IV. VISI MISI
2. Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran Strategis
Dalam rangka mencapai visi dan misi jangka panjang Wahdah Islamiyah Tahun 2030 sebagaimana yang telah disebutkan di atas, maka visi misi jangka tersebut perlu dijabarkan ke dalam visi dan misi strategis 2022-2026.
a. Visi Strategis
Visi Strategis Wahdah Islamiyah periode 2022-2026 adalah: “Peningkatan Kapasitas Institusional dalam menjamin pencapaian visi 2030”
Visi ini mengandung semangat yang kuat untuk menciptakan organisasi yang memiliki kemampuan dan modalitas yang cukup untuk melakukan akselerasi dakwah dengan efektif di semua DPD di seluruh Indonesia sehingga menjamin pencapaian visi 2030.
b. Misi Strategis
Misi Strategis Wahdah Islamiyah periode 2022-2026 adalah:
1) Mewujudkan tatakelola organisasi di tingkat pusat, wilayah dan daerah yang kuat dan mandiri;
2) Membangun sistem pengelolaan manajamen dan administrasi kelembagaan yang terintegrasi;
3) Meningkatkan kualitas dan kuantitas Sumber Daya Manusia yang berdaya guna;
4) Meningkatkan cakupan pelayanan dakwah, pendidikan, kesehatan, keluarga, sosial, dan lingkungan hidup yang sinergis;
5) Mengembangkan kemampuan pengelolaan sumber daya ekonomi dan kemandirian finansial yang akuntabel dan berkesinambungan;
6) Menyediakan sistem Informasi Manajemen yang antisipatif dan aplikatif;
c. Tujuan, Sasaran Strategis, dan Tahapan Pencapaian
Tujuan merupakan sesuatu yang ingin dicapai dari setiap misi organisasi, dirumuskan secara spesifik, realistis dan dilengkapi dengan sasaran yang terukur dan dapat dicapai dalam periode yang direncanakan. Sedangkan sasaran merupakan hasil yang diharapkan dari suatu tujuan yang diformulasikan secara terukur, spesifik, mudah dicapai, dan rasional untuk dapat dicapai dalam periode rencana. Wahdah Islamiyah sebagai sebuah ormas harus merumuskan tujuan dan sasaran, yang menggambarkan sesuatu yang hendak dicapai dengan hasil yang diharapkan diformulasikan secara spesifik, realistis, terukur, rasional dan mudah dicapai sesuai dengan periode waktu yang direncanakan.
Rumusan tujuan dan sasaran dimaksud dituangkan dalam dokumen perencanaan dalam bentuk Renstra Wahdah Islamiyah untuk periode 2022-2026. Tujuan dan sasaran beserta dengan indikator pengukuran dari setiap Misi yang hendak dicapai Wahdah Islamiyah hingga tahun 2026, ditunjukkan pada matriks berikut ini:
48
Tabel 19. Matriks Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran serta Indikator Pengukuran Renstra Wahdah Islamiyah 2022-2026
No Tujuan SASARAN INDIKATOR
BAS E LINE 2021
2022 2023 2024 2025 2026
Visi Strategis 2022-2026: “Peningkatan Kapasitas Institusional dalam menjamin pencapaian visi 2030”
Misi 1. Mewujudkan tatakelola organisasi di tingkat pusat, wilayah dan daerah yang kuat dan mandiri 1.1 Menyediakan
Persentase DPW yang representatif dari total Propinsi yang ada
100
Persentase DPD yang representatif
dari total Kabupaten/Kota yang ada 41% 45% 48% 52% 56% 60%
Ada SOP kontrak kerja
NA ada ada ada ada ada 1.1.2.
2
Ada SOP setiap kerjasama dengan
organisasi eksternal NA ada ada ada ada ada
1.1.2.
3
Ada SOP proses transaksi kerja
yang berjenjang dari tingkat DPP NA ada ada ada ada ada 1.1.2.
4
Jumlah Kontrak kerja/MoU dengan Organisasi eksternal
(Pemerintah/Swasta)
NA 15 25 35 45 55
49
Persentase jumlah kader yang
sudah mengisi form database 91% 92% 93% 94% 95% 96%
1.1.3.
2
Ada SOP registrasi anggota masuk
database NA Ada Ada Ada Ada Ada
Persentase kader tanfiz yang
memiliki kartu anggota NA 80% 85% 90% 95% 100%
1.1.4.
2
Persentase kader takwin yang
memiliki kartu anggota NA 25% 35% 45% 55% 60%
1.1.4.
3
Persentase kader takrif yang
memiliki kartu anggota NA 10% 20% 30% 40% 50% kinerja organisasi otonom yang terencana
NA ADA ADA ADA ADA ADA
1.2.1.
3
Terselenggaranya evaluasi
organisasi otonom yang terjadwal dan terukur
Jumlah organisasi otonom yang
mandiri dan produktif NA 2 3 3 4 4
50
Terbentuknya organisasi otonom yang mandiri dan produktif.
1.2.2.
2
Jumlah kontribusi organisasi otonom terhadap pencapaian jumlah kader
NA 500 1000 1500 2000 2500
1.2.2.
3
Jumlah kontribusi organisasi otonom terhadap pencapaian jumlah lembaga pendidikan
NA 0 1 2 3 4
1.2.2.
4
Jumlah kontribusi organisasi otonom terhadap pencapaian jumlah markaz
NA 0 1 2 3 4
1.2.2.
5
Jumlah kontribusi organisasi otonom terhadap pencapaian jumlah fasilitas kesehatan
NA 0 0 1 1 2
1.2.2.
6
Jumlah kontribusi organisasi otonom terhadap pencapaian jumlah pendapatan organisasi
NA 100 Jt
500
Jt 1 M 1,5
M 1,5 M 1.2.2.
7
Jumlah kontribusi organisasi otonom terhadap pencapaian jumlah media informasi
NA 0 1 2 3 4
1.2.2.
8
Jumlah kontribusi organisasi otonom terhadap pencapaian jumlah alumni STIBA/sederajat
NA 5 10 20 30 50
51
1.2.2.
9
Jumlah kontribusi organisasi otonom terhadap pencapaian jumlah alumni Tadrib Ad Du'at
NA 2 5 10 20 30
Pimpinan pusat yang terjadwal
NA ADA ADA ADA ADA ADA
Tersedianya kode etik pengelolaan
organisasi otonom NA - ADA ADA ADA ADA
1.2.4.
2
Terbentuknya lembaga kode etik dan penyelesian konflik inter dan intra organisasi dasar di tingkat daerah
NA YA YA YA YA YA
1.3.1.
2
Terselenggaranya sistem
pengelolaan lembaga pendidikan menengah di tingkat daerah
NA YA YA YA YA YA
52
Persentase DPW yang memiliki
renstra tingkat wilayah NA 50% 55% 60% 65% 70%
53
yang terintegrasi di tingkat pusat, wilayah dan daerah
berdasarkan renstra nasional 2022-2026
2.1.2.
2
Persentase DPD yang memiliki renstra tingkat daerah berdasarkan renstra wilayah dan renstra
nasional 2022-2026
NA 50% 55% 60% 65% 70%
2.1.2.
3
Tingkat kesesuaian mekanisme kerja organisasi tingkat wilayah berdasarkan renstra wilayah
NA 70% 75% 80% 85% 90%
2.1.2.
4
Tingkat kesesuaian mekanisme kerja organisasi tingkat daerah berdasarkan renstra daerah
NA 60% 65% 70% 75% 80%
2.1 .3
Terintegrasinya Musyawarah kerja di tingkat pusat, wilayah dan daerah
2.1.3.
1
Persentase DPW yang
menyelenggarakan musyawah kerja wilayah yang terintegrasi dengan musyawarah kerja pusat (nasional)
NA 60% 70% 80% 80% 80%
2.1.3.
2
Persentase DPD yang
menyelenggarakan musyawah kerja daerah yang Terintegrasi dengan musywarah kerja wilayah
NA 60% 70% 80% 80% 80%
2.1.3.
3
Tingkat kesesuaian program kerja
organisasi tingkat wilayah NA 70% 75% 80% 80% 80%
54
berdasarkan program kerja pusat (nasional)
2.1.3.
4
Tingkat kesesuaian program kerja organisasi tingkat daerah
berdasarkan program kerja wilayah
NA 70% 75% 80% 80% 80%
mutu organisasi di tingkat Pusat NA Ters edia
Persentase DPW yang memiliki Lembaga penjaminan mutu organisasi di tingkat Wilayah
NA - 15% 20% 25% 30%
2.2.1.
3
Terlaksananya Pelatihan penyusunan dokumen SPMI
(Sistem Penjaminan Mutu Internal) di Tingkat Pusat
(Sistem Penjaminan Mutu Internal) di Tingkat Wilayah
NA - 15% 20% 25% 30%
2.2.1.
5
Jumlah auditor mutu internal
NA 10 15 20 25 30
55
2.2.1.
6
Terselenggaranya siklus penjaminan mutu internal di
tingkat Pusat NA penjaminan mutu internal di tingkat Wilayah di Tingkat Pusat dan Wilayah
2.2.2.
1
Sertifikat ISO 9001 di tingkat Pusat
NA - - Ada Ada Ada
2.2.2.
2
Jumlah DPW yang memiliki Sertifikat ISO 9001 di tingkat Wilayah
Pelatihan Pembekalan Da'i STIBA
sebelum diutus secara berkala YA YA YA YA YA YA 3.1.1.
3
Pengiriman Da' i Alumni STIBA
secara berkala YA YA YA YA YA YA
3.1.1.
4
Persentase DPD yang memiliki Da'i
Alumni STIBA yang berdayaguna NA 90 95 100 100 100
56
3.1.1.
5
Persentase DPD yang memiliki minimal 4 Da'i Alumni STIBA yang berdayaguna
NA 10 12 15 17 20
3.1.1.
6
Jumlah Da'i Alumni STIBA yang
berdayaguna NA 500 650 800 1000 1500
3.1 .2
Tersedianya alumni Tadrib Ad Duat di setiap DPD yang berdaya guna
3.1.2.
1
Pengiriman Da' i Alumni Tadribud
Du'at secara berkala YA YA YA YA YA YA
3.1.2.
2
Pelatihan Pembekalan Tadribud Du'at Tentang Wilayah secara berkala
NA YA YA YA YA YA
3.1.2.
3
Persentase DPD yang memiliki alumni tadrib ad du'at yang berdayaguna
NA 90 95 100 100 100
3.1.2.
4
Jumlah DPD yang memiliki minimal 4 alumni tadrib ad du'at yang berdayaguna
NA 25 30 35 40 45
3.1.2.
5
Jumlah Da'i Alumni tadrib ad du'at
yang dihasilkan setiap tahunnya NA 100 110 120 140 150 3.1.2.
6
Jumlah Da'i Alumni tadrib ad du'at
NA 1000 1110 1230 1370 1520 3.1
.3
3.1.3.
1
Jumlah perguruan tinggi syar'I
dalam dan luar negeri yang NA 5 6 6 7 7
57
Jumlah da'i alumni perguruan tinggi
syar'I (selain STIBA) setiap tahun NA 15 20 25 30 35 3.1.3.
3
Tersedianya program rekruitmen mahasiswa/alumni perguruan tinggi syar'I yang terencana dan berkesinambungan
NA ADA ADA ADA ADA
3.1.3.
4
Jumlah kader di Perguruan Tinggi
Syar'i NA 100 120 150 175 200
3.1 .4
Tersedianya alumni perguruan tinggi umum baik dalam maupun luar negeri yang tersebar ke daerah-daerah
3.1.4.
1
Persentase DPD yang memiliki 5
alumni perguruan tinggi NA 20 25 30 35 40
3.1.4.
2
Jumlah kader yang merupakan
alumni PT bidang kesehatan NA 1000 1100 1200 1300 1500 3.1.4.
3
Jumlah alumni pendidikan ekonomi
Islam NA 100 125 150 175 200
58
3.1.4.
4
Terselenggara TOT Diklat Murabbi
C YA YA YA YA YA YA
3.1.4.
5
Terselenggara TOT Diklat Murabbi
B YA YA YA YA YA YA
3.1.4.
6
Terselenggara TOT Diklat Murabbi
A YA YA YA YA YA YA
3.1.4.
7
Jumlah murabbi A
NA 55 60 65 70 75
3.1.4.
8
Jumlah murabbi B
NA 800 850 900 950 1000 3.1.4.
9
Jumlah murabbi C
NA 4500 4750 5000 5250 5500 3.1
.5
Terselengaranya
peningkatan kualitas dai dan khatib
3.1.5.
1
Terselenggara Diklat Da'I dan
Khatib I YA YA YA YA YA YA
3.1.5.
2
Terselenggara Diklat Da'I dan
Khatib II YA YA YA YA YA YA
3.1.5.
3
Terselenggara Daurah Syariyah
Kader I NA YA YA YA YA YA
3.1.5.
4
Terselenggara Daurah Syariyah
Kader II NA YA YA YA YA YA
3.1.5.
5
Terselenggara Daurah Syariyah
Kader III NA YA YA YA YA YA
59
3.1.5.
6
Terselenggara Daurah Syariyah
Kader IV NA YA YA YA YA YA
3.1.5.
7
Terselenggara Daurah Syariyah
Kader V NA YA YA YA YA YA
3.1.5.
8
Terselenggara Daurah Syariyah
Kader VI NA YA YA YA YA YA
3.2 Menyediakan SDM Pembina Alquran
3.2 .1
Tersedianya pembina dan pengajar TKA/TPA dan Dirosa
3.2.1.
1
Terlaksananya Pendidikan dan Latihan Pengajar Dirosa tingkat dasar di Tingkat DPD
NA YA YA YA YA YA
3.2.1.
2
Terlaksananya Pendidikan dan Latihan Pengajar Dirosa tingkat lanjut di Tingkat DPW
NA YA YA YA YA YA
3.2.1.
3
Terlaksananya Pendidikan dan Latihan Pengajar Dirosa tingkat mahir di Tingkat DPP
NA YA YA YA YA YA
3.2.1.
4
Persentase DPD yang memiliki
Pengajar Dirosa yang memadai NA 85 90 95 100 100 3.2.1.
5
Terlaksananya Pendidikan dan Latihan Pembina TKA/TPA di Tingkat DPD
NA YA YA YA YA YA
3.2.1.
6
Persentase DPD yang memiliki
Pembina TKA/TPA memadai NA 90 95 100 100 100
60
3.2 .2
Tersedianya pembina dan pengajar Tahsin
3.2.2.
1
Terlaksananya Pendidikan dan Latihan Pembina dan Pengajar Tahsin tingkat dasar di Tingkat DPD
NA YA YA YA YA YA
3.2.2.
2
Terlaksananya Pendidikan dan Latihan Pembina dan Pengajar Tahsin tingkat lanjut di Tingkat DPW
NA YA YA YA YA YA
3.2.2.
3
Terlaksananya Pendidikan dan Latihan Pembina dan Pengajar Tahsin tingkat mahir di tingkat DPP
NA YA YA YA YA YA
3.2.2.
4
Jumlah DPD yang memiliki
Pengajar Tahsin yang memadai NA 50 75 100 150 200 3.2
.3
Tersedianya Muhaffizh 3.2.3.
1
Terlaksananya Pendidikan dan Latihan Muhaffidz tingkat dasar di Tingkat DPD
NA YA YA YA YA YA
3.2.3.
2
Terlaksananya Pendidikan dan Latihan Muhaffidz tingkat lanjut di Tingkat DPW
NA YA YA YA YA YA
3.2.3.
3
Terlaksananya Pendidikan dan Latihan Muhaffidz tingkat mahir di Tingkat DPP
NA YA YA YA YA YA
3.2.3.
4
Jumlah DPD yang memiliki
muhaffizh NA 50 75 100 150 200
61
Jumlah DPD yang memiliki
ikatan/komunitas wirausahawan NA 10 15 20 25 30
Jumlah Coach enterpreneur daerah
NA 25 50 75 100 125
3.3.1.
5
Jumlah kader yang direkrut dari
komunitas wirausahawan NA 100 250 500 750 1000
Perbandingan jumlah nakes dengan
jumlah kader NA 1:10
0 1:90 1:80 1:65 1:50 3.4
1.2
Jumlah DPD yang memiliki
ikatan/komunitas nakes NA 10 15 20 25 30
3.4 1.3
Jumlah kader yang direkrut dari
komunitas nakes NA 100 250 500 750 1000
Jumlah kader tenaga kesehatan yang mendapatkan Beasiswa lembaga
NA 1 3 5 7 10
3.4.2.
2
Jumlah kerjasama dengan lembaga
pendidikan tenaga kesehatan NA 1 2 3 4 5
62
Tersedianya pemetaan kader nakes untuk memenuhi kebutuhan
Jumlah nakes dengan ikatan kerja
di fasilitas kesehatan lembaga NA 100 200 300 400 500
Perbandingan jumlah tenaga ahli
media dan kader NA 0.5% 1.0% 1.5% 2.0% 2.5%
3.5.1.
2
Perbandingan jumlah tenaga ahli
kehumasan dan kader NA 0.5% 1.0% 1.5% 2.0% 2.5%
Jumlah Master of trainer lembaga
di bidang media NA 5 10 15 20 25
3.5.1.
6
Jumlah Master of trainer lembaga
di bidang kehumasan NA 5 10 15 20 25
Jumlah pelatihan kehumasan di
tingkat Pusat NA 2 2 2 2 2
63
Jumlah pelatihan pengelolaan dan pengembangan media di tingkat Pusat
NA 2 2 2 2 2
3.5.3.
2
Jumlah pelatihan pengelolaan dan pengembangan media di tingkat DPW
Jumlah kader yang mendapatkan
beasiswa pengembangan media NA 2 3 4 5 6
3.5.4.
2
Jumlah kader yang mendapatkan beasiswa pengembangan media
Ada masterplan SDM dan
kepemimpinan di tingkat DPP NA Ada Ada Ada Ada Ada 3.6.1.
2
Persentase DPW yang memiliki masterplan SDM dan
kepemimpinan di tingkat wilayah
NA - 20% 25% 30% 35%
3.6.1.
3
Persentase DPD yang memiliki masterplan SDM dan
kepemimpinan di tingkat Daerah
NA - - 10% 15% 20%
Ada Lembaga DiklatPim Center di
tingkat pusat NA - - Ada Ada Ada
64
administrasi dan kesektariatan staf di tingkat pusat
NA 2 2 2 2 2
3.7.1.
2
Jumlah pelatih administrasi dan
kesektariatan yang tersertifikasi NA 10 15 20 25 30 3.7.1.
3
Persentase staf DPP yang telah mengikuti pelatihan administrasi setiap DPW dan DPD
3.7.1.
4
Persentase DPW yang memiliki
tenaga khusus Administrasi NA 50% 55% 60% 65% 70%
3.7.1.
5
Persentase DPD yang memiliki
tenaga khusus Administrasi NA 30% 35% 40% 45% 50%
Jumlah pelatihan konselor keluarga
di tingkat DPW/DPD NA 2 2 2 2 2
3.8.1.
2
Perbandingan jumlah konselor keluarga dengan jumlah keluarga kader pelatihan konseling keluarga di tingkat DPW
NA YA YA YA YA YA
65
Jumlah anggota yang teregistrasi
NA 80
Jumlah kader tingkat takrif yang
teregistrasi NA 60
Jumlah kader tingkat takwin yang
teregistrasi NA 16
Jumlah kader tingkat tanfizh yang
teregistrasi NA 4 rb 6 rb 8 rb 10
Jumlah pengurus tingkat pusat
yang tercatat NA 200 225 250 275 300
3.9.3.
2
Jumlah pengurus tingkat wilayah
yang tercatat NA 500 550 600 650 700
3.9.3.
3
Jumlah pengurus tingkat daerah
yang tercatat NA 1000 1100 1200 1300 1400
Jumlah kepala keluarga (KK) kader
yang tercatat NA 16
Jumlah anggota kehormatan yang
teregistrasi NA 50 75 100 125 150
MISI 4 Meningkatkan cakupan pelayanan dakwah, pendidikan, kesehatan, keluarga, sosial, dan lingkungan hidup yang sinergis dan berkualitas 4.1 Menyelenggarak
Persentase DPW yang memiliki
markaz dakwah yang representatif NA 50% 60% 70% 80% 90%
66
Persentase MWW yang memiliki
markaz dakwah yang representatif NA 50% 60% 70% 80% 90%
4.1.1.
3
Persentase DPD yang memiliki
markaz dakwah yang representatif NA 25% 30% 35% 40% 45%
4.1.1.
4
Persentase MWD yang memiliki
markaz dakwah yang representatif NA 25% 30% 35% 40% 45%
Jumlah masjid yang dikelola
khutbah Jumatnya 443 530 635 765 1000 1200
4.1.2.
3
Jumlah masjid yang dikelola
khutbah Idul Fitri, Idul Adha 443 530 635 765 1000 1200 4.1.2.
4
Jumlah kegiatan ilmiah (bedah
buku, seminar) NA 10 12 15 17 20
jumlah DPW yang memiliki tiga lembaga pendidikan dasar pra sekolah yang terjangkau dan berkualitas
NA 15 20 25 30 34
67
terjangkau dan berkualitas
4.2.1.
2
Persentase DPD yang memiliki lembaga pendidikan dasar pra sekolah yang terjangkau dan berkualitas
NA 20% 25% 30% 35% 40%
4.2.1.
3
Persentase anak kader yang bersekolah di lembaga pendidikan prasekolah milik lembaga
Persentase DPD yang memiliki
SD/Sederajad NA 20% 25% 30% 35% 40%
4.2.2.
2
Persentase DPD yang memiliki
SMP/Sederajad NA 10% 15% 20% 25% 30%
4.2.2.
3
Persentase anak kader yang bersekolah di lembaga pendidikan dasar milik lembaga
Persentase DPD yang memiliki
lembaga pendidikan menengah NA 5% 7% 10% 12% 15%
4.2.3.
2
Persentasi anak kader yang
bersekolah di lembaga pendidikan menengah milik lembaga
Jumlah lembaga pendidikan tinggi
yang dibawah naungan lembaga 1 2 2 3 3 4
Jumlah akademi Ilmu Kesehatan
NA - - 1 1 1
68
Persentase DPD yang memiliki
lembaga pendidikan nonformal NA 2% 5% 7% 9% 11%
4.2.6.
2
Jumlah Lembaga Tadrib Ad Du'at
NA 5 6 7 9 12
Persentase DPD yang memiliki
lembaga pendidikan informal NA 2% 5% 7% 9% 11%
Jumlah DPW yang memiliki fasilitas
konseling yang representatif NA 5 10 15 20 25 4.3.1.
2
Jumlah DPD yang memiliki fasilitas
konseling yang representatif NA 15 30 50 75 100
Jumlah DPD yang memiliki Fasilitas
Kesehatan NA 20 30 40 50 60
4.4.1.
2
Jumlah DPW yang memiliki Fasilitas
Kesehatan NA 5 10 15 20 25
4.4.1.
3
Berdirinya Rumah Sakit Islam
Wahdah Islamiyah NA YA YA YA YA YA
4.4.1.
4
Jumlah Tim bantuan medis pada
bencana NA 50 75 100 125 150
69
Jumlah organisasi olaharaga resmi
lembaga NA 3 4 6 8 10
Jumlah DPW yang memiliki
pelayanan lingkungan hidup NA 5 7 10 13 15
4.5.1.
2
Jumlah DPD yang memiliki
pelayanan lingkungan hidup NA 20 30 40 50 60 lingkungan hidup tingkat provinsi (wilayah)
Jumlah DPW yang memiliki
pelayanan sosial dan bencana NA 20 25 30 34 34 4.6.1.
2
Jumlah DPD yang memiliki
pelayanan sosial dan bencana NA 50 75 100 125 150
70
4.6.1.
3
Jumlah DPW yang aktif
memberikan laporan pelayanan sosial dan bencana
NA 20 25 30 34 34
4.6.1.
4
Jumlah DPD yang aktif memberikan laporan pelayanan sosial dan bencana
NA 50 75 100 125 150
MISI 5 Mengembangkan kemampuan pengelolaan sumber daya ekonomi dan kemandirian finansial yang akuntabel dan berkesinambungan 5.1 Membangun
tersedianya materi ekonomi islam dan fikih muamalah maaliah dalam kurikulum tarbiyah
Jumlah diklat enterpreuner yang
bertahap dan berkesinambungan NA 1 1 2 2 2
5.1.1.
6
Jumlah enterpreneur tersertifikasi
di tingkat DPW NA 1 2 2 3 3
71
5.1.1.
7
Tersedianya Lembaga Pelatihan Wirausaha Wahdah Islamiyah dan peningkatan kualitas Trainer Bisnis
NA - Ada Ada Ada Ada
Jumlah lembaga keuangan syariah
di tingkat Daerah NA 10 15 20 25 30 (Financial Technology) & Equity Crowdfunding
Tersedianya lembaga wakaf di
tingkat pusat NA Ada Ada Ada Ada Ada
72
5.5 Mendirikan unit usaha yang
Jumlah unit usaha di tingkat pusat
yang kontributif NA 13 15 17 20 25
5.5.1.
2
Jumlah DPW yang memiliki unit
usaha yang kontributif NA 10 15 20 25 30
5.5.1.
3
Jumlah DPD yang memiliki unit
usaha yang kontributif NA 20 30 40 50 60
Jumlah kegiatan intensifikasi unit
usaha di Tingkat Pusat NA 1 1 2 2 2
5.6.1.
2
Jumlah kegiatan intensifikasi unit
usaha di Tingkat Wilayah NA 2 3 4 5 6
5.6.1.
3
Jumlah kegiatan intensifikasi unit
usaha di Tingkat Daerah NA 4 6 8 10 12
73
berkesinambung an
5.6.1.
4
Jumlah kegiatan ekstensifikasi unit
usaha di Tingkat Pusat NA 1 1 2 2 2
5.6.1.
5
Jumlah kegiatan ekstensifikasi unit
usaha di Tingkat Wilayah NA 2 3 4 5 6
5.6.1.
6
Jumlah kegiatan ekstensifikasi unit
usaha di Tingkat Daerah NA 4 6 8 10 12
Jumlah lembaga pengumpul zakat, Infak, Sedekah (ZIS) yang terafiliasi WIZ di tingkat Provinsi
NA 25 30 34 34 34
5.7.1.
2
Jumlah lembaga pengumpul zakat, Infak, Sedekah yang terafiliasi WIZ di tingkat Kabupaten/Kota pengumpulan dan penyaluran ZIS yang terukur dan
Jumlah dana ZIS yang dikelola oleh
WIZ NA 30 M 35 M 40 M 45 M 50 M
5.7.2.
3
Jumlah kontribusi WIZ terhadap
pendapatan ke lembaga NA 35% 34% 33% 31% 30%
MISI 6 Menyediakan sistem Informasi Manajemen yang antisipatif dan aplikatif
74 kelola IT yang handal dan adaptif
6.1.1.
1
Tersedianya SOP tata kelola IT
tingkat pusat, wilayah, dan daerah NA ya ya ya ya ya dan software IT yang cukup
6.1.2.
1
Jumlah DPW yang memiliki
hardware IT yang memadai NA 5 10 15 20 25
6.1.2.
2
Jumlah DPD yang memiliki
hardware IT yang memadai NA 10 20 30 40 50
6.1.2.
3
Jumlah DPW yang memiliki software beserta licence sesuai dengan kebutuhan IT lembaga yang standar
NA 5 10 15 20 25
6.1.2.
4
Jumlah DPD yang memiliki software beserta licence sesuai dengan kebutuhan IT lembaga yang standar
NA 10 20 30 40 50
SOP tata kelola Humas dan protokoler tingkat pusat, wilayah, dan daerah
NA ya ya ya ya ya
6.1.3.
2
Sosialisasi dan sinkronisasi SOP di
seluruh level NA ya ya ya ya ya
Tersedianya lembaga Pusdatin di
tingkat pusat NA ya ya ya ya ya
75 Database yang terpadu dan terintegrasi bisa diakses sesuai dengan tingkat kebutuhannya
NA ya ya ya ya ya
6.2.1.
3
Jumlah DPD yang memiliki petugas layanan dan penanggung jawab pengelolaan data
Tersedianya SOP tata kelola Humas dan protokoler tingkat pusat, wilayah, dan daerah terintegrasi
NA ya ya ya ya ya
Tersedianya SOP tata kelola Media Informasi tingkat pusat, wilayah, dan daerah yang terintegrasi
NA ya ya ya ya ya
Jumlah DPD yang menyediakan
akses internet gratis NA 10 20 30 40 50
6.4.1.
2
Jumlah DPW yang menyediakan
akses internet gratis NA 5 10 15 20 25
76
keterampilan literasi digital yang visioner
6.4.2.
2
Jumlah pelatihan pengelolaan
media sosial NA 2 2 2 2 2
6.4.2.
3
Jumlah komunitas dan forum
diskusi literasi digital NA 1 2 3 4 5
6.4 .3
Tersedianya media digital yang aktif dan berkesinambungan
6.4.3.
1
Jumlah DPW yang memiliki website
NA 5 10 15 20 25
6.4.3.
2
Jumlah DPD yang memiliki website
NA 10 20 30 40 50
6.4.3.
3
Jumlah DPW yang memiliki media
sosial NA 5 10 15 20 25
6.4.3.
4
Jumlah DPW yang memiliki media
sosial NA 10 20 30 40 50
77
V. KERANGKA ORGAN KELEMBAGAAN