• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV : PAPARAN DATA DAN TEMUAN HASIL PENELITIAN Berisi hasil penelitian dan analisis data yang menggambarkan

IDENTITAS KEPALA SEKOLAH DAN WAKA SEKOLAH BIDANG HUMNAS

3. Visi dan Misi SMK Negeri 1 Jambu a.Visi Sekolah

1) Visi

Menjadi Sekolah Menengah Kejuruan Berbasis Teknologi Informasi Berstandar Nasional berwawasan Globlal

2) Kompetensi keahlian

Menjadi kompetensi keahlian unggulan yang menghasilkan tamatan berkualitas serta melahirkan teknisi teknik mekanik otomotif yang kompeten dan mandiri melalui pengembangan IPTEK dan IMTAQ yang mampu berkompetisi di tingkat nasional dan internasional

b. Misi Sekolah 1) Misi

a) Melaksanakan pendidikan memenuhi Standar Nasional Pendidikan berbasis Teknologi Informasi untuk

62

menghasilkan tenaga kerja yang profesional untuk memenuhi kebutuhan industrialisasi khususnya dan tuntutan pembangunan pada umumnya.

b) Membekali peserta didik dengan kemampuan untuk mengembangkan dirinya secara berkelanjutan.

c) Mendidik lulusan yang berbudi luhur, menguasai IPTEK, berjiwa wirausaha dan mampu bersaing di era global. 2) Misi Kompetensi Keahlian

a) Melaksanakan layanan prima terhadap peserta didik kompetensi keahlian teknik kendaraan ringan dalam semua aspek sarana dan prasarana untuk menghasilkan tenaga kerja yang kompeten dan mandiri.

b) Meningkatkan kualitas tamatan yang sesuai dengan Standar Kompetensi Nasional (SKN) dalam menghadapi era globalisasi.

c) Meningkatkan mutu sumber daya manusia melalui penerapan IPTEK dan IMTAQ.

d) Melaksanakan KBM dan kegiatan ekstrakurikuler untuk mengembangkan minat dan bakat peserta didik dalam meraih prestasi.

c. Keunggulan dan Kelemahan SMK N 1 Jambu 1) Keunggulan Sekolah

63

SMK Negeri 1 Jambu adalah sekolah kejuruan berbasis kompetensi yang didukung tenaga muda potensial dan beretos kerja tinggi. Hal tersebut berpegaruh pada adanya semangat juang serta kedisiplinan yang tinggi untuk melangkah maju demi mewujudkan sekolah unggulan di Kab. Semarang.

Dilihat dari segi lingkungan belajar, SMK Negeri 1 Jambu terletak di kawasan pedesaan yang jauh dari keramaian. Kondisi lingkungan sekitar yang sejuk serta sepi menjadikan suasana belajar mengajar di kelas menjadi nyaman sehingga proses transfer ilmu dari pendidik kepada peserta didik dapat dilakukan secara optimal.

Untuk mengembangkan sekolah, SMK Negeri 1 Jambu mempunyai luas lahan yang memadai. Dengan keadaan yang demikian akan mudah bagi SMK Negeri 1 Jambu untuk membangun sarana untuk menunjang kegiatan sekolah. Lahan yang rata serta kondisi tanah yang baik, sedikit banyak membantu untuk mengembangkan sekolah.

2) Kelemahan Sekolah

Salah satu yang menghambat perkembangan SMK Negeri 1 Jambu adalah letak sekolah yang jauh dari pusat Pemerintah Daerah dan Dinas terkait lain, serta dari ruas jalan raya berjarak ± 1 Km. Dengan keadaan yang demikian, akses

64

menuju sekolah bagi siswa khususnya sedikit menjadi masalah. Selain itu, untuk mengurus berbagai keperluan, misalnya keperluan yang berhubungan dengan instansi lain keadaan yang demikian tentunya akan menjadi masalah tersendiri.

Dari segi sarana dan prasarana, sekolah ini masih mempunyai kekurangan terutama masalah bangunan ruang bengkel serta peralatan untuk menunjang kegiatan belajar mengajar. Perbandingan antara jumlah siswa dengan sarana yang ada menjadi sebab utamanya. Untuk itu diperlukan pembangunan fisik berupa bangunan serta penambahan alat dan bahan praktik serta alat penunjang lainnya agar masalah ini segera dapat diatasi.

Masalah lain yang dihadapi sekolah ini adalah berkaitan dengan keamanan yaitu belum sempurnanya pagar yang berfungsi menutup akses keluar masuk dari lingkungan sekolah. Padahal keamanan merupakan aspek penting dari setiap sekolah, karena akan berkaiatan langsung dengan seluruh komponen dan properti sekolah.

Keadaan geografis sekolah dapat menjadi sebuah keunggulan maupun bisa menjadi ancaman jika tidak diimbangi pembagunan sarana yang mendukung. Letak sekolah yang berada di lingkungan persawahan membuat kondisi tanah yang

65

labil. Hal ini akan juga dipengaruhi kondisi cuaca. Cuaca yang sering berubah sewaktu-waktu membuat kondisi sekolah menjadi sulit untuk diprediksi. Apalagi pada saat musim penghujan, letak sekolah yang berada di lingkungan persawahan menjadikan jalan dan tanah menjadi basah dan becek. Melihat kondisi yang demikian tentunya diperlukan pembagunan sarana untuk mengatasi keadaan tersebut.

Kekurangan lain yang berkaitan dengan kemajuan sekolah datang dari masyarakat sekitar. Memang tidak bisa dipungkiri, masyarakat sekitar mempunyai andil besar untuk kemajuan sekolah. Seringkali kondisi tersebut tidak dipengaruhi kemampuan serta kesadaran warga akan pentingnya kondisi siswa yang masuk ke sekolah. Masyarakat lokal terkadang ingin diutamakan untuk masuk sebagai siswa dan mengusulkan beragam keringanan dalam hal administrasi keuangan di sekolah.

Hal ini menjadi ancaman tersendiri bagi sekolah jika siswa-siswa khususnya dari masyarakat sekitar mempunyai performance kurang dari standar yang ditetapkan dan menyalahgunakan kepercayaan yang diberikan pihak sekolah.

66 d. Kompetensi Keahlian

1) Kompetensi Keahlian : TEKNIK KENDARAAN RINGAN

Nomor SK Pembukaan Jurusan : 421.3/1352 Tanggal SK : 26 Juni 2007 Nomor Akreditasi Sekolah : 004318

Tanggal : 9 November 2010 2) Kompetensi Keahlian : BUSANA BUTIK

Nomor SK Pembukaan Jurusan : 421.3/1352 Tanggal SK : 26 Juni 2007 Nomor Akreditasi Sekolah : 004317

Tanggal : 9 November 2010 3) Kompetensi Keahlian : TEKNIK PEMESINAN

Nomor SK Pembukaan Jurusan : 421.3/1410 Tanggal SK : 28 Juni 2011 Nomor Akreditasi Sekolah : 004316

Tanggal : 9 November 2010

4) Kompetensi Keahlian : TEKNIK PERBAIKAN BODI TOMOTIF

Nomor SK Pembukaan Jurusan : 421.3/2266.A/2014 Tanggal SK : 18 September 2014 5) Kompetensi Keahlian : JASA BOGA

67

Nomor SK Pembukaan Jurusan : 421.3/2266.B/2014 Tanggal SK : 18 September 2014 e. Data Sekolah

Tabel 4.2

Rombongan Belajar /Kelas SMK N 1 Jambu

Jumlah Rombongan Belajar

Tahun Pelajaran BB TKR TP TPBO JB Jumlah 2014/2015 6 12 6 Belum dibuka 24

2015/2016 6 12 7 1 2 28

2016/2017 6 12 8 2 4 32

Tabel 4.3

Peserta Didik SMK N 1 Jambu Jumlah Peserta Didik

Tahun Pelajaran BB TKR TP TPBO JB Jumlah 2014/2015 208 382 210 belum dibuka 800 2015/2016 208 374 226 38 42 888 2016/2017 202 368 271 67 96 1004

Tabel 4.4

Animo Calon Peserta Didik Baru SMK N 1 Jambu

Tahun Pelajaran BB KR TP TPBO JB JUMLAH

P D P D P D P D P D P D 2014/2015 120 70 198 14 4 13 2 72 belum dibuka belum dibuka 450 186

68 2015/2016 102 72 170 12 0 14 8 11 2 61 38 77 4 2 558 384 2016/2017 106 72 184 12 8 16 0 10 0 62 32 78 5 5 594 387 P : Pendaftar D : Diterima Tabel 4.5

Data Pendidik dan Tenaga Kependidikan SMK N 1 Jambu Tahun Pelajaran Pegawai Negeri Sipil Guru Tidak tetap Tenaga Kependidikan Jumlah 2014/2015 30 19 17 66 2015/2016 33 21 17 71 2016/2017 33 26 17 76 Tabel 4.6

Data Pemasaran Tamatan SMK N 1 Jambu Tahun

Pelajaran BB TKR TP TPBO JB Rata-rata

2014/2015 98% 82% 61% Belum dibuka 80,33% 2015/2016 96% 75% 89% Belum meluluskan 86,67% 2016/2017 80%* 40%* 50%* Belum meluluskan 56,56%*

*: data 3 bulan setelah kelulusan

Tabel 4.7

Prestasi Sekolah SMK N 1 Jambu

Tahun Tingkat Kabupaten Tingkat Provinsi Tingkat Nasional Jumlah 2014/2015 6 4 2 12 2015/2016 6 2 1 9 2016/2017 8 5 3 16

69

4. Tujuan Sekolah SMK Negeri 1 Jambu