• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.2 Visi, Misi, dan Moto

Diakui sebagai Perusahaan Kelas Dunia yang Bertumbuh-kembang, Unggul dan Terpercaya dengan bertumpu pada Potensi insani.

4.2.2 Misi Perusahaan

a. Menjalankan bisnis kelistrikan dan bidang lain yang terkait, berorientasi pada kepuasan pelanggan, anggota perusahaan dan pemegang saham.

b. Menjadikan tenaga listrik sebagai media untuk meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat.

c. Mengupayakan agar tenaga listrik menjadi pendorong kegiatan ekonomi.

d. Menjalankan kegiatan usaha yang berwawasan lingkungan. 4.2.3 Moto Perusahaan

Listrik untuk Kehidupan yang Lebih Baik (Electricity for a Better Life)

4.3 Data Penelitian

Pengambilan seluruh populasi dilakukan pada karyawan PT. PLN (Persero) Wilayah Sumatera Utara yang beralamat di JL. KL. Yos Sudarso No. 284 Medan, yang berjumlah 200 karyawan pada periode januari 2013.

Penelitian ini menggunakan metode stratified random sampling (sampling acak bertingkat) atau Proportionate stratified random sampling, yaitu pengambilan sample dari jumlah anggota secara acak dan berstrata secara proporsional.

Jumlah populasi ditentukan dengan menggunakan rumus dari Yamane dalam Riduwan dan Kuncoro (2007:49) yaitu :

N n = N.d2 Keterangan : + 1 n : Jumlah sampel N : Jumlah populasi

d2 : Presisi yang ditetapkan

Dengan tingkat ketelitian 10%, yaitu :

N 200 200

n = = = = 66,6666667 = 67 N.d2

Jadi, jumlah banyaknya sampel 67 karyawan atau responden. + 1 200.0,1.0,1+1 3

Sampel yang berhasil disebar hanya sebesar 57 kepada karyawan. Pengumpulan data ini diperoleh dengan menyebarkan kuesioner yang dikembangkan oleh Amrullah (2012). Peneliti menyebar kuesioner dengan mendatangi tiap bagian yang bersedia meluangkan waktu untuk mengisi kuesioner. Dan disebar selama ± 2 minggu pada bulan april 2013, minggu pertama pada tanggal 4 april dan minggu kedua pada tanggal 10 april. Pertanyaan Kuesioner pada lampiran halaman 67-75.

Tabel 4.1

Karakteristik Responden

Item Frekuensi

Jumlah sampel 57 Orang

Jenis kelamin Pria 27 Orang Wanita 15 Orang Dikosongkan 15 Orang Umur 21-31 21 Orang 32-42 - 43-53 8 Orang Dikosongkan 22 Orang Pendidikan Lama Bekerja SD - SLTP - SLTA 13 Orang D3 9 Orang S1 16 Orang S2 - Lainnya 1 Orang Dikosongkan 15 Orang

1 Tahun-10 tahun 24 Orang

11 Tahun-20 tahun 1 Orang

21 Tahun-30 tahun 8 Orang

Dikosongkan 16 Orang Sumber : data primer (data diolah penulis, 2013)

4.4 Analisis Hasil Penelitian 4.4.1 Statistik Deskriptif

Statistik deskriptif digunakan untuk menganalisis data dengan menggambarkan data yang telah terkumpul atau diperoleh, tanpa membuat kesimpulan yang berlaku untuk umum.

Pada hasil uji statistik deskriptif ini terdapat hasil dari variabel independen yaitu kompensasi finansial (X1) dan kompensasi nonfinansial (X2) yang terdiri atas masing-masing 12 pertanyaan, sedangkan variabel independen yaitu kinerja karyawan (Y) yang terdiri atas 30 pertanyaan, yang mencakup nilai minimum, nilai maksimum, nilai rata-rata (mean), dan penyimpangan (standar deviasi) data yang digunakan dalam penelitian, ditunjukkan pada tabel berikut ini :

Tabel 4.2 Descriptive Statistics

N Minimum Maximum Mean Std. Deviation

KOMPENSASI FINANSIAL 57 35.00 57.00 48.1053 3.88074 KOMPENSASI NONFINANSIAL 57 43.00 56.00 48.8421 3.04601 KINERJA KARYAWAN 57 119.00 148.00 126.8947 7.24244 Valid N (listwise) 57

Berdasarkan Tabel 4.2 diatas dapat diketahui banyaknya jumlah unit (N) yang digunakan dalam penelitian sebanyak 57 dari 67 sampel dalam periode januari tahun 2013

Dari tabel 4.2, dapat dijelaskan bahwa :

1. Variabel kompensasi finansial yang merupakan variabel independen (X1

2. Variabel kompensasi nonfinansial (X

) memiliki nilai minimum 35.00, nilai maksimum 57.00 dan nilai rata-rata (mean) 48.1053 sedangkan nilai standar deviasi sebesar 3.88074

2

3. Variabel kinerja karywan yang merupakan variabel dependen (Y) memiliki nilai minimum 119.00, nilai maksimum 148.00, nilai rata-rata 126.8947, dengan standar deviasi 7.24244

) yang merupakan variabel independen. Memiliki nilai minimum 43.00, nilai maksimum 56.00, nilai rata-rata 48.8421 dengan standar deviasi sebesar 3.04601

4.4.2 Pengujian Validitas dan Realibilitas 4.4.2.1 Uji Validitas

Pengujian validitas data dalam penelitian ini menggunakan metode korelasi Bivariate Pearson (Korelasi Pearson Product Moment).

Dengan taraf signifikansi 0,05 dan kriteria pengujiannya jika rhitung > rtabel

Jumlah data (n) = 57, maka r

maka instrumen atau item-item pernyataan berkorelasi signifikan terhadap skor total maka dinyatakan valid.

tabel diketahui sebesar 0,266. Melalui uji validitas data yang digunakan pada variabel kompensasi

finansial, kompensasi nonfinansial dan kinerja karyawan diketahui bahwa semua hasil item pernyataan dinyatakan valid.

Hasil uji validitas untuk masing-masing variabel penelitian dapat dilihat pada table-tabel berikut ini, yaitu :

Tabel 4.3

Hasil Uji Validitas Variabel Kompensasi Finansial

Item r hitung r table Keterangan

1 0,729 0,266 Valid 2 0,582 0,266 Valid 3 0.696 0,266 Valid 4 0,607 0,266 Valid 5 0,595 0,266 Valid 6 0,525 0,266 Valid 7 0,609 0,266 Valid 8 0,758 0,266 Valid 9 0,588 0,266 Valid 10 0,427 0,266 Valid 11 0,526 0,266 Valid 12 0,555 0,266 Valid

Sumber: hasil pengolahan data dengan SPSS, 2013 Tabel 4.4

Hasil Uji Validitas Variabel Kompensasi Nonfinansial

Item r hitung r table Keterangan

1 0,686 0,266 Valid 2 0,531 0,266 Valid 3 0.484 0,266 Valid 4 0,526 0,266 Valid 5 0,703 0,266 Valid 6 0,610 0,266 Valid 7 0,478 0,266 Valid 8 0,616 0,266 Valid 9 0,650 0,266 Valid 10 0,599 0,266 Valid 11 0,607 0,266 Valid 12 0,537 0,266 Valid

Tabel 4.5

Hasil Uji Validitas Variabel Kinerja Karyawan

Item r hitung r table Keterangan

1 0,465 0,266 Valid 2 0,583 0,266 Valid 3 0.526 0,266 Valid 4 0,489 0,266 Valid 5 0,641 0,266 Valid 6 0,573 0,266 Valid 7 0,544 0,266 Valid 8 0,511 0,266 Valid 9 0,367 0,266 Valid 10 0,564 0,266 Valid 11 0,599 0,266 Valid 12 0,391 0,266 Valid 13 0,380 0,266 Valid 14 0,649 0,266 Valid 15 0,483 0,266 Valid 16 0,579 0,266 Valid 17 0,477 0,266 Valid 18 0,617 0,266 Valid 19 0,339 0,266 Valid 20 0,484 0,266 Valid 21 0,435 0,266 Valid 22 0,476 0,266 Valid 23 0,394 0,266 Valid 24 0,393 0,266 Valid 25 0,392 0,266 Valid 26 0,439 0,266 Valid 27 0,427 0,266 Valid 28 0,457 0,266 Valid 29 0,554 0,266 Valid 30 0,356 0,266 Valid

Sumber: hasil pengolahan data dengan SPSS, 2013 4.4.2.2. Uji Reliabel

Priyatno (2010:97) menyatakan bahwa “uji reliabilitas digunakan untuk mengetahui konsistensi alat ukur, apakah

pengukur yang digunakan dapat diandalkan dan tetap konsisten jika pengukuran tersebut diulang”.

Uji reliabilitas digunakan untuk menilai apakah data hasil kuesioner dapat reliabel atau tidak. Didalam penelitian ini menggunakan metode Cronbach’s Alpha.

Ghozali 2005 dan Kuncoro 2003 dalam Situmorang, dkk (2007:46) menyatakan bahwa “suatu konstruk atau variabel dikatakan reliabelle jika memberikan nilai cronbach alpha > 0.60 atau nilai cronbachnya > 0,80”. Didalam penelitian ini dinyatakan bahwa data reliabel.

Tabel 4.6 Hasil Uji Reliabel

Variabel Cronbach’s Alpha Keterangan

Kompensasi Finansial 0,839 Reliabel

Kompensasi Nonfinansial 0,823 Reliabel

Kinerja Karyawan 0,883 Reliabel

Sumber: hasil pengolahan data dengan SPSS, 2013 4.4.3 Pengujian Asumsi Klasik

4.4.3.1 Uji Normalitas

Dalam melakukan pengujian normalitas untuk mendeteksi bahwa data berdistribusi normal apa tidak dengan menggunakan anlisis

Gambar 4.1 Uji Normalitas 1

Sumber: hasil pengolahan data dengan SPSS, 2013

Dari gambar 4.1 terlihat bahwa pada grafik histrogram data berdistribusi normal. Terlihat data mengikuti kurva dan tidak menceng ke kiri dan ke kanan.

Gambar 4.2 Uji Normalitas 2

Dari gambar 4.2 dapat terlihat, bahwa grafik normal probability plot menunjukkan data berdistribusi normal. Terlihat bahwa titik-titik dalam plot menyebar dan mendekati garis diagonalnya.

4.4.3.2 Uji Multikolinearitas

Hasil uji multikolinearitas dapat diketahui dibawah ini, apakah terdapat masalah multikolinearitas apa tidaknya, berikut hasilnya :

Tabel 4.7 Uji Multikolinearitas

Sumber: hasil pengolahan data dengan SPSS, 2013

Dari tabel 4.7 terlihat bahwa nilai VIF < 5 maka tidak mempunyai masalah multikolinearitas. Dan nilai Tolerance > 0,1 maka tidak mempunyai masalah multikolinearitas. Dengan demikian hasil output terlihat bahwa data tidak mempunyai masalah multikolinearitas.

4.4.3.3 Uji Heteroskedastisitas

Hasil uji heteroskedastisitas dapat diketahui dibawah ini, apakah terdapat heterokedastisitas apa tidak, berikut hasilnya :

Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients Standardiz ed Coefficients t Sig. Collinearity Statistics

B Std. Error Beta Tolerane VIF

1 (Constant) 34.784 11.960 2.908 .005 KOMPENSASI FINANSIAL .581 .187 .311 3.101 . 003 .874 1.144 KOMPENSASI NONFINANSIAL 1.314 .239 .552 5.503 .000 .874 1.144 a. Dependent Variable: KINERJA KARYAWAN

Gambar 4.3 Uji Heteroskedastisitas

Sumber: hasil pengolahan data dengan SPSS, 2013

Dari gambar 4.3 dapat dilihat bahwa titik-titik menyebar secara acak dan tidak membentuk sebuah pola tertentu dan tersebar di atas dan di bawah angka 0 pada sumbu Y. Ini berarti tidak terjadi heteroskedastisitas sehingga model layak untuk dipakai.

4.4.4 Pengujian Hipotesis 4.4.4.1 Analisis Regresi

4.4.4.1.1 Analisis Regresi Linear Berganda

Pada analisis regresi linear berganda ini dilakukan untuk menganalisis hubungan maupun pengaruh kompensasi finansial terhadap kinerja karyawan dan kompensasi nonfinansial terhadap kinerja karyawan, dan juga seberapa besar hubungan maupun pengaruhnya secara simultan terhadap kinerja karyawan.

Tabel 4.8

Hasil Uji Analisis Linear Berganda

No Variabel Koefisien

1 Konstanta 34.784

2 Kompensasi Finansial .581

3 Kompensasi Nonfinansial 1.314 Sumber: hasil pengolahan data dengan SPSS, 2013

Dari tabel 4.8 diatas maka persamaan regresi linear berganda sebagai berikut :

Y= 34,784 + 0,581X1

Konstanta sebesar 34,784 ini artinya jika kompensasi finansial (X

+ 1,314

1) dan kompensasi nonfinansial (X2

Koefisien regresi variabel kompensasi finansial (X ) adalah 0, maka kinerja karyawan (Y) nilainya adalah 34,784

1

Koefisien regresi variabel kompensasi nonfinansial (X

) sebesar 0,581 ini artinya jika kompensasi finansial mengalami kenaikan 1%, maka kinerja karyawan (Y) akan mengalami peningkatan sebesar 0,581.

2

Berdasarkan atas hasil pengujian yang di atas, dapat disimpulkan bahwasannya model regresi yang digunakan dalam penelitian ini layak untuk dilakukan analisis selanjutnya.

) sebesar 1,314 ini artinya jika kompensasi nonfinansial mengalami kenaikan 1% maka kinerja karyawan (Y) akan mengalami peningkatan sebesar 1,314.

Pada pengujian hipotesis ini dapat diketahui nilai koefisien korelasi (R). Nilai koefisien korelasi (R) menunjukkan seberapa besar korelasi

variabel independen dengan variabel dependen. Korelasi dapat dikatakan kuat atau sangat erat apabila nilai R mencapai 0,80 - 0.99.

Tabel 4.9

Hasil Analisis Korelasi Ganda (R) dan Korelasi Determinan (R2 (Goodness of Fit Test)

)

Sumber: hasil pengolahan data dengan SPSS, 2013

Nilai R 0.724 artinya korelasi variabel independen dengan variabel dependen adalah erat. Berarti hubungan kompensasi finansial dan kompensasi nonfinansial terhadap kinerja karyawan sebesar 72.4%

Nilai R Square 0.524 ini berarti sebesar 52,4% faktor-faktor kinerja karyawan dapat dijelaskan pada kompensasi finansial dan kompensasi nonfinansial. Sedangkan sisanya 47.6% dijelaskan oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.

Nilai Adjusted R Square (R2

4.4.4.2 Uji Signifikansi Simultan (Uji F) Untuk H

) sebesar 0.507 ini berarti 50.7% faktor-faktor kinerja karyawan dapat dijelaskan pada kompensasi finansial dan kompensasi nonfinansial. Kemudian sisanya 49.3% dijelaskan oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti pada penelitian ini.

Dengan tingkat signifikan (α) sebesar 5%, jika nilai signifikan F > 0.05, maka H

3

0 diterima, artinya tidak terdapat pengaruh yang signifikan secara bersama-sama dari variabel independen terhadap

Model Summaryb

Model R R Square Adjusted R Square

Std. Error of the Estimate 1 .724a .524 .507 5.08704 a. Predictors: (Constant), KOMPENSASI NONFINANSIAL, KOMPENSASI FINANSIAL

variabel dependen. Sebaliknya jika nilai signifikan F < 0.05, maka Ha

Dalam penelitian, ini adalah hipotesis ketiga, dengan menggunakan analisis linear berganda menujukan kompensasi finansial dan kompensasi nonfinansial secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Maka hasilnya dapat dilihat berikut ini :

diterima, artinya terdapat pengaruh yang signifikan secara bersama-sama dari variabel independen terhadap variabel dependen.

Tabel 4.10 Hasil Uji F (H3)

ANOVAb

Model Sum of Squares Df Mean Square F Sig.

1 Regression 1539.955 2 769.978 29.754 .000a Residual 1397.413 54 25.878

Total 2937.368 56

a. Predictors: (Constant), KOMPENSASINONFINANSIAL, KOMPENSASIFINANSIAL b. Dependent Variable: KINERJAKARYAWAN

Sumber: hasil pengolahan data dengan SPSS, 2013

Dari tabel 4.10 nilai Ftabel nya adalah sebesar 3.168 (df = n-1 = 57-1 = 56-2 = 54) sedangkan nilai Fhitung sebesar 29.754 dan nilai signifikansinya adalah sebesar 0.000 lebih kecil dari taraf signifikansi (α = 0.05). Dikarenakan nilai Fhitung > Ftabel (29.754 > 3.168) dan signifikansi < 0.05 ini berarti hipotesis ketiga diterima. Maka kompensasi finansial dan kompensasi nonfinansial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan.

4.4.4.3 Uji Secara Parsial (Uji t) Untuk H

Uji ini dilakukan untuk menguji variabel independen (bebas) secara parsial atau terpisah mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel dependen (terikat) apa tidak.

1

Dengan tingkat signifikan (α) sebesar 5%, jika thitung < ttabel, H0 diterima, Sebaliknya jika ttabel > thitung, maka Ha

Dengan menggunakan analisis linear berganda kompensasi finansial dalam penelitian ini adalah sebagai hipotesis pertama (H

diterima.

1

Tabel 4.11

), menunjukan bahwa kompensasi finansial berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Maka hasilnya dapat dilihat berikut ini :

Hasil Uji t (H1)

Sumber: hasil pengolahan data dengan SPSS, 2013

Dari tabel 4.11 nilai ttabel nya adalah sebesar 2.005 (df = n-1 = 57-1 = 56-2 = 54) sedangkan nilai thitung untuk variabel kompensasi finansial adalah sebesar 3.101 dan nilai signifikansinya adalah sebesar 0.003 lebih kecil dari taraf signifikansi (α = 0.05). Dikarenakan nilai thitung > ttabel (3.101 > 2.005) dan signifikansi lebih Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients t Sig. B Std. Error Beta 1 (Constant) 34.784 11.960 2.908 .005 KOMPENSASI FINANSIAL .581 .187 .311 3.101 .003 KOMPENSASI NONFINANSIAL 1.314 .239 .552 5.503 .000 a. Dependent Variable: KINERJA KARYAWAN

kecil dari 0.05 berarti hipotesis pertama yaitu kompensasi finansial diterima. Maka kompensasi finansial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan.

4.4.4.4 Uji Signifikansi Parsial (Uji t) Untuk H

Dengan tingkat signifikan (α) sebesar 5%, jika t 2

hitung < ttabel, H0 diterima, Sebaliknya jika ttabel > thitung, maka Ha

Dengan menggunakan analisis linear berganda kompensasi nonfinansial pada penelitian ini adalah hipotesis kedua (H

diterima.

2

Tabel 4.12

), menunjukan bahwa kompensasi nonfinansial berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Maka hasilnya :

Hasil Uji t (H2

Sumber: hasil pengolahan data dengan SPSS, 2013 )

Dari tabel 4.12 nilai ttabel nya adalah sebesar 2.005 (df = n-1 = 57-1 = 56-2 = 54) sedangkan nilai thitung untuk variabel kompensasi finansial adalah sebesar 5.503 dan nilai signifikansinya adalah sebesar 0,000 lebih kecil dari taraf signifikansi (α = 0.05). Dikarenakan nilai thitung > ttabel (5.503 > 2.005) dan signifikansi lebih kecil dari 0,05 berarti hipotesis kedua yaitu kompensasi nonfinansial Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients t Sig. B Std. Error Beta 1 (Constant) 34.784 11.960 2.908 .005 KOMPENSASI FINANSIAL .581 .187 .311 3.101 .003 KOMPENSASI NONFINANSIAL 1.314 .239 .552 5.503 .000 a. Dependent Variable: KINERJA KARYAWAN

diterima. Maka kompensasi nonfinansial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan.

4.5 Pembahasan Hasil Penelitian

Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa variabel independen (kompensasi finansial dan kompensasi nonfinansial) memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap variabel dependen (kinerka karyawan) pada tingkat kepercayaan 95%. Ini ditunjukkan pada nilai Fhitung sebesar 29,754 > Ftabel

4.5.1 Pengaruh Kompensasi Finansial terhadap Kinerja Karyawan

sebesar 3,168. Maka secara simultan kompensasi finansial dan nonfinansial berpengaruh terhadap kinerja karyawan pada PT. PLN (Persero) Wilayah Sumatera Utara. Hasil penelitian ini sejalan dengan hasil penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Amrullah (2012). Beliau menyatakan bahwa secara simultan kompensasi finansial dan kompensasi nonfinansial berpengaruh terhadap kinerja karyawan pada PT. Bank Rakyat Indoneesia (Persero) Tbk. Wilayah Makassar .

Dari hasil uji t dapat diketahui bahwa kompensasi finansial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan pada PT. PLN (Persero) Wilayah Sumatera Utara. Dengan tingkat kepercayaan 95%. Kompensasi finansial menunjukkan thitung sebesar 3.101 dengan nilai signifikansi 0.003 < 0.05, sedangkan ttabel adalah sebesar 2.005, sehingga thitung > ttabel (3.101 > 2.005), maka dapat disimpulkan bahwa kompensasi finansial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa hasil penelitian ini sejalan dengan hasil penelitian

terdahulu yang dilakukan Amrullah (2012) bahwa kompensasi finansial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan pada PT. Bank Rakyat Indoneesia (Persero) Tbk. Wilayah Makassar.

Hal ini menunjukkan bahwa kompensasi finansial mempengaruhi kinerja karyawan.

4.5.2 Pengaruh Kompensasi Nonfinansial terhadap Kinerja Karyawan Dari hasil uji t dapat diketahui bahwa kompensasi nonfinansial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan pada PT. PLN (Persero) Wilayah Sumatera Utara. Dengan tingkat kepercayaan 95%. Kompensasi nonfinansial menunjukkan thitung sebesar 5.503 dengan nilai signifikansi 0.000 < 0.05, sedangkan ttabel adalah sebesar 2.005, sehingga thitung > ttabel

Hal ini menunjukkan bahwa kompensasi nonfinansial mempengaruhi kinerja karyawan.

(5.503 > 2.005), maka dapat disimpulkan bahwa kompensasi nonfinansial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa hasil penelitian ini sejalan dengan hasil penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Amrullah (2012) bahwa kompensasi nonfinansial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan pada PT. Bank Rakyat Indoneesia (Persero) Tbk. Wilayah Makassar.

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

5.1 Kesimpulan

Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan yang telah dilakukan didalam Bab IV yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari kompensasi finansial dan kompensasi nonfinansial terhadap kinerja karyawan pada PT. PLN Wilayah Sumatera Utara, maka kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah sebagai berikut :

1. Secara parsial kompensasi finansial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Dengan nilai thitung > ttabel

2. Secara parsial kompensasi nonfinansial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Dengan nilai t

(3.101 > 2.005), dan nilai signifikansi < taraf signifikansi (α) 0.05 (0.003 < 0.05).

hitung > ttabel

3. Secara Simultan kompensasi finansial dan kompensasi nonfinansial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Dengan nilai F

(5.503 > 2.005), dan nilai signifikansi < taraf signifikansi (α) 0.05 (0.000 < 0.05).

hitung > Ftabel (29.754 > 3.168) dan nilai signifikansi < taraf signifikansi (α) 0.05 (0.005 < 0.05).

5.2 Keterbatasan Penelitian

Peneliti menyadari bahwa dalam penelitian ini masih memiliki keterbatasan-keterbatasan maupun kelemahan yang memerlukan perbaikan dan pengembangan untuk penelitian-penelitian selanjutnya.

Keterbatasan-keterbatasan yang ada dalam penelitian ini adalah sebagai berikut :

1. Variabel yang digunakan terbatas yaitu dua variabel yang terdiri dari kompensasi finansial dan kompensasi nonfinansial, sementara masih banyak variabel-variabel maupun faktor-faktor lainnya yang dapat digunakan. 2. Sampel yang digunakan terbatas pada perusahaan yang bergerak dibidang

jasa yaitu PT. PLN (Persero) Wilayah Sumatera Utara. Selain itu hasil penelitian ini belum tentu dapat diperoleh hasil yang sama maupun berbeda pada perusahaan yang lainnya.

3. Data yang dipakai menggunakan instrumen yang jawabannya dapat berdasarkan persepsi dari responden.

5.3 Saran

Berdasarkan hasil penelitian, saran dari peneliti adalah sebagai berikut : 1. Penelitian selanjutnya

Untuk penelitian selanjutnya, disarankan untuk menggunakan lebih dari dua atau lebih banyak variabel independen lainnya. Dan sampel yang digunakan dapat diperluas/diperbanyak maupun berkarakteristik.

2. Perusahaan

Untuk PT. PLN (Persero) Wilayah Sumatera Utara agar dapat mempertahankan dan meningkatkan kompensasi finansial dan nonfinansialnya, karena dilihat kedua variabel ini dapat meningkatkan kinerja karyawan.

DAFTAR PUSTAKA

Anthony, Robert N dan Vijay Govindarajan. 2005. Sistem Pengendalian Manajemen. Buku Dua. Jakarta : Salemba Empat.

Amrullah, Asriyanti. 2012. Pengaruh Kompensasi Finansial Dan Nonfinansial Terhadap Kinerja Karyawan PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Wilayah Makassar. Skripsi. Makasar : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin.

Butar Butar, Daniel. 2008. Mengenai Pengaruh Kompensasi Eksekutif Dan Manajemen Laba Terhadap Risiko Kebangkrutan Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Bursa Efek Indonesia. Skripsi. Medan : Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara

Carter, Wiliam K. 2009. Akuntansi Biaya. Buku 1. Edisi 14. Jakarta : Salemba Empat.

Engkos Achmad Kuncoro dan Riduwan. (2007) Cara Menggunakan Dan Memakai Analisis Jalur. Bandung : Alfabeta

Erlina. 2011. Metodologi Penelitian. Medan : USU Press.

Ghozali, Imam. 2006. Aplikasi Analisis dengan Program SPPS. Semarang : Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Herdian Dito, Anoki (2010) Mengenai Pengaruh Kompensasi Terhadap Kinerja Karyawan PT. Slamet Langgeng Purbalingga Dengan Motivasi Kerja Sebagai Variabel Intervening. Skripsi. Semarang : Fakultas Ekonomi Universitas Diponegoro.

Hasibuan, Malayu S.P. 2008. Manajemen Sumber Daya Manusia. Edisi Revisi. Jakarta : PT. Bumi Aksara.

K. Fred, Skousen, dkk. 2001. Akuntansi Keuangan: Konsep dan Aplikasi. Buku Satu. Jakarta: Salemba Empat.

Mangkunegara, A. A. Anwar Prabu. 2004. Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan. Cetakan Kelima. Bandung : PT. Remaja Rosdakarya.

Mondy, R. Wayne, Robert M. Noe and Shane R. Premeaux. 1993. Human Resource Management. Fifth Edition. Massachusetts : Allyn and Bacon. Mulyadi. 2001. Akuntansi Manajemen : Konsep, Manfaat, dan Rekayasa. Edisi

Priyatno, Duwi. 2009. SPSS Untuk Analisis Korelasi, Regresi dan Multivariate. Cetakan Pertama. Yogyakarta : Gava Media.

Priyatno, Duwi. 2010. Paham Analisa Statistik Data dengan SPSS. Cetakan Pertama. Yogyakarta : Mediakom.

Samsuddin, Sadili. 2006. Manajemen Sumber Daya Manusia. Cetakan Pertama. Bandung : Pustaka Setia.

Sugiyono, Prof. Dr. 2012. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Cetakan kesepuluh. Bandung : Alfabeta.

Situmorang, Syafrizal Helmi, dkk. 2007. Analisis Data Penelitian (Menggunakan Program SPSS). Medan : USU Press.

Trihendradi, C. 2011. Langkah Mudah Melakukan Analisis Statistik Menggunakan SPPS 1. Edisi 1. Yogyakarta : Andi

Lampiran 1

KUESIONER

PENGARUH KOMPENSASI FINANSIAL DAN NONFINANSIAL TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT PLN (PERSERO)

WILAYAH SU

Responden yang terhormat,

Saya memohon kesediaan Bapak/Ibu untuk meluangkan waktu sejenak guna mengisi angket ini. Kuesioner ini disusun dalam rangka menyelesaikan studi saya di Jurusan Akuntasi Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara.

Saya berharap Bapak/Ibu menjawab dengan leluasa, sesuai dengan apa yang Bapak/Ibu rasakan, lakukan dan alami, bukan apa yang seharusnya/yang ideal. Bapak/Ibu diharapkan menjawab dengan jujur dan terbuka, sebab tidak ada jawaban yang benar atau salah. Sesuai dengan kode etik penelitian, saya menjamin kerahasiaan semua data. Kesediaan Bapak/Ibu mengisi angket ini adalah bantuan tak ternilai bagi saya.

Akhirnya, peneliti mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kesediaan Bapak/Ibu yang telah meluangkan waktu untuk mengisi angket ini, dan peneliti mohon maaf apabila ada pernyataan yang tidak berkenan di hati Bapak/Ibu.

Hormat Saya, Peneliti,

DATA RESPONDEN

1. Nama :

2. Umur : Tahun

3. Jenis Kelamin : Laki-laki Perempuan 4. Pendidikan Ditamatkan : SLTA

Diploma 3 Strata 1

Strata 2

Lainnya

5. Lama Bekerja : Tahun/bulan

6. Bagian/Departemen : 7. Jabatan/Pekerjaan :

Petunjuk Pengisian :

a. Isilah semua nomor dalam angket ini dan sebaiknya jangan ada yang terlewatkan.

b. Pengisian jawaban cukup dengan memberi tanda (X atau √) pada pernyataan yang dianggap sesuai dengan pendapat responden (satu jawaban dalam setiap nomor pernyataan).

c. Pilhan jawaban :

1. Sangat Tidak Setuju (STS) 2. Tidak Setuju (TS)

3. Ragu-Ragu (R) 4. Setuju (S)

5. Sangat Setuju (SS)

KUESIONER KOMPENSASI FINANSIAL

No Pernyataan STS TS R S SS

A.

1.

Gaji

Perusahaan tempat saya bekerja, dalam memberikan gaji setiap bulan telah mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari karyawan. 2. Perusahaan tempat saya bekerja, dalam

memberikan gaji setiap bulan kepada karyawan cukup layak serta sesuai dengan penempatan kerja.

3. Saya merasa, bahwa motivasi dan semangat kerja terpacu dengan gaji yang saya terima. B.

4.

Bonus

Bonus yang diberikan perusahaan tempat saya bekerja selama ini dapat meningkatkan semangat kerja dalam bekerja.

5. Perusahaan tempat saya bekerja telah memberikan bonus secara adil kepada karyawan.

6. Bonus yang saya terima telah sesuai dengan yang diharapkan.

C.

7.

Program-program proteksi dengan indikator yaitu asuransi tenaga kerja, asuransi kesehatan, tunjangan pensiun (pesangon).

Saya merasa, bahwa tunjangan yang diberikan sesuai dengan peranan/posisi

saya diperusahaan.

8. Saya merasa, bahwa saya mengandalkan tunjangan-tunjangan untuk pemenuhan kebutuhan saya.

9. Saya merasa aman dengan adanya asuransi yang diberikan.

10. Adanya asuransi kesehatan bagi karyawan dapat membantu saya untuk kesejahteraan keluarga.

11. Perusahaan tempat saya bekerja, memiliki rencana pemberian pesangon kepada karyawan yang pensiun.

12. Perusahaan tempat saya bekerja, memiliki rencana pemberian pesangon kepada karyawan yang meninggal.

KUESIONER KOMPENSASI NONFINANSIAL

No Pernyataan STS TS R S SS A. 1.

Pekerjaan dengan indikator yaitu tugas-tugas yang menarik, tantangan-tantangan, tanggung jawab, pengakuan dan rasa pencapaian.

Perusahaan tempat saya bekerja, memberikan kepercayaan kepada karyawan untuk

2. Perusahaan tempat saya bekerja, memberikan kepercayaan kepada karyawan untuk

Dokumen terkait