E. Instrumen Penelitian
3. Validitas dan Reliabilitas Instrumen a.Uji Coba Instrumen
Uji coba instrumen berfungsi untuk menguji validasi dan reliabilitas instrumen yang akan digunakan dalam pelaksanaan penelitian, dengan tujuan agar instrumen tersebut benar-benar dapat digunakan untuk memperoleh data yang
38
Eva Nurhayati, 2014
Pengaruh Pembelajaran Dengan Penggunaan Media CD Interaktif Terhadap Tingkat Penguasaan Kosakata Bahasa Inggris Anak TK
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
diperlukan dalam penelitian 20 anak kelompok A TK Baiturrahman Pusdikku TNI AD.
b. Validitas Instrumen
Instrumen yang valid berarti alat ukur yang digunakan untuk mendapatkan data (mengukur) itu valid. Valid berarti instrumen tersebut dapat digunakan untuk mengukur apa yang seharusnya diukur (Sugiyono,2011:173).
Insrtumen yang baik (yang berupa test maupun nontest) harus valid dan reliable. Instrumen yang valid harus mempunyai validitas internal dan eksternal. Menurut Sugiyono (2011:174), instrumen yang mempunyai validitas internal atau rasional, bila kriteria yang ada dalam instrumen secara rasional (teoritis) telah mencerminkan apa yang diukur, dan instrumen yang mempunyai validitas eksternal bila kriteria di dalam instrumen disusun berdasarkan fakta-fakta empiris yang telah ada. Kalau validitas internal instrumen dikembangkan menurut teori yang relevan, maka viliditas eksternal instrumen dikembangkan dari fakta empiris.
Validitas internal instrumen yang berupa test harus memenuhi construct validity (validitas konstruksi) dan content validity (validitas isi). Untuk menguji validitas konstrak, dapat digunakan pendapat para ahli (judgment experts). Dalam hal ini setelah intrumen dikonstruksi tentang aspek-aspek yang akan diukur dengan berlandaskan teori tertentu, maka selanjutnya dikonsultasikan dengan para ahli.
Secara teknis pengujian validitas konstruksi dan validitas isi dapat dibantu dengan menggunakan kisi-kisi instrumen. Kisi-kisi ini terdapat variable yang diteliti, indikator sebagai tolak ukur dan nomor butir (item) pernyataan yang telah dijabarkan dari indikator.
Untuk menguji validitas butir-butir instrumen dikonsultasikan kepada para ahli dan selanjutnya diujicobakan dan dianalisis dengan analisis item, dimana analisis item dilakukan dengan menghitung kolerasi antara skor butir instrumen dengan skor total. Tahapan-tahapan uji validitas adalah sebagai berikut.
1) Menghitung koefisien kolerasi product moment / rhitung (rxy), dengan menggunakan rumus berikut :
39
r
xy=
(Arikunto, 2006:69) Keterangan:
= koefisien korelasi yang dicari
Y = hasil skor X dan Y untuk setiap responden = skor item tes
= skor responden
2) Pengambilan keputusan didasarkan pada uji hipotesa dengan kriteria sebagai berikut:
Jika r hitung positif dan r hitung ≥ 0,3 maka butir soal valid.
Jika r hitung negatif dan r hitung < 0,3 maka butir soal tidak valid. Menurut Masrun dalam Sugiyono (2010:188) menyatakan bahwa item yang mempunyai kolerasi positif dengan kriterium (skor total) serta kolerasi yang tinggi, menunjukan bahwa item tersebut mempunyai validitas yang tinggi pula. Biasanya syarat minimum untuk dianggap memenuhi syarat adalah kalau r = 0.3. jadi kalau kolerasi antara butir dengan skor total kurang dari 0.3 maka butir dalam instrumen tersebut dinyatakan tidak valid (Sugiyono,2011:189).
Untuk lebih jelas tentang uji validitas item data, berikut disajikan hasil rekapitulasi uji validitas penguasaan kosakata bahasa Inggris anak di dalam kelas dengan menggunakan program Ms. Excel 2007 sebagai berikut.
Tabel 3.5
Hasil Perhitungan Pengujian Validasi Item
No r Hitung r Tabel Kriteria No r Hitung r Tabel Kriteria 1 0.77 0.30 Valid 26 0.86 0.30 Valid 2 0.77 0.30 Valid 27 0.96 0.30 Valid 3 0.77 0.30 Valid 28 0.94 0.30 Valid 4 0.90 0.30 Valid 29 0.94 0.30 Valid 5 0.88 0.30 Valid 30 0.87 0.30 Valid 6 0.83 0.30 Valid 31 0.87 0.30 Valid 7 0.78 0.30 Valid 32 0.80 0.30 Valid
40
Eva Nurhayati, 2014
Pengaruh Pembelajaran Dengan Penggunaan Media CD Interaktif Terhadap Tingkat Penguasaan Kosakata Bahasa Inggris Anak TK
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
8 0.87 0.30 Valid 33 0.79 0.30 Valid 9 0.61 0.30 Valid 34 0.73 0.30 Valid 10 0.56 0.30 Valid 35 0.74 0.30 Valid 11 0.58 0.30 Valid 36 0.77 0.30 Valid 12 0.89 0.30 Valid 37 0.77 0.30 Valid 13 0.86 0.30 Valid 38 0.61 0.30 Valid 14 0.80 0.30 Valid 39 0.66 0.30 Valid 15 0.75 0.30 Valid 40 0.83 0.30 Valid 16 0.82 0.30 Valid 41 0.78 0.30 Valid 17 0.83 0.30 Valid 42 0.84 0.30 Valid 18 0.81 0.30 Valid 43 0.84 0.30 Valid 19 0.73 0.30 Valid 44 0.76 0.30 Valid 20 0.67 0.30 Valid 45 0.76 0.30 Valid 21 #DIV/0! 0.30 Invalid 46 #DIV/0! 0.30 Invalid 22 #DIV/0! 0.30 Invalid 47 #DIV/0! 0.30 Invalid 23 0.29 0.30 Invalid 48 0.29 0.30 Invalid 24 #DIV/0! 0.30 Invalid 49 #DIV/0! 0.30 Invalid 25 #DIV/0! 0.30 Invalid 50 #DIV/0! 0.30 Invalid
Berdasarkan tabel 3.5 diperoleh bahwa dari 50 pernyataan, item yang valid ada 40 pernyataan dan yang tidak valid ada 10 pernyataan yaitu nomor 21, 22, 23, 24, 25, 46, 47, 48, 49, 50. Item yang tidak valid artinya bahwa item tersebut tidak bisa mengukur apa yang harus diukur. Arti #DIV/0! yaitu bahwa pada item tersebut semua responden mempunyai kemampuan sama, dalam hal ini semua responden mempunyai skor 1 yang berarti bahwa pada item tersebut semua responden mempunyai kriteria belum berkembang. Skor 1 pada item tersebut menunjukkan bahwa item tersebut tidak bisa mengukur apa yang harus diukur. sementara item nomor 23 dan 48 tidak valid karena nilai r lebih kecil dari 0,3.
c. Reliabilitas Instrumen
Instrumen yang reliable adalah instrumen yang bila digunakan beberapa kali untuk mengukur obyek yang sama, akan menghasilkan data yang sama (Sugiyono, 2011:173).
Pengujian reliabilitas instrumen ini dilakukan dengan cara mencobakan instrumen sekali, kemudian data yang diperoleh dianalisis dengan teknik tertentu.
41
Teknik yang digunakan dianalisis dari rumus statistika Cronbach’s Alpha (α) dan
tahapannya adalah sebagai berikut.
Pertama, menghitung nilai reliabilitas atau r hitung (r11) dengan menggunakan rumus berikut.
2 2 11 1 1 i i n n r Keterangan : 11r = Reliabilitas tes yang dicari
2 i Jumlah varians skor tiap-tiap item 2
t
= Varians total n = banyaknya item
Kedua, mencari varians semua item menggunakan rumus berikut.
N N X X
2 2 2
(Arikunto, 2002:109) Keterangan : X
= Jumlah Skor 2 X
= jumlah kuadrat skor N = banyaknya sampelSetelah diuji, validitas item dari variabel penguasaan kosakata Bahasa Inggris anak, makalangkah selanjutnya adalah menguji apakah item tersebut reliabel. Untuk mengetahuinya, peneliti menggunakan bantuan perhitungan program Ms Exel 2007 dan diperoleh sebagai berikut :
Jumlah varian (i ) = 15,34 Varian Total (t ) = 384,69
42
Eva Nurhayati, 2014
Pengaruh Pembelajaran Dengan Penggunaan Media CD Interaktif Terhadap Tingkat Penguasaan Kosakata Bahasa Inggris Anak TK
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
Titik tolak ukur koefisien reliabilitas digunakan pedoman koefisien korelasi dari Sugiyono (1999 : 149) yang disajikan pada tabel berikut.
Tabel 3.6
Pedoman untuk Memberikan Interpretasi Koefisen Korelasi
Interval Koefisien Tingkat Hubungan
0,00 – 0,199 0,20 – 0,399 0,40 – 0,599 0,60 - 0,799 0,80 – 1,000 Sangat rendah Rendah Sedang Tinggi Sangat Tinggi
Merujuk pada tabel interpretasi nilai koefisien korelasi, maka reliabilitas instrumen ini dinyatakan sangat tinggi, karena 0,98 berada diantara 0,80-1,00. dengan kata lain, instrumen ini dapat digunakan untuk penelitian.