BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA
4.14 Umur Berdasarkan Keadaan Medis
4.14.1 Umur Berdasarkan Tekanan Darah Sistolik
Proporsi umur berdasarkan tekanan darah sistolik penderita stroke hemoragik rawat inap di RSUD Raden Mattaher Provinsi Jambi tahun 2015 dapat dilihat pada tabel 4.19 dibawah ini.
Tabel 4.19 Distribusi Proporsi Umur Penderita Stroke Hemoragik Rawat Inap Berdasarkan Tekanan Darah Sistolik di RSUD Raden Mattaher Provinsi Jambi Tahun 2015.
Tekanan Darah Sistolik Umur (tahun) Total
< 45 ≥ 45
f % f % f %
Normal+Prehipertensi 1 11,1 8 88,9 9 100
Hipertensi 16 13,6 102 86,4 118 100
p=1,000
Berdasarkan tabel 4.19 dapat dilihat bahwa terdapat 9 orang yang memiliki tekanan darah sistolik normal+prehipertensi dimana pada umur <45 tahun ada 1 orang (11,1%) dan pada umur ≥45 tahun ada 8 orang (88,9%). Terdapat 118 orang yang memiliki tekanan darah sistolik hipertensi dimana pada umur <45 tahun ada 16 orang (13,6%) dan pada umur ≥45 tahun ada 102 orang (86,4%). Dikarenakan expected count selnya 25% syarat untuk menggunakan uji Chi-square tidak terpenuhi oleh karena itu untuk keperluan analisis statistik digunakan uji Fisher sebagai alternatif maka telah dilakukan penggabungan sel, karena pada tekanan darah sistolik normal hanya ada 1 orang
kelompok tekanan darah sistolik normal digabung dengan tekanan darah sistolik prehipertensi.
Hasil analisis statistik menggunakan uji Fisher diperoleh nilai p=1,000 (p>0,05) yang artinya tidak ada perbedaan distribusi proporsi yang bermakna antara umur dengan tekanan darah sistolik.
4.14.2 Umur Berdasarkan Tekanan Darah Diastolik
Proporsi umur berdasarkan tekanan darah diastolik penderita stroke hemoragik rawat inap di RSUD Raden Mattaher Provinsi Jambi tahun 2015 dapat dilihat pada tabel 4.20 dibawah ini.
Tabel 4.20 Distribusi Proporsi Umur Penderita Stroke Hemoragik Rawat Inap Berdasarkan Tekanan Darah Diastolik di RSUD Raden Mattaher Provinsi Jambi Tahun 2015.
Tekanan Darah Diastolik Umur (tahun) Total
< 45 ≥45
f % f % f %
Normal 0 0 8 100 8 100
Hipertensi 17 14,3 102 85,7 119 100
p= 0,596
Berdasarkan tabel 4.20 dapat dilihat bahwa terdapat 8 orang yang memiliki tekanan darah diastolik normal dimana 100% pada umur ≥45 tahun. Terdapat 119 orang yang memiliki tekanan darah sistolik hipertensi dimana pada umur <45 tahun ada 17 orang (14,3%) dan pada umur ≥45 tahun ada 102 orang (85,7%). Dikarenakan expected count selnya 25% syarat untuk menggunakan uji
Chi-square tidak terpenuhi oleh karena itu untuk keperluan analisis statistik
Hasil analisis statistik menggunakan uji Fisher diperoleh nilai p=0,596 (p>0,05) yang artinya tidak ada perbedaan distribusi proporsi yang bermakna antara umur dengan tekanan darah sistolik.
4.14.3 Umur Berdasarkan Kadar Gula Darah Sewaktu
Proporsi umur berdasarkan kadar gula darah sewaktu penderita stroke hemoragik rawat inap di RSUD Raden Mattaher Provinsi Jambi tahun 2015 dapat dilihat pada tabel 4.21 dibawah ini.
Tabel 4.21 Distribusi Proporsi Umur Penderita Stroke Hemoragik Rawat Inap Berdasarkan Kadar Gula Darah Sewaktu di RSUD Raden Mattaher Provinsi Jambi Tahun 2015.
Kadar Gula Darah Sewaktu Umur (tahun) Total
< 45 ≥45
f % f % f %
Bukan DM+Belum Pasti DM 14 14,6 82 85,4 96 100
DM 3 9,7 28 90,3 31 100
p=0,762
Berdasarkan tabel 4.21 dapat dilihat bahwa terdapat 96 orang yang memiliki kadar gula darah sewaktu bukan DM+belum pasti DM dimana pada umur <45 tahun ada 14 orang (14,6%) dan pada umur ≥45 tahun ada 82 orang (85,4%). Terdapat 31 orang yang memiliki kadar gula darah sewaktu DM dimana pada umur <45 tahun ada 3 orang (9,7%) dan pada umur ≥45 tahun ada 28 orang (90,5%). Dikarenakan expected count selnya 25% syarat untuk menggunakan uji Chi-square tidak terpenuhi oleh karena itu untuk keperluan analisis statistik digunakan uji Fisher sebagai alternatif maka perlu dilakukan penggabungan sel, karena pada kadar gula darah sewaktu bukan DM hanya ada 3 orang maka kelompok kadar gula darah sewaktu bukan DM digabung dengan kadar gula darah sewaktu belum pasti DM.
Hasil analisis statistik menggunakan uji Fisher diperoleh nilai p=0,762 (p>0,05) yang artinya tidak ada perbedaan distribusi proporsi yang bermakna antara umur dengan kadar gula darah sewaktu.
4.14.4 Umur Berdasarkan Kadar Kolesterol Total
Proporsi umur berdasarkan kadar kolesterol total penderita stroke hemoragik rawat inap di RSUD Raden Mattaher Provinsi Jambi tahun 2015 dapat dilihat pada tabel 4.22 dibawah ini.
Tabel 4.22 Distribusi Proporsi Umur Penderita Stroke Hemoragik Rawat Inap Berdasarkan Kadar Kolesterol Total di RSUD Raden Mattaher Provinsi Jambi Tahun 2015.
Kadar Kolesterol Total Umur (tahun) Total
< 45 ≥45 f % f % f % Normal 3 7,5 37 92,5 40 100 Perbatasan 7 13,7 44 86,3 51 100 Tinggi 7 19,4 29 80,6 36 100 p=0,310
Berdasarkan tabel 4.22 dapat dilihat bahwa terdapat 40 orang yang memiliki kadar kolesterol normal dimana pada umur <45 tahun ada 3 orang (7,5%) dan pada umur ≥45 tahun 37 orang (92,5%). Terdapat 51 orang yang memiliki kadar kolesterol perbatasan dimana pada umur <45 tahun ada 7 orang (13,7%) dan pada umur ≥ 45 tahun ada 44 orang (86,3%). Terdapat 36 orang yang memiliki kadar kolesterol total tinggi dimana pada umur <45 tahun ada 7 orang (19,4%) dan pada umur ≥45 tahun ada 36 orang (80,6%).
Hasil analisis statistik menggunakan uji Chi-Square diperoleh nilai p=0,310 (p>0,05) yang artinya tidak ada perbedaan distribusi proporsi yang bermakna antara umur dengan kadar kolesterol total.
4.14.5 Umur Berdasarkan Kadar Trigliserida
Proporsi umur berdasarkan kadar trigliserida penderita stroke hemoragik rawat inap di RSUD Raden Mattaher Provinsi Jambi tahun 2015 dapat dilihat pada tabel 4.23 dibawah ini.
Tabel 4.23 Distribusi Proporsi Umur Penderita Stroke Hemoragik Rawat Inap Berdasarkan Kadar Trigliserida di RSUD Raden Mattaher Provinsi Jambi Tahun 2015.
Kadar Trigliserida Umur (tahun) Total
< 45 ≥45
f % f % f %
Normal 13 15,9 69 84,1 82 100
Perbatasan+Tinggi 4 8,9 41 91,1 45 100
p=0,270
Berdasarkan tabel 4.23 dapat dilihat bahwa terdapat 82 orang yang memiliki kadar trigliserida normal dimana pada umur <45 tahun ada 13 orang (15,9%) dan pada umur ≥45 tahun ada 69 orang (84,1%). Terdapat 45 orang yang memiliki kadar trigliserida perbatasan+tinggi dimana pada umur <45 tahun ada 4 orang (8,9%) dan pada umur ≥45 tahun ada 41 orang (91,1%).
Hasil analisis statistik menggunakan uji Chi-Square diperoleh nilai p=0,270 (p>0,05) yang artinya tidak ada perbedaan distribusi proporsi yang bermakna antara umur dengan kadar trigliserida.
4.14.6 Umur Berdasarkan Kadar LDL
Proporsi umur berdasarkan kadar LDL penderita stroke hemoragik rawat inap di RSUD Raden Mattaher Provinsi Jambi tahun 2015 dapat dilihat pada tabel 4.24 dibawah ini.
Tabel 4.24 Distribusi Proporsi Umur Penderita Stroke Hemoragik Rawat Inap Berdasarkan Kadar LDL di RSUD Raden Mattaher Provinsi Jambi Tahun 2015.
Kadar LDL Umur (tahun) Total
< 45 ≥45 f % f % f % Normal 4 8,9 41 91,9 45 100 Perbatasan 7 15,6 38 84,4 45 100 Tinggi 6 16,2 31 83,8 37 100 p=0,542
Berdasarkan tabel 4.24 dapat dilihat bahwa terdapat 45 orang yang memiliki kadar LDL normal dimana pada umur <45 tahun ada 4 orang (8,9%) dan pada umur ≥45 tahun ada 41 orang (91,9%). Terdapat 45 orang yang memiliki kadar LDL perbatasan dimana pada umur <45 tahun ada 7 orang (15,6%) dan pada umur ≥45 tahun ada 38 orang (84,4%). Terdapat 37 orang yang memiliki kadar LDL tinggi dimana pada umur <45 tahun ada 6 orang (16,2%) dan pada umur ≥45 tahun ada 31 orang (83,8%).
Hasil analisis statistik menggunakan uji Chi-Square diperoleh nilai p=0,542 (p>0,05) yang artinya tidak ada perbedaan distribusi proporsi yang bermakna antara umur dengan kadar LDL.
4.14.7 Umur Berdasarkan Kadar HDL
Proporsi umur berdasarkan kadar HDL penderita stroke hemoragik rawat inap di RSUD Raden Mattaher Provinsi Jambi tahun 2015 berdasarkan keadaan medis dapat dilihat pada tabel 4.25 dibawah ini.
Tabel 4.25 Distribusi Proporsi Umur Penderita Stroke Hemoragik Rawat Inap Berdasarkan Kadar HDL di RSUD Raden Mattaher Provinsi Jambi Tahun 2015.
Kadar HDL Umur (tahun) Total
< 40 ≥40
f % f % f %
Normal 8 13,6 51 86,4 59 100
Perbatasan+Rendah 9 13,2 59 86,8 68 100
p=0,957
Berdasarkan tabel 4.25 dapat dilihat bahwa terdapat 59 orang yang memiliki kadar HDL normal dimana pada umur <45 tahun ada 8 orang (13,6%) dan pada umur ≥45 tahun ada 51 orang (86,4%). Terdapat 68 orang yang memiliki kadar HDL perbatasan+rendah dimana pada umur <45 tahun ada 9 orang (13,2%) dan pada umur ≥ 45 tahun ada 59 orang (86,8%).
Hasil analisis statistik menggunakan uji Chi-Square diperoleh nilai p=0,957 (p>0,05) yang artinya tidak ada perbedaan distribusi proporsi yang bermakna antara umur dengan kadar HDL.