KONSEP DAN IMPLEMENTASI DESAIN
C. Teknis Pengolahan Foto
5.7 User Experience
Menurut acuan Mobile App UX Principle yang diterbitkan oleh Google sebagai pedoman untuk desain aplikasi android, kemudian disesuaikan dengan fitur dan konten yang disediakan oleh aplikasi eksisisting dan komparator, maka berikut adalah kriteria user experience aplikasi:
• Menampilkan app introduction screen pada penggunaan pertama. • Menyediakan penawaran-penawaran (promo).
• Menggunakan sort pencarian berdasarkan popularitas, waktu, harga dan jenis kegiatan dalam fitur pencarian.
• Pengguna dapat membuat permintaan perjalanan. • Pengguna mendapatkan balasan penawaran perjalanan. • Notifikasi mendekati jadwal perjalanan.
• Notifikasi ketika mendapatkan penawaran custom trip • Notifikasi ketika ada permintaan mengisi review. • Menggunakan navigasi scroll tidak terbatas.
• Menggunakan filter pencarian harga minimal dan maksimal.
• Menyimpan paket tour yang diinginkan, dan mengelompokkan berdasarkan keinginan pengguna.
• Cara penyampaian pesan informal, kasual, terkesan muda dan modern. • Pengguna dapat menuliskan review dan rating kepada paket tour yang
sudah dibeli.
• Aplikasi menampilkan foto-foto pendukung.
• Aplikasi menampilkan sejarah pembelian pengguna.
Sebagai satu aplikasi baru, ada pengalaman (experience) yang ditawarkan oleh Touraway sebagai keunggulan yang dimiliki dibanding aplikasi lain yang serupa yaitu:
A. Hangout
Hangout adalah sebuah segmen yang diletakkan pada urutan ke-empat dari atas, diantara Trending Destination dan Travel Type. Segmen ini berisi kegiatan berlibur di luar paket wisata yang ditawarkan oleh UMKM Tour dan Travel, seperti workshop, seminar, acara sosial dan lingkungan, dan kegiatan lain yang memberdayakan komunitas lokal. Pada segmen ini, wisatawan dapat membeli tiket keikutsertaan pada acara tersebut melalui aplikasi Touraway.
Narasumber kegiatan yang ada pada segmen hangout adalah masyarakat atau UMKM lokal yang ada di daerah tersebut. Dengan begitu, banyak UMKM lokal dan pemilik usaha maupun orang berbakat (ahli) yang dapat memanfaatkan Touraway sebagai media promosi tidak
langsung. Segmen ini juga dapat bekerjasama dengan pemilik festival tertentu. Foto untuk segmen hangout dapat dilihat pada gambar 5.6.
Contoh kegiatan yang dapat masuk pada segmen Hangout adalah: • Workshop memasak oleh chef atau ahli
• Workshop fotografi tematik oleh fotografer atau blogger • Workshop melukis, illustrasi, keterampilan
• Seminar menulis skenario, blog
• Bersih-bersih pantai, gunung, daerah tertentu
• Acara-acara kreatif untuk mendukung promosi pihak tertentu, terutama UMKM, dan lain-lain.
Gambar 5.6 Foto Segmen Hangout
Sumber: Atnis, 2017
5.8 Wireframe
Konsep aplikasi ditampilkan dalam bentuk bagan visual wireframe sebagai pedoman dalam mendesain interface aplikasi. Berikut adalah rancangan wireframe dan jalan cerita dari aplikasi Touraway.
Tampilan awal ketika membuka aplikasi ini adalah splash screen berupa logo. Untuk pengguna yang baru pertama kali masuk, maka akan muncul screen pengenalan aplikasi (gambar 5.7).
Gambar 5.7 Wireframe 1
Sumber: Atnis, 2017
Kemudian pengguna dapat langsung mengakses aplikasi tanpa login / register terlebih dahulu. Akses yang dapat digunakan adalah top destination, special deals, pencarian paket tour beradasarkan harga, tipe kegiatan, dan operator tour. Ketika menekan salah satu paket tour, maka pengunjung dapat melihat detail overview dari paket tour.
Namun untuk mengetahui lebih lanjut mengenai itinerary, special notes dan availability dari sebuah paket tour maka pengguna harus melalukan registrasi atau masuk menjadi anggota terlebih dahulu. Batas untuk pengguna member dan bukan member adalah overview paket wisata (lihat gambar 5.10).
Pada Home (gambar 5.8) terdapat 4 menu pilihan yaitu menu fitur pencarian, menu Top Destination, menu Special Deals dan Latest Browse. Fitur pencarian menampilkan pencarian paket tour yang diinginkan oleh user dengan dilengkapi filter tipe tour, harga tour dan waktu tour. Menu Special Deals adalah tempat dimana paket-paket tour yang memiliki penawaran khusus / promosi dapat diakses oleh user. Menu Top Destination menampilkan destinasi-destinasi wisata populer yang didalamnya ada berbagai jenis paket tour terkait destinasi tersebut.
Gambar 5.8 Wireframe 2
Sumber: Atnis, 2017
Menu pencarian (gambar 5.9) akan menampilkan paket-paket tour yang sesuai dengan filter dan keyword yang sudah dimasukkan oleh pengguna. Beberapa pilihan paket ini juga dapat diurutkan berdasarkan popularitas, tipe kegiatan, harga, dan durasi perjalanan. Untuk pengguna yang sudah mendaftar atau sudah login maka keseluruhan akses aplikasi ini dapat digunakan, terutama akses untuk melihat detail sebuah paket tour. Dengan menekan salah satu paket wisata maka user dapat mengetahui overview, itinerary (susunan perjalanan), dan special notes (syarat dan ketentuan).
Gambar 5.9 Wireframe 3
Sumber: Atnis, 2017
Gambar 5.10 Wireframe 4
Pada detail paket tour (gambar 5.10), user dapat melanjutkan dengan melihat jadwal ketersediaan yang sudah disusun oleh pihat biro travelt. Pada halaman pilihan jadwal tour, terdapat keterangan harga, tanggal mulai dan selesai tour, dan jumlah paket yang tersisa pada tour tersebut. User dapat melanjutkan dengan menekan tombol book yang akan otomatis terlanjut ke sistem pembayaran.
Pada sistem pembayaran, terdapat beberapa langkah sebelum user melakukan transaksi. Tahap satu adalah mengisi berapa jumlah paket yang dipesan (per pax), detail traveler yang ditunjuk sebagai penanggung jawab pemesanan, detail traveler yang lain (bila ada). Selanjutnya akan diteruskan dengan merangkum semua data yang sudah diisi pada form detail traveler, untuk kemudian diteruskan pada pemilihan metode pembayaran.
Menu di sebelah home page adalah compare page (gambar 5.11), yang berfungsi sebagai fasilitas untuk membandingkan paket tour yang sudah dipilih oleh user. Bagian informasi yang dibandingkan diantaranya adalah harga, reputasi, durasi perjalanan, operator tour, jadwal kegiatan, hal yang termasuk dan tidak termasuk dalam paket wisata, dan foto kegiatan wisata.
Gambar 5.11 Wireframe 5
Sumber: Atnis, 2017
Kemudian halaman ketiga adalah My Tour (gambar 5.12) yang berisi tentang jadwal perjalanan (upcoming), sejarah perjalanan (history), dan fitur
untuk membuat permintaan tour baru sesuai keinginan user (custom trip). Pada menu Upcoming terdapat jadwal perjalanan yang sudah terbayar dan belum dilaksanakan oleh user. Kemudian menu History adalah daftar paket tour yang sudah terlaksana oleh user, melalui menu ini user dapat memberikan review untuk paket tour yang sudah dilakukan.
Gambar 5.12 Wireframe 6
Sumber: Atnis, 2017
Menu custom trip adalah fitur yang khas dari aplikasi ini, dimana user dapat memposting kriteria tour yang diinginkan. Pada menu ini, ada beberapa
kolom yang disediakan oleh aplikasi untuk diisi, mulai dari Deskripsi, Special Notes, Destination, dan informasi lainnya seperti gambar 5.12. Setelah menambahkan custom trip yang diinginkan, nantinya user akan mendapatkan penawaran dari beberapa biro tour dalam batas waktu tertentu yang dikirimkan melalui menu custom trip ini dan e-mail.
Halaman terakhir adalah Profile (gambar 5.13) yang berisi semua pengaturan dan informasi tentang user. Melalui halaman ini user dapat mengakses menu ngaturan, menu informasi data mengenai dirinya, dan fitur wishlist. Fitur Wishlist adalah fitur yang dapat digunakan user untuk menyimpan paket wisata yang diinginkannya. Fitur ini sangat bermanfat apabila user ingin melakukan perjalanan di waktu yang akan datang, namun sedang mencari paket wisatanya di waktu user mengakses aplikasi ini. Wishlist dapat dengan mudah menyimpan paket-paket wisata tersebut tanpa user perlu mencarinya lagi dari awal.
Gambar 5.13 Wireframe 7
Sumber: Atnis, 2017
5.9 Moodboard
Dengan konsep desain Touraway dan keyword modern dan informative maka berikut adalah moodboard untuk referensi visual dari output yang dihasilkan pada perancangan ini yaitu desain UI, UX, dan elemen di dalamnya yaitu illustrasi, app banner, dan icon (gambar 5.14).
Gambar 5.14 Moodboard
Sumber: Atnis, 2017