalah membandingkan nilai signifikansi yang diperoleh dengan tingkat signifikansi yang telah ditentukan yaitu 0,05. Jika nilai signifikan <0,05 maka variabel independen dapat berpengaruh signifikan terhadap variabel dependen atau menerima hipotesis. Untuk perbandingan antara Ftabel
dan Fhitung dapat mencari dengan rumus : F hitung = 𝑅2/ (𝐾 − 1)
(1 − 𝑅2)/ (𝑁 − 𝑘) Keterangan :
R2 : Koefisien determinasi K : Banyaknya koefisien regresi N : Banyaknya observasi
Untuk menarik kesimpulannya adalah :
a) Bila Fhitung > Ftabel atau probabilitas < nilai signifikan (≤
0,05), maka hipotesis tidak dapat ditolak dan berarti bahwa secara simultan variabel indeependen memiliki pengaruh signifikan terhadap variabel dependen.
b) Bila Fhitung < Ftabel atau probabilitas > nilai signifikan (≥
0,05), maka hipotesis diterima dan berarti bahwa secara simultan variabel independen ticdak mempunyai pengaruh signifikan terhadap variabel dependen.
63 Muhamad Bayu, Pengaruh Bauran Pemasaran Terhadap Keputusan Menggunakan Jasa Umroh Di PT.XYZ diunduh dari file:///C:/Users/user/Documents/SKRIPSIAN/JURNAL/SKRIPSI%20M.BAYU
%20FULL%20(bauran%20pemasaran).pdf h. 37 diakses pada tanggal 11 Januari 2021 pukul 22:20
d. Uji Signifikansi Parsial (Uji T)
Uji T dilakukan untuk mengqetahui apakah semua variabel independen secara parsial berpengaruh signifikan terhadap variabel dependen.
𝑡 =𝑟√𝑛 − 2 1 − 𝑟2
Keterangan :
r = Koefisien korelasi n = Jumlah sampel
r2 = Koefisien determinasi
dapat diambil kesimpulannya bahwa :
1. Jika thitung ≤ ttabel, maka H0 diterima atau menolak Ha, artinya bahwa variabel bebcas tidak menmiliki pengaruh terhadap variabel terikatnya
2. Jika thitung ≥ ttabel maka H0 ditolak atau menerima Ha, artinya bahwa varriabel bebas memiliki pengaruh terhadap variabel terikatnya.
45 BAB IV
TEMUAN PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Temuan Hasil Penelitian
1. Sejarah Berdirinya PT. Al Amin Universal64
PT. Al Amin Universal merupakan biro perjalanan haji dan umroh. Pada tahun 1986 bapak Drs. KH.
Muhammad Suharli mendirikan sebuuah kelompok pengajian yang bernama Majelis Talim Al Amin Jakarta lalu menunaikan ibadah haji bersama-sama
Setiap tahun kelompok pengajian tersebut berrangkat ibadah ke Baitullah. Pada tahun 1996 mulai merintis pendirian Biro Perjalannan Wisata dan pada tahun 1997 mendapat rekomendasi dari ASITA serta ijin usaha dari pihak Departemen Pariwisata, Pos dan Telekomunikasi. Lalu Al Amin Universal diberikan rekomendasi dari Asosiasi Muslim Penyelenggara Umroh & Haji (AMPUH) pada tahun 1998 dan pada tahun 1999 dipernrcaya dan ditunjuk oleh Departemen Agama sebagai Penyelenggara Umroh & ONH (Ongkos Naik Haji) Plus. Akhirnya tahun 2000 Al Amin Universal memfokuskan pada pelayanan khusus fasilitas bintang lima.
Setelah mengibarkan sayap sebagai penyelenggara umroh haji, PT. Al Amin Universal juga mendirikan anak
64 Company Profile
perusahaan dengan nama PT. Manasik Prima pada tahun 2004. Manasik Prima melayani para jamaah Umroh Haji pada segmen pasar yang berbeda dengan Al Amin, namun demikian Manasik Prima tetap menjaga kualitas dan fasilitas, transportasi dan pelayanan yang baik demi kenyamanan dalam beribadah para jamaah.
Al Amin Universal memiliki kantor pusat di Jl.
Pakubuwono VI No. 109, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan dan juga mempunyai cabang di berbagai daerah, seperti : Malang, Surabaya, Yogyakarta, Cirebon, Lampung, Banten, Bali, Makasar, Balikpapan, Banjarmasin, dan Palembang.
2. Visi dan Misi Perusahaan Visi :65
“Menjadikan perusahaan yang terdepan dan terpercaya dalam hal pelayanan ibadah umroh dan haji.”
Misi :66
1. Memberikan kenyamanan dalam beribadah kepada setiap jamaah.
2. Menyelenggarakan manasik yang berkualitas agar pelaksanaan umroh dan haji dilakukan dengan baik dan benar.
65 Company Profile
66 Company Profile
3. Struktur Organisasi
Struktur organisasi PT. Al Amin Universal, Jakarta Selatan adalah sebagai berikut :
Gambar 4. 1 Struktur Organisasi PT. Al Amin Universal, Jakarta Selatan
Sumber: Mia (Divisi Marketing PT. Al Amin Universal) B. Pembahasan
1. Gambaran Umum Responden
Penulis menyebar kuesioner sebanyak 70, dimana responden adalah jamaah paket umroh VIP PT. Al Amin Universal, Jakarta Selatan. Penyebaran kuesioner bertujuan untuk mengetahui pengaruh bauran pemasaran terhadap keputusan pembelian paket umroh VIP PT. Al Amin Universal.
Identitas responden yang didata adalah jenis kelamin, usia,
pekerjaan. Berikut adalah rangkuman data yang penulis peroleh mengenai identitas responden :
Tabel 4. 1 Tabel Klasifikasi Responden Berdasarkan Jenis Kelamin
Sumber: Data kuesioner yang telah diolah, 2021
Berdasarkan tabel di atas, diketahui bahwa dari 70 responden yang berjenis kelamin wanita adalah 37 manusia (53%), sedangkan yang berjenis kelamin pria adalah 33 responden (47%). Dari data tersebut terlihat bahwa sebaran responden dalam penulisan ini lebih didominasi oleh responden wanita.
Tabel 4. 2 Tabel Klasifikasi Responden Berdasarkan Usia
Usia Jumlah Persen
20-30 9 Responden 13%
31-40 30 Responden 43%
41-50 11 Responden 15%
>50 20 Responden 29%
Total 70 Responden 100%
Sumber: Data kuesioner yang telah diolah, 2021 Jenis
Kelamin
Jumlah Persen
Pria 33 Responden 47%
Wanita 37 Responden 53%
Total 70 Responden 100%
Berdasarkan tabel di atas, diketahui dari 70 responden yang berusia 20-30 tahun berjumlah 9 responden (13%), responden yang berusia 31-40 tahun berjumlah 30 responden (43%), responden yang berusia 41-50 tahun berjumlah 11 responden (15%), dan yang berusia >50 tahun berjumlah 20 responden (29%). Dari data diatas terlihat bahwa lebih banyak jamaah yang berusia 31-40 tahun yang menjawab kuesioner penulisan ini :
Tabel 4. 3 Tabel Klasifikasi Responden Berdasarkan Pekerjaan
Pekerjaan Jumlah Persen
Mahasiswa 7 Responden 10%
Pegawai Negeri 19 Responden 27%
Pegawai Swasta 14 Responden 20%
Pengusaha 22 Responden 31%
Lain-lain 8 Responden 12%
Total 70 Responden 100%
Sumber : Data kuesioner yang telah diolah, 2021
Berdasarkan tabel di atas, diketahui dari 70 responden terdapat 7 responden berstatus Mahasiswa (10%), 19 responden berstatus Pegawai Negeri (27%), 14 responden berstatus Pegawai Swasta (20%), 22 responden berstatus Pengusaha (31%), dan 8 responden berstatus lainnya (12%). Dari data diatas terlihat bahwa responden yang mengisi kuesioner penulisan ini berstatus Pengusaha.
2. Deskripsi Kuesioner Penulisan a. Skor Ideal
Penulisan ini menggunakan skala likert skor tertinggi adalah 5 dan skor terendah adalah 1. Jumlah responden dalam penulisan ini adalah 70 responden. Skor ideal bertujuan menentukan rating scale dan jumlah seluruh jawaban, rumus nya sebagai berikut :
Skor Kriterium = Nilai skala x Jumlah responden Jika angka dimasukkan ke dalam rumus maka hasilnya adalah :
Tabel 4. 4 Tabel Skala Kriterium
Skala Rumus
Sangat Setuju 5 x 70 = 350
Setuju 4 x 70 = 280
Netral 3 x 70 = 210
Tidak Setuju 2 x 70 = 140 Sangat Tidak Setuju 1 x 70 = 70
Diketahui bahwa skor tertinggi adalah 350, sedangkan skor minimal adalah 70.
b. Rating Scale
Rating scale berfungsi untuk mengetahui hasil data dari kuesioner secara umum. Adapun ketentuan rating scale sebagai berikut :
Tabel 4. 5 Tabel Rating Scale Skala Nilai Rating Scale Sangat Setuju 281 - 350
Setuju 211 – 280
Netral 141 – 210
Tidak Setuju 71 – 140 Sangat Tidak Setuju 0– 70 c. Presentase Persetujuan
Presentase persetujuan berfungsi untuk mengetahui jumlah jawaban dari setiap responden, dengan rumus sebagai berikut :
P = 𝒇
𝒏 x 100%
Keterangan : P = Presentase
f = Frekuensi dari setiap jawaban angket n = Jumlah skor ideal
100 = bilangan tetap
d. Analisis Deskriptif Variabel Penulisan
Dalam penulisan ini yang digunakan adalah variabel bauran pemasaran (X) serta variabel keputusan pembelian paket umroh VIP (Y) yang diuraikan sebagai berikut :
1) Variabel Bauran Pemasaran (X)
Tabel 4. 6 Tabel Tanggapan Responden Terkait Bauran Pemasaran (X)
No Pernyataan SS S N TS STS Jumlah Skor
Rating
Scale Presentase 1 Desain
pelayanan PT.
Al. Amin Universal sesuai
keinginan saya
20 43 7 0 0 293 Sangat
Setuju
84%
2 Variasi/keraga man paket pelayanan umroh yang ditawarkan PT. Al Amin Universal sesuai
keinginan saya
15 22 33 0 0 262 Setuju 79%
3 Kualitas pelayanan yang ditawarkan
13 34 23 0 0 270 Setuju 77%
PT. Al Amin Universal sesuai
keinginan saya 4 Fitur/karakteri
stik pelayanan yang
ditawarkan PT. Al Amin Universal sesuai
keinginan saya
22 43 5 0 0 297 Sangat
Setuju
85%
5 Harga yang ditawarkan PT.
Al Amin
Universal sesuai dengan kualitas pelayanan yang diberikan
13 44 13 0 0 280 Sangat Setuju
80%
6 Pada event/acara tertentu PT. Al Amin Universal mengadakan promo paket
27 36 7 0 0 300 Sangat
Setuju
86%
umroh yang menarik bagi saya
7 Harga paket umroh emerald yang ditawarkan PT. Al Amin Universal terjangkau
22 41 7 0 0 295 Sangat
Setuju
84%
8 Promosi yang ditawarkan PT. Al Amin Universal dengan media iklan mampu menarik bagi saya
20 36 13 1 0 285 Sangat Setuju
81%
9 Sistem penjualan perorangan (informasi satu orang ke orang lain) yang ditawarkan PT. Al Amin
11 38 20 1 0 269 Netral 77%
Universal memudahkan saya
mendapatkan informasi 10 Promosi yang
ditawarkan PT. Al Amin Universal dengan media hubungan masyarakat mampu menarik minat saya
15 30 25 0 0 270 Netral 77%
11 Promosi yang ditawarkan PT. Al Amin Universal dengan Media Sosial dapat menarik minat saya
19 36 14 1 0 283 Sangat Setuju
81%
12 Lokasi PT. Al Amin
22 31 17 0 0 285 Sangat Setuju
81%
Universal strategis dan mudah dicari 13 Lokasi PT. Al
Amin Universal memiliki akses yang mudah dijangkau dengan berbagai jenis transportasi/ke ndaraan
21 34 15 0 0 286 Sangat Setuju
82%
14 Tempat parkir PT. Al Amin Universal memadai
18 39 13 0 0 285 Sangat Setuju
81%
15 Kinerja pelayanan yang diberikan karyawan di PT. Al Amin Universal memuaskan
28 34 8 0 0 300 Sangat
28 34 8 0 0 300 Sangat