• Tidak ada hasil yang ditemukan

UNIT SIMPAN PINJAM DAN PEMBIAYAAN SYARIAH (USPPS)

B. STRATEGI BISNIS

1. UNIT SIMPAN PINJAM DAN PEMBIAYAAN SYARIAH (USPPS)

a. Simpanan wajib anggota mengalami penurunan dari Rp33,789 miliar (2020) menjadi Rp31,459 miliar (2021) atau turun sebesar Rp2,330 miliar (7%).

b. Pendapatan yang di-generate dari penyaluran pembiayaan Kopkar BSM kepada anggotanya mengalami kenaikan dari Rp9,826 milyar (2019) menjadi Rp11,174 miliar (2020) atau naik sebesar Rp1,347 miliar (14%)

c. Keanggotaan

Sebagai wujud dari perjuangan bersama karyawan BSI, Kopkar BSM hadir untuk mencapai tujuan bersama yaitu kesejahteraan dan terpenuhinya kebutuhan anggota.

Kesejahteraan anggota direfleksikan dalam bentuk SHU yang diterima anggota, sementara kebutuhan anggota terpenuhi dari pelayanan yang diberikan oleh Kopkar BSM kepada seluruh anggotanya.

RpJuta DATA ANGGOTA KOPKAR BSM PER 31 DESEMBER 2021

N o

Jabatan

Anggota Oustanding Pembiayaan

NoA % Rp % NoA %

Manager, Officer, dan Staff

4

Page 38 of 57 Masukan Pengawas:

a. Monitoring volume pencairan dan pendapatan bulanan b. Prudentialitas pembiayaan harus selalu diperhatikan dalam

menjaga kualiltas kesehatan pembiayaan, sehingga risiko pembiayaan dapat diminimalisasi sejak dini.

c. Melakukan monitoring dan collection dengan meningkatkan upaya penagihan pembiayaan macet dengan dibantu legal officer yang berpengalaman.

Meningkatkan kemampuan staff pembiayaan untuk memahami risiko pembiayaan dan mengindentifikasi potensi pasar yang ada, sehingga diharapkan tumbuh kreatifitas dan inovasi dalam menyalurkan pembiayaan. Hal ini dapat dilakukan dengan melakukan workshop dengan mengundang tim ahli pembiayaan baik dari unit bisnis maupun unit risk-collection BSM dalam rangka meningkatkan kualitas bisnis

2. General Trading & Services (GTS)

Kinerja unit GTS Kopkar BSM menunjukkan perbaikan, dimana GTS tahun 2021 hanya menyumbang kontribusi pendapatan sebesar Rp3,96 milyar atau naik sebesar 17% dari tahun 2020 yang sebesar Rp3,4 Milyar.

Masukan Pengawas:

Melakukan sosialisasi dan promosi kepada seluruh Region di PT.Bank Syariah Indonesia (BSI) sambil meminta feed back dari seluruh Region PT.Bank Syariah Indonesia (BSI) atas kebutuhan mereka. Sehingga diharapkan semua kebutuhan dapat mereka dapat terfasilitasi oleh Kopkar BSM.

Page 39 of 57 3. K-Travel

Kinerja K-Travel mengalami peningkatan karena sudah dibuka kembali kebijakan untuk melakukan perjalanan dinas bagi karyawan Bank Syariah Indonesia, Tbk, adanya program roll out untuk sosialisasi pasca merger 3 bank syariah, yaitu Bank Syariah Mandiri (BSM), Bank Negara Indonesia Syariah (BNIS), dan Bank Rakyat Indonesia Syariah (BRIS), dimana kontribusi pendapatan dari K-Travel Tahun 2021 sebesar Rp1,7 milyar atau naik sebesar 430% dibandingkan dengan pendapatan tahun 2020 sebesar Rp0,321 milyar.

Masukan Pengawas:

a. Melakukan pembenahan bisnis proses di ticketing terkait penagihan dan tertib administrasi

b. Mengembangkan innovasi baru terhadap bisnis travel yang terpukul dengan kondisi Pandemi ini. Momen pasca vaksinasi masal yang dilakukan oleh pemerintah diharapkan menjadi momentum untuk kembali meningkatlan bisnis ini.

c. Mengembangkan pemasaran melalui e-commerce untuk memperluas dan memudahkan customer mengakses pembelian tiket

4. Koffierasse

Penjualan unit usaha Koffierasse 2021 sebesar Rp 565 Juta, menunjukkan penurunan sebesar 53% dari penjualan tahun lalu (2020) sebesar Rp1,2 Milyar.

Penurunan selain disebabkan oleh turunnya penjualan juga karena adanya penutupan dua (2) outlet yaitu KRPK dan KRWA.

Page 40 of 57 Masukan Pengawas:

d. Review supplier yang bekerjasama dengan Koffierasse terkait dengan harga

e. Inovasi dan evaluasi yang terus-menerus terhadap variasi menu yang ditawarkan sehingga menu yang ditawarkan sesuai dengan expektasi pasar

f. Membuat Customer Care untuk mempermudah pelayanan kepada customer.

g. Melakukan evaluasi terhadap strategi pemasaran Koffierasse, sehingga dapat memperbesar ceruk pasar

5. PT. Bangun Sumberdaya Mandiri (PT BSDM)

a. Pendapatan PT.BSDM 2021 sebesar Rp 6,8 Milyar, mengalami kenaikan sebesar Rp2 milyar (42%) dari 2020 sebesar Rp4,8 milyar.

b. Permasalahan utama yang dihadapi oleh PT BSDM adalah kurang bersaingnya pricing yang ditawarkan dibandingkan dengan perusahaan sejenis.

Masukan Pengawas:

h. Monitoring bisnis yang dikerjakan di PT.BSDM secara berkala

i. Perkuat SDM yang ada dan lakukan seleksi pegawai di PT.BSDM

j. Penguatan dan evaluasi terhadap fokus bisnis perusahaan k. Semua project yang dilaksanakan di PT.BSDM harus

disampaikan ke Pengurus

D. ASPEK KEUANGAN

Pada tahun 2021, pertumbuhan bisnis Kopkar BSM masih mengandalkan 2 bisnis utama yaitu simpan-pinjam & alih daya,

Page 41 of 57 terdapat kenaikan sebesar 23,79% SHU dari tahun 2020, yaitu dengan pencapaian di tahun 2021 sebesar Rp3.052.996.049.

sedangkan posisi aset Kopkar BSM tahun 2021 sebesar Rp116.004 miliar, menurun sebesar Rp11,980 miliar atau 9% dibandingkan jumlah aset pada tahun 2020 sebesar Rp127.984 miliar. Laba atau SHU bersih tahun 2021 sebesar Rp3.053 miliar, naik sebesar Rp587 juta dari tahun lalu atau (23.79%) dibandingkan Laba/SHU bersih tahun 2020 yang tercatat sebesar Rp2.466 miliar. dengan rincian sebagai berikut:

RpJuta Laporan Keuangan Kopkar BSM Kinerja Keuangan Kopkar BSM

No Keterangan

2020 2021 YOY

Audited Audited Nom %

1 Total Asset 127.984 116.004 -11.980 -9%

2 SHU Setelah Pajak 2.466 3.053 587 24%

3 Simpanan Pokok 642 540 -102 -16%

4 Simpanan Wajib 33.789 31.459 -2.330 -7%

5 Piutang Usaha 664 2.894 2.230 336%

6 Piutang Pembiayaan 51.390 33.222 -18.173 -35%

7 Jumlah Anggota 7.473 6.396 -1.077 -14%

8 SHU/Anggota 0.20 0.29 0,09 45%

Rasio-rasio pertumbuhan masih menunjukan angka yang positif walaupun mengalami tekanan yang cukup besar dibandingkan tahun 2020 lalu, kecuali Current Rasio, umumnya masih menunjukan pertumbuhan dari tahun lalu. Berikut beberapa rasio keuangan kopkar BSM 2021:

Page 42 of 57

Laporan Keuangan Kopkar BSM

No Keterangan

5 Hutang Jangka Panjang

57.343 45% 16.983 15%

14 Laba Sebelum Zakat

Pajak 2.776 17% 3.347 23% 571 21%

18 Laba Setelah Pajak

(SHU) 2.466 15% 3.053 21% 587 24%

19 Rasio Lancar (Current

Ratio) 579% 124%

Page 43 of 57 1. Rasio Likuiditas

Current Ratio Kopkar BSM 2021 adalah sebesar 124%. Current Ratio 2021 memang menunjukan penurunan yang cukup signifikan dibandingkan dengan tahun 2020, yaitu turun sebesar 455%. Hal disebabkan adanya pembiayaan Kopkar yang jatuh tempo pada 2022. Current Rasio Kopkar 124% masih menunjukan bahwa Kopkar BSM masih dapat memenuhi kewajiban jangka pendeknya.

2. Rasio Profitabilitas

a. Net Profit Margin (NPM) tahun 2021 sebesar 21% dari tahun 2020 sebesar 15%.

Net Profit Margin Kopkar BSM 2021 tercatat sebesar 21%, mengalami kenaikan sebesar 6% dari tahun 2020. NPM 21%

masih mencerminkan bahwa Kopkar BSM masih memiliki kemampuan yang baik dalam men-generate Profit bagi anggota.

b. Return on Asset (ROA) tahun 2021 3% dari tahun 2020 sebesar 2%.

Peningkatan ROA menjadi 3% dari dari tahun 2020 menunjukan bahwa Kopkar BSM telah berhasil memanfaatkan asset yang ada untuk memperoleh laba secara optimal.

c. Return on Equity (ROE) tahun 2021 sebesar 6% dari tahun 2020 sebesar 4%.

Hal ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kontribusi yang cukup besar dari modal yang ada untuk menghasilkan keuntungan. Dengan kata lain modal yang dimiliki dapat digunakan secara optimal oleh Kopkar BSM dalam mengenerate Laba.

Page 44 of 57 Rasio-rasio profitabilitas bisnis ini dapat menunjukan kondisi aset Kopkar BSM saat ini, serta dapat memberikan gambaran SHU Kopkar BSM kepada anggota.

3. Rasio Solvabilitas

Debt to Equity Ratio (DER) Kopkar BSM 2021 tercatat sebesar 117%, terdapat penurunan hanya sebesar 1%, dari DER Kopkar BSM 2020 yang sebesar 118%. Hal ini menunjukan bahwa Kopkar BSM masih memiliki kemampuan yang baik dalam membayar semua hutang-hutangnya.

Alhamdulillah, Kopkar BSM dapat memperbaiki kinerjanya pada tahun 2021 ini. Inisiatif-inisiatif stategis yang diambil dalam efisiensi, penetrasi pasar, penguatan infrastructure dan IT telah membuahkan hasil yang cukup baik. Kerja keras dan sinergi dari seluruh elemen Kopkar BSM telah membuktikan bahwa Kopkar BSM telah menjadi Kopkar yang agile. Pengawas mengapresiasi kinerja Kopkar BSM selama tahun 2021, dan berkeyakinan bahwa kinerja Kopkar masih dapat ditingkatkan ditahun-tahun mendatang demi membawa kemaslahatan bagi anggota Kopkar

E. INTERNAL KONTROL

a. Perlunya penguatan manajemen pemasaran dengan prioritas intensifikasi bisnis dilingkungan PT.BSI, sehingga PT BSI yang saat ini yang merupakan bank hasil merger dapat menjadi captive market baru bagi kopkar BSM.

b. Evaluasi terhadap bisnis proses dan perbaikan terhadap SOP sesuai kondisi saat ini

c. Monitoring serta evaluasi terus-menerus terhadap kinerja Kopkar BSM, dan memberikan feedback serta arahan kepada

Page 45 of 57 pengelola untuk senantiasa meningkatkan kinerja untuk menjaga amanah anggota kopkar BSM

F. MANAJEMEN

a. Pengawas mengusulkan kembali pembentukan Satuan Pengendali Internal (SPI) karena luasnya rentang operasi &

rentang kendali

b. Satuan Pengendali Internal (SPI) yang ditempatkan di bawah koordinasi Pengawas Kopkar BSM

Page 46 of 57 PENUTUP

Tahun Buku 2021 telah telah kita tutup dengan kinerja yang cukup baik, yang membuktikan bahwa kerja keras seluruh elemet kopkar BSM telah membuahkan hasil yang baik. Kopkar BSM telah berbenah diri dan memiliki peluang yang sangat besar untuk berkembang dan menjadi Kopkar yang besar, sehat, yang menjadi kebanggan seluruh anggotanya. Keberhasilan di tahun 2021 ini, dapat menjadi energi baru bagi Kopkar BSM untuk menjawab tantangan-tantangan di tahun-tahun mendatang.

Pengawas mengucapkan penghargaan sebesar-besarnya atas kinerja dari segenap Pengurus, pimpinan serta staf manajemen Kopkar, atas pencapaian bisnis 2021. Semoga segala upaya untuk memajukan Kopkar BSM, menjadi amal sholeh yang diridhoi Allah SWT.

Demikian laporan Pengawas atas pengawasan periode tahun buku 2021 Kopkar BSM

Dari Anggota ...

Oleh Anggota ...

Untuk Anggota ...

Page 47 of 57 BAB III

RENCANA KERJA (RK) DAN RENCANA ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA (RAPB) KOPKAR BSM

TAHUN BUKU 2022

A. ASPEK KEUANGAN

Pada tahun 2022 Kopkar BSM menargetkan pertumbuhan keuangan dengan target sebagai berikut :

 Simpanan anggota sebesar Rp35,29M growth 10,28% yoy

 ROE sebesar 7,03% atau growth 1,31% yoy

 ROA 3,09 % atau growth 0,28% yoy

 NPF 2 % atau (-0,27%) yoy

Sisa Hasil Usaha (SHU)

Tahun 2022 Koperasi menargetkan SHU sebesar Rp4.275.276.513. Target tersebut terdistribusi kepada beberapa unit usaha dan anak perusahaan dengan rincian sebagai berikut:

RpJuta

No. Unit Usaha Pendapatan Laba

1. USPPS 8.094 4.200

2. PT BSDM 11.229 2.785

3. PT KTI 750 254

4. PT GMS 4.564 454

5. K-Travel 1.706 1.256

Total 26.344 8.826

SHU 4.275

Page 48 of 57 B. STRATEGI BISNIS

1. UNIT SIMPAN PINJAM DAN PEMBIAYAAN SYARIAH (USPPS)

1.) Pendanaan

Kopkar BSM mentargetkan pertumbuhan dana sebesar Rp635Juta atau naik 2% dari tahun 2021 yang berasal dari simpanan Anggota.

2.) Pembiayaan

a. Pembiayaan Yang Diterima

Untuk mencapai target pendapatan pembiayaan sebesar Rp5.100.000.000 dibutuhkan pertumbuhan bisnis pembiayaan sebesar Rp38.600.000.000. Sumber dana pembiayaan tersebut akan diperoleh dari internal dan eksternal dengan rincian sebagai berikut (dalam jutaan rupiah):

No. Sumber Dana Jumlah

1. Internal 8.600

2 Eksternal

a. Bank DKI Syariah 15.000

b. Bank Jabar syariah 15.000

Total 38.600

b. Pembiayaan kepada anggota yang disalurkan

Untuk mencapai target pendapatan pembiayaan sebesar Rp5.100.000.000 dibutuhkan pertumbuhan pencairan pembiayaan sebesar Rp31.600.000.000 dengan rincian sebagai berikut (dalam jutaan rupiah):

No Produk Nilai Pencairan

1 ODA 13.038

2 Griya 10.169

3 Multiguna 5.575

4 Eduka 1.155

Page 49 of 57

No Produk Nilai Pencairan

5 Mitra 721

6 Medika 417

7 Berkah 148

8 OTO 126

9 Tren 113

10 Lain-lain 134

TOTAL 31.600

USPPS pada tahun 2022 ini menargetkan pendapatan operasional Rp 8.094.060.000,- dengan laba bersih Rp 4.200.660.000,-.

Rencana kerja yang akan dilakukan USPPS sebagai berikut :

1. Melakukan Review kebijakan BMPK & Penyaluran Pembiayaan dengan menetapkan nilai ketepatan DSR, Syarat & Ketentuan Pembiayaan yang mengacu pada data profiling tunggakan berdasarkan kategori yang menjadi rujukan Approval

2. Melakukan pengembangan system aplikasi berbasis auto approval berdasarkan basis scooring. Hal ini bertujuan untuk mempercepat SLA pembiayaan 3. Menerbitkan produk pay later dengan skema akad

Wakalah bil Ujrah dengan memperluas kerjasama Mitra baik internal maupun eksternal yang mencover transaksi di seluruh Indonesia

4. Menjaga tingkat NPF Pembiayaan di level 2%

melalui :

a) Bekerjasama dengan lawyer dan pihak ketiga dalam bidang advokasi hukum dan perbantuan penagihan piutang macet.

Page 50 of 57 b) Menerapkan system collection berbasis digital, dengan mengedepankan auto remainder terhadap Account tertunggak atau berpotensi menjadi tunggakan

5. Pengembangan Core system USPPS yang mendukung aspek transaksi berbasis digital dan menyesuaikan dengan SOP Internal Kopkar BSM yang merupakan program carry over dari tahun 2021 6. Meningkatkan kompetensi dan kapabilitas staf dengan pelatihan dan benchmark dengan Koperasi berbasis pembiayaan Syariah.

b. Pembiayaan kepada group bisnis

No Unit Usaha Nominal

1 PT BSDM 6Milyar

2 Ktravel 1Milyar

3 PT GMS 1Milyar

Dokumen terkait