III. ANALISA dan PERANCANGAN SISTEM
3.5. PERANCANGAN SISTEM
3.5.2. USE CASE
3.5.2.3. USE CASE NARATIF
Rancang Bangun Antarmuka Grafis Network Mapper
Penulis : Innosensio Yudha Pratama Tanggal : 18 Juli 2011
Versi : 1.0
NAMA USE CASE: Jalankan mode scan profil
TIPE USE CASE
Sistem Bisnis
ID USE CASE: 1
PRIORITAS: Tinggi
SUMBER: -
AKTOR BISNIS PRIMER: Pengguna
AKTOR LAIN yang
BERPERAN:
-
STAKEHOLDERS LAIN
yang TERTARIK:
-
scan yang disediakan oleh sistem.
KONDISI AWAL: Sistem berada pada mode scan profil.
PEMICU: Digunakan saat pengguna ingin melakukan proses scan berdasar profil yang telah disediakan sistem.
URUTAN AKTIFITAS
NORMAL:
AKSI AKTOR RESPON SISTEM
Step 1:
Pengguna
menjalankan aplikasi.
Step 3:
Pengguna memilih satu profil scan yang diinginkan.
Step 5:
Pengguna
memasukkan target yang akan di-scan lalu menekan tombol “Jalankan”
Step 2:
Sistem secara default berada pada mode scan standar. Step 4: Sistem mengaktifkan textbox target. Step 6: Sistem menjalankan perintah lalu menampilkan hasil scan.
AKTIFITAS LAIN: Alt-step 3:
Pengguna memilih mode scan selain mode scan standar.
Alt-step 5:
Jika pengguna tidak memasukkan target yang akan di-scan atau tidak memilih salah satu profil, maka sistem akan menampilkan pesan kesalahan.
Alt-step 5:
Jika pengguna menekan tombol “Kosongkan”, maka sistem akan kembali pada tampilan default mode standar.
KESIMPULAN: Use case ini berhenti apabila pengguna berhasil melakukan proses scan pada mode standar.
KONDISI AKHIR: • Pengguna berhasil melakukan scan. • Pengguna menerima pesan kesalahan.
PROSEDUR BISNIS: Pengguna harus memilih salah satu profil scan lalu memasukkan target.
BATASAN
IMPLEMENTASI dan
SPESIFIKASI:
• Harus dapat diakses oleh pengguna.
• Harus dapat menjalankan perintah masukan.
Rancang Bangun Antarmuka Grafis Network Mapper
Penulis : Innosensio Yudha Pratama Tanggal : 18 Juli 2011
Versi : 1.0
lanjutan Sistem Bisnis ID USE CASE: 2
PRIORITAS: Tinggi
SUMBER: -
AKTOR BISNIS PRIMER: Pengguna
AKTOR LAIN yang
BERPERAN:
-
STAKEHOLDERS LAIN
yang TERTARIK:
-
DESKRIPSI Memilih parameter perintah scan dan target secara advanced untuk kemudian di-generate menjadi satu baris perintah utuh.
KONDISI AWAL: Sistem berada pada mode scan lanjutan.
PEMICU: Digunakan saat pengguna ingin melakukan proses scan dengan terlebih dulu memilih parameter perintah secara advanced.
URUTAN AKTIFITAS
NORMAL:
AKSI AKTOR RESPON SISTEM
Step 1:
Pengguna memilih mode scan lanjutan.
Step 3:
Step 2:
Sistem menampilkan windows form untuk mode scan lanjutan.
Pengguna memilih parameter perintah yang diinginkan dan memasukkan target. Step 4: Pengguna menekan tombol “Generate” Step 6: Pengguna menekan tombol “Jalankan”. Step 5: Sistem men-generate masukan menjadi satu baris perintah utuh.
Step 7:
Sistem kembali pada mode profil dan menjalankan baris perintah yang telah
di-generate.
AKTIFITAS LAIN: Alt-step 3:
Pengguna menutup windows form mode scan lanjutan.
Alt-step 4:
Jika pengguna tidak memasukkan target yang akan di-scan, maka sistem akan menampilkan pesan kesalahan.
Alt-step 6:
sistem akan mengosongkan textbox perintah untuk mengulangi pemilihan perintah.
KESIMPULAN: Use case ini berhenti apabila pengguna berhasil melakukan proses scan pada mode scan lanjutan.
KONDISI AKHIR: • Pengguna berhasil melakukan scan. • Pengguna menerima pesan kesalahan.
PROSEDUR BISNIS: Pengguna memilih parameter perintah scan, memasukkan target dan men-generate perintah scan. Sistem menjalankan perintah.
BATASAN
IMPLEMENTASI dan
SPESIFIKASI:
• Harus dapat diakses oleh pengguna. • Harus dapat menerima masukan.
• Harus dapat men-generate perintah scan.
Rancang Bangun Antarmuka Grafis Network Mapper
Penulis : Innosensio Yudha Pratama Tanggal : 18 Juli 2011
Versi : 1.0
NAMA USE CASE: Jalankan mode scan terbimbing
TIPE USE CASE
Sistem Bisnis
ID USE CASE: 3
PRIORITAS: Tinggi
SUMBER: -
AKTOR LAIN yang BERPERAN: - STAKEHOLDERS LAIN yang TERTARIK: -
DESKRIPSI Memilih kemampuan scan dan target untuk kemudian di-generate menjadi satu baris perintah utuh.
KONDISI AWAL: Sistem berada pada mode scan terbimbing.
PEMICU: Digunakan saat pengguna merasa bingung dengan dua mode lain dan membutuhkan bantuan untuk menghasilkan baris perintah yang di-generate berdasarkan kemampuan scannya.
URUTAN AKTIFITAS
NORMAL:
AKSI AKTOR RESPON SISTEM
Step 1: Pengguna memilih mode scan terbimbing. Step 3: Pengguna memilih kemampuan scan yang diinginkan dan memasukkan target.
Step 2:
Sistem menampilkan windows form untuk mode scan terbimbing.
Step 4: Pengguna menekan tombol “Generate” Step 6: Pengguna menekan tombol “Jalankan” Step 5: Sistem men-generate masukan menjadi satu baris perintah utuh.
Step 7:
Sistem kembali pada mode scan standar lalu menjalankan baris perintah yang telah
di-generate .
AKTIFITAS LAIN: Alt-step 3:
Pengguna menutup windows form mode scan terbimbing.
Alt-step 4:
Jika pengguna tidak memasukkan target yang akan di-scan, maka sistem akan menampilkan pesan kesalahan.
Alt-step 6:
Jika pengguna menekan tombol “Ulangi”, maka sistem akan mengosongkan textbox perintah, sehingga pengguna dapat mengulangi memilih kemampuan nmap.
KESIMPULAN: Use case ini berhenti apabila pengguna berhasil melakukan proses scan pada mode scan terbimbing.
KONDISI AKHIR: • Pengguna berhasil melakukan scan. • Pengguna menerima pesan kesalahan.
PROSEDUR BISNIS: Pengguna memilih kemampuan scan, memasukkan target dan men-generate perintah scan. Sistem menjalankan perintah.
BATASAN
IMPLEMENTASI dan
SPESIFIKASI:
• Harus dapat diakses oleh pengguna. • Harus dapat menerima masukan. • Dapat men-generate perintah scan.
Rancang Bangun Antarmuka Grafis Network Mapper
Penulis : Innosensio Yudha Pratama Tanggal : 18 Juli 2011
Versi : 1.0
NAMA USE CASE: Cetak TIPE USE CASE Sistem Bisnis ID USE CASE: 4
PRIORITAS: Tinggi
SUMBER: -
AKTOR BISNIS PRIMER: Pengguna
AKTOR LAIN yang
BERPERAN:
STAKEHOLDERS LAIN
yang TERTARIK:
-
DESKRIPSI Mencetak keluaran proses scan yang dihasilkan oleh sistem.
KONDISI AWAL: Sistem aktif.
PEMICU: Digunakan saat pengguna ingin mencetak keluaran scan yang telah dilakukan.
URUTAN AKTIFITAS
NORMAL:
AKSI AKTOR RESPON SISTEM
Step 1: Pengguna memilih pilihan “Cetak”. Step 3: Pengguna mengkonfigurasi properties untuk mencetak. Step 4: Pengguna menekan tombol “Print” Step 2: Sistem menampilkan windows form print.
Step 5:
Sistem menjalankan proses cetak.
Step 6:
Sistem menutup windows form cetak.
AKTIFITAS LAIN: Alt-step 3:
Pengguna tidak jadi menjalankan proses cetak dengan menutup windows form print atau menekan tombol “Cancel”.
KESIMPULAN: Use case ini berhenti apabila pengguna berhasil melakukan proses cetak.
KONDISI AKHIR: • Pengguna berhasil melakukan proses cetak.
PROSEDUR BISNIS: Pengguna memilih pilihan cetak lalu menekan tombol “Print” untuk mencetak.
BATASAN
IMPLEMENTASI dan
SPESIFIKASI:
• Harus dapat diakses oleh pengguna.
Rancang Bangun Antarmuka Grafis Network Mapper
Penulis : Innosensio Yudha Pratama Tanggal : 18 Juli 2011
Versi : 1.0
NAMA USE CASE: Pratinjau TIPE USE CASE Sistem Bisnis ID USE CASE: 5
PRIORITAS: Tinggi
SUMBER: -
AKTOR BISNIS PRIMER: Pengguna
AKTOR LAIN yang
BERPERAN:
STAKEHOLDERS LAIN
yang TERTARIK:
-
DESKRIPSI Melakukan pratinjau sebelum menjalankan proses cetak untuk mengetahui tampilan dokumen setelah tercetak.
KONDISI AWAL: Sistem aktif.
PEMICU: Digunakan saat pengguna ingin melakukan pratinjau sebelum mencetak.
URUTAN AKTIFITAS
NORMAL:
AKSI AKTOR RESPON SISTEM
Step 1:
Pengguna memilih pilihan “Pratinjau”.
Step 2:
Sistem menampilkan windows form print preview.
AKTIFITAS LAIN: Alt-step 2:
Pengguna menutup windows form print preview.
KESIMPULAN: Use case ini berhenti apabila pengguna berhasil melakukan proses pratinjau.
KONDISI AKHIR: • Pengguna berhasil melakukan proses pratinjau.
PROSEDUR BISNIS: Pengguna memilih pilihan pratinjau.
BATASAN
IMPLEMENTASI dan
SPESIFIKASI:
Rancang Bangun Antarmuka Grafis Network Mapper
Penulis : Innosensio Yudha Pratama Tanggal : 18 Juli 2011
Versi : 1.0
NAMA USE CASE: Simpan Keluaran TIPE USE CASE Sistem Bisnis ID USE CASE: 6
PRIORITAS: Tinggi
SUMBER: -
AKTOR BISNIS PRIMER: Pengguna
AKTOR LAIN yang
BERPERAN:
-
STAKEHOLDERS LAIN
yang TERTARIK:
-
DESKRIPSI Menyimpan keluaran hasil proses scan ke dalam bentuk file *.txt.
KONDISI AWAL: Sistem aktif.
PEMICU: Digunakan saat pengguna ingin menyimpan keluaran ke dalam bentuk file *.txt.
URUTAN AKTIFITAS
NORMAL:
AKSI AKTOR RESPON SISTEM
Step 1:
Pengguna memilih
Step 2:
pilihan “Simpan”.
Step 3:
Pengguna memilih tipe file dan nama file yang akan disimpan.
Step 4:
Pengguna menekan tombol “OK”
windows form save as.
Step 5:
Sistem menyimpan file dan menutup windows form save as.
AKTIFITAS LAIN: Alt-step 3:
Pengguna menutup windows form save as.
KESIMPULAN: Use case ini berhenti apabila pengguna berhasil melakukan proses simpan keluaran.
KONDISI AKHIR: • Pengguna berhasil melakukan proses simpan keluaran.
PROSEDUR BISNIS: Pengguna memilih pilihan simpan keluaran lalu memasukkan nama file beserta ekstensi. Pengguna menyimpan file dengan menekan tombol “OK”
BATASAN
IMPLEMENTASI dan
SPESIFIKASI:
Rancang Bangun Antarmuka Grafis Network Mapper
Penulis : Innosensio Yudha Pratama Tanggal : 18 Juli 2011
Versi : 1.0
NAMA USE CASE: Buka halaman “Bantuan”
TIPE USE CASE
Sistem Bisnis
ID USE CASE: 7
PRIORITAS: Tinggi
SUMBER: -
AKTOR BISNIS PRIMER: Pengguna
AKTOR LAIN yang
BERPERAN:
-
STAKEHOLDERS LAIN
yang TERTARIK:
-
DESKRIPSI Membuka menu pilihan bantuan yang berisi pedoman bagi pengguna untuk menggunakan sistem.
KONDISI AWAL: Sistem aktif.
PEMICU: Digunakan saat pengguna ingin mendapatkan bantuan untuk menggunakan sistem.
URUTAN AKTIFITAS
NORMAL:
AKSI AKTOR RESPON SISTEM
Pengguna memilih pilihan “Bantuan”.
Sistem menampilkan form baru yang berisi
tampilan bantuan berbentuk pdf.
AKTIFITAS LAIN:
-KESIMPULAN: Use case ini berhenti apabila pengguna berhasil memilih pilihan “Bantuan”.
KONDISI AKHIR: • Pengguna mendapatkan tampilan bantuan.
PROSEDUR BISNIS: Pengguna memilih menu pilihan “Bantuan”.
BATASAN
IMPLEMENTASI dan
SPESIFIKASI:
• Harus dapat diakses oleh pengguna.
Rancang Bangun Antarmuka Grafis Network Mapper
Penulis : Innosensio Yudha Pratama Tanggal : 18 Juli 2011
Versi : 1.0
NAMA USE CASE: Buka halaman “Tentang”
TIPE USE CASE
Sistem Bisnis
ID USE CASE: 8
PRIORITAS: Tinggi
SUMBER: -
AKTOR LAIN yang BERPERAN: - STAKEHOLDERS LAIN yang TERTARIK: -
DESKRIPSI Membuka halaman “Tentang” yang berisi informasi aplikasi dan pembuat.
KONDISI AWAL: Sistem aktif.
PEMICU: Digunakan saat pengguna ingin mendapat informasi tentang aplikasi dan pembuat.
URUTAN AKTIFITAS
NORMAL:
AKSI AKTOR RESPON SISTEM
Step 1: Pengguna memilih menu pilihan “Tentang”. Step 2: Sistem menampilkan windows form “Tentang”.
AKTIFITAS LAIN: Alt-step 2:
Pengguna menutup windows form “Tentang” dengan menekan tombol (X) atau “OK”.
KESIMPULAN: Use case ini berhenti apabila pengguna berhasil membuka windows form “Tentang”.
KONDISI AKHIR: • Pengguna berhasil membuka windows form “Tentang”.
PROSEDUR BISNIS: Pengguna memilih menu pilihan “Tentang”.
BATASAN
IMPLEMENTASI dan
SPESIFIKASI:
• Harus dapat diakses oleh pengguna.
3.6. Desain Antarmuka
Desain antarmuka merupakan gambaran antarmuka sistem yang akan dibuat.
3.6.1. Splash Screen
Splash screen adalah sebuah form yang hanya didesain tanpa diberi kode program. Fungsinya adalah sebagai pembuka dan memperkenalkan nama program, versi, dan nama pembuatnya.
Gambar 3.11 Desain Splash Screen
NMAP GRAFIKAL
Versi
3.6.2. Desain Antarmuka Jendela Scan Mode Profil
Jendela scan mode profil merupakan jendela utama dan yang pertama kali muncul ketika program dijalankan. Pada jendela ini, terdapat dua buah menu form, yaitu menu “Scan” dan “Bantuan”, isian target yang akan di-scan, textbox yang akan berisi perintah nmap yang telah di-generate, pilihan profil scan, dua buah tombol, yaitu tombol “Jalankan” dan “Kosongkan”, dan sebuah multiple textbox yang akan berisi hasil scan. Isian target yang akan di-scan dan pilihan profil scan harus diisi/dipilih ketika menggunakan mode scan profil, apabila ketentuan ini ada yang dilanggar, maka sistem akan menampilkan pesan kesalahan.
Gambar 3.12 Desain Antarmuka Jendela Scan Mode Profil
Scan Bantuan Jalankan Kosongkan Mode Profil Target : Perintah : Hasil Scan :
3.6.3. Desain Antarmuka Jendela Bantuan Mode Profil
Jendela bantuan mode profil merupakan jendela yang menampilkan berkas pdf yang berisi tentang bantuan dalam menggunakan program NMAP Grafikal mode scan profil.
Gambar 3.13 Desain Antarmuka Jendela Bantuan Mode Profil
3.6.4. Desain Antarmuka Jendela Scan Mode Lanjutan
Jendela scan mode lanjutan merupakan tempat bagi pengguna yang menginginkan untuk memilih pilihan scan secara advance atau lanjutan. Dalam jendela scan mode lanjutan terdapat sebuah menu form, yaitu “Bantuan”, Textbox yang akan berisi baris perintah yang telah di-generate, tab-tab berisi kumpulan pilihan perintah scan, multiple textbox yang berisi keterangan tentang pilihan perintah scan, dua buah tombol, yaitu tombol “Generate/Jalankan” dan “Ulangi”. Untuk menggunakan mode scan lanjutan, pengguna memilih pilihan scan dan mengisi target, kemudian menekan tombol “Generate” untuk menghasilkan perintah. Setelah perintah NMAP ter-generate, tombol “Generate” akan berubah menjadi tombol “Scan”, ketika pengguna
dapat menekan tombol “Ulangi” untuk mengulangi memilih pilihan scan. Apabila pengguna tidak mengisi target, sistem akan menampilkan pesan kesalahan.
Gambar 3.14 Desain Antarmuka Jendela Scan Mode Lanjutan
Bantuan
Perintah : Generate Ulangi
Keterangan Target :
3.6.5. Desain Antarmuka Jendela Bantuan Mode Lanjutan
Jendela bantuan mode lanjutan merupakan jendela yang menampilkan berkas pdf yang berisi tentang bantuan dalam menggunakan program NMAP Grafikal mode scan lanjutan.
Gambar 3.15 Desain Antarmuka Jendela Bantuan Mode Lanjutan
3.6.6. Desain Antarmuka Jendela Scan Mode Terbimbing
Jendela scan mode terbimbing merupakan tempat bagi pengguna yang menginginkan untuk memilih pilihan scan secara terbimbing. Pada mode ini, sistem akan membantu penggunannya dalam memilih pilihan scan yang sesuai dengan kebutuhannya. Dalam jendela scan mode terbimbing terdapat sebuah menu form, yaitu “Bantuan”, Textbox yang akan berisi baris perintah yang telah di-generate, textbox yang akan diisi target, kumpulan pilihan perintah scan, dua buah tombol, yaitu tombol “Generate/Scan” dan “Ulangi”. Untuk menggunakan mode scan terbimbing, pengguna memilih pilihan scan yang tersedia dan mengisi target, kemudian pengguna menekan tombol “Generate” untuk menghasilkan perintah. Setelah perintah NMAP ter-generate, tombol “Generate” akan berubah menjadi tombol “Scan”, ketika pengguna menekannya, jendela utama (mode profil) akan muncul. Pengguna dapat menekan tombol “Ulangi” untuk mengulangi proses pemilihan. Apabila pengguna tidak mengisi target, sistem akan menampilkan pesan kesalahan.
Gambar 3.16 Desain Antarmuka Jendela Scan Mode Terbimbing
3.6.7. Desain Antarmuka Jendela Bantuan Mode Terbimbing
Jendela bantuan mode terbimbing merupakan jendela yang menampilkan berkas pdf yang berisi tentang bantuan dalam menggunakan program NMAP Grafikal mode scan terbimbing.
Gambar 3.17 Desain Antarmuka Jendela Bantuan Mode Terbimbing
Bantuan
Perintah : Generate Ulangi
3.6.8. Desain Antarmuka “Tentang NMAP Grafikal”
Jendela ini berisi uraian singkat tentang profil Pembuat, tentang apa itu NMAP, dan tentang program “NMAP Grafikal”.
Gambar 3.18 Desain Antarmuka “Tentang NMAP Grafikal”
Pembuat :
NMAP :
BAB IV
IMPLEMENTASI dan HASIL
Bab ini merupakan tahap pengkodean dari perancangan pada bab sebelumnya dan hasil implementasi program serta pengolahan hasil kuesioner dari responden (pengguna).
Dalam membangun aplikasi ini, implementasi sistem dibagi menjadi 2 yaitu implementasi program NMAP Grafikal pada visual studio 2005 dan implementasi program sesuai dengan hasil masukan dari kuesioner.
4.1. Fase Konstruksi dan Percobaan Iterasi Pertama
4.1.1. Implementasi Program
1. Form Depan (Mode Profil)
Form depan atau mode profil merupakan antarmuka utama dan yang pertama kali muncul ketika program dijalankan. Di dalam form depan ini terdapat method-method utama yang akan memproses masukan dari pengguna.
Sebelum menjalankan method-method tersebut diperlukan definisi variabel-variabel, meng-import module yang akan digunakan, dan melakukan setting lingkungan (environmet) form.
Option Explicit On Option Strict On Imports Microsoft.VisualBasic Imports System Imports System.ComponentModel Imports System.Diagnostics Imports System.Globalization Imports System.Text Imports System.Threading Imports System.IO Imports System.Drawing.Printing Public Class FormDepan
Dim profil As String Dim printHasil As String Private m_Process As Process Private m_OutputThread As Thread Private m_ErrorThread As Thread Private m_TextToAdd As String
Private Sub MainForm_Load(ByVal sender As Object, ByVal e As EventArgs) Handles MyBase.Load
Me.AcceptButton = Me.btnPerintah cmbProfil.Focus()
cmbProfil.SelectedItem = "<Profil scanning, pilih salah satu>"
txtCommand.ReadOnly = True txtTarget.ReadOnly = True txtCommand.BackColor = Color.White txtTarget.BackColor = Color.White SaveToolStripMenuItem1.Enabled = False PrintToolStripMenuItem1.Enabled = False PrintPreviewToolStripMenuItem2.Enabled = False m_Process = New Process
With m_Process.StartInfo .FileName = "cmd" .UseShellExecute = False .CreateNoWindow = True .RedirectStandardOutput = True .RedirectStandardError = True .RedirectStandardInput = True End With m_Process.Start() StreamInput("nmap")
m_OutputThread = New Thread(AddressOf StreamOutput)
m_OutputThread.IsBackground = True m_OutputThread.Start()
m_ErrorThread = New Thread(AddressOf StreamError)
m_ErrorThread.IsBackground = True m_ErrorThread.Start()
Setelah variabel, modules, dan lingkungan selesai dibentuk, langkah berikutnya adalah membuat method-method yang akan digunakan dalam program. Method pertama yang akan dijalankan adalah “streamInput(String)”. Method ini merupakan method yang bertugas menerima masukan dari pengguna berupa perintah NMAP dalam format ANSI dan meneruskannya ke NMAP core (textbased), yang akan menjalankan perintah tersebut.
Ketika NMAP core (textbased) selesai menjalankan perintah, maka akan dihasilkan keluaran yang berformat DOS. Keluaran ini akan dibaca baris-perbaris oleh method “StreamOutput()” dan diubah formatnya ke dalam bentuk ANSI oleh method “ConvertOem(String)”.
Private Sub StreamInput(ByVal Text As String) m_Process.StandardInput.WriteLine(Text) m_Process.StandardInput.Flush()
Apabila terdapat kesalahan dalam pembacaan keluaran yang dihasilkan NMAP core, method “StreamError()” akan menampilkannya.
Private Sub StreamOutput() Dim Line As String =
m_Process.StandardOutput.ReadLine() Try Do While Line.Length >= 0 If Line.Length > 0 Then AddText(ConvertOem(Line)) End If Line = m_Process.StandardOutput.ReadLine() Loop Catch AddText(String.Format("""{0}"" Berakhir sampai sini!", m_Process.StartInfo.FileName))
End Try End Sub
Private Function ConvertOem(ByVal Text As String) As String Return _ Encoding.GetEncoding( _ CultureInfo.InstalledUICulture.TextInfo.OEMCodePage _ ).GetString(Encoding.Default.GetBytes(Text)) End Function
Private Sub StreamError() Dim Line As String =
m_Process.StandardError.ReadLine() Try Do While Line.Length >= 0 Line = m_Process.StandardError.ReadLine() If Line.Length > 0 Then AddText(Line) End If Loop Catch AddText(String.Format("""{0}"" Berakhir sampai sini!",
m_Process.StartInfo.FileName)) End Try
Proses berikutnya, setelah membaca keluaran yang telah dihasilkan NMAP core, adalah menampilkannya ke dalam program agar dapat disajikan ke pengguna. Terdapat dua buah method yang bertugas untuk ini, yaitu “AddText(String)” yang akan menangkap apa yang dihasilkan oleh “StreamOutput()” kemudian diteruskan ke method “AddTextToTextBox()” yang akan menampilkan keluaran ke textbox di dalam program.
Profil perintah NMAP dan parameter yang dihasilkan, mengambil contoh profil perintah pada apilkasi yang sudah ada sebelumnya, yaitu zenmap. Berikut ini merupakan kode program yang mengatur tentang pemilihan pilihan profil perintah NMAP melalui combobox:
Private Sub AddText(ByVal Text As String) Try m_TextToAdd = Text Me.Invoke(CType(AddressOf Me.AddTextToTextBox, MethodInvoker)) Catch ex As Exception MessageBox.Show(ex.Message) End Try End Sub
Private Sub AddTextToTextBox()
txtResults.AppendText(m_TextToAdd & ControlChars.NewLine)
txtResults.SelectionStart = txtResults.Text.Length
Private Sub cmbProfil_SelectedIndexChanged(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles
cmbProfil.SelectedIndexChanged
If cmbProfil.SelectedItem Is "Scan regular" Then profil = "nmap" txtCommand.Text = profil txtCommand.ReadOnly = True txtCommand.Visible = True txtTarget.Visible = True txtTarget.ReadOnly = False txtTarget.Focus()
ElseIf cmbProfil.SelectedItem Is "Scan intens" Then profil = "nmap -T4 -A -v" txtCommand.Text = profil txtCommand.ReadOnly = True txtCommand.Visible = True txtTarget.Visible = True txtTarget.ReadOnly = False txtTarget.Focus()
ElseIf cmbProfil.SelectedItem Is "Scan secara lengkap (mungkin lambat)" Then
profil = "nmap -sS -sU -T4 -A -v -PE -PP -PS80,443 -PA3389 -PU40125 -PY -g 53 --script all"
txtCommand.Text = profil txtCommand.ReadOnly = True txtCommand.Visible = True txtTarget.Visible = True txtTarget.ReadOnly = False txtTarget.Focus()
ElseIf cmbProfil.SelectedItem Is "Scan intens dan UDP" Then
profil = "nmap -sS -sU -T4 -A -v" txtCommand.Text = profil txtCommand.ReadOnly = True txtCommand.Visible = True txtTarget.Visible = True txtTarget.ReadOnly = False txtTarget.Focus()
ElseIf cmbProfil.SelectedItem Is "Scan intens semua port TCP" Then profil = "nmap -p 1-65535 -T4 -A -v" txtCommand.Text = profil txtCommand.ReadOnly = True txtCommand.Visible = True txtTarget.Visible = True txtTarget.ReadOnly = False txtTarget.Focus()
Di dalam program ini, pengguna disediakan fitur/menu untuk menyimpan hasil scan ke dalam file berekstensi *.txt. Di dalam kode program, terlebih dahulu diset properties dari “SaveFileDialog1” yang merupakan fitur yang disediakan oleh visual studio untuk bahasa pemrograman ElseIf cmbProfil.SelectedItem Is "Scan intens tanpa ping" Then profil = "nmap -T4 -A -v -Pn" txtCommand.Text = profil txtCommand.ReadOnly = True txtCommand.Visible = True txtTarget.Visible = True txtTarget.ReadOnly = False txtTarget.Focus()
ElseIf cmbProfil.SelectedItem Is "Scan ping" Then profil = "nmap -sn" txtCommand.Text = profil txtCommand.ReadOnly = True txtCommand.Visible = True txtTarget.Visible = True txtTarget.ReadOnly = False txtTarget.Focus()
ElseIf cmbProfil.SelectedItem Is "Scan secara cepat" Then profil = "nmap -sV -T4 -O -F --version-light" txtCommand.Text = profil txtCommand.ReadOnly = True txtCommand.Visible = True txtTarget.Visible = True txtTarget.ReadOnly = False txtTarget.Focus()
ElseIf cmbProfil.SelectedItem Is "Traceroute" Then profil = "nmap -sn --traceroute"
txtCommand.Text = profil txtCommand.ReadOnly = True txtCommand.Visible = True txtTarget.Visible = True txtTarget.ReadOnly = False txtTarget.Focus()
ElseIf cmbProfil.SelectedItem Is "<Profil scanning, pilih salah satu>" Then
profil = "" 'cmbProfil.BackColor = Color.White txtCommand.Text = profil txtTarget.ReadOnly = True txtTarget.Visible = True End If