E. Uji Instrumen
2. Uji Validitas
“Sebuah uji atau tes dikatakan valid apabila tes tersebut dapat tepat mengukur apa yang hendak diukur” (Arikunto, 2013:80). Jika peneliti menggunakan kuesioner atau angket dalam pengumpulan data, maka alat tersebut harus mengukur apa yang ingin diukurnya. Uji validitas sebaiknya dilakukan pada setiap butir pertanyaan/pernyataan. Untuk menghitung uji validitas setiap item soal instrument dapat menggunakan rumus teknik korelasi pearson product moment yaitu sebagai berikut :
r = n. ∑ XY − ∑ X . ∑ Y
√{n. ∑ X − ∑ X }. {n. ∑ y − ∑ Y }
(Arikunto, 2013:87) Keterangan :
rxy = koefisien korelasi antara variabel x dan y ∑ = Jumlah perkalian x dengan y setiap pertanyaan ∑ = Jumlah skor item
∑ = Jumlah skor total (seluruh total) n =Jumlah responden
Untuk membandingkan hasil uji Pearson produk momen correlation
dengan r tabel (taraf signifikansi 0,05) kriteria diterima dan tidaknya suatu data valid atau tidak adalah sebagai berikut:
Jika r hitung > r tabel maka item dinyatakan valid Jika r hitung < r tabel maka item dinyatakan tidak valid
Untuk pengujian reliabilitas dalam penelitian ini menggunakan Microsoft Excel 2007. Pengujian dilakukan kepada 30 responden, berikut adalah hasil perhitungannya:
Tabel 3.8
Hasil Uji Validitas Pembelajaran Mikro
No. Item �ℎ� �� � �� Keterangan
1 0,71 0,36 Valid 2 0,77 0,36 Valid 3 0,62 0,36 Valid 4 0,65 0,36 Valid 5 0,60 0,36 Valid 6 0,66 0,36 Valid 7 0,70 0,36 Valid 8 0,64 0,36 Valid 9 0,69 0,36 Valid 10 0,73 0,36 Valid 11 0,61 0,36 Valid 12 0,66 0,36 Valid 13 0,52 0,36 Valid 14 0,77 0,36 Valid 15 0,84 0,36 Valid 16 0,73 0,36 Valid 17 0,80 0,36 Valid 18 0,67 0,36 Valid 19 0,72 0,36 Valid 20 0,64 0,36 Valid 21 0,55 0,36 Valid 22 0,68 0,36 Valid 23 0,72 0,36 Valid 24 0,80 0,36 Valid 25 0,81 0,36 Valid 26 0,92 0,36 Valid
Sri Dewi Komalasari, 2015
PENGARUH PEMBELAJARAN MIKRO (MICRO TEACHING) TERHADAP KESIAPAN MENGAJAR MAHASISWA PROGRAM PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) FAKULTAS PENDIDIKAN EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
28 0,74 0,36 Valid
29 0,89 0,36 Valid
30 0,82 0,36 Valid
31 0,80 0,36 Valid
Sumber: Data diolah
Berdasarkan perhitungan diatas, dari 31 item penyataan dalam uesioner pembelajaran mikro semua pernyataan dinyatakan valid. Sehingga tidak ada item yang dihilangkan dan item yang digunakan tetap dengan jumlah 31 pernyataan.
Tabel 3.9
Hasil Uji Validitas Kesiapan Mengajar
No. Item �ℎ� �� � �� Keterangan
1 0,63 0,36 Valid 2 0,55 0,36 Valid 3 0,69 0,36 Valid 4 0,66 0,36 Valid 5 0,57 0,36 Valid 6 0,54 0,36 Valid 7 0,50 0,36 Valid 8 0,47 0,36 Valid 9 0,60 0,36 Valid 10 0,40 0,36 Valid 11 0,40 0,36 Valid 12 0,72 0,36 Valid 13 0,41 0,36 Valid 14 0,64 0,36 Valid 15 0,61 0,36 Valid 16 0,29 0,36 Tidak Valid 17 0,58 0,36 Valid 18 0,41 0,36 Valid 19 0,44 0,36 Valid 20 0,43 0,36 Valid 21 0,43 0,36 Valid 22 0,52 0,36 Valid 23 0,42 0,36 Valid 24 0,60 0,36 Valid 25 0,41 0,36 Valid 26 - 0,12 0,36 Tidak Valid 27 0,49 0,36 Valid 28 0,43 0,36 Valid 29 0,50 0,36 Valid 30 0,71 0,36 Valid 31 0,68 0,36 Valid
Berdasarkan perhitungan diatas, dari 34 item penyataan dalam kuesioner kesiapan mengajar mahasiswa terdapat 2 item penyataan yang tidak valid. Pernyataan yang tidak valid peneliti hilangkan, sehingga kuesioner yang sebenarnya berjumlah 32 item pernyataan kesiapan mengajar mahasiswa.
F. Teknik Analisis Data dan Pengujian Hipotesis 1. Rancangan Analisis Data Deskriptif
Menurut Sugiyono (2012 : 206) bahwa:
Statistik deskriptif adalah statistik yang digunakan untuk menganalisa data dengan cara mendeskripsikan atau menggambarkan data yang telah terkumpul sebagaimana adanya tanpa bermaksud membuat kesimpulan yang berlaku untuk umum atau generalisasi.
Analisisis deskriptif ini digunakan untuk mengetahui gambaran umum mengenai variabel pembelajaran mikro (X) dan untuk menjawab hal tersebut perlu dilakukan langkah-langkah sebagai berikut:
1. Membuat tabel tabulasi data atas jawaban yang diberikan responden terhadap kuesioner. Berikut adalah tabel rancangan tabulasi jawaban responden:
Tabel 3.10
Rancangan Tabulasi Jawaban Responden No.
Responden
Dimensi 1 Dimensi 2 Skor
Total
1 2 3 Ʃ 1 2 3 4 Ʃ
2. Melakukan perhitungan untuk menentukan kategori pembelajaran mikro. Perhitungan dilakukan dengan batuan tabel 3.11.
Rumus yang digunakan adalah sebagai berikut:
32 0,74 0,36 Valid
33 0,41 0,36 Valid
Sri Dewi Komalasari, 2015
PENGARUH PEMBELAJARAN MIKRO (MICRO TEACHING) TERHADAP KESIAPAN MENGAJAR MAHASISWA PROGRAM PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) FAKULTAS PENDIDIKAN EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu
(Umar, 2008 : 201) Keterangan: RS = rentang skor
m = skor tertinggi item n = skor terendah item b = jumlah kelas
3. Menentukan pengklasifikasian secara keseluruhan maupun setiap indikator. Berikut merupakan tabel kriteria penilaian:
Tabel 3.11
Pengklasifikasian atau Kriteria Penilaian Setiap Indikator
Skor Kategori 0-20% Sangat Rendah 21%-40% Rendah 41%-60% Sedang 61%-80% Tinggi 81%-100% Sangat Tinggi
Sumber : (Riduwan & Sunarto, 2013 : 23)
Namun dilihat dari kebutuhan penulis dalam melakukan penelitian serta pengklasifikasian variabel dengan kriteria tersebut terlalu tipis perbedaan diantara kelima kriteria sehingga akan sulit untuk mengklasifikasikannya, maka pengklasifikasian atau kriteria penilaian setiap indikator disesuaikan dengan mereduksinya sebagai berikut:
Tabel 3.12
Kriteria Penilaian Setiap Dimensi dan Indikator Pembelajaran Mikro Kategori
Rendah Sedang Tinggi
Tabel 3.13 digunakan sebagai acuan untuk mengetahui menguasai atau tidak mahasiswa jika dilihat per indikator pembelajaran mikro.
Tabel 3.13
Kriteria Penilaian Setiap Dimensi dan Indikator Kesiapan Mengajar Kategori
Tidak Siap Siap
Tabel 3.14 digunakan sebagai acuan untuk mengetahui menguasai atau tidak mahasiswa jika dilihat per indikator kesiapan mengajar.
Setiap variabel memiliki kriteria yang berbeda, hal tersebut karena disesuaikan dengan kebutuhan dalam penelitian, dengan maksud untuk memudahkan dalam pendeskripsian hasil penelitian. Adapun ketentuan dari setiap kriteria adalah sebagai berikut:
Tabel 3.14
Ketentuan Untuk Setiap Kriteria Variabel Penelitian
Variabel Kriteria Ketentuan
Pembelajaran Mikro
(Micro Teaching)
Rendah Mengetahui tentang keterampilan menyusun rencana pembelajaran
Mengetahui tentang keterampilan mengajar Sedang Memiliki sebagian keterampilan menyusun
rencana pembelajaran yaitu: 1. Menyusun materi pelajaran 2. Penggunaan media pembelajaran
Memiliki sebagian keterampilan dalam mengajar, seperti:
1. Keterampilan membuka pelajaran 2. Keterampilan menutup pelajaran 3. Keterampilan menjelaskan 4. Keterampilan bertanya
5. Ketrampilan memberi penguatan
Tinggi Memiliki sebagian keterampilan menyusun rencana pembelajaran yaitu
1. Menyusun materi pelajaran 2. Penggunaan media pembelajaran
3.Penggunaan pendekatan dan metode pengajaran
4. Penilaian/ evaluasi pembelajaran
Memiliki sebagian keterampilan dalam mengajar, yaitu:
Sri Dewi Komalasari, 2015
PENGARUH PEMBELAJARAN MIKRO (MICRO TEACHING) TERHADAP KESIAPAN MENGAJAR MAHASISWA PROGRAM PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) FAKULTAS PENDIDIKAN EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA
Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu 1.Keterampilan membuka pelajaran 2. Keterampilan menutup pelajaran 3. Keterampilan menjelaskan 4. Keterampilan bertanya
5. Ketrampilan memberi penguatan 6.Keterampilan mengadakan variasi 7.Keterampilan mengelola kelas 8.Keterampilan membimbing diskusi
Kesiapan Mengajar
Tidak Siap Telah memiliki kesiapan, namun tidak semua indikator kesiapan dimiliki yaitu:
1. Kesiapan fisik 2. kesiapan Bahan Ajar
Siap Telah memiliki kesiapan yang baik dan semua indikator kesiapan mengajar telah dimiliki, yaitu
1. Kesiapan fisik 2. Kesiapan Bahan ajar 3. Kesiapan mental 4. Pengalaman
2. Uji Asumsi Klasik