• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II LANDASAN TEORI

2.2. Landasan Teori

2.2.6. Visual Basic 6.0

Secara umum, visual basic adalah bahasa pemrograman yang paling mudah dimengerti dan banyak digunakan. Visual basic adalah pemrograman berbasis Windows. Adapun beberapa keistimewaan dan kelebihan Visual Basic

6.0 antara lain sebagai berikut :

1) Menggunakan platform pembuatan program yang diberi nama

developer studio yang memiliki tampilan dan sarana yang sama

2) Memiliki kompiler handal yang dapat menghasilkan file executable yang lebih cepat dan lebih efisien dari sebelumnya.

3) Memiliki beberapa tambahan sarana wizard yang baru. Wizard adalah sarana yang mempermudah di dalam pembuatan aplikasi dengan otomatisasi tugas-tugas tertentu.

4) Kemampuan membuat ActiveX dan fasilitas internet yang lebih banyak.

5) Sarana akses data yang lebih cepat dan handal untuk membuat aplikasi database yang berkemampuan tinggi.

a. MySQL Connector

MySQL Connector adalah aplikasi yang digunakan untuk mengoneksikan

Visual Basic 6 dengan database MySQL. Fungsi dari MySQL Connector adalah

sebagai sarana komunikasi antara Visual Basic 6 dengan database MySQL sehingga data yang kita input dari interface VB bisa masuk ke dalam database begitu pula sebaliknya data dari database MySQL bisa dikeluarkan pada interface VB.

b. Combo Box

Combo Box merupakan kombinasi dari TextBox dan ListBox dimana

pemasukkan data dapat dilakukan dengan pengetikan maupun pemilihan dari beberapa data yang sudah dideklarasikan. Data yang ada dalam Combo Box bisa didapatkan dengan mendeklarasikan data di coding Visual Basic pada bagian fungsi form load atau bisa juga di-import dari database yang terkoneksi dengan

c. DTPicker (Date Time Picker)

DTPicker (Date Time Picker) digunakan untuk menampilkan informasi

mengenai tanggal dan atau waktu dan bertindak sebagai antarmuka dimana pengguna dapat memodifikasi informasi tanggal dan waktu tersebut.

Control ini memiliki dua mode, yaitu :

- Dropdown Calendar Mode : memungkinkan pengguna untuk

menampilkan kalender dropdown yang dapat digunakan untuk memilih tanggal.

Gambar 2.3. DTPicker Dropdown Calendar Mode

- Time Format Mode : Memungkinkan pengguna untuk memilih

kolom dalam tampilan tanggal (bulan, hari, tahun, dan lain-lain) dan tekan tombol panah atas / bawah di sebelah kanan DTPicker untuk mengatur nilainya.

Gambar 2.4. DTPicker Time Format Mode

d. User Control

User Control merupakan fasilitas yang disediakan oleh Visual Basic untuk

membuat control sendiri seperti misalnya button, title bar, progress bar, dan sebagainya sesuai dengan kebutuhan.

Fungsi User Control antara lain :

- Membuat tampilan atau antar muka untuk form. Contoh user control yang sering digunakan yaitu TextBox, Label, Button.

- Dapat menerima inputan user

- Bereaksi terhadap event atau melakukan fungsi lain yang

menghubungkan antara user dan aplikasi.

e. Data Report dan Data Environtment

Data Report merupakan komponen tambahan untuk membuat laporan di Visual Basic 6 yang bekerja sama dengan Data Environtment. Fungsi dari Data Report adalah untuk membuat laporan yang disediakan melalui Data Environtment. Data yang diambil untuk report bisa dari bebeberapa tabel yang

berhubungan.

Gambar 2.5. Tampilan rancangan Data Report

Sementara Data Environtment sendiri merupakan salah satu fasilitas pengolahan data pada Visual Basic. Pada umumnya Data Environtment digunakan untuk merancang sumber data yang akan digunakan dalam pembuatan laporan

f. MSComm Control VB 6

Fungsi dari MSComm Control VB 6 ini adalah :

- Mengadakan koneksi dengan serial port pada PC/Laptop

- Berhubungan dengan alat komunikasi lain (contoh : modem atau HP) - Melakukan pertukaran data

- Memonitor dan merespon event dan error yang terjadi pada hubungan

serial

Untuk melakukan sebuah sambungan komunikasi serial antara 2 peralatan (PC-IED atau PC-PC), harus dilakukan langkah – langkah sebagai berikut :

1) Membuka serial port 2) Mengatur serial device

3) Setting Receive and Transmit Buffer Properties

4) Managing Receive and Transmit Buffer

Penjelasan masing – masing langkah akan diberikan di bawah. 1) Membuka Serial Port

Pada komunikasi serial, bit – bit data yang masuk dari dunia luar ke dalam komputer melalui serial port akan ditampung dulu di receive buffer sebelum akan dieksekusi oleh main controller. Demikian pula sebelum dikirim ke luar, data akan ditampung dulu di transmit buffer. Sebelum membuka serial port, dilakukan pengaturan protokol komunikasi serial dengan properti MSComm.

- Setting : menentukan baud rate, parity, data bits, stop bits dalam string

Untuk membuka serial port cukup dengan properti :

- PortOpen : membuka dan menutup port

Sehingga kode program akan tertulis sebagai berikut : MSComm1.ComPort = 2

MSComm1.Settings = “9600,N,8,1” MSComm1.PortOpen = True

2) Mengatur Serial Device

Pada tahap ini kita perlu memastikan bahwa pengaturan protokol komunikasi

serial yang digunakan pada peralatan lain yang kita akses (misal : PLC, modem, mikrokontroler) sesuai dengan pengaturan pada komputer yang kita pakai.

3) Setting Receive and Transmit Buffer Properties

Ada beberapa properti dari receive buffer dan transmit buffer (properti dari MS Comm) yang perlu kita atur.

- InBufferSize : mengatur ukuran receive buffer

- OutBufferSize : mengatur ukuran transmit buffer

- Rthreshold : menentukan jumlah karakter yang diterima oleh receive

buffer sebelum OnComm event dipicu

- Sthreshold : menentukan jumlah karakter yang diterima oleh transmit

buffer sebelum OnComm event dipicu. Jika bernilai 0 berarti tidak pernah

- InputLen : menentukan jumlah karakter yang dibaca CPU dari receive

buffer. Jika bernilai “ 0 “, maka seluruh isi receive buffer akan dibaca CPU

- InputMode : menentukan tipe data input yang akan dibaca CPU

- comInputModeText : untuk data string / teks

- comInputModeBinary : untuk data biner

4) Managing Receive and Transmit Buffer

Untuk menampilkan data dari peralatan lain ke dalam aplikasi VB, digunakan properti : Input. Sehingga kode akan berbentuk :

TxtDisplay.Text = MSComm1.Input

Untuk mengirim data dari aplikasi VB ke peralatan lain digunakn properti :

Output. Sehingga kode akan berbentuk :

MSComm1.Output = “Pengingat”

Untuk mengawasi jumlah bit yang ada di transmit buffer dan receive buffer, property berikut dapat ditampilkan.

InBufferCount

OutBufferCount

2.2.7. Database (Basis Data)

Database atau Basis Data adalah kumpulan informasi yang disimpan di

program komputer untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut. Perangkat lunak yang digunakan untuk mengelola dan memanggil database query disebut dengan Sistem Manajemen Basis Data atau Database Management System (DBMS).

2.2.8. XAMPP

Fungsinya adalah sebagai server yang berdiri sendiri (localhost), yang terdiri atas program Apache HTTP Server, MySQL database dan penerjemah bahasa yang ditulis dengan bahasa pemrograman PHP dan Perl. Nama XAMPP merupakan singkatan dari X (empat sistem operasi apapun seperti Windows, Linux, MacOS dan Solaris) dan mendukung aplikasi atau bahasa pemrograman antara lain Apache, MySQL, PHP dan Perl. Program ini tersedia dalam GNU General Public License dan bebas, merupakan web server yang mudah digunakan yang dapat melayani tampilan halaman web yang dinamis. Untuk mendapatkanya dapat mendownload langsung dari web resminya. (Sumber : Wikipedia)

2.2.9. MySQL

MySQL adalah sebuah perangkat lunak (software) DBMS SQL yang tersedia sebagai perangkat lunak gratis di bawah lisensi GNU General Public

Licence (GPL), tetapi ada juga yang dijual di bawah lisensi komersial. Setiap

pengguna dapat secara bebas menggunakan MySQL, namun dengan batasan perangkat lunak tersebut tidak boleh dijadikan produk turunan yang bersifat komersial.

Beberapa keistimewaan dari MySQL antara lain :

- Portabilitas : MySQL dapat berjalan stabil pada berbagai sistem operasi sperti Windows, Linux, MacOS, dll.

- Multi-user : MySQL dapat digunakan oleh beberapa pengguna

dalam waktu yang bersamaan tanpa mengalami konflik.

- Open Source Software : MySQL didistribusikan sebagai perangkat

Open Source Software sehingga dapat digunakan secara gratis.

- Performance-Tuning : MySQL memiliki kecepatan yang

menakjubkan dalam menangani query sederhana. Dengan kata lain dapat memproses lebih banyak SQL per satuan waktu.

- Ragam tipe data : MySQL memiliki banyak tipe data yang bisa digunakan sesuai keperluan misalnya, char, float, double, date, dll. - Perintah dari fungsi : MySQL memiliki operator dan fungsi secara

penuh yang mendukung perintah Select dan Where dalam query. - Keamanan : MySQL memiliki beberapa lapisan keamanan seperti

level subnetmask, nama host, dan ijin akses user dengan sistem perijinan yang mendetail serta sandi terenkripsi.

- Konektivitas : MySQL dapat melakukan koneksi dengan klien menggunakan protokol TCP/IP, Unix soket (UNIX), atau Named

Pipes.

- Lokalisasi : MySQL dapat mendeteksi pesan kesalahan pada klien dengan menggunakan lebih dari dua puluh bahasa. Meski pun demikian, bahasa Indonesia belum termasuk di dalamnya.

- Skalabilitas dan Pembatasan : MySQL mampu menangani basis data dalam skala besar, dengan jumlah rekaman (records) lebih dari 50 juta dan 60 ribu tabel serta 5 milyar baris. Selain itu batas indeks yang dapat ditampung mencapai 32 indeks pada tiap tabelnya.

- Antar Muka : MySQL memiliki antar muka (interface) terhadap berbagai aplikasi dan bahasa pemrograman dengan menggunakan fungsi API (Application Programming Interface).

- Klien dan Peralatan : MySQL dilengkapi dengan berbagai peralatan (tool) yang dapat digunakan untuk administrasi basis data, dan pada setiap peralatan yang ada disertakan petunjuk online.

- Struktur tabel : MySQL memiliki struktur tabel yang lebih fleksibel dalam menangani ALTER TABLE, dibandingkan basis data lainnya semacam PostgreSQL ataupun Oracle.

2.2.10.PhpMyAdmin

Phpmyadmin adalah perangkat lunak bebas yang ditulis dalam bahasa pemrograman php yang digunakan untuk menangani administrasi MySQL melalui browser. Phpmyadmin mendukung berbagai aplikasi MySQL, diantaranya mengelola basis data, bidang (fields), tabel-tabel (table), relasi (relation), indeks, pengguna (user), perizinan (permissions), dan lain-lain (Sumber : Wikipedia).

Beberapa fitur dari PhpMyAdmin antara lain :

- Antarmuka berbasis web.

1) Menelusuri dan drop basisdata (database), tabel, pandangan (view), bidang (fields) dan indeks.

2) Membuat, menyalin, drop dan mengubah nama basis data, tabel, kolom dan indeks.

3) Pemeliharaan server, basis data dan tabel dengan server konfigurasi.

4) Melaksanakan, mengedit dan penunjuk pernyataan-SQL bahkan

batch-queries

5) Mengelola pengguna MySQL dan hak istimewa.

6) Mengelola prosedur penyimpanan.

- Import data dari CSV dan SQL

- Export data ke berbagai format: CSV, SQL, XML, PDF, ISO / IEC

26300

- Open Document Text dan Spreadsheet, Word, Excel, LATEKS dll.

- Membuat grafik PDF dari tampilan basis data anda.

- Membuat kompleks query menggunakan Query-by-example.

- Pencarian global dalam basis data.

- Transformasi data disimpan ke dalam format yang menggunakan satu set fungsi yang telah ditetapkan, seperti menampilkan data

Dokumen terkait