• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB 3. METODE PENELITIAN

3.5 Uji Validitas Konstruk Instrumen Pengumpulan Data

3.5.3 Uji validitas skala dukungan sosial

Peneliti menguji apakah delapan item yang benar-benar bersifat unidimensional,

artinya benar-benar hanya mengukur emosional. Dari hasil analisis CFA dengan

model satu faktor, ternyata tidak fit dengan Chi Square = 213.28, df = 20, P-value =

0.00000, RMSEA = 0.190. Namun, setelah dilakukan modifikasi terhadap model

dengan membebaskan korelasi kesalahan pengukuran diantara item-item yang

= 0.05361, RMSEA = 0.053. Artinya, model dengan satu faktor (unidimensional)

dapat diterima, bahwa seluruh item hanya mengukur satu faktor saja yaitu emosional.

Model fit tersebut ditunjukkan pada lampiran tujuh.

Langkah selanjutnya adalah melihat signifikan atau tidaknya item dalam

mengukur apa yang hendak diukur, sekaligus menentukan apakah item tertentu perlu

di-drop atau tidak. Dalam hal ini yang diuji adalah hipotesis nihil tentang koefisien

muatan faktor dari item. Pengujiannya dilakukan dengan melihat nilai t bagi setiap

koefisien muatan faktor, jika nilai t > 1.96 artinya item tersebut signifikan dan begitu

juga sebaliknya. Koefisien muatan faktor untuk item pengukuran emosional disajikan

pada tabel 3.8.

Tabel 3.8

Muatan faktor item dukungan emoisonal

NO. KOEFISIEN STANDARD

ERROR NILAI T SIGNIFIKAN 1. 0.61 0.06 10.59 V 2. 0.79 0.06 13.80 V 3. 0.78 0.05 14.63 V 4. 0.86 0.06 15.51 V 5. 0.70 0.06 12.61 V 6. 0.31 0.06 4.86 V 7. 0.33 0.06 5.58 V 8. 0.19 0.06 3.18 V

Keterangan: tanda V=signifikan (t>1.96); X=tidak signifikan.

Dari tabel 3.8 dapat dilihat bahwa seluruh item signifikan (t >1,96) dan semua

koefisien sudah bermuatan positif. Artinya semua koefisien muatan faktor dari item

sesuai dengan sifat item yang semuanya bersifat favorable. Dengan demikian

3.5.3.2 Uji validitas skala dukungan penghargaan

Peneliti menguji apakah item yang benar-benar bersifat unidimensional, artinya

benar-benar hanya mengukur penghargaan. Dari hasil analisis CFA dengan model

satu faktor, ternyata tidak fit dengan Chi Square = 209.84, df = 20, P-value =

0.00000, RMSEA = 0.188. Namun, setelah dilakukan modifikasi terhadap model

dengan membebaskan korelasi kesalahan pengukuran diantara item-item yang

dianalisis, maka diperoleh model fit dengan nilai Chi Square = 10.02, df = 13, P-value

= 0.12094, RMSEA = 0.041. Artinya, model dengan satu faktor (unidimensional)

dapat diterima, bahwa seluruh item hanya mengukur satu faktor saja yaitu

penghargaan. Model fit tersebut ditunjukkan pada lampiran delapan.

Langkah selanjutnya adalah melihat signifikan atau tidaknya item dalam

mengukur apa yang hendak diukur, sekaligus menentukan apakah item tertentu perlu

di-drop atau tidak. Dalam hal ini yang diuji adalah hipotesis nihil tentang koefisien

muatan faktor dari item. Pengujiannya dilakukan dengan melihat nilai t bagi setiap

koefisien muatan faktor, jika nilai t > 1.96 artinya item tersebut signifikan dan begitu

juga sebaliknya. Koefisien muatan faktor untuk item pengukuran penghargaan

disajikan pada tabel 3.9.

Tabel 3.9

Muatan faktor item dukungan penghargaan

NO. KOEFISIEN STANDART ERROR NILAI T SIGNIFIKAN 1. 0.40 0.06 6.50 V 2. 0.52 0.06 8.49 V 3. 0.65 0.06 11.00 V 4. 0.72 0.06 11.35 V 5. 0.78 0.06 13.99 V 6. 0.74 0.06 13.03 V 7. 0.77 0.06 13.56 V 8. 0.61 0.06 10.23 V

Keterangan: tanda V=signifikan (t>1.96); X=tidak signifikan.

Dari tabel 3.9 dapat dilihat bahwa seluruh item signifikan (t >1,96) dan semua

koefisien sudah bermuatan positif. Artinya semua koefisien muatan faktor dari item

sesuai dengan sifat item yang semuanya bersifat favorable. Dengan demikian

item-item tersebut tidak akan di-drop.

3.5.3.3. Uji validitas skala dukungan instrumental

Peneliti menguji apakah enam item yang ada bersifat unidimensional, artinya hanya

mengukur instrumental. Dari hasil analisis CFA dengan model satu faktor, ternyata

tidak fit dengan Chi Square = 123.21, df = 9, P-value = 0.00000, RMSEA = 0.217.

Namun, setelah dilakukan modifikasi sebanyak 5 kali terhadap model dengan

membebaskan korelasi kesalahan pengukuran diantara item-item yang dianalisis,

maka diperoleh model fit dengan nilai Chi Square = 6.34, df = 5, P-value = 0.27413,

RMSEA = 0.032. Artinya, model dengan satu faktor (unidimensional) dapat diterima,

bahwa seluruh item hanya mengukur satu faktor saja yaitu instrumental. Model fit

tersebut ditunjukkan pada lampiran sembilan.

Langkah selanjutnya adalah melihat signifikan atau tidaknya item dalam

mengukur apa yang hendak diukur, sekaligus menentukan apakah item tertentu perlu

di-drop atau tidak. Dalam hal ini yang diuji adalah hipotesis nihil tentang koefisien

muatan faktor dari item. Pengujiannya dilakukan dengan melihat nilai t bagi setiap

juga sebaliknya. Koefisien muatan faktor untuk item pengukuran instrument disajikan

pada tabel 3.10.

Tabel 3.10

Muatan faktor item dukungan instrumental

NO. KOEFISIEN STANDARD ERROR NILAI T SIGNIFIKAN 1. 0.71 0.06 12.27 V 2. 0.83 0.06 14.81 V 3. 0.71 0.06 12.27 V 4. 0.49 0.06 7.81 V 5. 0.45 0.07 6.67 V 6. 0.55 0.06 8.98 V

Keterangan: tanda V=signifikan (t>1.96); X=tidak signifikan.

Dari tabel 3.10dapat dilihat bahwa seluruh item signifikan (t >1,96) dan semua

koefisien sudah bermuatan positif. Artinya semua koefisien muatan faktor dari item

sesuai dengan sifat item yang semuanya bersifat favorable. Dengan demikian

item-item tersebut tidak akan di-drop.

3.5.3.4 Uji validitas skala dukungan informasi

Peneliti menguji apakah tiga item yang benar-benar bersifat unidimensional, artinya

benar-benar hanya mengukur informasi. Dari hasil analisis CFA dengan model satu

faktor, ternyata fit dengan Chi Square = 0.00, df = 0, P-value = 1.00000, RMSEA =

0.00. Artinya, model dengan satu faktor (unidimensional) dapat diterima, bahwa

seluruh item hanya mengukur satu faktor saja yaitu informasi. Model fit tersebut

ditunjukkan pada lampiran 10.

Langkah selanjutnya adalah melihat signifikan atau tidaknya item dalam

mengukur apa yang hendak diukur, sekaligus menentukan apakah item tertentu perlu

muatan faktor dari item. Pengujiannya dilakukan dengan melihat nilai t bagi setiap

koefisien muatan faktor, jika nilai t > 1.96 artinya item tersebut signifikan dan begitu

juga sebaliknya. Koefisien muatan faktor untuk item pengukuran informasi disajikan

pada tabel 3.11.

Tabel 3.11

Muatan faktor item dukungan informasi

NO. KOEFISIEN STANDARD ERROR

NILAI T SIGNIFIKAN 1. 0.50 0.06 8.91 V 2. 1.02 0.07 15.58 V 3. 0.67 0.06 10.68 V

Keterangan: tanda V=signifikan (t>1.96); X=tidak signifikan.

Dari tabel 3.11dapat dilihat bahwa seluruh item signifikan (t >1,96) dan semua

koefisien sudah bermuatan positif. Artinya semua koefisien muatan faktor dari item

sesuai dengan sifat item yang semuanya bersifat favorable. Dengan demikian

item-item tersebut tidak akan di-drop.

3.5.3.5 Uji validitas skala dukungan jaringan

Peneliti menguji apakah item yang ada benar-benar bersifat unidimensional, artinya

hanya mengukur jaringan. Dari hasil analisis CFA dengan model satu faktor, ternyata

tidak fit dengan Chi Square = 37.11, df = 5, P-value = 0.00000, RMSEA = 0.155.

Namun, setelah dilakukan modifikasi terhadap model dengan membebaskan korelasi

kesalahan pengukuran diantara item-item yang dianalisis, maka diperoleh model fit

dengan nilai Chi Square = 3.71, df = 4, P-value = 0.44667, RMSEA = 0.000. Artinya,

mengukur satu faktor saja yaitu jaringan. Model fit tersebut ditunjukkan pada

lampiran 11.

Langkah selanjutnya adalah melihat signifikan atau tidaknya item dalam

mengukur apa yang hendak diukur, sekaligus menentukan apakah item tertentu perlu

di-drop atau tidak. Dalam hal ini yang diuji adalah hipotesis nihil tentang koefisien

muatan faktor dari item. Pengujiannya dilakukan dengan melihat nilai t bagi setiap

koefisien muatan faktor, jika nilai t > 1.96 artinya item tersebut signifikan dan begitu

juga sebaliknya. Koefisien muatan faktor untuk item pengukuran kelompok disajikan

pada tabel 3.12.

Tabel 3.12

Muatan faktor item dukungan jaringan

NO. KOEFISIEN STANDARD ERROR NILAI T SIGNIFIKAN 1. 0.55 0.08 7.28 V 2. 0.69 0.08 8.57 V 3. 0.53 0.07 7.07 V 4. 0.29 0.07 3.92 V 5. 0.28 0.08 3.69 V

Keterangan: tanda V=signifikan (t>1.96); X=tidak signifikan.

Dari tabel 3.12 dapat dilihat bahwa seluruh item signifikan (t >1,96) dan semua

koefisien sudah bermuatan positif. Artinya semua koefisien muatan faktor dari item

sesuai dengan sifat item yang semuanya bersifat favorable. Dengan demikian

item-item tersebut tidak akan di-drop.

Dokumen terkait