BAB III MOTODE PENELITIAN
G. Validitas Reliabilitas
1. Validitas
Suatu penelitian yang baik harus dapat diuji tingkat reliabilitas dan
validitasnya. Validitas berasal dari kata validity yang memiliki arti
sejauh mana ketepatan dan kecermatan suatu instrumen pengkuran
tes dalam melakukan fungsi alat ukurnya. Suatu tes dapat dikatakan
mempunyai validitas yang tinggi apabila tes tersebut menjalankan
fungsi ukurnya, atau memberikan hasil ukur yang sesuai dengan
maksud dilakukannya pengukuran tersebut (Azwar, 2011).
Pada penelitian ini untuk mengetahui validitas item validitas yang
digunakan adalah validitas isi (content validity). Validitas isi
menunjuk kepada sejauh mana isi sebuah tes/skala/instrument
dapat mengukur apa yang seharusnya diukur. Untuk mengukur
validitas ini peneliti menggunakan metode professional judgment,
yaitu pendapat ahli (pakar keilmuan tentang materi tes atau skala
tersebut (Idrus, 2009)
Menurut Lawshe (1975), CVR merupakan sebuah pendekatan
diukur berdasarkan judgement para ahli. Untuk mengukur content
validity ratio (CVR) sejumlah ahli panel diminta untuk memeriksa
setiap komponen pada instrument pengukuran. Masukan para ahli
ini kemudian digunakan untuk menghitung Conten Validity Ratio
(CVR) untuk setiap komponen.Kriteria penilaian tanggapan
validator sebagai berikut:
Tabel 3.4
Kriteria Penilaian Tangggapan Ahli
Alternatif Jawaban Skor
Relevan 2
Kurang Relevan 1
Tidak Relevan 0
Lawshe (dalam Azwar, 2012) mengusulkan bahwa
masing-masing penilai yang ahli (subject matter expert) diminta untuk
menilai apakah item dalam skala tersebut penting dalam upaya
mengoprasionalisasikan konstruk yang akan diukur. Dibawah ini
rumus CVR Lawshe (dalam Azwar, 2012) :
Keterangan :
CVR : Content validity ratio
ne : Banyaknya SME yang menilai item relevan
n : Banyaknya SME yang melakukan penilaian
Tabel 3.5
Daftar Nama Ahli Panel Content Validity Ratio
NO NAMA AHLI PELAKSANAAN PENGAMBILAN
1 DR. Retno Mangestuti, M.Si
PIO 11 April 2016 18 April 2016
2 Anwar Fuadi, MA Klinis 11 April 2016 15 April 2016
3 Rika Fuaturrosida, MA Psikologi Perkembangan 11 April 2016 14 April 2016
4 Dra. Josina Judiari, M.Si PIO 12 April 2016 15 April 2016
5 Zamroni, S.Psi, M. Pd Konseling 08 April 2016 12 April 2016
6 Fina Hidayati, MA Statistik 11 April 2016 15 April 2016
7 Mohammad Iksan, MA Psikologi sosial & Pendidikan
14 April 2016 18 April 2016
Proses CVR dialakukan dengan memberikan 1 eksmplar skala
kualitas kehidupan kerja dan 1 eksamplar skala komitmen dengan
masing-masing jumlah skala kualitas kehidupan kerja sejumlah 80 item dan skala
komitmen berjumlah 36 item. Skala tersebut diberikan kepada 7 panelis
atau subject matter expert. Para ahli tersebut adalah dosen yang ahli
dalam bidang psikologi. Mereka diminta untuk menilai kesesuaian item
dengan indikator. Berikut ini blueprint skala kualitas kehidupan kerja dan
Tabel 3.6
Blueprint Skala Kualitas Kehidupan Kerja Pada saat Proses CVR
NO Aspek Indikator Item Jumlah
1 Partisipasi sumber daya manusia
Perusahaan memberikan kesempatan karyawan untuk berpartisipasi dan menyampaikan gagasan ataupun ide, kritik dan saran untuk kemajuan perusahaan
1, 2, 3, 4 4
Kebebasan untuk berkreasi menyelesaikan tugas
6, 5, 7, 8 4
2 Pengembangan karir Kesempatan pelatihan dan pendidikan.
9, 10, 11, 12 4
Kesempatan peningkatan karir dan promosi
13, 14, 15, 16 4
Perusahaan memberikan evaluasi kinerja karyawan.
17, 18, 19, 20 4
3 Penyelesaian konflik Manajemen mampu menyelesaikan konflik antar sesama karyawan, personil dan juga manajmen
21, 22, 23, 24 4
Terwujudnya hubungan kerja yang harmonis
25, 26, 27, 28 4
Manajemen membudayakan keadilan, keterbukaan dan kejujuran
29, 30, 31, 32 4
4 Komunikasi Komunikasi yang baik antar sesama karyawan dan atasan
33, 34, 35, 36 4
Komunikasi antara karyawan terjalin baik meskipun diluar jam kerja
37, 38, 39, 40 4
*Terciptanya hubungan emosional individu yang baik antar karyawan di luar urusan pekerjaan
* 41, 42, 43, 44 4
5 Keamanan kerja Tersedianya jaminan hari tua (pensiun).
45, 46, 47, 48 4
Adanya perjanjian kerja yang jelas dan juga status karyawan tetap.
49, 50, 51, 52 4
6 Kompensasi yang layak dan seimbang
Gaji yang diberikan sesuai dengan posisi, tanggung jawab ataupun beban kerja karyawan
53, 54, 55, 56, 57 5 7 Kebanggaan pada
organisasi
Karyawan merasa bangga pada institusi
58, 59, 60, 61 4
Karyawan merasa bangga karena organisasi memiliki citra baik dimata masyarakat ( memberikan pelayanan yang profesional, produktif dan berkualitas)
62, 63, 64, 65 4
8 Keselamatan dan kesehatan kerja
Perlindungan secara fisik (lingkungan kerja yang aman dan sehat)
66, 67, 68, 69, 4
Perlindungan secara psikis (ancaman hukuman berat beban kerja dan tanggung jawab yang memberatkan)
70, 71, 72, 73 4
Perusahaan menyediakan jaminan kesehatan
74, 75, 76 3
Memberikan kesempatan cuti, maupun liburan bersama
77, 78, 79, 80 4
Jumlah 80
Tabel 3.7
Bluprint Skala Komitmen Pada Saat Proses CVR
No Aspek Indikator
Aitem Jumlah
1 Affective Commitment
Karyawan bertahan dalam organisasi karena keinginannya sendiri (ikatan emosional) 1, 2, 3, 4, 5 5 Keterlibatan (partisipasi) dalam organisasi 6, 7, 8, 9 4 Penerimaan karyawan terhadap nilai dan tujuan organisasi
10, 11, 12, 13 4
2 Continuance Commitment
Pertimbangan untung rugi (pengorbanan) bila meninggalkan organisasi
14, 15, 16, 17, 18
5
Karyawan bertahan dalam organisasi terkait biaya (membutuhkan gaji)
19, 20, 21, 22 4
Karyawan bertahan karena tidak menemukan alternatif pekerjaan lain
23, 24, 25, 26 4
3 Normative Commitment
Kesadaran akan tanggung jawab terhadap organisasi
27, 28, 29, 30, 31
5
Kesadaran akan kewajiban untuk tetap bertahan dan loyal pada organisasi karena merasakan adanya beban secara moril
32, 33, 34, 35, 36
5
Jumlah 36
Keterangan : ganti bahasa gugur
Setelah dilakukan ada ahli yang menyarankan salah satu indikator yang
ada di aspek komunikasi dihapus karena kurang sesuai dengan teori dan tumpang
tindih dengan salah satu indikator pada aspek penyelesaian konflik. Mereka juga
berpendapat bahwa indikator “ terciptanya hubungan emosional individu yang baik antar karyawan di luar urusan pekerjaan” pada aspek komunikasi tidak perlu, menurut mereka hal tersebut adalah imbas atau dampak dari komunikasi yang
baik dan bukan merupakan indikator. Setelah itu juga beberapa ahli menyarankan untuk mengganti redaksi kalimat karena terdapat beberapa aitem yang tata
bahasanya kurang baik dan terlalu susah dipahami. Terdapat beberapa aitem pada
skala kualitas kehidupan kerja yang diganti redaksi kalimatnya yakni aitem no 9,
13, dan 51 kemudian seluruh kata lembaga diganti dengan instansi. Kemudian
aitem nomor 40 dan 65 digugurkan sesuai dengan pendapat para SME. Sekaligus
juga mengurangi banyaknya aitem yang ada dikarenakan kebanyakan para ahli
menyatakan aitem terlalu banyak. Sedangkan pada skala komitmen karyawan
keseluruhan kata lembaga juga diganti dengan kata instansi dan beberapa item
diperbaiki diantaranya adalah aitem no 14 dan aitem nomor 7 dan untuk aitem no
5 di gugurkan.
Berdasarkan hasil perhitungan rata-rata penilaian dari para ahli
memperoleh skor CVR 1, karena hasil CVR memenuhi aturan CVR > 0,00 yang
mengindikasi bahwa lebih dari separuh ahli menyatakan aitem adalah baik. Oleh
karenanya aitem-aitem tersebut layak di gunakan untuk penelitian.
Berikut di bawah ini adalah tabel hasil proses CVR setelah diproses
berdasarkan saran dan juga relevansi aitem maupun aspek menurut para subject
matter expert. Kemudian aitem-aitem inilah yang dijadikan sebagai aitem
Tabel 3.8
Blueprint Skala Kualitas Kehidupan Kerja Setelah Proses CVR
NO Aspek Indikator Item Jumlah aitem untuk penelitian
1 Partisipasi sumber daya manusia
Perusahaan memberikan kesempatan karyawan untuk berpartisipasi dan menyampaikan gagasan ataupun ide, kritik dan saran untuk kemajuan perusahaan
1, 2, 3, 4 4
Kebebasan untuk berkreasi menyelesaikan tugas
6, 5, 7, 8 4
2 Pengembangan karir Kesempatan pelatihan dan pendidikan.
9, 10, 11, 12 4
Kesempatan peningkatan karir dan promosi
13, 14, 15, 16 4
Perusahaan memberikan evaluasi kinerja karyawan.
17, 18, 19, 20 4
3 Penyelesaian konflik Manajemen mampu menyelesaikan konflik antar sesama karyawan, personil dan juga manajmen
21, 22, 23, 24 4
Terwujudnya hubungan kerja yang harmonis
25, 26, 27, 28 4
Manajemen membudayakan keadilan, keterbukaan dan kejujuran
29, 30, 31, 32 4
4 Komunikasi Komunikasi yang baik antar sesama karyawan dan atasan
33, 34, 35, 36 4
Komunikasi antara karyawan terjalin baik meskipun diluar jam kerja
37, 38, 39,40 3
*Terciptanya hubungan emosional individu yang baik antar karyawan urusan pekerjaan
* 41, 42, 43, 44 0
5 Keamanan kerja Tersedianya jaminan hari tua (pensiun).
45, 46, 47, 48 4
Adanya perjanjian kerja yang jelas dan juga status karyawan tetap.
49, 50, 51, 52 4
6 Kompensasi yang layak dan seimbang
Gaji yang diberikan sesuai dengan posisi, tanggung jawab ataupun beban kerja karyawan
53, 54, 55, 56, 57 5 7 Kebanggaan pada
organisasi
Karyawan merasa bangga pada institusi
58, 59, 60, 61 4
Karyawan merasa bangga karena organisasi memiliki citra baik dimata masyarakat ( memberikan pelayanan yang profesional, produktif dan berkualitas)
62, 63, 64, 65 3
8 Keselamatan dan kesehatan kerja
Perlindungan secara fisik (lingkungan kerja yang aman dan sehat)
66, 67, 68, 69, 4
Perlindungan secara psikis (ancaman hukuman berat beban kerja dan tanggung jawab yang memberatkan)
70, 71, 72, 73 4
Perusahaan menyediakan jaminan kesehatan
74, 75, 76 3
Memberikan kesempatan cuti, maupun liburan bersama
77, 78, 79, 80 4
Jumlah 74
Tabel 3.9
Bluprint Skala Komitmen Setelah Proses CVR
No Aspek Indikator
Aitem Jumlah aitem untuk penelitian 1 Affective
Commitment
Karyawan bertahan dalam organisasi karena keinginannya sendiri (ikatan emosional) 1, 2, 3, 4, 5 4 Keterlibatan (partisipasi) dalam organisasi 6, 7, 8, 9 4 Penerimaan karyawan terhadap nilai dan tujuan organisasi
10, 11, 12, 13 4
2 Continuance Commitment
Pertimbangan untung rugi (pengorbanan) bila meninggalkan organisasi
14, 15, 16, 17, 18
5
Karyawan bertahan dalam organisasi terkait biaya (membutuhkan gaji)
19, 20, 21, 22 4
Karyawan bertahan karena tidak menemukan alternatif pekerjaan lain
23, 24, 25, 26 4
3 Normative Commitment
Kesadaran akan tanggung jawab terhadap organisasi
27, 28, 29, 30, 31
5
Kesadaran akan kewajiban untuk tetap bertahan dan loyal pada organisasi karena merasakan adanya beban secara moril
32, 33, 34, 35, 36
5
Jumlah 35
Keterangan : ganti bahasa gugur
Selanjutnya validitas hasil pengukuran variabel kualitas kehidupan kerja
yang diperoleh dari penelitian ini dari 74 aitem terdapat 57 aitem dikatakan valid.
Sedangkan 17 aitem pernyataan lainnya yang memiliki koefisien ˂ 0.30
dinyatakan tidak valid. Azwar (2012) mengungkapkan dengan koefisien ≥ 0.30
Tabel 3.10
Validitas Skala Kualitas kehidupan kerja saat Penelitian
No. Aspek Item Valid Jumlah Item Gugur Jumlah
1 Partisipasi SDM 65, 18, 8, 53, 24, 30 6 6, 11 2 2 Pengembangan karir 34, 39, 45, 19, 41, 60, 67, 2 8 21, 50, 42, 72 4 3 Penyelesaian konflik 73, 15, 36, 32, 52, 1, 26, 48, 64, 57, 40 11 69 1 4 Komunikasi 4, 10, 7, 35, 44 5 23, 17 2 5 Keamanan kerja 62, 68, 70, 9, 51 5 38, 5, 37 3 6 Kompensasi yang layak 12, 20, 55, 59 4 29 1 7 Kebanggaan organisasi 3, 14, 66, 22, 28, 16 6 56 1 8 Keselamatan dan kesehatan kerja 71, 31, 48, 33, 54, 63, 47, 49, 13, 27, 25, 61 11 58, 74, 43 3 Jumlah 57 17
Sumber : Hasil olah data penelitian
Validitas hasil pengukuran variabel komitmen karyawan yang diperoleh dari
penelitian ini dari 35 aitem terdapat 25 aitem dikatakan valid.Sedangkan 10 aitem
pernyataan lainnya yang memiliki koefisien ˂ 0.30 dinyatakan tidak valid. Azwar (2012) mengungkapkan dengan koefisien ≥ 0.30 maka aitem memenuhi syarat psikometri sebagai alat tes.
Tabel 3.11
Validitas Skala Komitmen saat Penelitian
No. Aspek Item Valid Jumlah Item Gugur Jumlah
1 Affective Commitmen 2, 32, 27, 1, 30, 34, 13, 3, 33 9 14, 9, 28 3 2 Countinuance Commitmen 7, 18, 23, 20, 26, 31, 11, 29 8 8, 35, 4, 16, 17 5 3 Normative Commitmen 21, 5, 22, 10, 6, 15, 25, 19 8 12, 24 2 Jumlah 25 10
Sumber : Hasil olah data penelitian