• Tidak ada hasil yang ditemukan

Bab 4. Kesimpulan dan Usulan Tindak Lanjut

4.2 Usulan Tindak Lanjut

Dari hasil sintesis, studi ini mengusulkan beberapa studi lanjutan tentang tata kelola pendanaan riset dan inovasi, yaitu sebagai berikut.

• Tentang inovasi:

– Studi tata kelola pendanaan inovasi. Seperti yang dibahas dalam laporan ini, sudah banyak studi yang membahas tata kelola pendanaan riset. Akan tetapi, belum banyak studi yang membahas tata kelola pendanaan inovasi.

– Studi kerangka regulasi pendanaan inovasi.

Inovasi membutuhkan kerangka regulasi yang berbeda dengan riset, karena melibatkan lebih banyak aktor yang memiliki ekosistem berbeda, seperti industri. Oleh karena itu, studi kerangka regulasi pendanaan inovasi perlu dilakukan secara komprehensif dan selaras dengan kerangka regulasi yang berlaku pada ekosistem lain.

• Studi tentang variasi sumber pendanaan. Untuk menyeimbangkan proporsi pendanaan dari pemerintah dan aktor lain, perlu dikaji sumber-sumber pendanaan lain, termasuk kerangka kelembagaan, kerangka regulasi, skema dan mekanisme, serta implementasi yang dilakukan.

• Studi tentang keselarasan arah riset dan inovasi dengan arah pembangunan lain, seperti rencana pembangunan (RPJPN, RPJMN, RKP, dan sebagainya), rencana induk (RIPIN, rencana induk lain), serta isu-isu yang berpotensi muncul (emerging issues).

• Studi dampak yang terkait dengan monitoring dan evaluasi dari implementasi skema-skema pendanaan riset dan inovasi yang dimiliki pemerintah, tidak hanya dari penyerapan anggaran, tetapi juga dari dampak yang diperoleh dari instrumen kebijakan tersebut.

Adapun rekomendasi dari studi-studi terdahulu yang masih perlu ditindaklanjuti antara lain sebagai berikut.

TABEL 16 REKAPITULASI REKOMENDASI YANG PERLU DITINDAKLANJUTI

ISU USULAN PERBAIKAN TINDAK LANJUT

Variasi sumber pendanaan Memperbanyak variasi sumber pendanaan riset dan inovasi, khususnya dari sektor swasta atau industri

Perlu ditindaklanjuti

Variasi mekanisme pendanaan riset dan

inovasi dari pemerintah Memperbanyak variasi mekanisme pendanaan riset dan inovasi dari pemerintah. Tidak lagi hanya bergantung pada dana APBN, pemerintah sebaiknya juga menindaklanjuti usulan mekanisme dana abadi penelitian (dan inovasi).

Perlu ditindaklanjuti

Kapasitas lembaga pendanaan riset,

baik dari jumlah maupun kualitas Meningkatkan jumlah SDM yang bertugas mengelola dana riset dan inovasi

Perlu ditindaklanjuti

Membedakan evaluasi anggaran dengan evaluasi substansi, termasuk reviewer-nya, karena membutuhkan kapasitas yang berbeda

Sudah ada aturan pelaksanaannya, tetapi perlu lebih detail.

Pembagian peran lembaga pendanaan Menata ulang kelembagaan

pendanaan riset dan inovasi, terutama antarlembaga pendanaan riset dan inovasi

Perlu ditindaklanjuti

Pembagian peran lembaga litbang K/L—agar tidak terjadi tumpang-tindih riset dan inovasi

Menata ulang kelembagaan riset dan inovasi di pemerintah agar tidak terjadi tumpang-tindih tema riset dan inovasi

Sedang berlangsung dengan dibentuknya Badan Riset dan Inovasi Nasional

Belum ada aturan teknis dari UU No. 11/2019, masih dalam proses penyusunan.

Menyusun aturan teknis UU No. 11/2019 Perlu ditindaklanjuti

ISU USULAN PERBAIKAN TINDAK LANJUT Sudah ada Perpres No. 16/2018, Pasal

62, tetapi regulasi ini hanya berlaku untuk penelitian dan bukan untuk inovasi.

Menyusun/melengkapi kerangka regulasi

tentang pendanaan inovasi Perlu ditindaklanjuti

Sudah ada PMK SBK dan Perdirjen Perbendaharaan yang mengatur teknis pelaksanaan. Ini hanya berlaku untuk penelitian dan bukan untuk inovasi.

Menyusun/melengkapi aturan teknis

tentang pendanaan inovasi Perlu ditindaklanjuti

Sudah ada PMK kontrak tahun jamak, tetapi karena APBN berlaku setahun, implementasi dan kemudian evaluasinya tetap perlu dibagi berdasarkan tahun anggaran.

Menyusun/melengkapi aturan teknis

tentang pendanaan inovasi Perlu ditindaklanjuti

Mengurangi pendanaan riset dan inovasi dari dana APBN dan memperbanyak sumber pendanaan non-APBN

Perlu ditindaklanjuti

RIRN dan PRN belum terhubung dengan target capaian K/L dan/atau sasaran pembangunan.

Menerjemahkan RIRN sampai level target keluaran di K/L/pemangku kepentingan terkait

Perlu ditindaklanjuti. Tidak hanya itu, perlu juga melakukan penyelarasan RIRN dengan dokumen perencanaan pembangunan dan rencana induk lainnya.

Memastikan kesesuaian usulan penelitian terhadap PRN yang memiliki konsekuensi terhadap anggaran

Perlu ditindaklanjuti

Riset yang didanai pemerintah masih

belum menjawab kebutuhan industri. Menyusun peraturan mengenai insentif bagi badan usaha untuk terlibat aktif melakukan kegiatan litbang dan industri memanfaatkan teknologi litbang/

perguruan tinggi/industri dalam negeri yang teknologinya siap diproduksi

Sudah ada PMK No. 153/2020, tetapi belum cukup efektif mendorong investasi litbang dari sektor swasta.

Perlu ditindaklanjuti.

Perspektif riset sebagai proyek

pengadaan Mendorong perubahan perspektif

pemerintah untuk tidak lagi memperlakukan proyek riset dan inovasi sebagai proyek pengadaan yang mengeluarkan biaya atau cost-center, melainkan sebagai bentuk investasi untuk masa depan

Perlu ditindaklanjuti

Mekanisme proyek riset dengan

pendanaan berbasis proses Membentuk lembaga pengelola investasi

khusus untuk riset dan inovasi Sudah ada LPI, tetapi belum mengakomodasi investasi riset dan inovasi. Perlu ditindaklanjuti.

Standar penyusunan RAB masih harus

mengikuti SBM. Menerapkan skema SBK untuk

pendanaan inovasi Perlu ditindaklanjuti Ada komponen biaya yang simpang-siur

boleh-tidaknya, seperti honor peneliti dan belanja peralatan.

Meninjau ulang konsistensi peraturan perundangan tentang honorarium yang lebih fleksibel

Perlu ditindaklanjuti

Keterlambatan pencairan dan

pemotongan anggaran • Memastikan keberlanjutan penelitian, terutama untuk penelitian prioritas

• Menghormati kontrak kerja sama, salah satunya dengan tidak melakukan pemotongan anggaran yang sudah ditetapkan di dalam kontrak

• Untuk penelitian yang mendapatkan pendanaan APBN, perlu menyatakan penelitian minimal 10 bulan untuk mengendalikan pencairan anggaran yang terlambat

Perlu ditindaklanjuti

ISU USULAN PERBAIKAN TINDAK LANJUT Mekanisme monitoring dan evaluasi

(monev) hasil riset Membangun standar penilaian dan sistem monev kualitas capaian riset dan inovasi yang tidak hanya berbasis kinerja, tetapi juga prosesnya menjunjung kode etik penelitian serta terhubung dengan capaian sasaran dan prioritas pembangunan

Sudah ada mekanisme review dan monev, tetapi perlu dibuat aturan teknis pelaksanaannya. Perlu ditindaklanjuti.

Mekanisme audit Menyusun perangkat audit kinerja yang lengkap dan utuh dari perencanaan, pelaksanaan dan pelaporan, sampai pertanggungjawaban

Perlu ditindaklanjuti

Sumber: Penulis, direkapitulasi dari Bab 3

AIPI. (2020, Mei 14). "Ringkasan Kebijakan: Membangun Penyelenggaraan Pendanaan Penelitian yang Berkelanjutan dan Mandiri". Jakarta: Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia.

CIPG. (2017). Kertas Kebijakan Research and Innovation in Science and Technology Project (Riset-PRO). Penguatan Sistem Tata Kelola Pendanaan Riset. Jakarta: Centre for Innovation Policy and Governance.

CIPG. (2020a). Advocacy for Government Regulation Draft on Science and Technology Implementation - Cluster: R&D Code of Ethics and Commission of Ethics, the Obligation to Share and Store, and Foreign Research Permit. Jakarta:

Centre for Innovation Policy and Governance (CIPG).

CIPG. (2020b). Mengobarkan Inovasi, Mengorbankan Standar Mutu: Telaah Isu Iptek, Riset, dan Inovasi dalam UU Cipta Kerja. Jakarta: Centre for Innovation Policy and Governance (CIPG).

CIPG. (2020c). Potret Litbang Industri di Indonesia. Jakarta: Kementerian Perindustrian dan Centre for Innovation Policy and Governance (CIPG).

CNN Indonesia. (2021, April 10). "Isi Lengkap Surat Jokowi Usul Merger Kemenristek-Kemendikbud". Jakarta: CNN Indonesia.

Cornell University, INSEAD, and WIPO. (2020). The Global Innovation Index 2020: Who Will Finance Innovation? Ithaca, Fontainebleau, and Geneva: Cornell University, INSEAD, and the World Intellectual Property Organization.

Deputi Bidang Penguatan Inovasi. (2021a). Petunjuk Pelaksanaan Kegiatan Pendanaan Pra Startup dari Perguruan Tinggi. Jakarta: Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional.

Deputi Bidang Penguatan Inovasi. (2021b). Petunjuk Pelaksanaan Kegiatan Pendanaan Startup. Jakarta: Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional.

Deputi Bidang Penguatan Inovasi. (2021c). Petunjuk Pelaksanaan Program Pendanaan Scaleup. Jakarta: Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional.

detikFinance. (2018, April 9). "Jokowi Kritik Dana Litbang di Kementerian, Ini Respons Bappenas". Diakses dari https://

finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-3962519/jokowi-kritik-dana-litbang-di-kementerian-ini-respons-bappenas

Direktorat Inovasi Industri. (2018). Buku Panduan Pendanaan Inovasi Industri Tahun Anggaran 2019. Jakarta: Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi.

Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. (2021). Panduan Program Matching Fund 2021. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

DAFTAR PUSTAKA

Direktorat Pengembangan Teknologi Industri. (2021). Panduan Insinas dan PPTI 2021. Jakarta: Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional.

Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat. (2018). Panduan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Edisi XII.

Jakarta: Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi.

Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat. (2020). Panduan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Edisi XIII.

Jakarta: Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional.

Direktorat Sistem Inovasi. (2021). Petunjuk Teknis Bantuan Pemerintah Berupa Desa Berinovasi. Jakarta: Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional.

Kementerian Keuangan. (2019, Agustus 15). Bahan Presentasi FGD Mekanisme Pemanfaatan Dana Abadi Penelitian untuk Kerja Sama Pendanaan Penelitian. Pendanaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. Jakarta: Kementerian Keuangan.

Kementerian Perindustrian. (2018). Making Indonesia 4.0: Peta Jalan Implementasi Industri 4.0 di Indonesia. Jakarta:

Kementerian Perindustrian.

Kementerian Riset dan Teknologi/BRIN. (2020). Panduan Program Konsorsium Riset dan Inovasi untuk Percepatan Penanganan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). Jakarta: Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional.

Kementerian Riset dan Teknologi/BRIN. (2021, Mei 6). Startup Inovasi Indonesia. Diakses dari Startup Teknologi: https://

sii.ristekbrin.go.id/

Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi. (2019). Perhitungan Belanja Litbang Nasional 2018. Jakarta:

Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi.

Knowledge Sector Initiative. (2020, Juli 29). Bahan Presentasi 29 Juli 2020. Kaji Cepat Kesesuaian Perencanaan dan Pendanaan Penelitian dan Pengembangan di Kementerian/Lembaga. Jakarta: Knowledge Sector Initiative.

Komisi Pemberantasan Korupsi. (2018). Kajian Tata Kelola Dana Penelitian. Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi.

Kompas.com. (2020a, November 3). "UU Cipta Kerja Berlaku, Ini Pasal-pasal Kontroversial di Klaster Ketenagakerjaan".

Jakarta: Kompas.com.

Kompas.com. (2020b, November 3). "Ini 6 Poin Perubahan Terkait Amdal di UU Cipta Kerja". Jakarta: Kompas.com.

LPDP. (2020, Juli 23). Bahan Presentasi Diskusi 23 Juli 2020. Public-Private-Philanthropy Partnership (P4) - Diskursus Agenda LPDP 2021: Kerja Sama Pendanaan Riset LPDP-Industri-Filantropi. Jakarta: Lembaga Pengelola Dana Pendidikan.

LPDP. (2021, Mei 30). Riset Inovatif Produktif. Diakses dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan: https://www.lpdp.

kemenkeu.go.id/in/page/riset-inovatif-produktif

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (2019, Agustus 1). "Pemerintahan Jokowi Komitmen Tingkatkan Anggaran Riset".

Diakses dari Katadata: https://katadata.co.id/timpublikasikatadata/berita/5e9a503ba1651/pemerintahan-jokowi-komitmen-tingkatkan-anggaran-riset

Pawennei, I. (2017). Pengembangan Penguatan Koordinasi Lembaga Pendanaan Riset Antar Institusi Pemerintah Maupun dengan Institusi Swasta. Jakarta: Research and Innovation in Science and Technology Project (RISET-Pro) 2017.

Pawennei, I. (2018). Penguatan Sistem Perencanaan Anggaran. Jakarta: Research and Innovation in Science and Technology Project (RISET-Pro) 2018.

Pawennei, I. (2019). Harmonisasi dan Sinkronisasi Keterkaitan Antar Komponen RISET-Pro. Jakarta: Research & Innovation in Science & Technology Project 2019.

Pawennei, I. (2020, September 29). Bahan Presentasi Kegiatan RISET-Pro 29 September 2020. Kelembagaan Pendanaan Riset. Jakarta: Research & Innovation in Science & Technology Project 2020.

Pawennei, I. (2021, Mei 11). "Investasi di Atas Inovasi". Diakses dari Kompas.id: https://www.kompas.id/baca/

opini/2021/05/11/investasi-di-atas-inovasi/?utm_source=medsos_twitter&utm_medium=link

Presiden Joko Widodo. (2018, April 9). "Kata Pengantar Sidang Kabinet Paripurna". Diakses dari Sekretariat Kabinet Republik Indonesia: https://setkab.go.id/pengantar-presiden-joko-widodo-pada-sidang-kabinet-paripurna- tentang-ketersediaan-anggaran-dan-pagu-indikatif-serta-prioritas-nasional-tahun-2019-9-april-2018-di-istana-negara-jakarta/

RPJMN 2020-2024. (n.d.). Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun 2020 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2020-2024. Jakarta, Indonesia.

STEPI & LIPI. (2020). Policy Consultation on the Agreement of Science, Technology and Innovation (STI) Governance:

Coordination Mechanism, Institutional Framework & Financial System, and Investment in Indonesia. Sejong, South Korea: Science and Technology Policy Institute (STEPI).

Taufik, T.A. (2005). Pengembangan Sistem Inovasi Daerah: Perspektif Kebijakan. Jakarta: Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi.

UNEP. (2016). GEO-6 Regional Assessment for Asia and the Pacific. Nairobi, Kenya: United Nations Environment Programme.

UNEP and International Livestock Research Institute. (2020). Preventing the Next Pandemic: Zoonotic diseases and how to break the chain of transmission. Nairobi, Kenya: United Nations Environment Programme.

Lampiran A. Daftar Kajian untuk Studi Sintesis

1. AIPI. (2020, Mei 14). “Ringkasan Kebijakan: Membangun Penyelenggaraan Pendanaan Penelitian yang Berkelanjutan dan Mandiri”. Jakarta: Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia.

2. CIPG. (2017). Kertas Kebijakan Research and Innovation in Science and Technology Project (Riset-PRO). Penguatan Sistem Tata Kelola Pendanaan Riset. Jakarta: Centre for Innovation Policy and Governance.

3. CIPG. (2020a). Advocacy for Government Regulation Draft on Science and Technology Implementation - Cluster:

R&D Code of Ethics and Commission of Ethics, the Obligation to Share and Store, and Foreign Research Permit.

Jakarta: Centre for Innovation Policy and Governance (CIPG).

4. CIPG. (2020b). Mengobarkan Inovasi, Mengorbankan Standar Mutu: Telaah Isu Iptek, Riset, dan Inovasi dalam UU Cipta Kerja. Jakarta: Centre for Innovation Policy and Governance (CIPG).

5. CIPG. (2020c). Potret Litbang Industri di Indonesia. Jakarta: Kementerian Perindustrian dan Centre for Innovation Policy and Governance (CIPG).

6. Knowledge Sector Initiative. (2020, Juli 29). Bahan Presentasi 29 Juli 2020. Kaji Cepat Kesesuaian Perencanaan dan Pendanaan Penelitian dan Pengembangan di Kementerian/Lembaga. Jakarta: Knowledge Sector Initiative.

7. Komisi Pemberantasan Korupsi. (2018). Kajian Tata Kelola Dana Penelitian. Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi.

8. Pawennei, I. (2017). Pengembangan Penguatan Koordinasi Lembaga Pendanaan Riset Antar Institusi Pemerintah Maupun dengan Institusi Swasta. Jakarta: Research and Innovation in Science and Technology Project (RISET-Pro) 2017.

9. Pawennei, I. (2018). Penguatan Sistem Perencanaan Anggaran. Jakarta: Research and Innovation in Science and Technology Project (RISET-Pro) 2018.

10. Pawennei, I. (2019). Harmonisasi dan Sinkronisasi Keterkaitan Antar Komponen RISET-Pro. Jakarta: Research &

Innovation in Science & Technology Project 2019.

11. Pawennei, I. (2020, September 29). Bahan Presentasi Kegiatan RISET-Pro 29 September 2020. Kelembagaan Pendanaan Riset. Jakarta: Research & Innovation in Science & Technology Project 2020.

LAMPIRAN

Keputusan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 84/M/KPT/2018 tentang Penggunaan BOPTN untuk Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Tahun 2018 ... 41 Peraturan Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor 7/PB/2019 tentang Perubahan atas Peraturan Direktur

Jenderal Perbendaharaan Nomor PER-15/PB/2017 ... 38 Peraturan Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor PER-15/PB/2017 tentang Petunjuk Pelaksanaan Pembayaran

Anggaran Penelitian Berbasis Standar Biaya Keluaran Sub Keluaran Penelitian ... 37, 38 Peraturan Menteri Keuangan Nomor 106/PMK.02/2016 tentang Standar Biaya Keluaran

Tahun Anggaran 2017 ... 35, 37, 38 Peraturan Menteri Keuangan Nomor 153 Tahun 2020 tentang Pemberian Pengurangan Penghasilan Bruto

atas Kegiatan Penelitian dan Pengembangan Tertentu di Indonesia ... 31 Peraturan Menteri Keuangan Nomor 238/PMK.02/2015 tentang Tata Cara Pengajuan Persetujuan Kontrak Tahun

Jamak (Multi Years Contract) ... 38 Peraturan Menteri Keuangan Nomor 60/PMK.02/2018 tentang Persetujuan Kontrak Tahun Jamak ... 38 Peraturan Menteri Keuangan Nomor 93/PMK.02/2020 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Keuangan

Nomor 60/PMK.02/2018 tentang Persetujuan Kontrak Tahun Jamak ... 38 Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 20 Tahun 2018 tentang Penelitian ... 36 Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 27 Tahun 2019 tentang Perubahan atas

Permenristekdikti Nomor 69 Tahun 2016 tentang Pedoman Pembentukan Komite Penilaian dan/atau Reviewer dan Tata Cara Pelaksanaan Penilaian Penelitian dengan Menggunakan Standar Biaya Keluaran ... 38 Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 38 Tahun 2019 tentang Prioritas Riset

Nasional (PRN) 2020-2024 ... 39 Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 69 Tahun 2016 tentang Pedoman Pembentukan

Komite Penilaian dan/atau Reviewer dan Tata Cara Pelaksanaan Penilaian Penelitian dengan Menggunakan Standar Biaya Keluaran ... 38 Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah...6, 25, 35, 36, 37, 38, 40 Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun 2020 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah

Nasional 2020-2024 ...3, 4, 20, 21, 29 Peraturan Presiden Nomor 33 Tahun 2021 tentang Badan Riset dan Inovasi Nasional ... 32, 33

Lampiran B. Daftar Regulasi yang Disebutkan dalam Laporan Ini

Peraturan Presiden Nomor 38/2018 tentang Rencana Induk Riset Nasional (RIRN) 2017-2045 ... 39 Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah... 36 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara ... 38 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2019 tentang Sistem Nasional Ilmu Pengetahuan

dan Teknologi ... 1, 2, 32, 35, 36, 38, 40, 41, 43, 47, 49 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja ... 35, 41 Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab

Keuangan Negara ... 38 Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2006 tentang Badan Pemeriksa Keuangan ... 38 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara ... 31, 38 Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2002 tentang Sistem Nasional Penelitian, Pengembangan, dan Penerapan

Ilmu Pengetahuan dan Teknologi ... 35

GAMBAR 24 TINGKAT KESIAPTERAPAN TEKNOLOGI (TKT)

Sumber: (Deputi Bidang Penguatan Inovasi, 2021a)

Lampiran C. Tingkat Kesiapterapan Teknologi

Riset Dasar Riset TeknologiRiset Teknologi Uji Coba Produksi Proses

Komersial Observasi

konsep dasar

Formulasi konsep teknologi

Pembuktian

konsep Validasi teknologi

di lab

Validasi teknologi

pada lingkungan

yang relevan

Uji coba pada lingkungan

yang relevan

Uji coba pada lingkungan operasional

Sistem dinyatakan

selesai dan siap

Produksi berjalan sukses

1 2 3 4 5 66 7 8 9

Knowledge Sector Initiative (KSI)

Ratu Plaza Office Tower 9th Floor Ratu Plaza Office Tower 9th Floor Jalan Jenderal Sudirman No. 9 Jalan Jenderal Sudirman No. 9 Jakarta 10270 Indonesia Jakarta 10270 Indonesia Phone : 62 21 7278 9921 Phone : 62 21 7278 9921 Fax : 62 21 7278 9934 Fax : 62 21 7278 9934

Dokumen terkait