• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V : Simpulan dan Saran

ISI DAN PEMBAHASAN

4.1. Gambaran Umum Perusahaan

4.2.3. Usulan Perbaikan

Dari hasil wawancara dan diskusi singkat yang dilakukan oleh peneliti dengan beberapa pihak sepertiSupervisorBongkar Muat, Staff Pengendali Operasi, Supervisor Perencanaan dan Administrasi, ditemukan masalah paling dominan yang mempengaruhi kinerja produktivitas dan ET:BT. Yang dimaksud dengan permasalahan dominan adalah permasalahan yang merupakan akar dari seluruh permasalahan, dengan kriteria mempunyai banyak pengaruh atau kontribusi terhadap hasil kinerja Terminal Jamrud Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Dari kriteria tersebut berarti permasalahan dominan adalah permasalahan yang terjadi secara berulang-ulang, dan apabila permasalahan tersebut dapat diselesaikan, dapat meningkatkan kinerja Terminal Jamrud secara signifikan. Permasalahan yang jarang terjadi dan juga permasalahan yang dianggap wajar dan tidak perlu ada penyelesaian oleh pihak perusahaan tidak dimasukkan ke pertimbangan permasalahan dominan. Hasilnya, ditemukan 3 masalah paling dominan yang dapat mempengaruhi kinerja produktivitas dan ET:BT, yaitu: cuaca buruk/hujan, terjadi

❪ ❫

Permasalahan yang lain seperti kerusakan alat, prosedur yang salah, keterampilan karyawan, lokasi gudang serta hook cycle time tidak dipilih karena tidak memenuhi kriteria permasalahan dominan.

1. Cuaca Buruk/Hujan

Faktor cuaca buruk/hujan memang seringkali menjadi faktor penyumbangidle timepada bongkar muat curah kering. Faktor ini perlu dikesampingkan karena selain hanya sering terjadi pada musim hujan saja (tidak rutin), tetapi juga karena ini merupakan faktor alam yang tidak dapat dikendalikan.

2. Terjadi Kerusakan Alat

Pada Terminal Jamrud, kerusakan alat bongkar muat baik itu crane dan alat bantu lainnya sangat jarang sekali terjadi. Kemungkinan terjadinya paling banyak hanya 1 kerusakan/minggu dengan lamaidle timeselama 45 menit hingga 1 jam untuk melakukan proses perbaikan, sehingga hanya menyumbang porsi idle time yang cukup sedikit dan dianggap bukan sebagai masalah dominan.

3. PergantianShiftdan Istirahat TKBM Terlalu Lama

Faktor ini dipilih sebagai faktor paling dominan, karena menyumbang porsi idle timetertinggi dibandingkan faktor lain. Faktor ini juga rutin terjadi setiap hari, dan akan makin memperparah tingginya idle time pada saat musim hujan.

Untuk membuat suatu usulan perbaikan yang tepat, maka peneliti memutuskan untuk diskusi singkat dengan pihak pengendali operasi danSupervisor

❴ ❵

bogkar muat. Pengendali operasi adalah bagian khusus dari Terminal Jamrud (pihak BUP) yang mengawasi operasional perusahaan, dalam hal ini yaitu bongkar-muat. Wawancara dengan Supervisor Bongkar Muat yang membawahi Dalops (Pengendali Operasi). 2 pihak ini dipilih karena berdasarkan hasil diskusi, kedua pihak ini yang paling mengerti mengenai keadaan bongkar muat di lapangan.

Dari hasil diskusi singkat, ditemukan akar dari permasalahan lamanya pergantian shift dan juga berhentinya pekerjaan sebelum waktu yang ditentukan yaitu jam kerja/shiftdari TKBM yang terlalu panjang. Seperti yang telah dijelaskan pada sub-bab sebelumnya, peraturan jam kerja TKBM diatur oleh koperasi TKBM yang berada di bawah pengawasan OTPEL (Otoritas Pelabuhan), sehingga Pelindo 3 dan PBM lainnya tidak punya hak dalam pengaturan jam kerjanya. Terlalu panjangnya shift memunculkan masalah yang cukup banyak terhadap kinerja bongkar muat. Beberapa diantaranya adalah waktu istirahat menjadi lebih lama dari yang ditentukan dan juga pekerjaan berhenti sebelum waktu yang ditentukan, sehinga menyebabkan berkurangnya waktu kerja efektif (effective time). Kondisi fisik TKBM yang terlalu lelah adalah penyebabnya.

Supervisor Bongkar Muat juga menyatakan bahwa jumlah TKBM yang dibutuhkan di lapangan sebenarnya tidak sebanyak yang tertulis di peraturan. Beliau mencontohkan, ada peraturan yang menyebutkan bahwa jumlah minimal TKBM yang dipekerjakan untuk pekerjaan tertentu misalnya 10-7 (10 di darat, 7 di atas kapal) total 17 orang, namun jika dilihat pekerjaannya sebenarnya hanya

❛ ❜

TKBM yang hanya duduk-duduk saja dan jumlah total yang hadir tidak sesuai yang dipesan sebelumnya. Pelindo 3 akhirnya bertindak tegas dengan mengeluarkan peraturan baru yaitu upah yang dibayarkan kepada TKBM sesuai dengan absensi. Meski sempat mendapat protes dari TKBM hingga terjadi mogok kerja pada 25-26 Oktober 2016 lalu, peraturan ini tetap dijalankan oleh Pelindo 3.

Menurut Suma mur (1994), shift kerja merupakan pola waktu kerja yang diberikan pada tenaga kerja untuk mengerjakan sesuatu oleh perusahaan dan biasanya dibagi atas kerja pagi, sore dan malam. Sistem shift kerja dapat berbeda antar instansi atau perusahaan, walaupun biasanya menggunakan tiga shift setiap hari dengan delapan jam kerja setiapshift. Pada bongkar muat di Terminal Jamrud dipakai tiga shift tiap hari dengan masing-masing delapan jam kerja untuk PBM, dan pergantianshifttiap 1x24 jam oleh TKBM. Pergantianshiftyang lebih dari 8-12 jam seringkali disebut dengan istilahextended workday.

Menurut Canadian Centre for Occupational Health and Safety (CCOHS), extended workday adalah jadwal kerja yang lebih lama dari jadwal kerja pada umumnya, yaitu jika shift kerja lebih dari 12 jam sehari. CCOHS adalah sebuah lembaga nasional utama Kanada yang berfungsi sebagai pengembangan lingkungan kerja yang aman dan sehat serta mencegah adanya kecelakaan, gangguan kesehatan dan kematian di lingkungan kerja.CCOHSmenyatakan ada beberapa kelebihan dan kekurangan dari penggunaan extended workday bagi pekerja, yaitu :

- Kelebihan

❝ ❞

o Lebih banyak waktu untuk berkumpul dengan keluarga o Meningkatkan kepuasan kerja

o Mengurangi jumlah pulang-pergi kerja - Kekurangan

o Lebih banyak hari libur dapat membuat pekerja kurang cekatan terhadap pekerjaannya

o Penurunan terhadap keselamatan dan kewaspadaan o Pekerja membutuhkan waktu istirahat yang lebih lama o Kecepatan kerja menurun

o Terjadi kelelahan

Pada paparanCCOHSdi atas, terdapat 3 hal yang memang terjadi pada TKBM Terminal Jamrud yaitu TKBM membutuhkan waktu istirahat yang lebih lama, kecepatan kerja menurun dan terjadinya kelelahan. Kekurangan seperti penurunan terhadap keselataman dan kewaspadaan mungkin terjadi namun tidak begitu tampak. Untuk mengatasi hal-hal di atas dan meningkatkan kinerja TKBM,CCOHS menyarankan penggunaan 2 pendekatan yaitu :

1. Pendekatan pada level organisasional

Ada 2 hal yang dilakukan pada pendekatan level organisasional, yaitu mengenai desain jadwalshiftkerja dan juga fasilitas.

o Desain jadwalshiftkerja

❡ ❢

Panjang waktu rotasi (8jam/12jam) Dalam hal ini tidak bisa dilakukan perubahan karena sudah diatur oleh pihak koperasi TKBM.

Waktu mulai dan berakhirnyashift Menurut peneliti, waktu dimulai dan berakhirnyashiftsudah tepat, yaitu 08.00, 16.00 dan 00.00.

Lamanya waktu istirahat Untuk waktu istirahat juga sudah cukup. TKBM mendapat waktu istirahat 1 jam tiap 7 jam kerja (1shift8 jam, 7 jam kerja 1 jam istirahat).

Membuat jadwal kerja alternatif untuk mengorganisir jadwal kerja (yang telah ada) langkah ini dipilih karena sangat cocok dengan kondisi permasalahan di Terminal Jamrud.

Karena pengaturan shift kerja TKBM sudah diatur dari koperasi, maka yang paling memungkinkan dilakukan oleh pihak PBM adalah membuat jadwal kerja alternatif. Pihak Pelindo 3 menyatakan bahwa seringkali jumlah TKBM yang dipesan lebih banyak daripada yang dibutuhkan, dan tetap dilakukan seperti itu karena ada peraturan yang mengatur. Kelebihan TKBM ini dapat digunakan untuk mengatasi permasalahan akibat extended workday, dengan cara :

1. Menerapkan sistem absensi

Cara ini telah diterapkan oleh pihak Pelindo 3. Dengan adanya peraturan absensi maka TKBM yang datang

❣6

sudah sesuai dengan jumlah yang dipesan, meski beberapa kali masih ditemui ada yang tidak datang. Peraturan ini dapat dianggap sebagai motivasi agar TKBM datang kerja.

2. Menerapkan sistem rotasi dalam regu

Sesuai yang dikatakan sebelumnya bahwa jumlah TKBM yang dipesan seringkali berlebih, ini berarti ada beberapa orang yang pasti tidak bekerja. Jumlah kelebihan bisa 3 5 orang. Dengan adanya kelebihan pekerja, maka sistem rotasi dalam regu dapat dilakukan. TKBM dalam 1 shift akan dibagi menjadi pihak yang bekerja dan pihak yang berfungsi sebagai pengganti. Pihak pengganti ini akan menggantikan TKBM yang lelah, terutama TKBM yang ada di posisi strategis dalam aktivitas bongkar muat seperti bagian operator, baik itu operatorship crane, forklift,ataupun operatorhopper. Dengan bentuk tim kerja ini maka akan mengurangi adanya kelelahan sehingga pekerja tidak mengalami penurunan kinerja ataupun mengambil waktu istirahat lebih lama dari yang ditentukan.

o Fasilitas

❤❤

1. Fasilitas Istirahat bagi pekerja yang kelelahan, disiapkan tempat beristirahat yang cukup. Pekerja ini akan menjadi pengganti berikutnya bagi pekerja lain yang kelelahan.

2. Tempat Makan/Minum bagi pekerja pada saat peneliti melakukan observasi, sudah ditemukan tempat makan dan minum berupa warung di dalam terminal. Makan dan minum yang cukup juga merupakan salah satu cara menghindari kelelahan yang berlebihan.

2. Pendekatan pada level individual

Ada beberapa pendekatan level individual seperti pengaturan waktu tidur, mengedukasi TKBM mengenai efek dari extended workday, beristirahat dan berolahraga yang cukup. Namun pendekatan pada level individual ini tidak dapat dilakukan oleh Pelindo 3 karena TKBM dinaungi oleh koperasi TKBM, sehingga yang dapat melakukannya adalah pihak koperasi TKBM.

Dengan dilakukannya usulan perbaikan ini, diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas bongkar/muat di Terminal Jamrud Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, yang dapat dilihat dari meningkatnya nilai dari kinerja produktivitas (T/G/J) dan ET:BT.

❥❦ ❥ ❧ ♠♥♦ ♣ q rst❦✉✈❦✉♦❦✇❦✉ ①②③②♠④⑤ ⑥ ⑦⑧ ⑨ ⑩❶❷ ❸❹❺❻ ❼❽❼❺❾ ❼❿ ➀❼ ❽➁➂ ➃ ❹❿ ❹➂➁➄ ➁❼ ❿ ❻❼❿ ➃ ❹❿➅➆➂❼➀❼ ❿ ❻❼ ➄ ❼ ➇❼❿➅ ➄ ❹➂ ❼➀ ❻➁➂❼ ❾➈ ❾❼ ❿➉ ➊❼ ❾❼❻❼➃❼ ➄❻➁ ➄❼❺ ➁❾❾ ❹❽ ➁➊➃➈➂❼ ❿❽❹➋❼ ➅❼ ➁➋❹❺ ➁❾➈ ➄➌ ➍➎ ➏➁ ❿❹❺➐❼ berth time ❾❼➃ ❼➂ ❾❼❺ ➅➆ ➊➈❼ ➄❼ ❿ ➑➈ ❺❼➀ ❾❹❺➁❿➅ ❻➁ ➒ ❹❺➊ ➁❿❼➂ ➓ ❼ ➊❺➈ ❻ ❻➁❼ ❿❼➂➁❽ ➁❽ ➊❹❿➅➅➈ ❿❼ ❾❼ ❿ ❽➄❼ ❿❻❼❺ ❾➁ ❿❹❺ ➐❼ ➃ ❹➂ ❼➋➈➀❼ ❿➉ ➇❼ ➁➄➈ ❽➄❼ ❿❻❼❺ ➃❺➆ ❻➈ ❾➄➁→ ➁➄❼❽ ➣➒ ↔↕ ↔➓➙ ➇❼❿➅ ➊ ❹➛ ❼ ❾➁➂➁ ❹➜❹❾➄➁→ ➁➄❼❽ ❻❼ ❿ ❽ ➄❼ ❿❻❼❺ ➝ ➒➌❸➒ ➇❼❿➅ ➊❹➛❼❾➁➂ ➁❹➜➁ ❽➁ ❹❿❽➁➎➞❼ ❽ ➁➂❼ ❿❼➂ ➁❽ ➁ ❽❿ ➇❼❼ ❻❼➂ ❼➀❽❹➋❼ ➅❼ ➁➋❹❺ ➁❾➈ ➄➌ ❼ ➎ ➟❿❼➂➁❽ ➁❽ ➏ ➁❿❹❺ ➐❼ ➋❹❺ ❻❼ ❽ ❼❺❾❼ ❿ ➠ ❺➆ ❻➈ ❾➄ ➁→ ➁ ➄❼ ❽ ➣➒ ↔ ↕ ↔➓ ➙ ❽➈ ❻❼➀ ➑➈ ❾➈➃ ➋❼ ➁❾➉❾❼❺ ❹❿ ❼❽➈ ❻❼➀➊ ❹❿➑❼➃❼ ➁❽➄❼❿❻❼❺➇❼❿➅❻➁➄❹❿➄➈❾❼ ❿➎ ➋➎ ➟❿❼➂➁❽ ➁❽ ➏ ➁❿❹❺ ➐❼ ➋❹❺ ❻❼❽ ❼❺ ❾❼❿ ➝➒➌❸➒ ➋❹➂➈ ➊ ➑➈❾➈➃ ➋❼ ➁❾➉ ❾❼❺ ❹❿❼ ➋❹➂➈ ➊➊❹❿➑❼➃❼➁❽ ➄❼ ❿❻❼❺➇❼❿➅❻➁➄ ❹❿➄➈ ❾❼ ❿➎❸❼➀ ❾❼ ❿

➔➎ ➟❿❼➂➁❽ ➁❽❻➁❼➅❺ ❼ ➊cause and effect➜❼ ❾➄➆❺➡ ➜❼ ❾➄➆❺➇❼❿➅➊ ❹➊➃ ❹❿➅❼❺➈➀ ➁❾➁ ❿❹❺ ➐❼ ➒ ❹❺ ➊➁ ❿❼➂ ➓ ❼➊❺➈ ❻ ❻➁➂❼ ❾➈ ❾❼ ❿ ❻❹❿ ➅❼ ❿ ❻➁➋❼ ➅➁ ➊❹❿ ➐❼❻➁ ❾❹➂ ➆ ➊➃➆ ❾ ➜❼ ❾➄➆❺ ➃ ❹❺➊❼ ❽❼➂ ❼➀❼❿➉ ➇❼ ➁➄➈ ➜❼ ❾➄➆❺ ➊❼ ❿➈ ❽➁❼➉ ➜❼ ❽➁➂ ➁ ➄❼ ❽ ↔➊ ❹❽➁ ❿➉ ➂➁❿➅❾➈ ❿➅❼ ❿➉ ➊❼➄ ❹❺➁❼➂ ❻❼ ❿ ➊ ❹➄➆ ❻❹↔methods ➤➁ ➄❹➊➈ ❾❼❿ ➍➥ ➜❼ ❾➄➆❺ ➃ ❹❺ ➊❼ ❽❼➂ ❼➀❼❿ ➇❼ ❿➅ ❻❼➃ ❼ ➄ ➊❹➊➃ ❹❿➅❼❺➈➀ ➁❾➁ ❿❹❺➐ ❼➒❹❺➊ ➁❿❼➂➓ ❼➊❺➈ ❻➎ ➥ ➎ ➤❼❺ ➁ ➀❼ ❽ ➁➂ ➛❼ ➛ ❼❿➑❼ ❺❼ ❻❼❿ ❻➁ ❽ ❾➈ ❽➁ ❽ ➁❿➅❾❼ ➄ ➇❼ ❿➅ ❻➁➂❼ ❾➈ ❾❼ ❿ ➆➂ ❹➀ ➃ ❹❿❹➂ ➁ ➄➁ ❻❹❿➅❼ ❿ ➋❹➋❹❺❼➃ ❼ ➃ ➁➀❼❾➉ ❻➁ ➄❹➊➈ ❾❼ ❿ ➊❼ ❽❼➂ ❼➀ ➃❼➂➁❿➅ ❻➆ ➊ ➁❿❼ ❿ ➇❼ ❿➅ ➊❹➊➃ ❹❿➅❼❺➈➀ ➁❾➁ ❿❹❺➐❼➃ ❺➆ ❻➈ ❾➄ ➁→ ➁ ➄❼ ❽❻❼ ❿➝➒➌❸➒❼ ❻❼➂❼➀➠ ❹❺➅❼ ❿➄ ➁❼ ❿Shift❻❼ ❿

➫ ➭ ➯➲➳➵➸➺➸ ➻➸➼ ➸➽➾ ➚➸ ➽ ➪➶➹➸ ➵➲➵➯➶ ➽ ➘➸➴ ➷➸ ➽➘➸➬ ➯ ➲➽➹➸➳➶ ➼ ➸➮➸➶ ➬➱ ➽➮➳➴➷➶➺ ➴ ➮ ➲➳ ➼➸ ➚➸➯➼ ➸➺ ➴➻➬➴ ➽➲➳ ➪➸✃ ➲➳➵➴➽➸ ➻❐ ➸ ➵➳➶ ➚❒➲➻➸➷➶ ➼➸ ➽✃➸ ➽➪➶ ➽➹❒ ➲➳➸ ➬❮ ➶➳➸➷➸➘➸❰ ❒➲➳➵➸➺➸ ➻➸ ➼➸➽ ➘➸ ➽➹ ➪➸➳ ➸➽➹ ➮ ➲➳ ➪➸ ➚➴ ➚➸➽ ➪➶➹➸ ➯➲➳ ➵➸➺➸ ➻➸➼➸ ➽ ➘➸ ➽➹ ➚➴➸ ➽➹➹➸➯ Ï➸ ➪➸➳ ➚➸ ➽ ➮➴➚➸➬ ➯➲➳ ➻➶ ➸ ➚➸ ➯➲➽➘➲➻ ➲➺➸➴ ➸➽ ➱ ➻ ➲➼ ➯➴➼➸ ➬ ➯➲➳➶➺ ➸ ➼➸➸ ➽ ➮ ➴ ➚➸ ➬ ➚➴ ➵➸➺➶ ➬➬➸ ➽ ➬➲ ➯ ➲➳➮➴➵➷➸ ➽➹➸ ➽ ➯➲➳➵➸➺➸ ➻➸➼➸ ➽ ➚➱➵➴ ➽➸ ➽ ❰ Ð➺ ➶ ➻➸ ➽ ➯➲➳➷➸➴➬➸➽ ➘➸ ➽ ➹ ➚➴ ➷ ➲➳➴➬➸➽ ➘➸➴➮ ➶ ➚ ➲➽➹➸➽ ➵ ➲➽➹➹➶ ➽➸➬➸ ➽ ➯➲ ➽➚➲➬➸➮ ➸ ➽ ➱➳➹➸ ➽➴➺ ➸➺ ➴➱ ➽➸ ➻➾ ➚➲➽➹➸ ➽➵ ➲➽➹➱ ➳➹➸ ➽➴➺ ➴ ➳➪➸➚Ï➸ ➻➬➲➳➪➸➘➸ ➽➹➺ ➶ ➚➸ ➼➸ ➚➸➚➸ ➽➵➲➻➸ ➬➶ ➬➸ ➽in-group rotation➘➸ ➽➹➚➴ ➸Ï➸➺➴➱ ➻➲ ➼➱ ➯➲➳➸➺ ➴ ➱ ➽➸➻➯➲➻➸➷➶ ➼➸ ➽❰ ÑÒÓÒÔ ÕÖÕ× ❮ ➸➳➸ ➽ ➘➸ ➽➹ ➚➸ ➯➸➮ ➚➴ ➷ ➲➳➴➬➸➽ ➯➲➽➶ ➻➴ ➺ ➚➲➵➴ ➯➲➽➴➽➹ ➬➸➮➸ ➽ ➬➴ ➽➲➳ ➪➸ berth time ➵➶➸➮ ➸ ➽Ø➶➳ ➸ ➼➬➲➳➴➽➹➚➴✃➲➳ ➵➴➽➸ ➻❐ ➸ ➵➳➶ ➚✃➲➳ ➵➴➽➸➻✃➸ ➽➪➶ ➽ ➹❒ ➲➳ ➸ ➬➚➸ ➻➸ ➼➺ ➲➷ ➸➹➸➴ ➷ ➲➳➴➬➶➮Ù Ú❰ ❒➲➵➷ ➲➳➴➸ ➽➯➲➻➸➮ ➴ ➼➸ ➽➬➼➶ ➺ ➶➺➷ ➲➳➶ ➯➸Ø➸➳➸➯ ➲➽ ➹➱ ➯➲➳ ➸➺➴ ➸ ➽➵ ➲➺➴➽➘➸ ➽➹➲Û➲➬➮➴Û➾ ➺➲➳➮ ➸ ➷ ➲➳➷ ➸ ➹➸➴ ➬➲➮ ➳ ➸➵ ➯➴ ➻➸ ➽ ➻➸➴ ➽➽ ➘➸ ➘➸➽ ➹ ➚➴ ➳➸➺➸ ➯ ➲➳➻➶ ➬➲➯➸ ➚➸ ➯➸➳➸ ✃➲➽➸ ➹➸ Ü➲➳ ➪➸Ý➱ ➽ ➹➬➸ ➳Þ➶➸➮ß✃Ü ÝÞà❰ á❰ ❒➲➽➸ ➵➷➸ ➼➸ ➽ Û➸➺ ➴ ➻➴➮ ➸➺ ➯ ➲➻➸➷➶ ➼➸ ➽ ➶ ➽➮➶ ➬ ➷➱ ➽➹➬➸ ➳â➵➶➸➮➾ ➮ ➲➳➶➮➸ ➵➸ ➶ ➽➮➶ ➬ ➵➲➽ ➘➴➸ ➯➬➸ ➽HMC Pad➸ ➹➸ ➳➺➲➻➶➳➶ ➼➬➸ ➚➲➵ ➲➮➲➳➚➸ ➯➸➮âÏ➸ ➪➴ ➷➵ ➲➽ ➹➹➶ ➽➸ ➬➸ ➽ HMC. ã❰ Þ➲➽➲➳➸ ➯➬➸ ➽ ➺ ➴ ➺➮➲➵ ➸➷➺ ➲➽➺ ➴ ➶ ➽➮ ➶ ➬ ✃ÜÝÞ➾➸➹➸➳ ✃Ü ÝÞ ➮➲➳ ➵➱➮➴ä➸➺ ➴ ➶ ➽➮ ➶ ➬ ➚➸➮➸ ➽➹➺➲➺➶➸➴➪➶ ➵ ➻➸ ➼➘➸ ➽➹➮ ➲➻➸ ➼➚➴➯ ➲➺➸ ➽➚➸ ➳➴➬➱ ➯➲➳➸➺ ➴❰ å❰ Þ➲➽➲➳➸ ➯➬➸ ➽ ➺ ➴ ➺➮➲➵ ➳➱➮ ➸➺ ➴ ➚➸ ➻➸ ➵ ➳ ➲➹➶❰ æ➲➽➹➸➽ ➚➴ ➪➸➻➸ ➽➬➸➽➽➘➸ ➺ ➴➺ ➮ ➲➵ ➸➷➺ ➲➽➺ ➴ ➾ ➬➲➻➲➷➴ ➼➸ ➽ ✃ÜÝÞ ➚➸ ➯➸➮ ➚➴ ➹➶ ➽➸ ➬➸➽ ➶ ➽➮➶ ➬ ➳➱➮➸➺ ➴ ➵➲➽➹➹➸ ➽➮➴➬➸➽

80

çèéêëìíîïðñ ðñ ìòìíóôðõöô ì÷ ìøì îùç èéêëìíîøðõìú ìúùûüý ùý ùû ðí ô ùíî ýðû ðõ ôùüû ðõ ìôüõòüûû ðõóüû ðõ ìôüõþõìíðìôìöû öíû üýùýùñìùííëìÿ

✁✂✄ ✁☎✆✝✞✄ ✁✟ ✁

A✠✡☛☞ ✌ A✍✎✏ ☛ A✑ ✌ ✒☛✓ L✔ ✡✕✕✡✖✗ ✡ ✌ J K ✘✙✚✚✚✛✑ g Penuitind dekatan Terpadu ✣✤✥u ✦ ✤✧✑ J✒✗✒ ✠★✒✩✪✒ ✍✡ ✫ ✕✒ E✫✬✒★

B✔ ✭✓✒☛✌ ✮✑ ✯ ✒ ☛✓ B✏✗ ✍✡☛✌ ✪✑ ✰✑ ✘✙ ✚✱✲ ✛✑ Qutive Resealitaa rch fo✳✴ ✤r cati✵✶ ✢ ✜✶

ntroduction to Theory asdethodn B✔ ☞★ ✔ ☛✩ A✍ ✍✹☛✒ ☛✓B✒✖✔ ☛I☛ ✖✑

B✺✓ ✏✬ ✠✏✹✒ ☛★ ✔ ✌A✑ ✌✻✏✠✼✔✓ ✏✠✓✼✔ ✌B✑ ✌✽ ✺✼ ✒ ✾✒ ☛✌B✑ ✌ G✺ ✠☛✏☛✭✌ ✪✑ ✘✲✿✙❀✛✑ B✡ ✠★ ❁ A✍ ✍✔✖✒★✏✔ ☛ ✽ ✠✔ ✕✍✡ ✫ ❂ ☛✓✡ ✠ ❂☛✖✡✠★✒ ✏☛★✹✩ A C✔ ☛✖✡✬★ ✺✒✍ M✔✓✡✍ ✺ ☞ ✏☛✭ C✔✍ ✍✒ ✕✔ ✠✒ ★✏✎✡ A✬✬ ✠✔✒✖ ❁✑ Procediaagrinfactuun ✌❃✌❃✲ ✚❄❃❅❆

C✒ ☛✒✓ ✏✒ ☛ C✡ ☛★ ✠✡ ❇✔✠ ❈✖✖✺✬✒★✏✔ ☛✒✍ H✡✒✍★ ❁ ✒ ☛✓ ✪ ✒❇✡★✹ CC❈❉ ✪ ✛✑ ✘✲✿✙✿ ✛✑ ✳ ❊tended Workday

❋●alth Safety ssues ✘❈ ☛✍✏ ☛✡✛

❁★ ★✬ ☞✩■ ■✾ ✾✾ ✑✖✖✔ ❁☞✑✖✒■✔ ☞❁✒ ☛☞✾ ✡✠☞■✡✠✭✔ ☛✔ ✫ ✏✖ ☞■✾✔✠✗✓✒✹✑ ❁★✫✍ D✏✒✗ ☞✡ ☞ ✲✲ D✡ ☞✡ ✫ ✕✡ ✠✲✿✙❏✛

D✡ ☛❑✏☛✌NK✑ ✌✒ ☛✓✪✑L✏ ☛✖✔ ✍ ☛✌▲✑✘✲✿✙✙✛✑Th❋✧✶✴▼✵✵ ✥e Sage of Qualitative Research th ✳✴ ❖tion C✒ ✍✏❇✔ ✠☛✏✒✩✪AGE ✽✺ ✕✍ ✏✖✒★✏✔ ☛☞ ✌I☛✖✑ D✡ ☞✒ ✏ ✌ M ✪✑ ✌ ✒ ☛✓ J✔ ❁☛☞✔ ☛✌ ✮ ✌ A ✘✲✿✙❅✛✑ ❂ ☞ ✏☛✭ F✏ ☞ ❁✕✔ ☛✡ D✏✒ ✭ ✠✒ ✫ ★✔ D✡✎✡ ✍✔✬ C❁✒☛✭✡ M✒ ☛✒ ✭✡ ✫✡ ☛★ ✪★✠✒★ ✡✭✏✡☞ ★ ✔ A✖ ❁✏✡✎✡ F✏✠☞ ★P▲✡✒ ✠ ✪★✺✓✡ ☛★ ✽✡ ✠☞✏ ☞★ ✡ ☛✖✡✑ ◗❘✜❘✸ ❘✜✴❙ancedgemenanat ournal ✌❆✱ ✌❀✙P❏❅✑

D✡★ ✏✗❯✏ ☛✒☛✖ ✡✑ ✘ ✲✿✙❀✛✑ enkonro✵✶✵ ✢dy ❱❲❳ Perdanagnganternasional asih

elalui aut ✘❈ ☛✍✏ ☛✡ ✛✑ ❁★★ ✬✩■■❇✏ ☛✒☛✖✡✑✓✡★✏✗✑✖ ✔ ✫■✕✡ ✠✏★ ✒P✡✗✔ ☛✔ ✫✏P✕✏ ☞☛✏ ☞■✓P ✲✱ ✚❅❀✙❅ ■✫✡☛✗✔P✏ ☛✓✠✔✹✔☛✔P✚✿P✬✡ ✠✓ ✒ ✭✒☛✭✒☛P✏ ☛★✡ ✠ ☛✒ ☞ ✏✔ ☛✒ ✍P✫✒ ☞✏ ❁P✫✡ ✍✒ ✍✺ ✏P✍ ✒✺★ ✑ D✏✒✗ ☞✡ ☞✙❈✗★✔ ✕✡✠✲✿✙ ❏ ✛

D✡★ ✏✗❯✏ ☛✒☛✖ ✡✑ ✘✲✿✙ ❏✛✑ enhub✣ ✤✴ ❖ arya✜✥ Serana hkan Pen Pelanlaaelog buhan

UPT ke Pelindo ✘ ❈ ☛✍ ✏☛✡ ✛✑ ❁★★ ✬✩■■❇✏ ☛✒☛✖✡✑✓✡★✏✗✑✖ ✔ ✫■✕✡ ✠✏★ ✒P✡✗✔ ☛✔ ✫✏P✕✏ ☞☛✏ ☞■✓P ❅✲❆✲❆❅✲■✫✡☛❁✺ ✕P✕✺✓ ✏P✗✒ ✠✹✒P✒✗✒ ☛P☞ ✡✠✒ ❁✗✒☛P✬ ✡ ☛✭✡ ✍✔ ✍✒✒ ☛P✬✡✍ ✒ ✕✺❁✒ ☛P✺✬★P✗ ✡P ✬✡ ✍ ✏☛✓✔ ✑✘D✏✒✗ ☞✡ ☞✙❈✗★✔✕✡ ✠✲✿✙ ❏✛

I☞ ❁✏✗✒ ✾✒ ✌ K ✘✙ ✚❏✱✛✑ ❬✤ide to Quality trol no❪❚nese❫✢apa ❬●mbao❵❭ ✪ ❁✺ ❁✔✑ ❛✔✗✹✔✩ J❂✪E ✽ ✠✡☞ ☞ ✌L★✓✑

I☞✾ ✒ ✠✒✌❜✒ ✠☞ ✒ H✒✓ ✏✑✘✲✿✙ ❀ ✛✑✷tifikaendsi Penkefektifaetidayeb✣●banrth Time apal

argo dan Usulan Perbaikayann di Pela✣✧✶❝buhan Trisaarmasinkti ✪✺ ✠✒ ✕✒✹✒✩❂ ☛✏✎✡✠☞✏★✒ ☞ A✏ ✠✍✒☛✭✭✒✑

82

K❢❣ ❢❤✐ ❥❦ ❧❤B♠♥N ♦ ❢♣q rs❦ tI❤✉✈❤ ❢✇❦ ❧①②③④⑤⑥⑦①⑧⑨ ⑩❶❷t ❸ ❹ ❺❻⑩❼❽❹t❺⑩ ⑨❾aut ya❿❻➀❺➁➂ng

odal Utama Poros aritim ➄➅❻ ⑨a ②➆❤s❦❤ ❢⑦① ➇✐ ✐♣➈➉➉ ➊ ➊➊①rq❣ ❤ ①➋✈ ①❦✉➉♣❢s ❦❤✉✈ ⑤➉r ❢❥❦ ✐ ❧➉④➌➍❦ ✇✐ ❢❣➌➎❥❧❤ ✇♣✈ ❥✐❧✇❦➌L❧q✐➌➏❧❤➋➌ A❤✉ ❧s➌➌M✈✉ ❧s➌♠✐ ❧❣❧➌➐✈❥✈ ✇➌M❧❥❦✐ ❦❣➌Dq❤❦❧①②D❦ ❧t ✇ ❢✇⑤➆t✐ ✈r❢❥③④ ⑤➑⑦ K❢❣ ❢❤✐ ❥❦ ❧❤➐ ❢❥➇qrq❤➋❧❤♦ ❢♣qrs❦ tI❤✉✈❤ ❢✇❦❧①②③④⑤➒⑦①Ren Stranacaementegis te rian

Perhubungan Ta➔→➣↔unh ↕➔→ ➣➙➛ ②➆❤s ❦❤ ❢⑦①②D❦❧t ✇❢✇⑤➆t✐ ✈r ❢❥③④ ⑤➑⑦ K❥q➋❢❥➜ D①➜ ✉ ❢ ➝❦ ✐➜ ➐ ①➜ ♦ ❧❣✉ ❧✇✇➜ K①➜ ❧❤✉ ♦ ❧❣ ♣➇❧s➜ ♦ ① ②③④④➒⑦➛ Operations

➃➛anagement ➍✈q✐➇❢❥❤A➞❥❦ ➟❧➈➆➠➞✈ ❥✉♠❤❦ ➡❢❥✇❦✐➏➐ ❥❢✇ ✇➍✈q✐➇❢❥❤A➞ ❥❦➟ ❧➛ H❧❣rs ❢✐ ✈❤➜ ➢①②③④④➤⑦① Treasure hest of Six Sig➦❹maowthethodsToandols➧❶st

Practices ①♠❤❦ ✐ ❢✉➍✐ ❧✐ ❢✇✈➞ A❣ ❢❥❦ ➟❧➈➐ ❢❧❥✇✈❤➨✉q➟❧✐❦ ✈❤➜I❤ ➟① Mq❤✉ ❧➏➜ E D ②⑤➩➫➭⑦① Steps To➯➲fective ➯➳➅⑨pment nceaateninonographs On

Port anagement Iss ❦❤✈❦ ✇➈♠❤❦ ✐ ❢✉➵ ❧✐❦ ✈❤ ✇

N❧✐ ✇❦ ❥➜ M①②⑤➩➫➫⑦➜➃etode Penelitian J❧t ❧❥✐❧➈G➇❧s❦❧ I❤✉✈❤ ❢✇❦❧①

➐ ❥❦➇❧❥✐ ❧❤✐✈➜ ➝❧➇➏q A➋q❤➋① ②③④ ⑤⑥⑦① Operasi Termin❺➸➅➺❺❻➛al Pel ➍q ❥❧r ❧➏❧➈ ➐ ❢s❧rq➇❧❤I❤✉✈❤ ❢✇❦❧ III

➐➎ ➐❢s❧rq➇❧❤ I❤✉✈❤ ❢✇❦ ❧ ②➐ ❢ ❥✇ ❢❥✈ ⑦① ②③④ ⑤➒⑦① ra Tanopa➻❿❻❻➅❺➁hunan Rep PTort

Pelabuhanesianodn➾➔→ ➣↔➛ ②➆❤s❦ ❤ ❢⑦①➇✐ ✐♣➈➉➉❦ ❤ ❧♣✈ ❥✐ ⑥①➟✈ ①❦✉➉?♣➚➤④➫⑥②D❦ ❧t ✇❢✇ ⑤➆t✐✈r ❢❥③④ ⑤➑⑦

♦ ❧➏➜ D ②③④④➫⑦① ndonesian Port Sector Reform a➔→→➪nd The Shippingaw ➝❧✇➇❦❤➋✐✈❤➈♠❤❦ ✐ ❢✉➍✐ ❧✐ ❢✇ A➋❢❤➟➏➞✈ ❥ I❤✐ ❢ ❥❤ ❧✐ ❦✈ ❤ ❧s D❢➡❢s✈♣❣❢❤✐①

➍➟❧❥➡❧✉ ❧➜ A J①➜ B✈q➶✉❦❤❢➌C➇❧❣ ❢❢➡ ❧➜ ➎①➜ G✈s✉ ✇✐ ❢❦❤➜ ➍① M①➜ M H❧➏✇➜ J①➜ ➹① H❦ ss➜ A ②③④④ ⑥⑦① A ♦ ❢➡❦❢➊ ✈➞ ✐➇❢ C❧q ✇ ❧s M❧♣♣❦❤➋ ➐ ❥❧➟✐ ❦ ➟❢ ❧❤✉ ♦ ❢✇ ❢ ❧❥➟➇ L❦ ✐ ❢❥❧✐q ❥❢① Secod Wonrldonference on➘➴➃ a 1nd ↔➷h❿❻❻➅❺➁ ➘➴➃ onference

➥➅❻➂anc exico

➍✈ ❢➋❦ ❥❦➜ H ②③④④➫⑦① ➐ ❢❥❧❤ ❧❤ Et✇♣✈ ❥ I❣♣✈ ❥ ➎❢ ❥➇❧✉ ❧♣ ➐ ❢❥❢t✈❤✈❣❦ ❧❤ J❧➊❧ ➎❦ ❣q ❥ D❢❤➋❧❤ ➐ ❢❣r ❢❤ ❧➇❧❤ Fq ❤➋✇❦ ➐ ❢s❧rq➇❧❤ ✉❦ J❧➊❧ ➎❦❣ q ❥① ➄➽ ➯ urnal lmu ➯➱onomi dananajemen

⑤①

➎❢✉✉❦❢➜ C ❧❤✉ ➎❧✇➇❧t ✈ ❥❦➜ A ②③④④➩⑦① ✃❽➅❻➀❺➷s oniof ixedethods Research tegrating Qun antitative and Qu❿❼❼❹ative lita oaches in the Social and

➧❶rahaviol Sciences N✈ ❥✐➇❒ ❧❥✈s❦ ❤ ❧➈

AGE ➐qrs ❦➟❧✐ ❦✈❤ ✇➜I❤ ➟① u

83

❮❰ÏÐÑÒ ÓÔÕÓÖ BÐÒ ×Ð Ø ÙÚ Û ÜÝÝÞ ßÚ àáâáã äåãååã àá æå çèéåãÚ ê ÓÙ ëÐ ìÐ❰ ÑÐ í Bî ÑÐ ï ððñ î Ñ ê ÓÙ ëÐ ìÐ❰ ÑÐÚ

Lampiran 1

Lampiran 2

Foto Observasi Penelitian (21 November 2016)

Harbour Mobile Crane (HMC)

Grab Terbuka Seutuhnya, Menumpahkan Seluruh Muatan

Truk di Bawah Hopper dengan Terpalan (Petugas Penutup Terpal Truk)

Lampiran 3

DiagramCause and Effect

Diagram Cause and Effect Lingkungan (Environment)

Lampiran 4

Transkrip Wawancara Penelitian

Nama : Pak Dwi

Jabatan : Staff Pengendali Operasi. Khusus Curah Kering.

Keterangan : Wawancara tidak terstruktur, open ended interview. Didasari 5 kategori permasalahan diagram cause and effect: Manusia, Mesin, Metode, Lingkungan, Muatan.

Peneliòió ôadi õaöa ini peneliòian òenòang keòidakefekòifan dalam m÷øòan c÷ùah keùing dan dibagi menjadi ú bagian õaja biaù òidak òeùlal÷ melebaùû öaiò÷ daùi üaný üan÷õiaû üeõinýüachineû þingk÷nganý ÿ ✁✂ùonmenòû daùi pùoõeõnöa dan m÷øòanýmaòeùial ☎✆maùin õaöa õ ÷✝ah õempaò beùbincang dengan üaõ ✞ ÷✝✟ø Sòaf ☎ønòoù P÷õaò ✡ kaòanöa öang pengaù÷✟ paling beõaù iò÷ daùi õòo☛ øge facòoù✄ ôadi õepeùòi kepadaòan konòaineù giò ÷✄ Se÷☞pama baò ÷ baùa kalo diangk÷ò ò ù÷✌c÷☞a dapeò✍✎✎✌ ✏û òapi kala÷c÷ùah õepeùòi òep÷ g biõa ✑òon lebih

Pak ✒☛✂ó ✓ ✟û makõ÷✝ maõnöa ini kala÷ òep÷ g di dalam kaù÷ g õama langõ÷ g maõ÷✌ ke bak òù÷✌✠c÷ùah beda giò÷✔

Peneliòió✕öaû✖✆naù✄

ama õepeùòi iò ÷✄

Pak ✒☛✂ó✕öaûmemang kalo langõ ÷ g ke bak ò ù÷✌✠c÷ùah iò÷lebih cepaò daùipada öang õ÷✝øh di kaù÷ ✏✄

Peneliòió ☎ølo õeõama m÷øòan c÷ùah keùing õendiùi ada peùbedaan nggakû conòohnöa kala÷ òep÷ ✏õama baò ÷✖ø ùa giò÷✘ebih cepaò mana

Pak ✒ ☛✂ó ☎✆beò ÷✘an kala÷ baò ÷ baùa di õini jaùang ✞øng õeùing iò ÷ Soöabean üealû Ra S÷✏aùûôag÷ gû✙øùamû✚okeõ✠limbah✡ûõ÷✘f÷ù✄✒õb

Peneliòió ✞ øng diõeb÷òkan ini õem÷ø biõa dibilang li✛÷✂d öa kalo ÷ ò÷✌kepadaòan m÷øòan üakõ÷✝ öa kan lebih m÷dah mengiõi ù÷øngan bak òù÷✌û✜ølka

Pak ✒ ☛✂ó✕öaû ✖✆ò ÷✘✄

Peneliòió☎ølo daùi jeniõ m÷øòan c÷ùah keùingnöa õendiùi ada maõalah gak

Pak ✒ ☛✂ó Tiap jeniõ m÷øòan paõ òi ada maõalah✄✚onòohnöa kalo cokeõû✝✂a akan ada maõalah di deùmaga ☎øùena kan iò ÷ limbahû jadi koòoù✄ Sehingga pembeùõihan deùmaga õeòelah bongkaù m÷øò iò÷haù÷õ beùõih kaùena kan beùbahaöa alo S✢ü ûôag÷ ✏û✙÷✘a iò ÷m÷ kin di alaò kebanöakan ü÷ kin kaùena iò ÷ kan non✣õ òopû ada jangka ☛ økò ÷ dia haù÷õ beùhenòi api eap dipak akan jadin a ak ena i kan ga penah be heni elal ada m an

ma✤ ✥✦✧ Tapi kaena m✥✩ai ekaang banak Pengendalian ✫✬✭★aional kia a✰✱✤i ala✯✲ e★✤eb✥ ✯✧✳aena kan iap ala ang make bebedabeda Paa ✵✱l✫✬✤ Pengendali ✫✬✭★ai i✯✥✸engaai iap opeao★✮✥✹✯✥✦✸eminimalii hal e★✤eb✥ ✯ ✧

Penelii✺✫✻begi✯✥✮kalo begi✯✥bia lanj✥ ✯ dai ii pekejana d✥✩✥✪a PakUn✯✥✦pekejana endii biaana ada maalah epe★✯i apa

Pak ✵✰✽✺✾ ✽ni✮✦ ✽✯a ini ala kan kejaama a ada ✿✬✭★✥✤ahaan Penelii✺✫✻✱lana b✥✦an p✥✹✪a endii a

Pak ✵✰✽✺❀✥✦✱n kia maih e✰✱✧ onohna ❂❃ ❁ ✶❂✱ ★bo✥★❃obile ❁ ★ane✷ ✧❄✯✥j✥❅✱ kan meeka p✥✹✪a opeao★✤endii✴✤endii kebijakan meeka✷✮jadi e✥✸pama ada pegaai ba★✥✮ ba★✥✤eleai ✯★aining lallang✤ ✥✹g ✯✥★✥✹lapangan nah i✯✥✶biaana jadi maalah✷ ✧❄✯✥kadang eing ejadi iniden

Penelii✺✳✱★ena maih amai gi✯✥✪a✧❀ea★✯i i✯✥❆✥✦✱n dai Pelindo a Pak ✵✰i✺✫✻❆✥✦✱n✮❇elindo ❁✥✸a jadi pengelola

Penelii✺❈adi ang p✥✹✪a cane dan pekejana ama Pelindo ✿✤e✰✱✤ ✥❉✱h epake ala dan opeaona

Pak ✵✰✽✺❄ ✪a bena ma

Penelii ❄✯✥ ada beapa pe★✥✤ahaan✼❊al✥✤ama✴✤ama bag✥✤ aa ada ang paling menonjol g pefomana

Pak ✵ ✰ ✽✺✳✽ ✯a ada pe★✥ ✤ahaan✧✳alo ama✴✤ama bag✥✤✯egan✯✥✹g diliha dai mana alo dai pod✥✦✤i✮✬✱ling banak dai PT ❀❈T❄✧✳✱★ena memang cepe dia hook cclena Penelii ea★✯i Pelindo kan dape lapoan kinejana meeka a conohna PT ini hai ini bia bongka beapa PT ini bia bongka beapa ❄✯✥ dape lapoanna iap b✥✩an aa gimana

Pak ✵ ✰ ✽✺ ✫✻ kalo lapoan ih iap hai pa✤✯i dape✯✧ Selama ada kegiaan a adi aa iap hai ke lapangan cek ala em✥✱na di ini ba★✥ jam ❋● aa kejakan lapoan e★✥ ✯ama c✥★ah keing

Penelii✺❍✱h kalo membaha pegaai ba★✥✪ang bikin maalah adi✮✽✯✥✤eing ejadi nggak peganianna

Pak ✵✰✽✺✳✱lo elama ini ih aa k✥★ang a✥✪a✮✦✱★ena peganian i✯✥kan aa gak liha ke aa✤ ✧Tah✥✹✪a a aa iniden aja✮✤aa ba★✥✯ana opeaona iapa✮✤enio aaj✥✹✽o★✧✳✱lo j✥✹✽o kan nah i✯✥■adi caaan b✥✱ ✯ kia

Pak ❏ ❑▲▼ ◆❖P ◆◗ pelaPihan dan i❘Pemna meeka aa k◆ ❚ang Pah◆❯ Pelindo hana melihaP meeka p◆❖❙a e❚Pifikai aPa◆PidakTapi elain dai l◆❱❚❲Pelindo jga ◆❳ah nambah ❨❩❬ ❭ p◆❖ ❙a pelindo endii

PeneliPi▼❪❫main aa bebincang dengan Pak ❴ ◆❳ha ada maalah pebedaan ❘Panda kineja ang dipakai anPaa P❵ ❬ Pelindo dengan P❵❬ l◆❱❚❲ conPohna P❵❬ Pelindo kan c◆❚ah keing pakai ❨❛❜Pongangjam❲◗❱lo pihak l◆❱ ❚ gimana

Pak ❏ ❑▲▼❪❱lo men◆❚◆P❘aa ama aja ih

PeneliPi▼❪❱lo pebedaan pod◆◗Pi❡▲Pa❘❘iang ama malem beda gak

Pak ❏ ❑▲▼ angaP bepenga❚◆❢ ❯ ❪ ❱❚ena kalo iang iP ◆ lebih pod◆◗Pif kalo malam iP ◆ agak pendek jam kejana❤❲kaena paa T❪ ❵ ❬ iP ◆i❘PiahaP❘eha❚◆❘na jam ✐❲Papi giP◆jam aPa jam ❥◆❳❱h i❘PiahaP❣behenPi❤ ❯

PeneliPi▼❪❱lo dai peneangan Peminalna ❘ ◆❳ah c◆◗◆❦❙a Pak ❏ ❑▲▼ S◆❳❱h ma❘❲❢ ❱na dai fakPo T❪❵❬ iP◆❘aja

PeneliPi▼❧❢giP ◆❯Tapi kalo dim◆♠aina eing PelaP nggak Pak❞❬ak❘◆❳❖ ❙a kan iP ◆❘eleaina jam ✐❲♠al◆❘hifP beik◆Pna m◆♠aina on Pime jam ♥❱Pa◆Pidak

Pak ❏ ❑▲▼❪❱lo m◆♠ai elal◆PepaP❑ ❱kP◆◗♦◗♣a❘❲Pidak ada maalah PeneliPi▼❪❱lo jam kejana di ini gimana ih pak hifPna

Pak ❏❑ ▲▼❪❱lo hifP❨iP◆jam q♥❯qqr❨❥❯qq❲❘hifP❛❨❥❯qqrqq❯qq❲❘hifPsqq❯qqrq♥❯qq❯Tiap hifP i❘PiahaPna jam❯❪ ❱lo hifP pagi jam ❨❛❯qqr❨s❯qq❲❘hifP❛ jam ❨ t❯q q✉❛q❯qq❲kalo ang hifPs▲P ◆✈am ePengah pagi ❘ ◆❳ah behenPi

PeneliPi ❧❢ begiP ◆❯ ❧◗❫ kalo giP◆ kiPa pindah ke mein a alo maalah mein ada pemaalahan gak Pak

Pak ❏ ❑▲▼❪❱lo mein kaakna nggak ada kendala a ma❘❲❦❱ling ❭ ◆♣a maalah dikiP✉dikiP aja❯❭onPohna kaak mein pana❘❯

PeneliPi▼❧❢♣◆❖✇kin kaena ang Padi Pak ❏ ❑ ▲ bilang kaena non ❘Pop iP ◆❙a Pak ❏ ❑▲▼①❙a❲Papi iP◆②epePPeaPai❯❨q♣eniP giP◆❱ja ◆❳❱h bia jalan lagi PeneliPi Selain iP ◆❱da lagi gak Pak

Pak ❏ ❑▲▼Piap mein iP ◆bedabeda ma❘❲ kiPa p◆❖❙a mek ada ①Palg❚◆dan oP P ❑ ❱ld❯④❱h iP◆ beda ma❘❲❘aP ◆❖❙a bia kombinai aP◆❖ ❙a nggak

Pak d⑤⑥⑦ conohna kala ❶❷⑧⑧⑤❸ld i⑧ ⑩ bia kombinai jadi bia hook ❹⑤ing ling ebih cepa hook cclena ma❹❻❽ ❸lo ❾⑧alg❿⑩nggak bia❺❹ ⑩➀ ❸h dicoba ama opeao❿❹enio❿❹ama ➁➂T jga idak bia

Penelii⑦❽ ❸lo di ini mainenancena bag⑩❹ nggak ma❹➃ S⑩➀ ❸h epa gi⑧ ⑩⑧imingna

Pak ➄ ⑤⑥⑦ ❽ ❸lo mainenance ih❹ ⑩➀ah bag⑩❹ ma❹❺ ➅⑩ ➆a conohna kaak ini p⑩ ➇⑨a ➈❽➉ ❿⑩❹ak ⑩➀ ❸h eminggini bel⑩ ➆❹eleai akhina a kia makimalkan ➊ ➋➅ lain ang ada ❽⑥ ⑧a ada ➌➊ ➋ ➅❺❿⑩❹ak ➍❺➎adi ang ➏➀⑥makimalkan❻➐⑧ ❿aegina begi⑧⑩❻

Penelii⑦❾⑧⑩❿⑩❹akna lama kenapa❺➑ak

Pak➄ ⑤⑥⑦❽❸⑧ana ih maih impo❿⑧❺❹paepa❿⑧na bel⑩ ➆ daang Penelii kalo maalah caca gi⑧⑩gimana pak

Pak ➄ ⑤⑥⑦ ❽❸lo m⑩ ❸⑧an c⑩ ❿ah keing ih h⑩➎an lang❹ ⑩ ➇g ⑧⑩⑧⑩➒ palka jadi em⑩ ❸ kegiaan beheni aalah lain epe❿⑧i ombak ih kalo di ini gak maalah jga a ga penah mengalami ombak inggi

Penelii al paa conignee c⑩❿ah keing ini kan ❹ ⑩➀ ❸h ah maalah kalo h⑩➎an ha❿⑩❹ beheniini meeka ngakalin dengan pengiiman banak ebel⑩➆ m⑩❹im h⑩➎an gi⑧ ⑩gak Pak Pak ➄⑤⑥ ⑦➓➔➇→→❸k j⑩ →❸❹ih ma❹❻

Penelii Pemilik baang bea❿⑧i ❿⑩gi a Pak kalo h⑩➎an gi⑧⑩❺➣an beheni jadi elal⑩➇❸mbah hai aa⑩➆⑩ ➇gkin ada pejanjian kh⑩❹ ⑩❹ dengan Pelindo jika h⑩➎an

Pak ➄ ⑤⑥⑦ kalo i⑧⑩ dai pihak meeka biaana ❹⑩➀ ❸h ada ➓➒↔ ❿aion Planning jadi ❹ ⑩➀ah ma❹ ⑩➣ di dalamna menghi⑧ ⑩ ➇g kem⑩ ➇gkinan hjan dan lainlainna iaana kalo h⑩➎an begi⑧⑩P➁➋ akan mina i❹ ⑧em e❿⑩❹ani⑧ ⑩i❹⑧ilahna lemb⑩ ❿ gi⑧⑩ma❹❻➂adi pada aa i❹ ⑧iaha maih bekeja❺➆engeja keinggalan

Penelii⑦❽ ❸lo c⑩ ❿ah keing ke g⑩➀ang d⑩➙⑩❸⑧a⑩➙ang❹⑩ ➇g ke g⑩➀ ❸ng p⑩ ➇ ⑨a baang Pak ➄⑤⑥ ⑦ kalo c⑩ ❿ah keing lang❹ ⑩ ➇g ke pabik ke ang p⑩ ➇ ⑨a baang➜❻

Penelii ❽ ❸lo ⑩➇⑧ ⑩➣ angk⑩⑧an gi⑧⑩ kan biaana ada bebeapa ⑧ ❿⑩➣ ang balik lg ke ini a pak nah nani kalo ⑧❿⑩➣⑨ang paling aal beangka d bel⑩ ➆ balik ke ini edangkan ⑧❿⑩➣ ⑩➀ ❸h habi gimana pak

Pak ➄⑤⑥ ⑦ Un⑧ ⑩➣➔al i⑧ ⑩➣ia kon⑧ ❿ol dengan b⑩ ❸⑧ g❿⑩➒➀⑥➝ha⑧❹ ➈➒➒➆a❹ ❺➎adi lapoan ecaa e❿⑩❹↕mene❿⑩❹❻ ❽❸lo ⑧ ❿⑩➣ di lapangan ia aa⑩➟ gi⑧ ⑩ kia lang❹ ⑩ ➇g konak b⑩ ❸⑧ p⑩❹h ⑧ ❿⑩➣ ang bel⑩ ➆ kembali

Penelii Sepe➢ ➠ina ➥➦➧➨h ih Pak kala➦➩➫gi➠ ➦➭➨pa ada ang ma➦➧➯➠ambahkan Pak ➳➵➯ ➡➸➺➥➦➧➨h➭➠idak ada ma➥➻

Telah di➼➨lidai oleh

➳➵ ➯

Pengendali ➸➽ ➫➢ai Teminal am➢➦➧ Pelab➦➺➨n Tanj➦➚g Peak

Nama : Pak Sutopo

Jabatan : Asisten Manajer Pelayanan Terminal, Terminal Jamrud

Keterangan : Wawancara tidak terstruktur, open ended interview. Didasari 5 kategori permasalahan diagram cause and effect: Manusia, Mesin, Metode, Lingkungan, Muatan.

Penelii Selama iang pak aa edang melak➱✃❐n peneliian mengenai penebab idak ecapaina ➷➘anda kineja di Teminal am❒➱❰ dan dibagi menjadi Ï hal aja ai➘ ➱ Ðan Ðachine Poce➷ ➷➬ ÑÒÓÔ❒onmen dan ÐaeialÕ Ö❐la maalah c➱❒ah keing dai pihak pekejana biaana apa aja ih pak×

Pak S➱➘opo➴Ø✃Ù➬Ôni pekeja bea❒➘i Ú➱❒➱ÛÜÖÚÐ➮a× Penelii

Ý➮a pak

Þßeao cane jgaÕ

Pak S➱➘opo Ø Û okeÕ adi kalo m➱❐➘an c➱❒ah keing di ini kapalna kebanakan ➷ ➱❰❐h geale➷ ➷ a a❒➘ina anpa hip caneÕ àan di am❒➱❰ kami ➷ ➱❰❐h menediakan ala áÐâÕ adi ➱Ò➘➱✃ ala ➷➱❰❐h idak ada maalahÕ Tekai kineja dai opeao❒á Ðâ➷ ➱❰❐h menjadi angg➱Òg jaã❐b dai Teminal biaana dai TÖ ÚÐ ÕÖ❐lo hip cane i➘ ➱oangna TÖÚÐ Õ

Dokumen terkait