Bab IV. KURIKULUM DAN SILABUS
4.1. Uraian Singkat Program Studi
4.1.1. Latar Belakang
Jurusan Teknik Mesin didirikan pada tahun 1969 oleh Yayasan Pendidikan Umum dan Teknologi Nasional saat itu berbentuk Akademi Teknik Nasional (ATN) yang menghasilkan lulusan program Teknik Mesin tingkat sarjana muda/diploma. Saat ini perubahannama dari ATN menjadi ITN (Institut Teknologi Nasional) terjadi pada tahun 1981 melalui surat keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 0104/0/1983 sehingga Teknik Mesin meningkatkan status programnya menjadi program sarjana (insinyur) atau strata satu. Pada tahun 2003, prodi Teknik Mesin S1 pertama kali menerima sertifikat akreditasi dari Badan Akreditasi Nasional/BAN dengan peringkat akreditasi B yakni tertuang pada surat keputusan nomor 05535/Ak- VII-S1-012/ITLTRS/VII/2003. Pada tanggal 03 Agustus 2008 Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) untuk kedua kalinya menetapkan status peringkat program studi Teknik Mesin S1 menjadi terakreditasi B lagi dengan surat keputusan nomor 016/BAN-PT/Ak-XI/S1/VIII/2008. Pada awal tahun 2013 ini, memasuki usia yang ke-44 tahun sejak didirikan pada tahun 1969, dalam upaya tetap menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan maka pengelolaan program studi Teknik MesinS1 berusaha menyelenggarakan pendidikan tinggi Teknik Mesin yang mengacu pada paradigma perkembangan dunia ilmu pengetahuan dan teknologi yang senantiasa mengedepankan kondisi dan potensi nilai-nilai lokal menuju mutu kreativitas proses pembelajaran sesuai dengantuntutan masyarakat pengguna (stakeholders)/dunia kerja yang semakin tinggi sehingga kepercayaan masyarakat melalui proses akreditasi oleh BAN-PT menghasilkan nilai B yang berlaku untuk periode 2013-2018.
Saat ini, periode tahun 2014 hingga 2019 Jurusan Teknik Mesin Program Studi Teknik Mesin S1 dalam pengelolaanya menerapkan kurikulum berbasis kompetensi dengan metode pembelajaran student centered learning yang berkembang dengan penerapan yang mengarah pada Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) yakni memiliki learning outcomes atau capaian pembelajaran sesuai level 6 (enam) KKNI untuk pendidikan tingkat sarjana teknik (strata satu). Ciri kompetensi utama adalah kemampuan peserta didik menguasai bidang ilmu teknik material dan manufaktur dan teknik konversi energi yang menjadi capaian pembelajaran sesuai kualifikasi level 6 (enam) KKNI.
52 PROGRAM STUDITEKNIK MESIN (S1) ITN MALANG
4.1.2. Visi, Misi dan Tujuan Pendidikan
Visi
Visi program studi Teknik MesinS1 adalah terwujudnya programstudi Teknik Mesin S1 yang unggul dan profesional dalam pengelolaan proses pembelajaran untuk menghasilkan lulusan berkemampuan berkarya, inovatif, kreatif dalampengembangan dan penerapan ilmu Teknik Mesin yang berorientasi pada pasar kerja guna menunjang daya saing pembangunan nasional serta berperan di tingkat internasional.
Misi
1. Menyelenggarakan pendidikan akademik yang kondusif dan responsif terhadap pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) yang berkelanjutan berdasarkan nilai etika iman dan taqwa (IMTAQ) serta budaya luhur bangsa; 2. Menyelenggarakan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat dalam kegiatan
pemenuhan kebutuhan masyarakat, bidang Teknik Material dan Manufaktur, dan Teknik Konversi Energi dalam kerekayasaan serta penerapannya sesuai tuntutan dan perkembangan kompetensi dan kerangka kualifikasi nasional Indonesia tingkat sarjana teknik;
3. Mengembangkan serta menjaga nilai dan etika moral akademik dalam upaya meningkatkan profesi dan peran serta di bidang perkembangan ilmu Teknik Material dan Manufaktur, dan Teknik Konversi Energi di tingkat nasional dan internasional;
4. Menghasilkan lulusan sarjana Teknik Mesin yang memiliki kompetensi dan kualifikasi nasional yang mampu berkontribusi di tingkat global.
Tujuan Pendidikan
1. Menghasilkan lulusan yang mampu mengidentifikasi, merumuskan, dan menyelesaikan bidang Teknik Mesin dengan menerapkan sains dan ilmu Teknik Mesin;
2. Mampu menganalisis dan merancang komponen, sistem, atau proses untuk keperluan dalam bidang Teknik Material dan Manufaktur, dan Teknik Konversi Energi;
3. Mampu merancang dan melakukan eksperimen, serta dapat menganalisa dan menginterpretasi data dibidang ilmu Teknik Material dan Manufaktur, dan Teknik Konversi Energi;
4. Mampu berperan aktif baik sebagai individu maupun dalam kelompok multi disiplin ilmu dan budaya serta memahami dan memiliki komitmen terhadap nilai- nilai etika dan profesi di bidang ilmu Teknik Mesin;
5. Memiliki jiwa kewirausahaan dan penguasaan proses untuk menghasilkan inovasi karya serta memiliki kemampuan dan kemauan untuk belajar sepanjang hayat.
4.1.3. Strategi Program
1. Sasaran Program
a. Mengoptimalkan metode pembelajaran berbasis student centered learning yakni memberikan pelayanan proses belajar dan mengajar bidang ilmu Teknik Mesin yakni kelompok kompetensi Teknik Material dan Manufaktur, dan Teknik Konversi energi, dengan memberikan keleluasaan mahasiswa menentukan
PROGRAM STUDITEKNIK MESIN (S1)ITN MALANG 53
peminatanya yang dibuktikan dengan pengambilan skripsi/tugas akhir sebagai syarat memperoleh gelar Sarjana Teknik;
b. Mengoptimalkan kelompok dosen keahlian yang mengarahkan mahasiswa dalam penguasaan penelitian, skripsi dan kegiatan kreativitas yang menunjang kemampuan akademik yang mengarah pada sasaran capaian pembelajaran yang dibuktikan dengan prestasi mahasiswa di tingkat nasional dan internasional.
2. Strategi Pencapaian Program
a. Menerapkan kurikulum dan silabus untuk proses belajar dan mengajar berbasis kompetensi dan kerangka kualifikasi nasional Indonesia berorientasi pada metode student centered learning (SCL) yang akan menghasilkan lulusan sarjana Teknik Mesin dengan penguasaan bidang ilmu Teknik Material dan Manufaktur, dan Teknik Konversi energi;
b. Merancang dan mengembangkan proses belajar dan mengajar yang memiliki 5 (lima) kelompok kompetensi Mata Kuliah (MK) yakni (a) Kelompok Kompetensi Utama, (b) Kelompok Kompetensi Pendukung, (c) Kelompok Kompetensi Pelengkap, (d) Kelompok Kompetensi Umum dan (e) Kelompok Kompetensi Pengembangan.
3. Tolok Ukur Keberhasilan
a. Mahasiswa selama mengikuti proses belajar dan mengajar mampu menunjukkan prestasi-prestasi akademik kurikuler, ko-kurikuler dan ekstra kurikuler baik di tingkat nasional dan internasional;
b. Para lulusan mampu menguasai bidang ilmu Teknik Mesin yang dibuktikan dengan serapan tenaga kerja sesuai dengan kompetensi dan kualifikasi tingkat sarjana Teknik Mesin strata satu.
4.1.4. Kompetensi Program Studi
1. Kompetensi Utama
a. Mampu menerapkan konsep dasar matematika, fisika dan sistem mekanis untuk menyelesaikan permasalahan di bidang ilmu Teknik Mesin;
b. Mampumerancang dan mengembangkan bahan-bahan teknik yang meliputi kelompok ilmu bahan logam dan non-logam, proses manufaktur dan rekayasa mesin-mesin konversi energi dan energi terbarukan;
c. Mampu merancang dan mengembangkan sistem mekanika teknik yang meliputi proses dan alat-alat produksi dan manufaktur serta kehandalan struktur dan mekanismenya;
d. Mampu menganalisis perilaku mekanika fluida dan termodinamika yang meliputi fluida mampu mampat (compresible) dan tak mampu-mampat (incompressible).
e. Mampu menganalisis unjuk kerja alat-alat pada proses manufaktur dan produksi yang meliputi proses desain/perancangan, pemotongan, penyambungan, pembentukan,perakitan dan perlakuan bahan-bahan teknik;
f. Mampu menganalisis unjuk kerja alat-alat pada proses perpindahan panas dan massa yang meliputi mesin pengkondisian udara, sistem pengering dan efisiensi kalor dan konversi energi pada operasional sistem thermal
54 PROGRAM STUDITEKNIK MESIN (S1) ITN MALANG
2. Kompetensi Pendukung
a. Mampu menyampaikan ide-ide kreatif dan inovasi baru hasil-hasil penelitian melalui kegiatan penelitian untuk skripsi, karya teknologi dan publikasi ilmiah; b. Mampu mengembangkan material teknik ramah lingkungan dan sistem
otomatisasi manufaktur, dan mengembangkan energi baru dan terbarukan serta terapan di industri modern.
c. Memiliki sikap tata nilai yang menjunjung tinggi keilmuan Teknik Mesin secara mandiri;
d. Memiliki jiwa dan semangat belajar sepanjang hayat.
3. Kompetensi Lainnya
a. Mampumenerapkan konsep technopreneurship dan manajemen teknik yakni pengelolaan sumberdaya di industri yang meliputi mesin-mesin manufaktur, efektifitas proses produksi dari bahan baku menjadi suatu produk, mesin-mesin konversi energi, efektifitas dan efisiensi energi, waktu, biaya dan tenaga kerja. b. Mampu berkomunikasi dengan multi disiplin ilmu teknik.
4.1.5. Capaian Pembelajaran (Learning Outcomes)
1. Kemampuan di Bidang Kerja: mampu menganalisis, merancang dan
mengembangkan Teknik Material dan Manufaktur, yakni pengolahan bahan baku logam dan non-logam, proses dan perencanaan manufaktur, dan Teknik Konversi Energi yakni menguasai mesin-mesin konversi, analisis dan perilaku konversi energi dan energi terbarukan yang terdapat pada industri manufaktur barang dan jasa serta industri energi dan utilisasinya, baik secara mandiri maupun kelompok dengan penuh tanggung jawab terhadap profesi keilmuan yang dikuasainya.
2. Pengetahuan yang dikuasai: memiliki penguasaan ilmu pengetahuan dan
teknologi di bidang ilmu Teknik Mesin yang meliputi optimasi desain, analisis dan penerapan perilaku rekayasa mekanika bahan dan proses manufaktur pada bidang ilmu teknik material dan manufaktur serta teknik konversi energi dan utilisasi energi terbarukan, yang menghasilkan inovasi karya penelitian dan teknologi tepat guna untuk masyarakat.
3. Kemampuan Manajerial: memiliki jiwa technopreneur dan bisa bekerjasama
dengan multi disiplin ilmu dengan nilai-nilai etika profesi, kepemimpinan dan organisasi, serta mampu mengembangkan kerjasama dalam lingkup multi disiplin ilmu yang lebih luas secara efektif.
4. Sikap dan tata nilai: secara mandiri mampu menerapkan kepribadian positif yakni
bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha esa, memiliki moral, etika dan kepribadian yang baik di dalam menyelesaikan tugasnya, mampu mengembangkan IPTEKS, berperan sebagai warga negara yang bangga dan cinta tanah air serta mendukung perdamaian dunia, mampu bekerjasama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian yang tinggi terhadap masyarakat dan lingkungannya, menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, kepercayaan dan agama serta pendapat orang lain dan menjunjung tinggi penegakan hukum serta memiliki semangat mendahulukan kepentingan bangsa dan negara diatas kepentingan pribadi dan golongan.
PROGRAM STUDITEKNIK MESIN (S1)ITN MALANG 55