• Tidak ada hasil yang ditemukan

Utang Pokok (lanjutan) Principal Debt (continued) Pembayaran Penjualan Aset Bebas

MYR (nilai penuh /

1. Utang Pokok (lanjutan) Principal Debt (continued) Pembayaran Penjualan Aset Bebas

(lanjutan)

Repayment Of Uncumbered Assets (continued)

iii. Sehubungan dengan ketidakpastian pasar akibat wabah COVID-19, apabila para Debitor gagal melakukan pembayaran utang pokok pertama, para Debitor tidak akan dianggap telah melakukan kegagalan terhadap ketentuan rencana perdamaian semata-mata sebagai akibat dari pembayaran yang terlewat tersebut dan dapat menangguhkan pembayaran tersebut hingga hari kerja terakhir pada bulan Desember 2022. Untuk menghindari keraguan, jumlah pembayaran utang pokok pertama yang ditangguhkan tersebut harus dibayar oleh para Debitor selambat-lambatnya pada hari kerja terakhir pada bulan Desember 2022 atau tidak adanya pembayaran akan dianggap sebagai peristiwa cidera janji berdasarkan rencana perdamaian ini;

iii. In connection with market uncertainty due to COVID 19 outbreak, if the Debtors fail to meet the first principal payment, the Debtors shall not be deemed to be in default under this composition plan solely as a result of such missed payment and may defer such payment up to the last business day of December 2022. for the avoidance of doubt, such deferred first principal payment amount must be paid by the debtors no later than the last business day of December 2022 or such non-payment shall constitute a default under this composition plan;

iv. Para Debitor akan menggunakan hasil penjualan aset bebas untuk pembayaran utang pokok kedua sebagaimana ditentukan dalam Lampiran 4.D dari rencana perdamaian ini pada hari kerja terakhir pada bulan Desember 2022;

iv. The Debtors shall apply the proceeds of the sale of unencumbered assets towards the second principal repayment as specified in Annex 4.D of this composition plan on the last business day of December 2022;

v. Para Debitor akan melakukan pembayaran utang pokok berikutnya untuk 8 tahun berikutnya yang dilakukan 4 (empat) kali setiap tahun pada hari kerja terakhir bulan Maret, Juni, September dan Desember setiap tahun, sesuai dengan Lampiran 4.A dari rencana perdamaian ini;

v. The Debtors shall make subsequent principal payments for the next 8 years made 4 (four) times in each year on the last business day of March, June, September and December each year, in accordance with Annex 4.A of this composition plan;

Tahun (Setelah Homologasi) /Years

(following Homologation) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

Akhir Tahun /End of year

10 Total

% Pembayaran Kembali Utang Pokok/Repayment

of Principal

Annex 4.D

Annex

4.D 2.5% 2.5% 5 % 5 % 5 % 5 % 5 % 30% 39.5 % 99,5%

vi. Para Debitor setuju bahwa setiap hasil dari aset bebas yang melebihi jumlah yang diperlukan untuk pembayaran utang pokok pertama dan kedua (sebagaimana ditentukan dalam Lampiran 4.D rencana perdamaian ini) secara penuh, akan diterapkan untuk pembayaran di muka atas jumlah utang pokok yang terutang

vi. The Debtors agree that any proceeds of the unencumbered assets in excess of the amounts required to make the first and second principal repayments (as specified in Annex 4.D of this composition plan) in full, will be promptly applied towards the prepayment of principal amounts owing to the Secured Creditors pro rata.

39. PENUNDAAN KEWAJIBAN PEMBAYARAN UTANG (lanjutan)

39. SUSPENSION OF DEBT PAYMENT PROCESS (continued)

2. Utang Pokok (lanjutan) 2. Principal Debt (continued) Pembayaran Penjualan Aset Bebas

(lanjutan)

Repayment Of Uncumbered Assets (continued)

b. Restrukturisasi utang terhadap Pemegang Obligasi akan dilakukan sebagai berikut:

b. Debt restructuring against the Bondholders will be made as follows:

i. Pembayaran pertama atas utang pokok akan dimulai pada tahun 2023;

i. The first payment for the principal will begin on 2023;

ii. Pembayaran tersebut akan dilakukan 2 (dua) kali dalam 1 (satu) tahun, masing-masing akan dilakukan pada setiap hari kerja terakhir di bulan Juni dan Desember;

ii. The payment will be made 2 (two) times in 1 (one) year, each will be made on the last business day of June and December;

iii. Pembayaran di atas akan diselesaikan dalam 10 (sepuluh) tahun terhitung sejak tanggal efektif sesuai dengan skema yang tertuang di dalam Lampiran 5.A rencana perdamaian ini;

iii. The above payment is expected to be completed within 10 (ten) years since the effective date, pursuant to the scheme set out in Annex 5.A of this composition plan;

Tahun (Setelah Homologasi) /Years

(following Homologation) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

Akhir Tahun /End of year

10 Total

% Pembayaran Kembali Utang Pokok/Repayment

of Principal - - 2.5% 2.5% 5 % 5 % 5 % 5 % 5 % 30% 40 % 100%

iv. Pembayaran di atas akan diselesaikan dalam 10 (sepuluh) tahun terhitung sejak tanggal efektif sesuai dengan skema yang tertuang di dalam Lampiran 5.A rencana perdamaian ini;

iv. The above payment is expected to be completed within 10 (ten) years since the effective date, pursuant to the scheme set out in Annex 5.A of this composition plan;

c. Restrukturisasi utang terhadap utang dagang: c. Debt restructuring against trade creditors:

i. Pembayaran pertama utang pokok akan dimulai pada tahun 2023;

i. The first payment of the principal debt will begin on 2023;

ii. Pembayaran tersebut akan dilakukan 2 (dua) kali dalam 1 (satu) tahun, masing-masing akan dilakukan pada setiap hari kerja terakhir di bulan Juni dan Desember;

ii. The payment will be made 2 (two) times in 1 (one) year, each will be made on the last business day of June and December;

iii. Pembayaran diatas akan diselesaikan dalam kurun waktu 10 (sepuluh) tahun sejak tanggal efektif, sebagaimana diatur dalam Lampiran 6 rencana perdamaian ini.

iii. The above payment is expected to be completed within 10 (ten) years since the effective date, pursuant to the scheme set out in Annex 6 of this composition plan.

Tahun (Setelah Homologasi)

/Years (following Homologation) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

%

Pembayaran Kembali Utang Pokok/

Repayment of Principal - -

12.5

%

12.5

%

12.5

%

12.5

%

12.5

%

12.5

%

12.5

%

12.5

%

39. PENUNDAAN KEWAJIBAN PEMBAYARAN UTANG (lanjutan)

39. SUSPENSION OF DEBT PAYMENT PROCESS (continued)

2. Bunga 2. Interest

a. Para Debitor wajib membayarkan Bunga kepada Kreditor Sindikasi A dan Kreditor Bilateral sebagai berikut:

a. The Debtors shall pay Interest to Syndicated Loan Creditors A and Bilateral Creditors as follows:

i. Bunga tunai akan dihitung sebesar 1,0%

(satu persen) per tahun atas jumlah utang pokok yang terutang kepada para Kreditor oleh para Debitor yang diverifikasi dalam proses PKPU;

i. Cash interest shall be calculated at a rate of 1.0% (one percent) per annum on the relevant principal outstanding amount owing to such Creditors by the Debtors as verified during the PKPU process;

ii. Para Debitor wajib melakukan pembayaran bunga tunai tersebut pada dan sejak tanggal efektif sesuai dengan ketentuan Lampiran 4.B dari rencana perdamaian ini;

ii. The Debtors shall make such cash interest payments on and from the effective date in accordance with the terms of Annex 4.B of this composition plan;

Tahun (Setelah Homologasi)

/Years (following Homologation) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

Bunga Tunai fasilitas per tahun (IDR)/

Annual Cash Interest (IDR) 1.0% 1.0% 1.0% 1.0% 1.0% 1.0% 1.0% 1.0% 1.0% 1.0%

Bunga PIK fasilitas per tahun (IDR)/

Annual PIK Interest (IDR) - - 1.0% 1.0% 2.0% 2.0% 2.0% 3.0% 3.0% 3.0%

Total 1.0% 1.0% 2.0% 2.0% 3.0% 3.0% 3.0% 4.0% 4.0% 4.0%

iii. Para Debitor wajib melakukan pembayaran bunga tunai sebagaimana dimaksud pada ayat (2) diatas sebanyak 4 (empat) kali dalam setiap tahun, masing-masing pembayaran tersebut dilakukan pada Hari kerja terakhir pada bulan Maret, Juni, September dan Desember setiap tahun;

iii. The Debtors shall make the cash interest payments referred to in paragraph (2) above 4 (four) times in each year, each such payment being made on the last business day of March, June, September and December each year;

iv. Bunga PIK akan dihitung sejak dan dari tahun 2023 dengan dengan suku bunga per tahun sesuai dengan ketentuan Lampiran 4.B dari Rencana Perdamaian ini atas keseluruhan jumlah pokok terhutang yang relevan kepada Para Kreditor oleh Para Debitor sebagaimana telah diverifikasi selama proses PKPU dan Bunga PIK terkait yang telah dikapitalisasi dan ditambahkan ke jumlah utang pokok yang relevan setiap [triwulan]; dan

iv. PIK Interest shall be calculated on and from 2023 at the rate per annum in accordance with the terms of Annex 4.B of this Composition Plan, on the aggregate of the relevant principal outstanding amount owing to such Creditors by the Debtors as verified during the PKPU process and any relevant PIK Interest that has been capitalised and added to the relevant principal amount each [quarter]; and

v. Para Debitor akan melakukan pembayaran Bunga PIK sebagaimana dimaksud pada ayat (4) di atas pada Hari Kerja Terakhir bulan Desember tahun 2030.

v. The Debtors shall make the PIK Interest payment referred to in paragraph (4) above on the Last Business Day of December 2030;

39. PENUNDAAN KEWAJIBAN PEMBAYARAN UTANG