• Tidak ada hasil yang ditemukan

UTANG BANK (lanjutan) BANK LOANS (Continued) PT Bank Mizuho Indonesia (Bank Mizuho)

KEPENTINGAN NONPENGENDALI 169.240 175.083 169.240 175.084 NON-CONTROLLING INTEREST

13. UTANG BANK (lanjutan) BANK LOANS (Continued) PT Bank Mizuho Indonesia (Bank Mizuho)

(lanjutan)

PT Bank Mizuho Indonesia (Bank Mizuho) (continued)

Perusahaan (lanjutan) The Company (continued)

Berdasarkan Perjanjian Pinjaman Berjangka tanggal 23 April 2012, Perusahaan memperoleh fasilitas pinjaman berjangka dari Bank Mizuho dengan jumlah fasilitas maksimum sebesar Rp125.000 yang jatuh tempo pada tanggal 23 April 2014 dengan tingkat bunga per tahun sebesar COF

ditambah 1,5%. Pembayaran pokok pinjaman dilakukan secara mengangsur yaitu 6 bulan, 12 bulan, 18 bulan dan 24 bulan setelah tanggal penarikan pertama dengan jumlah angsuran masing-masing sebesar 25% dari total jumlah terutang. Pembayaran yang telah dilakukan oleh Perusahaan pada tahun 2014 dan 2013 adalah masing-masing sebesar Rp31.250 dan Rp62.500. Saldo pinjaman tersebut pada tanggal 31 Desember 2014 dan 2013 dan 1 Januari 2013/December 31, 2012 masing-masing adalah sebesar RpNil dan Rp31.250 dan Rp93.750.

Based on the term loan agreement dated April 23, 2012, the Company obtained the term loan facility from Bank Mizuho with maximum facility amounted to Rp125,000 which will mature on April 23, 2014 and bears annual interest rate of COF plus 1.5%. The principal installments are due 6 months, 12 months, 18 months and 24 months after the first drawdown date and the amount of each installment is 25% of the total outstanding amount. The repayment made by the Company in 2014 and 2013 amounted to Rp31,250 and Rp62,500, respectively. As of December 31, 2014 and 2013 and January 1, 2013/December 31, 2012, the balance of this loan facility amounted to RpNil and Rp31,250 and Rp93,750, respectively.

Berdasarkan Perjanjian Pinjaman Berjangka tanggal 9 September 2013, Perusahaan memperoleh fasilitas pinjaman berjangka dari Bank Mizuho dengan jumlah fasilitas maksimum sebesar Rp95.000 yang jatuh tempo pada tanggal 9 September 2015 dengan tingkat bunga per tahun sebesar COF ditambah 1,5%. Pembayaran pokok pinjaman dilakukan secara mengangsur yaitu, 6 bulan, 12 bulan, 18 bulan dan 24 bulan setelah tanggal perjanjian dengan jumlah angsuran masing-masing sebesar 25% dari total jumlah terutang. Penambahan yang dilakukan oleh Perusahaan pada tahun 2014 dan 2013 adalah masing-masing sebesar Rp25.000 dan RpNil. Pembayaran yang telah dilakukan oleh Perusahaan pada tahun 2014 dan 2013 adalah masing-masing sebesar Rp47.500 dan RpNil. Saldo pinjaman tersebut pada tanggal 31 Desember 2014 dan 2013 adalah sebesar Rp47.500 dan Rp70.000.

Based on the term loan agreement dated September 9, 2013, the Company obtained the term loan facility from Bank Mizuho with maximum facility amounted to Rp95,000 which will mature on September 9, 2015 and bears annual interest rate of COF plus 1.5%. The principal installments are due 6 months, 12 months, 18 months and 24 months after the agreement date and the amount of each installment is 25% of the total outstanding amount. The proceed made by the Company in 2014 and 2013 amounted to Rp25,000 and RpNil, respectively. The repayment made by the Company in 2014 and 2013 amounted to Rp47,500 and RpNil, respectively. As of December 31, 2014 and 2013, the balance of this loan facility amounted to Rp47,500 and Rp70,000, respectively.

Berdasarkan perjanjian pinjaman, Perusahaan harus menjaga rasio keuangan berikut:

Under these loan agreements, the Company was obliged to maintain financial ratios as follows:

• rasio utang neto terhadap EBITDA tidak melebihi 3:1

total net debt to EBITDA ratio which shall not exceed 3:1

• rasio utang neto dengan modal pemegang saham tidak melebihi 2:1

total net debt to shareholders’ equity ratio which shall not exceed 2:1

Pada tanggal 31 Desember 2014 dan 2013, Perusahaan telah memenuhi semua rasio keuangan sebagaimana tercantum dalam perjanjian.

As of December 31, 2014 and 2013, the Company has complied with the financial ratios required as stated in the loan agreement.

13. UTANG BANK (lanjutan) 13. BANK LOANS (Continued) PT Bank Mizuho Indonesia (Bank Mizuho)

(lanjutan)

PT Bank Mizuho Indonesia (Bank Mizuho) (continued)

Perusahaan (lanjutan) The Company (continued)

Berdasarkan perjanjian tersebut, Perusahaan harus mendapatkan persetujuan tertulis dari Bank Mizuho untuk melakukan hal-hal sebagai berikut, antara lain melakukan merger, akuisisi atas sebagian besar saham atau aset perusahaan lain dan lain-lain.

Based on these agreements, the Company have to obtain written approval from Bank Mizuho before, among other, enter into merger, acquire a substantial part of the capital stock or assets of any other company.

Pada tanggal 27 Juni 2013, Perusahaan telah memberitahukan secara tertulis kepada Bank Mizuho mengenai perubahan susunan direksi Perusahaan.

On June 27, 2013, the Company notified Bank Mizuho in writing regarding changes in the composition boards of directors of the Company.

Pada tanggal 1 Juli 2013, Perusahaan telah memberitahukan secara tertulis kepada Bank Mizuho mengenai permohonan persetujuan rencana transaksi penyertaan saham Perusahaan di dalam PTC dan SSP.

On July 1, 2013, the Company notified Bank Mizuho in writing regarding application for approval of the transaction plan investments the Company in PTC and SSP.

PT Bank CIMB Niaga Tbk (Bank CIMB Niaga) PT Bank CIMB Niaga Tbk (Bank CIMB Niaga)

Entitas anak - PT Prapat Tunggal Cipta (PTC) Subsidiary - PT Prapat Tunggal Cipta (PTC)

Berdasarkan Perjanjian Kredit

No.409/CB/JKT/2010 tanggal 22 September 2010, PTC memperoleh fasilitas pinjaman tetap dengan fasilitas maksimum sebesar Rp15.000. Fasilitas ini telah mengalami perubahan pada tanggal 24 November 2014 menjadi sebesar Rp10.000. Pada tanggal 31 Desember 2014 dan 2013 dan 1 Januari 2013/31 Desember 2012, saldo pinjaman perusahaan masing-masing sebesar RpNil dan RpNil dan Rp6.000. Fasilitas pinjaman tersebut dikenakan tingkat suku bunga sebesar 12,00% dan 11,75% masing-masing pada tahun 2014 dan 2013. Fasilitas ini diperpanjang sampai dengan 22 November 2015.

Based on Credit Agreement No.409/CB/JKT/2010 dated September 22, 2010, PTC obtained the overdraft facility with maximum facility amounted Rp15,000. This facility has been amended in November 24, 2014 amounted to Rp10,000. As of December 31, 2014 and 2013 and January 1, 2013/December 31, 2012, the balance of the facility amounted to RpNil and RpNil and Rp6,000, respectively. This loan facility bears an annual interest rate of 12.00% and 11.75% in 2014 and 2013, respectively. This facility was extended until November 22, 2015.

Berdasarkan Perjanjian Kredit

No.409/CB/JKT/2010 tanggal 22 September 2010, PTC memperoleh fasilitas pinjaman rekening koran dengan fasilitas maksimum sebesar Rp10.000. Fasilitas ini telah mengalami perubahan pada tanggal 24 November 2014 menjadi sebesar Rp15.000. Pada tanggal 31 Desember 2014 dan 2013 dan 1 Januari 2013/31Desember 2012, saldo pinjaman tersebut masing-masing sebesar Rp10.893 dan Rp4.275 dan Rp3.058. Fasilitas pinjaman tersebut dikenakan tingkat suku bunga tahunan sebesar 12,25% masing-masing pada tahun 2014 dan 2013. Fasilitas ini diperpanjang sampai dengan 22 November 2015.

Based on Credit Agreement No.409/CB/JKT/2010 dated September 22, 2010, PTC obtained the overdraft facility with maximum facility amounted Rp10,000. This facility has been amended in November 24, 2014 amounted to Rp15,000. As of December 31, 2014 and 2013 and January 1, 2013/December 31, 2012, the outstanding balance of the facility amounted to Rp10,893 and Rp4,275 and Rp3,058, respectively. This loan facility bears annual interest rate of 12.25% in 2014 and 2013, respectively. This facility was extended until November 22, 2015.

13. UTANG BANK (lanjutan) 13. BANK LOANS (Continued)