• Tidak ada hasil yang ditemukan

Visi dan Misi Pengadilan Agama Makassar Kelas 1A Visi

“Terwujudnya Pengadilan Agama Makassar yang bersih, berwibawa, dan profesional dalam penegakan hukum dan keadilan menuju supremasi hukum.”

Misi

1. Mewejudkan Pengadilan Agama yang transparan dalam proses peradilan.

2. Meningkatkan efektivitas pembinaan dan pengawasan.

3. Mewujudkan tertib administrasi dan manjemen peradian.

4. Meningkatkan sarana dan prasarana hukum.88

5. Struktur Organisasi Pengadilan Agama Makassar Kelas 1A

Adapun struktur organisasi Pengadilan Agama Makassar Kelas 1A yaitu sebagai berikut89:

88Visi dan Misi PengadilanAgama Makassar, https://pa-makassar.go.id/tentang-pengadilan/profile pengadilan/visi-dan-misi. (03 Januari 2022)

89

StrukturOrganisasiPengadilanAgamaMakassar,https://pa-makassar.go.id/tentangpengadilan/profile pengadilan/struktur-organisasi. (03 Januari 2022)

53

Gambar 2.5: Struktur Organisasi Pengadilan Agama Makassar Kelas 1a

Tabel 1.2 Data Struktur Organisasi Pengadilan Agama Makassar Kelas 1a

Ketua Drs. H. Muhadin, SH., MH

Wakil Ketua Drs.Muhammad Ridwan, SH., MH

Hakim Drs. H. M. Alwi Thaha, S.H., M.H.

Drs. H. M. Idris Abdir, S.H.,M.H Dra. Hj. Jusma

Dra. Hj. Fatmah Abujahja Dr. Alyah Salam, M.H.

Dra. Hj. Mardianah R., S.H., M.H.

Drs. H. Rahmatullah, M.H.

54

Drs. Muh Arief Musi, S.H.

Drs. Muh. Arsyad Drs. H. Kamaruddin Dra. Hj. St. Aminah, M.H.

Dra. Kartini

Drs. Muhammad Yunus Dra. Hj. St. Aminah, M.H.

Drs. Muh. Yunus Hakim, M.H.

Drs. Muhammad Yunus Dra. Hj. St. Aminah, M.H.

Drs. Muh. Yunus Hakim, M.H.

Dra. Hj. Nurjaya, M.H Drs. Rahmat

Drs. H. Umar D.

Drs. H. Muh. Hasbi., M.H.

Dra. Hj. Munawwarah, S.H., M.H.

Dra. Hj. Salnah, S.H., M.H.

Drs. Rahmat, M.H.

Dra. Hasbi, M.H.

Drs. H. Ahmad P., M.H.

Drs. Faisal, M.H.

Mukrim, S.H.

Drs. H. M. Natsir Panitera

Sekretaris

Kamaluddin, S.H., M.H.

Muniroh Nahdi, S.H., M.H.

Panitera muda Hj. Hartinah, S.H., M.H.

Hj. Fatimah Ad, S.H., M.H.

Dra. Hj. Fitriani

Kasubbag Rahmat Riyadi Jufri. S.T., M.M

Muhammad Irsal, S.T

55

Yulhaidir, S.Kom Panitera pengganti Hj. Salwa, S.H., M.H.

Dra. Jawariah, M.H.

Syahruni, S.H., M.H.

Khaerawati Abdullah, S.Ag., S.H., M.H.

Drs. Haeruddin Hj, Nur Aisyah, S.H.

Dra Hanisang Dra Hj. Sukmawati

Dra. Hasnah Mohammad Tang Salahuddin Saleh, S.H.

Hariyati, S.H, Dedy Wahyudi, S.H.

Hj. Hasniah, S.H.

Hj. Fatmah, S.Ag.

Hj. Nurjaya, S.Ag.

Nurwafiah Razak, S.Ag.

Abdul Rahman, S.H.

Jurusita Apollo

Hj. Hasnaini, S.H.

Muslimin, S.H.

Munawir Mustafa, S.H.

Rima Arisanty Jurusita pengganti Haeriah, S.H.

Satriawan Pratama

Staf Ninik Hartini Mansyur, S.H.

Andi Khalidah, S.E.

Husnul Khatimah Danial, S.H.I

56

Ardhayani Arja, S.H.I Mula Muda, S.H

Aditya Rahmat Setiawan, S.Sos Sri Sumaryati Simamora, Amd Rizka Mayardinar Syam, A.Md.

Sumber Data: Struktur Organisasi Pengadilan Agama Makassar kelas 1a

4. Jumlah Pegawai Pengadilan Agama Kelas 1a Makassar

Tabel 1.3 Data Jumlah Pegawai Pengadilan Agama Kelas 1a Makassar

No Jabatan Jumlah

1 Ketua 1

2 Wakil Ketua 1

3 Hakim 31

4 Panitera 1

5 Sekretaris 1

6 Panitera Muda 3

7 Kepala Sub Bagian 3

8 Panitera Pengganti 17

9 Jurusita 8

10 Jurusita pengganti 3

11 Analis/Pranata/Pengadministrasi (Staf) 8

13 Jumlah PNS 77

14 Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri Sipil(PPNPN)

12

JUMLAH 89

Sumber Data: Data Statistik Jumlah Pegawai Pengadilan Agama Makassar kelas 1a

3. Tugas Pokok dan Fungsi Pengadilan Agama Makassar Kelas 1a a. Tugas Pokok

57

Pengadilan Agama Makassar melaksanakan tugasnya yakni adalah memeriksa, memutus, dan menyelesaikan perkara tertentu antara orang-orang yang beragama Islam di bidang90 :

1. Perkawinan

Hal-hal yang diatur dalam atau berdasarkan Undang-undang mengenai perkawinan yang berlaku yang dilakukan menurut syari'ah, antara lain :

1. Izin beristri lebih dari seorang;

2. Izin melangsungkan perkawinan bagi orang yang belum berusia 21 (dua puluh satu) tahun, dalam hal orang tua wali, atau keluarga dalam garis lurus ada perbedaan pendapat;

3. Dispensasi kawin;

4. Pencegahan perkawinan;

5. Penolakan perkawinan oleh Pegawai Pencatat Nikah;

6. Pembatalan perkawinan;

7. Gugatan kelalaian atas kewajiban suami dan istri;

8. Perceraian karena talak;

9. Gugatan perceraian;

10. Penyelesaian harta bersama;

11. Penguasaan anak-anak;

12. Ibu dapat memikul biaya pemeliharaan dan pendidikan anak bilamana bapak yang seharusnya bertanggung jawab tidak mematuhinya;

13. Penentuan kewajiban memberi biaya penghidupan oleh suami kepada bekas istri atau penentuan suatu kewajiban bagi bekas istri;

14. Putusan tentang sah tidaknya seorang anak;

15. Putusan tentang pencabutan kekuasaan orang tua;

16. Pencabutan kekuasaan wali;

90TugasPokok dan Fungsi PengadilanAgama Makassar, https://pa-makassar.go.id/tentang -pengadilan/profile pengadilan/tugas-pokok-dan-fungsi (03 Januari 2022)

58

17. Penunjukan orang lain sebagai wali oleh pengadilan dalam hal kekuasaan seorang wali dicabut;

18. Penunjukan seorang wali dalam hal seorang anak yang belum Cukup umur 18 (delapan belas) tahun yang ditinggal kedua orang tuanya;

19. Pembebanan kewajiban ganti kerugian atas harta benda anak yang ada di bawah keuasaannya;

20. Penetapan asal-usul seorang anak dan penetapan pengangkatan anak berdasarkan hukum Islam;

21. Putusan tentang hal penolakan pemberian keterangan untuk melakukan perkawinan campuran; Pernyataan tentang sahnya perkawinan yang terjadi sebelum Undang-Undang nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan dan dijalankan menurut peraturan yang lain

2. Waris

Penenuan siapa yang menjadi ahli waris, penentuan mengenai harta peneinggalan, penentuan bagian masing-masing ahli waris, dan melaksanakan pembagian harta peninggalan tersebut, serta penetapan pengadilan atas permohonan seseorang tentang penentuan siapa yang menjadi ahli waris, penentuan bagian masing0masing ahli waris.

3. Wasiat

Perbuatan seseorang memberikan suatu benda atau manfaat kepada orang lain atau lembaga/badan hukum, yang berlaku setelah yang memberi tersebut meninggal dunia

4. Hibah

Pemberian suatu benda secara sukarela dan tanpa imbalan dari seseorang kepada orang lain yang masih hidup untuk dimiliki.

5. Wakaf

Perbuatan seseorang atau sekelompok orang (wakif) untuk memisahkan dan /atau menyerahkan sebagian harta benda miliknya untuk dimanfaatkan selamanya

59

atau untuk jangka waktu tertentu sesuai dengan kepentinganya guna keperluan ibadah dan /atau kesejahteraan umum mneurut syariah.

6. Zakat

Harta yang wajb disisihkan oleh seseorang muslim atau badan hukum yang dimiliki oleh orang muslim sesuai dengan ketentuan syariah untuk diberikan kepada yang berhak menerimanya.

7. Infak

Perbuaan seseorang memberikan sesuatu kepada orang lain guna menutupi kebutuhan, baik berupa makanan, minuman, mendermkan, memberikan rezeki (karunia), atau menafkahkan sesuatu kepada orang lain berdasarkan rasa ikhlas dan karena Allah Subhanahu Wata‟ala.

8. Shadaqah

Perbuatan seseorang memberikan sesuatu kepada orang lain atau lembaga/badan hukum secara spontan dan sukarela tanpa dibatasi oleh waktu dan jumlah tertentu dengan mengharap ridho Allah swt. dan pahala semata.

9. Ekonomi syari'ah

Perbuatan atau kegiatan usaha yang dilaksanakan menurut prinsip syari'ah, antara lain meliputi:

b. Bank syari'ah;

c. Lembaga keuangan mikro syari'ah;

d. Asuransi syari'ah;

e. Reasuransi syari'ah;

f. Reksa dana syari'ah;

g. Obligasi syari'ah dan surat berharga berjangka menengah syari'ah;

h. Sekuritas syari'ah;

i. Pembiayaan syari'ah;

j. Pegadaian syari'ah;

k. Dana pensiun lembaga keuangan syari'ah;

60 l. Bisnis syari'ah;

b. Fungsi

Di samping tugas pokok dimaksud di atas, Pengadilan Agama mempunyai fungsi, antara lain sebagai berikut 91:

1. Fungsi mengadili (judicial power)

menerima, memeriksa, mengadili dan menyelesaikan perkara-perkara yang menjadi kewenangan Pengadilan Agama dalam tingkat pertama.

2. Fungsi Pembinaan

Memberikan pengarahan, bimbingan, dan petunjuk kepada pejabat struktural dan fungsional di bawah ajarany, baik menyangkut tekhnik yudicial, administrasi peradilan maupun administrasi umum/perlengkapan, keuangan, kepegawaian, dan pembangunan.

3. Fungsi Pengawasan

Mengadakan pengawasan melekat atas pelaksanaan tugas dan tingkah laku Hakim, Panitera, Sekretaris, Panitera Pengganti, dan Jurusita / Jurusita Pengganti di bawah jajarannya agar peradilan diselenggarakan dengan seksama dan sewajaranya.

4. Fungsi Nasehat

Memberikan pertimbangan dan nasehat hukum Islam kepada instansi pemerintah di daerah hukumnya, apabila diminta.

5. Fungsi Administratif

Menyelenggarakan administrasi peradilan (teknis dan persidangan), dan administratsi umum (kepegawaian, keuangan, dan umum/perlengkapan).

1. Fungsi lainnya :

91Tugas Pokok dan Fungsi PengadilanAgama Makassar, https://pa-makassar.go.id/tentang -pengadilan/profile pengadilan/tugas-pokok.-dan-fungsi.(03 Januari 2022)

61

a. Melakukan koordinasi dalam pelaksanaan tugas hisab dan rukyat dengan instansi lain yang terkait.seperti DEPAG, MUI,Ormas Islam dan lain-lain.

b. Pelayanan penyuluhan hukum, pelayanan riset/penilitian dan sebagainya serta memberi akses yang seluas-luasnya bagi masyarakat dalam era keterbukaan dan transparansi informasi peradilan.

B. Proses Mediasi Pada Penyelesaian Sengketa Ekonomi Syariah Di