• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN

5. Variabel Yang Dominan Mempengaruhi Struktur Modal

Berdasarkan dari tabel 4.10 lima variabel bebas yang paling dominan mempengaruhi struktur modal. Variabel resiko bisnis dengan nilai Beta = 0.571, variabel profitabilitas dengan nilai Beta = -0.291, variabel pertumbuhan aktiva dengan nilai Beta = -0.177. Variabel likuiditas dengan nilai Beta = -0.355. Dan variabel pertumbuhan penjualan dengan nilai Beta = 0.148. Pengaruh resiko bisnis ternyata lebih dominan mempengaruhi struktur modal dengan nilai Beta = 0.571.

91 BAB V

PENUTUP

A. Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, setelah melalui tahap pengumpulan data, pengolahan data, analisis data dan yang terakhir interpretasi hasil analisis mengenai pengaruh resiko bisnis (business risk), profitabilitas (profitability), pertumbuhan aktiva (asset growth), likuditas (liquidity), dan pertumbuhan penjualan (sales growth) terhadap struktur modal (debt to ratio equity), dengan menggunakan data yang terdistribusi normal, tidak terdapat multikolinearitas, bebas autokorelasi dan tidak adanya heterokedastisitas, maka dihasilkan kesimpulan sebagai berikut :

1. Hasil analisis data secara parsial bahwa variabel resiko bisnis (business risk) berpengaruh signifikan positif dengan nilai t hitung = 6.631 dan nilai probabilitas 0.000 < 0.05. Penelitian ini sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh Rachmawardani (2007) yang menunjukkan signifikan positif pengaruh resiko bisnis (business risk) terhadap struktur modal (debt to equity ratio). Namun tidak konsisten dengan penelitian yang dilakukan oleh Prabansari dan Kusuma (2005) yang menunjukkan singnifikan negatif pengaruh resiko bisnis (business risk) terhadap struktur modal (debt to equity ratio).

92 2. Hasil analisis data secara parsial bahwa variabel profitabilitas (profitability) berpengaruh signifikan negatif dengan nilai t hitung = -3.448 dan nilai probabilitas 0.002 < 0.05. Penelitian ini tidak sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh Prabansari dan Kusuma (2005) yang menunjukkan signifikan positif pengaruh profitabilitas (profitability) terhadap struktur modal (debt to equity ratio). Namun tidak konsisten dengan penelitian yang dilakukan oleh Medina (2007) yang menunjukkan tidak singnifikan pengaruh profitabilitas (profitability) terhadap struktur modal (debt to equity ratio).

3. Hasil analisis data secara parsial bahwa variabel pertumbuhan aktiva (asset growth) berpengaruh signifikan negatif dengan nilai t hitung = -3.035 dan nilai probabilitas 0.005 < 0.05. Penelitian ini sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh Sa’diyah (2007) yang menunjukkan signifikan negatif pertumbuhan aktiva (asset growth) terhadap struktur modal (debt to equity ratio). Namun tidak konsisten dengan penelitian yang dilakukan oleh Prabansari dan Kusuma (2005) yang menunjukkan signifikan positif pengaruh pertumbuhan aktiva (asset growth) terhadap struktur modal (debt to equity ratio).

4. Hasil analisis data secara parsial bahwa variabel likuiditas (likuidity) berpengaruh signifikan negatif dengan nilai t hitung = -4.388 dan nilai probabilitas 0.000 < 0.05. Penelitian ini sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh Wijaya dan Hadianto (2008) yang menunjukkan signifikan negatif likuiditas (likuidity) terhadap struktur modal (debt to

93 equity ratio). Namun tidak konsisten dengan penelitian yang dilakukan oleh Cahyadi (2009) yang menunjukkan singnifikan positif pengaruh likuiditas (likuidity) terhadap struktur modal (debt to equity ratio). 5. Hasil analisis data secara parsial bahwa variabel pertumbuhan

penjualan (sales growth) berpengaruh signifikan positif dengan nilai t hitung = 2.440 dan nilai probabilitas 0.020 < 0.05. Penelitian ini tidak sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh Rahmayani (2008) dan Rachmawardani (2007) yang menunjukkan tidak signifikan pengaruh pertumbuhan penjualan (sales growth) terhadap struktur modal (debt to equity ratio).

6. Hasil analisis data secara simultan menunjukkan bahwa variabel resiko bisnis (business risk), profitabilitas (profitability), pertumbuhan aktiva (asset growth), likuiditas (liquidity) dan pertumbuhan pernjualan (sales growth) secara bersama-sama mempengaruhi struktur modal (debt to equity ratio) dengan nilai probabilitas 0.000 < 0.05.

7. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel risiko bisnis (business risk), pertumbuhan aktiva (asset growth), profitabilitas (profitability), likuiditas (likuidity) dan pertumbuhan penjulaan (sales growth) mempengaruhi struktur modal secara bersama-sama hanya terbatas sebesar 64.9% sisanya 35.1% dijelaskan oleh variabel lain.

94 B. Keterbatasan Penelitian

Setelah melakukan analisis data dan interpretasi hasil, penelitian ini memiliki beberapa keterbatasan antara lain :

1. Penelitian ini hanya mengambil jangka waktu 4 tahun yaitu dari tahun 2006 sampai dengan tahun 2009, sehingga data yang diambil ada kemungkinan kurang mencerminkan kondisi perusahaan dalam jangka panjang.

2. Penelitian ini hanya terbatas untuk sampel perusahaan makanan dan minuman pada sektor consumer goods sehingga kurang mewakili seluruh emiten yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI).

C. Implikasi

Adapun implikasi dari penelitian ini adalah sebagai berikut: 1. Bagi pihak manajemen perusahaan makanan dan minuman sektor

consumer goods sebaiknya sebelum menetapkan kebijakan struktur modalnya agar terlebih dahulu memperhatikan variabel resiko binis (business risk), profitabilitas (profitability), pertumbuhan aktiva (asset growth), likuiditas (liquidity) dan pertumbuhan penjulalan (sales growth). Dengan memperhatikan variabel-variabel tersebut, perusahaan dapat memutuskan besarnya struktur modal yang sesuai sehingga dihasilkan kebijakan struktur modal yang optimal bagi perusahaan.

2. Investor nampaknya perlu memperhatikan nilai struktur hutang perusahaan dengan tetap mempertimbangkan dampak positif maupun

95 negatifnya. Dalam hal ini investor nampaknya perlu mencermati dari struktur hutang yang dimiliki perusahaan serta pemanfaatannya agar hutang yang dimiliki perusahaan dapat memiliki komposisi yang ideal dengan kemampuan dan tingkat pertumbuhan perusahaan.

3. Bagi penulis, penelitian ini dapat menambah wawasan dalam bidang keuangan dan pasar modal khususnya untuk mengetahui lebih jauh lagi mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi struktur modal.

4. Bagi akademisi, dapat digunakan sebagai bahan referensi yang dapat membantu dalam penelitian sejenis serta dapat menambah pengetahuan dan wawasan.

D. Saran

Adapun saran dari penelitian ini adalah sebagai berikut:

1. Penelitian selanjutnya dapat dilakukan dengan menambah jumlah sampel dengan tidak hanya pada perusahaan makanan dan minuman pada sektor industri consumer goods saja.

2. Meneliti variabel-variabel lain yang mungkin berpengaruh terhadap struktur modal, misalnya menggunakan faktor manajemen seperti kondisi internal perusahaan, sikap manajemen, pengendalian, pajak dan struktur kepemilikkan.

3. Menggunakan periode penelitian yang lebih panjang untuk mengetahui konsistensi dari pengaruh variabel-variabel independen tersebut terhadap struktur modal. Selain itu, harus mempertimbangkan kestabilan kondisi perekonomian yang berhubungan dengan rentang

96 waktu penelitian tersebut. Tujuannya adalah untuk meningkatkan ketepatan model yang akan dihasilkan.

4. Melihat perubahan laba suatu perusahaan karena laba merupakan salah satu bagian dari laporan keuangan yang dihasilkan emiten, dan disusun berdasarkan norma atau standar akuntansi keuangan, sehingga tidak dapat dihindarkan adanya tindakan manajemen laba. Para investor sebaiknya berhati hati dalam pengambilan keputusan bisnis, tidak hanya terfokus pada informasi laba, tetapi juga mempertimbangkan informasi non keuangan, seperti keberadaan mekanisme internal perusahaan.

5. Melihat kualitas laba perusahaan karena kulitas laba perusahaan bisa mempengaruhi stuktur modal. Kualitas laba bisa dilihat dengan cara metode penyusutan aktiva tetap, metode pencatatan persediaan, manajemen laba, komite audit dan sebagainya.

97 DAFTAR PUSTAKA

Andriyani, Lusiana Noor. “Pengaruh Ukuran Perusahaan, Struktur Aktiva, dan Profitabilitas Terhadap Struktur Modal Pada Perusahaan Makanan dan Minuman yang Terdaftar di BEJ”, Skripsi Fakultas Ekonomi Akuntansi, Universitas Negeri Semarang, Semarang, 2006.

Brealey, Richard A, Stewart C. Myers, dan Alan J. Marcus. “Dasar-Dasar Manajemen Keuangan Perusahaan”, Edisi Kelima, Jilid 1, Penerbit Erlangga, 2007.

Brigham, Eugene F dan Joel F. Houston. “Manajemen Keuangan”, Buku 2, Penerbit Erlangga, 2001.

Budisantoso, A Totok. “Akuntansi Manajerial”, Buku 2, Penerbit Salemba Empat, 2001.

Cahyadi, Bramantio. “Studi Empiris Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Struktur

Modal Pada Perusahaan Manufaktur di Bursa Efek Indonesia”, Skripsi

Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Jakarta, 2009.

Chandra, Teddy. “Pendekatan-Pendekatan dalam Penelitian Struktur Modal Perusahaan”, Jurnal Eksekutif, Vol. 3, No. 2, Agustus 2006.

Ghozali, Imam. “Aplikasi Analisis Multivariate DenganProgram SPSS”, Edisi 4, Badan Penerbit Universitas Diponegoro, Semarang, 2006.

Indriantoro, Nur dan Bambang Supomo. “Metedologi Penelitian Bisnis Untuk

Akuntansi dan Manajemen”, Edisi Pertama, BPFE Yogyakarta,

Yogyakarta, 2002.

Kodrat, David Sukardi. “Peranan Struktur Modal Terhadap Profitabilitas”, Jurnal Eksekutif, Vol. 6, No. 1, Februari 2009.

Kesuma, Ali. “Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Struktur Modal Serta Pengaruhnya Terhadap Harga Saham Perusahaan Real Estate Yang Go Public Di Bursa Efek Indonesia”, Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, Vol. 11, No. 1, Maret 2009.

98 Mas’ud, Masdar. “Faktor-Faktor Penentu Struktur Modal Serta Dampaknya Terhadap Nilai Perusahaan”, Jurnal Aplikasi Manajemen, Vol. 7, No. 1, Februari 2009.

Medina, Ricca. “Analisis Faktor-Faktor yang Memepengaruhi Struktur Modal

Pada Industri Makanan dan Minuman yang Go Public di BEJ”, Skripsi

Fakultas Ekonomi, Universitas Sumatera Utara, Medan, 2007.

Moeljadi. “Manajemen Keuangan Pendekatan Kuantitatif dan Kualitatif”, Jilid 1, Penerbit Bayumedia Publishing, Malang, 2006.

Mugiharta. “Analisis Kepemilikan Saham Manajemen dan Faktor-Faktor yang Berpengaruh Terhadap Debt to Equity Ratio di Bursa Efek Jakarta”, Jurnal Akuntansi, 2009.

Nugroho, Asih Suko. “Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Struktur

Modal Perusahaan Properti yang Go Public di BEJ”, Tesis Manajemen,

Universitas Diponegoro, Semarang, 2006.

Nurrohim KP, Hasa. “Pengaruh Profitabilitas, Fixed Asset Ratio, Kontrol Kepemilikan, dan Struktur Aktiva Terhadap Struktur Moddal Pada Perusahaan Manufaktur di Indonesia”, Sinergi Kajian Bisnis dan Manajemen, Vol. 10, No. 1, Januari 2008.

Prabansari, Yuke dan Hadri Kusuma. “Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Struktur Modal Perusahaan Manufaktur Go Public di Bursa Efek Jakarta”, Sinergi Kajian Bisnis dan Manajemen, Edisi Khusus on Finance, 2005.

Rachmawardani, Yulinda. “Analisis Pengaruh Aspek Likuiditas, Risisko Bisnis, Profitabilitas, dan Pertumbuhan Penjualan Terhadap Struktur Modal Perusahaan”, Tesis Manajemen, Universitas Diponegoro, Semarang, 2007.

Rahmayani, Haningdita Noor. “Pengaruh Kepemilikan Institusional dan

Karakteristik Keuangan Terhadap Keputusan Pendanaan”, Thesis

99 Riyanto, Bambang. “Dasar-Dasar Pembelanjaan Perusahaan”, Edisi 4, Cetakan

Ketujuh, BPFE UGM, Yogyakarta, 2001.

Rozikin, Khoirur. “Determinan-Determinan Struktur Modal”, Jurnal Kompak, Vol. 1, No. 2, Juli 2008.

Sa’diyah, Anisa’u. “Pengaruh Asset Tangibility, Size, Growth, Profitability, dan Earning Volatility Terhadap Leverage Pada Perusahaan Manufaktur di BEJ: Dengan Pengujian Pecking Order Theory atau Static Trade Off”, Skripsi Fakultas Ekonomi, Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta, 2007.

Singgih, Santoso. “Buku Latihan SPSS Statistik Parametrik”, PT. Elex Media Komputindo, Jakarta, 2004.

Sugiono, Arief. “Manajemen Keuangan”, Penerbit PT. Gramedia Widiasarana Indonesia, Jakarta, 2009.

Sujoko dan Ugy Soebiantoro. “Pengaruh Struktur Kepemilikan Saham, Leverage, Faktor Intern dan Faktor Ekstern Terhadap Nilai Perusahaan”, Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, Vol. 9, No. 1, Maret 2007.

Van Horne, James C dan John M. Wathowicz, JR. “Prinsip-Prinsip Manajemen Keuangan”, Buku 2, Edisi 12, Salemba Empat, Jakarta, 2001.

Wijaya, M. Sienly Veronica dan Bram Hadianto. “Pengaruh Struktur Aktiva, Ukuran, Likuiditas, dan Profitabilitas Terhadap Struktur Modal Emiten Sektor Ritel di BEI: Sebuah Pengujian Hipotesis Pecking Order”, Jurnal Ilmiah Akuntansi, Vol. 7, No. 1, Mei 2008.

Wijaya, Tony. “Analisis Multivariat”, Penerbit Universitas Atma Jaya Yogyakarta, 2010.

Yuniningsih. “Interdependensi antara Kebijakan Deviden Payout Ratio, Financial Leverage, dan Investasi pada Perusahaan yang Listed di BEJ”, Jurnal Bisnis Ekonomi, Vol. 9, No. 2, Hal. 164-182.

Yusgiantoro, Purnomo. “Manajemen Keuangan Internasional”, Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, 2004.

101 LAMPIRAN 1

DATA RASIO PERHITUNGAN STRUKTUR MODAL PERUSAHAAN

Dokumen terkait