Sep-15 Dec-14 Rp Rp
Proyek Jl. Padang Sawah - Simpang Empat 9,101,230,242 3,276,814,836 Proyek Jl. Biha - Krui Lampung 8,270,979,362 4,101,895,178 Proyek Jl. Manggopoh - Padang Sawah 7,421,401,338 6,268,939,268 Proyek Tol Kartasura Karanganyar 3,314,751,122 --Proyek Jl. Layang Trunojoyo 1,855,954,036 --Proyek Jl Cibaliung 1,462,327,931 --Proyek Puri Indah Tower 1,275,469,692 --Proyek Jl Negara KM 34 SP Benangin 1,145,776,160 --Proyek Jl. Batas Kerinci 1,031,421,435 2,184,712,014 Proyek Terminal Bus Rawamangun 711,089,970 1,688,517,113 Proyek JORR W2 Utara Seksi II 434,109,321 1,908,048,050 Proyek Finishing Northland Ancol 239,809,441 3,256,499,121 Proyek Jl. Sp Negara - Bts Sumbawa 2 -- 2,481,001,865 Proyek Arteri Segmen 6 -- 1,716,618,869 Proyek GD TKBM Tanjung Priok CS -- 1,658,928,187 Lain-lain (masing-masing di bawah Rp 1 Milyar) 6,881,351,630 10,130,868,401
22. Perpajakan
a. Pajak Dibayar di Muka
Sep-15 Dec-14
Rp Rp
Perusahaan
Pajak Pertambahan Nilai 41,245,381,855 36,327,165,191 Sub Total 41,245,381,855 36,327,165,191 Entitas Anak Pajak Penghasilan Pasal 4 (2) -- --Pasal 22 12,607,637,194 641,187,000 Pasal 23 630,769,928 18,005,030 Pasal 25 14,992,082,288 --Pasal 28A tahun 2014 10,093,255,216 12,591,939,359 Pasal 28A tahun 2013 2,676,075,629 17,336,826,152 Pasal 28A tahun 2011 2,285,200 2,285,200 Pasal 28A tahun 2010 548,112,565 548,112,565 Lebih Bayar PPh Badan 2010 -- 247,122,753 Pajak Pertambahan Nilai 8,638,131,238 2,932,596,937 Sub Total 50,188,349,258 34,318,074,996 Total 91,433,731,113 70,645,240,187 b. Utang Pajak Sep-15 Dec-14 Rp Rp Perusahaan Pajak Penghasilan Pasal 4 (2) 1,674,399,721 1,902,421,110 Pasal 21 343,732,365 1,602,601,594 Pasal 23 219,162,778 374,485,264 Pasal 25 82 82 Pasal 29 67,921,911 813,398,973 Sub Total 2,305,216,857 4,692,907,023 Entitas Anak Pajak Penghasilan Pasal 4 (2) 123,178,471 115,625,883 Pasal 15 -- 53,981,912 Pasal 21 5,250,102,377 4,068,526,799 Pasal 22 82,067,000 --Pasal 23 233,501,896 3,892,780,884 Pasal 25 67,340,628 1,867,788,920 Pasal 29 27,216,092,446 14,599,065,727 Pasal 29 Tahun 2014 1,301,215,406 --Pajak Pertambahan Nilai 16,617,280,427 23,415,667,987 Pajak Final -- 45,752,299 Sub Total 50,890,778,651 48,059,190,411
Pada tahun 2015 dilakukan pemeriksaan pajak penghasilan untuk tahun 2013 dan 2015 sebagai berikut:
Nomor Total
Tahun Objek Hasil Tanggal Lebih (Kurang)
Pajak Pajak Pemeriksaan Terbit Bayar Pajak
(Rp)
2013 STP PPh 23 Deviden Juni 2012 00002/103/12/054/15 12-Mar-15 (4,997,288) 2013 STP PPh 26 Deviden Juni 2012 00002/104/12/054/15 12-Mar-15 (31,885,067) 2013 STP PPh 4(2) Deviden Juni 2012 00006/140/12/054/15 12-Mar-15 (7,600,382) 2015 STP PPh 21 Masa Maret 2015 00004/101/15/401/15 18-May-15 (100,000) 2015 STP PPh 23 Masa Maret 2015 00001/103/15/401/15 18-May-15 (100,000) 2015 STP PPh 4(2) Masa Maret 2015 00001/140/15/401/15 18-May-15 (100,000) 2013 STP PPN Masa Januari 2013 00103/107/13/054/15 1-Jun-15 (87,623,480) 2013 STP PPN Masa Februari 2013 00104/107/13/054/15 1-Jun-15 (127,973,132) 2013 STP PPN Masa Maret 2013 00105/107/13/054/15 1-Jun-15 (313,677,874) 2013 STP PPN Masa April 2013 00106/107/13/054/15 1-Jun-15 (346,830,441) 2013 STP PPN Masa Mei 2013 00107/107/13/054/15 1-Jun-15 (307,882,735) 2013 STP PPN Masa Juni 2013 00108/107/13/054/15 1-Jun-15 (245,714,569) 2013 STP PPN Masa Juli 2013 00109/107/13/054/15 1-Jun-15 (398,911,963) 2013 STP PPN Masa Agustus 2013 00110/107/13/054/15 1-Jun-15 (103,398,905) 2015 STP PPh Pasal 4(2) Masa Januari 2015 00001/140/15/202/15 15-Jun-15 (100,000) 2015 STP PPh Pasal 4(2) Masa Februari 2015 00002/140/15/202/15 15-Jun-15 (100,000) 2015 STP PPh Pasal 4(2) Masa Maret 2015 00003/140/15/202/15 15-Jun-15 (100,000) 2015 STP PPh Pasal 4(2) Masa April 2015 00004/140/15/202/15 15-Jun-15 (100,000)
(1,977,195,836)
Nomor Total
Tahun Objek Hasil Tanggal Lebih (Kurang)
Pajak Pajak Pemeriksaan Terbit Bayar Pajak
(Rp) SKP Tahun 2015
2013 SKPKB PPN Barang & Jasa 00016/107/13/054/15 4-Mar-15 (5,041,000) 2013 SKPKB PPN Barang & Jasa 00023/207/13/054/15 4-Mar-15 (20,674,484) 2013 SKPKB PPN Barang & Jasa 00059/207/13/054/15 1-Jun-15 (170,695,640) 2013 SKPKB PPN Barang & Jasa 00060/207/13/054/15 1-Jun-15 (27,320,268)
(223,731,392)
Pada tanggal 21 Januari 2015, Perusahaan menerima seluruh lebih bayar atas SKPLB No.00050/407/13/054/14. Jumlah lebih bayar yang diterima adalah sebesar Rp9.371.919.361 melalui SPMKP No.80033(054-0033-2015).
Pada tanggal 28 Februari 2014, JTN menerima Surat Keterangan Bebas Pemungutan PPh Pasal 22 Impor dengan No.KET-00004/IMPOR/WPJ.06/KP.12/2014,yang menyatakan Perusahaan di bebaskan dari pemungutan PPh Pasal 22 Impor sesuai Peraturan Dirjen Pajak No. PER-1/PJ/2011.
JTN menerima Surat Ketetapan Pajak Lebih Bayar (SKPLB) No. 00018/406/12/073/14 atas Pajak Penghasilan pasal 22 tahun pajak 2012 pada tanggal 17 Maret 2014 sebesar Rp616.539.000. Perusahaan memutuskan untuk memanfaatkan sebagian dari lebih bayar tersebut dengan melakukan kompensasi pajak dan sisanya dikembalikan tunai. Rincian kurang bayar pajak yang dikompensasi adalah sebagai berikut :
No. Surat Ketetapan Masa Objek Pajak Kurang Bayar Pajak Pajak
00003/109/10/073/14 9-Sep-10 SKPKB Bunga/Denda Penagihan PPN 134,070 00019/201/12/073/14 12-Dec-12 SKPKB Pajak Penghasilan Pasal 21 2,163,602 00101/203/12/073/14 12-Dec-12 SKPKB Pajak Penghasilan Pasal 23 4,608,157 00086/207/12/073/14 12-Dec-12 SKPKB PPN 4,576,000 00085/207/12/073/14 10-Oct-12 SKPKB PPN 1,205,280 00084/207/12/073/14 8-Aug-12 SKPKB PPN 911,492 00081/207/12/073/14 2-Feb-12 SKPKB PPN 480,600 00083/207/12/073/14 7-Jul-12 SKPKB PPN 53,855,466 00082/207/12/073/14 6-Jun-12 SKPKB PPN 200,000 00002/243/12/073/14 12-Dec-12 SKPKB Pajak Penghasilan Final Pasal 21 990,564
69,125,231
Kompensasi yang dikembalikan tunai oleh Direktorat Jenderal Pajak telah dibayarkan melalui Surat Perintah Membayar Kelebihan Pajak (SPMKP)No. 80107073-0108-2014 pada tanggal 1 April 2014 yaitu sebesar Rp547.413.769.
Pada tahun 2014, JTI dan beberapa entitas anak JTI menerima Surat Ketetapan Pajak Lebih Bayar (SKPLB) atas pajak penghasilan badan tahun pajak 2012 dengan rincian sebagai berikut:
Jenis Jenis Pajak No. Tanggal Jumlah
Surat (Rp)
PT Jaya Trade Indonesia
SKPLB PPh Badan 2012 00063/406/12/073/14 28-Apr-14 2,628,243,679
Entitas Anak PT Jaya Trade Indonesia PT Sarana Sampit Mentaya Utama
SKPLB PPh Badan 2012 00001/406/12/713/14 1-Apr-14 240,387,000
PT Sarana Lampung Utama
SKPLB PPh Badan 2012 00004/406/12/324/14 4-Apr-14 467,185,346
PT Sarana Jambi Utama
SKPLB PPh Badan 2012 00002/406/12/334/14 5-Jun-14 2,237,605,928
PT Sarana Aceh Utama
SKPLB PPh Badan 2012 00002/406/12/101/14 17-Apr-14 621,723,553
Total 6,195,145,506
Pada tanggal 6 Mei 2014, JTI mengajukan surat permohonan pengembalian kelebihan pembayaran pajak PPh tahun pajak 2012 dengan No.057/JTI/V/14 atas Surat Ketetapan Pajak Lebih Bayar (SKPLB) No.0063/406/12/073/14 tanggal 28 April 2014 sebesar Rp2.628.243.679. Atas SKPLB ini telah diterbitkan Surat Keputusan DJP No.KEP-00087.PPH/WPJ.06/KP.1203/2014 tanggal 19 Mei 2014. Kelebihan pembayaran pajak ini dikompensasikan sebesar Rp45.505.417 untuk dibayarkan ke sejumlah utang pajak berikut:
No. Surat Ketetapan Masa Objek Pajak Kurang Bayar Pajak
Pajak
00109/240/12/073/14 12-Dec-12 SKPKB PPh Final dan Fiskal Luar Negeri 166,667 00082/243/12/073/14 12-Dec-12 SKPKB PPh Final dan Fiskal Luar Negeri 500,000 00270/203/12/073/14 12-Dec-12 SKPKB PPh Final dan Fiskal Luar Negeri 3,300,000 00197/203/12/073/14 12-Dec-12 SKPKB PPh Final dan Fiskal Luar Negeri 41,538,750 Total 45,505,417
Kompensasi yang dikembalikan tunai oleh Direktorat Jenderal Pajak telah dibayarkan melalui Surat Perintah Membayar Kelebihan Pajak (SPMKP) No.80168073-0167-2014 pada tanggal 19 Mei 2014 yaitu sebesar Rp2.582.738.262.
Pada tanggal 11 April 2014, PT Sarana Sampit Mentaya Utama, entitas anak JTI, mengajukan surat permohonan pengembalian kelebihan pembayaran pajak PPh tahun pajak 2012 dengan No.049/SSMU/IV/14 atas Surat Ketetapan Pajak Lebih Bayar (SKPLB) No.00001/406/12/713/14 tanggal 1 April 2014 sebesar Rp240.387.000. Atas SKPLB ini telah diterbitkan Surat Keputusan Direktorat Jenderal Pajak No.KEP-00001.PPH/WPJ.29/KP.0703/2014 tanggal 16 April 2014. Kelebihan pembayaran pajak ini dikompensasikan sebesar Rp55.105.152 untuk dibayarkan ke sejumlah utang pajak berikut:
No. Surat Ketetapan Masa Objek Pajak Kurang Bayar Pajak
Pajak 00014/103/12/713/14 12-Dec-12 SKPKB PPh Pasal 23 48,161,829 00013/201/12/713/14 12-Dec-12 SKPKB PPh Pasal 21 46,587 00017/203/12/713/15 12-Dec-12 SKPKB PPh Pasal 23 1,522,622 00016/203/12/713/15 11-Nov-12 SKPKB PPh Pasal 23 1,180,815 00015/203/12/713/15 09-Sep-12 SKPKB PPh Pasal 23 1,217,162 00014/203/12/713/14 06-Jun-12 SKPKB PPh Pasal 23 204,350 00013/203/12/713/14 05-May-12 SKPKB PPh Pasal 23 1,148,299 00018/203/12/713/15 04-Apr-12 SKPKB PPh Pasal 23 710,400 00019/203/12/713/15 03-Mar-12 SKPKB PPh Pasal 23 913,088 55,105,152
Kompensasi yang dikembalikan tunai oleh Direktorat Jenderal Pajak telah dibayarkan melalui Surat Perintah Membayar Kelebihan Pajak (SPMKP) No.80004/SPMKP/713/2014 pada tanggal 30 April 2014 yaitu sebesar Rp185.281.848.
Pada tanggal 1 Juli 2014, PT Sarana Jambi Utama, entitas anak JTI, mengajukan surat permohonan pengembalian kelebihan pembayaran pajak PPh tahun pajak 2012 dengan No.- atas Surat Ketetapan Pajak Lebih Bayar (SKPLB) No.00002/406/12/334/14 tanggal 5 Juni 2014 sebesar Rp2.237.605.928. Atas SKPLB ini telah diterbitkan SuratKeputusan Direktorat Jenderal Pajak No.KEP-00003.PPH/WPJ.27/KP.0803/2014 tanggal 25 Juni 2014. Kelebihanpembayaran pajak ini dikompensasikan sebesar Rp92.590.897 untuk dibayarkan ke sejumlah utang pajak berikut:
No. Surat Ketetapan Masa Objek Pajak Kurang Bayar Pajak
Pajak 00095/101/13/334/14 11-Nov-13 SKPKB PPh Pasal 21 200,000 00006/101/12/334/14 12-Dec-12 SKPKB PPh Pasal 21 716,121 00002/203/12/334/14 12-Dec-12 SKPKB PPh Pasal 23 34,012,827 00002/201/12/334/14 12-Dec-12 SKPKB PPh Pasal 21 57,661,949 92,590,897
Kompensasi yang dikembalikan tunai oleh Direktorat Jenderal Pajak telah dibayarkan melalui Surat Perintah Membayar Kelebihan Pajak (SPMKP) No.80006 pada tanggal 1 Juli 2014 yaitu sebesar Rp2.145.015.031.
Pada tanggal 25 April 2014, PT Sarana Aceh Utama, entitas anak JTI, mengajukan surat permohonan pengembalian kelebihan pembayaran pajak PPh tahun pajak 2012 dengan No.057SAU/IV/2014 atas Surat Ketetapan Pajak Lebih Bayar (SKPLB) No.00002/406/12/101/14 tanggal 17 April 2014 sebesar Rp621.723.553. Atas SKPLB ini telah diterbitkan Surat Keputusan Direktorat Jenderal Pajak No.KEP-00004.PPH/WPJ.25/KP.0103/2014 tanggal 8 Mei 2014. Kelebihan pembayaran pajak ini dikompensasikan sebesar Rp3.413.240 untuk dibayarkan ke sejumlah utang pajak berikut:
No. Surat Ketetapan Masa Objek Pajak Kurang Bayar Pajak
Pajak
00002/203/12/101/14 08-Aug-12 SKPKB PPh Pasal 23 599,240 00003/203/12/101/14 12-Dec-12 SKPKB PPh Pasal 23 2,814,000
3,413,240
Kompensasi yang dikembalikan tunai oleh Direktorat Jenderal Pajak telah dibayarkan melalui Surat Perintah Membayar Kelebihan Pajak (SPMKP) No.80047/WPJ.25/KP.01/2014 pada tanggal 8 Mei 2014 yaitu sebesar Rp618.310.313.
c. Manfaat / (Beban) Pajak Penghasilan
Perusahaan Entitas Anak Konsolidasian Perusahaan Entitas Anak Konsolidasian
Kini
Final (16,230,767,211) (19,291,892,949) (35,522,660,160) (14,881,015,664) (16,767,378,071) (31,648,393,735)
Non Final (513,660,198) (30,274,589,043) (30,788,249,241) -- (29,267,153,275) (29,267,153,275)
Koreksi Pemeriksaan PPh
Badan Tahun 2014 -- (892,873,639) (892,873,639) -- --
--Total Beban Pajak Kini (16,744,427,409) (50,459,355,631) (67,203,783,040) (14,881,015,664) (46,034,531,346) (60,915,547,010)
Beban Pajak Tangguhan -- 1,497,119,009 1,497,119,009 -- 1,596,845,032 1,596,845,032
Total Beban Pajak Penghasilan (16,744,427,409) (48,962,236,622) (65,706,664,031) (14,881,015,664) (44,437,686,314) (59,318,701,978)
2015 2014
September
d. Pajak Tangguhan
Rincian dari aset dan liabilitas pajak tangguhan Perusahaan dan entitas anak adalah sebagai berikut:
1-Jan-14 Dikreditkan Dikreditkan ke 31-Dec-14 Dikreditkan Dikreditkan 30-Sep-15
(Dibebankan) Ekuitas (Dibebankan) ke Ekuitas
ke Laporan ke Laporan
Laba Rugi Laba Rugi
Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp
Entitas Anak
Penyusutan Aset Tetap 9,496,216,447 1,463,221,483 -- 10,959,437,930 1,497,119,009 -- 12,456,556,939 Koreksi Penyusutan Aset Tetap -- -- -- -- -- -- --Penghapusan Aset Tetap -- -- -- -- -- -- --Liabilitas Manfaat Kesejahteraan
Karyawan - Pesangon 6,127,646,024 981,743,194 -- 7,109,389,218 -- -- 7,109,389,218 Liabilitas Manfaat Kesejahteraan
Karyawan - Pensiun 41,763,082 9,054,599 -- 50,817,681 -- -- 50,817,681 Selisih Kurs atas Penjabaran
Laporan Keuangan -- -- 1,414,604,882 1,414,604,882 -- 5,118,008,041 6,532,612,923 Angsuran Sewa Guna Usaha -- -- -- -- -- -- --Penyisihan Piutang Ragu-ragu 2,846,866,145 6,015,938,959 -- 8,862,805,104 -- -- 8,862,805,104 Penghapusan Piutang -- -- -- -- -- -- --Rugi Fiskal 1,579,213,750 (690,605,250) -- 888,608,500 -- -- 888,608,500 Pemulihan Piutang Ragu Ragu -- -- -- -- -- -- --Cadangan Konsultan Fee 11,250,000 -- -- 11,250,000 -- -- 11,250,000
20,102,955,448
7,779,352,985 1,414,604,882 29,296,913,315 1,497,119,009 5,118,008,041 35,912,040,365
Total Aset Pajak Tangguhan 20,102,955,448 29,296,913,315 35,912,040,365
Total Liabilitas Pajak Tangguhan -- --
--Total Dikreditkan (Dibebankan)
di Laporan Laba Rugi Konsolidasian 7,779,352,985 1,497,119,009
Aset (Liabilitas) Pajak Tangguhan