Waktu Resmi yang dipergunakan selama Speed Offroad ini adalah Waktu Indonesia Barat (WIB) / Waktu Lokal. Display “Waktu Resmi” akan ditampilkan pada Official Notice Board yang terletak di HQ Sirkuit Offroad Tembong Jaya - Serang
15.3. MTC dan Start SS / TC 15.3.1. MTC 1
Setiap Peserta bertanggung jawab untuk melapor pada MTC1, Sabtu, 9 Mei 2015, antara 05:30 – 08:30 WIB. Lokasi MTC 1 di HQ Sirkuit Offroad Tembong Jaya - Serang
Start SS 1
Tempat : Sirkuit Offroad Tembong Jaya - Serang
Waktu : Sabtu, 9 Mei 2015, jadwal kendaraan pertama 07:00 WIB. 15.3.2. Start SS 2
Tempat : Sirkuit Offroad Tembong Jaya - Serang
Waktu : Sabtu, 9 Mei 2015, jadwal kendaraan pertama 12:30 WIB. 15.3.3. MTC 2
Setiap Peserta bertanggung jawab untuk melapor pada MTC 2 pada Minggu, 10 Mei 2015, antara 04:30 – 07:30 WIB. Lokasi MTC 2 di HQ Sirkuit Offroad Tembong Jaya - Serang
Start SS 3
Tempat : Sirkuit Offroad Tembong Jaya - Serang
Waktu : Minggu, 10 Mei 2015, jadwal kendaraan pertama 06:00 WIB. 15.3.4. Start SS 4
Waktu : Minggu, 10 Mei 2015, jadwal kendaraan pertama ditentukan kemudian 15.3.5 Start SS 5
Tempat : Sirkuit Offroad Tembong Jaya - Serang
Waktu : Minggu, 10 Mei 2015, jadwal kendaraan pertama ditentukan kemudian 15.3.6 Start SS 6
Tempat : Sirkuit Offroad Tembong Jaya - Serang
Waktu : Minggu, 10 Mei 2015, jadwal kendaraan pertama ditentukan kemudian 16. Jalannya Speed Offroad
16.1.1. Special Stage adalah jalur atau lintasan tertutup khusus untuk Perlombaan ini dimana dilombakan Kecepatan dengan penilaian Waktu Tempuh.
16.1.2. Selama menjalani Special Stage peserta wajib menggunakan safety helmet, racing suit, gloves/ sarung tangan dan safety belt, sanksi penambahan waktu 1 menit dari waktu tempuh pada SS tersebut.
16.1.3. Urutan Start
a. Ditentukan berdasarkan masing-masing Group dan Kelas Kendaraan sebagai berikut: • Peserta dengan Group terendah
• Peserta dengan Kelas yang terendah
• Urutan Start setiap Kelas berdasarkan hasil juara1 sampai dengan 10 pada putaran sebelumnya atau pada putaran terakhir tahun sebelumnya.
• Selebihnya ditentukan Pimpinan Perlombaan
b. Jarak waktu (interval) Start antar Peserta diberikan pada saat Briefing atau pada Starting List c. Dalam keadaan memaksa maka interval Start Peserta dapat dirubah dengan seijin Steward of the
Meeting melalui Bulletin atau Starting List.
d. Urutan Start pada Leg 2 berdasarkan Re-Seeding di masing-masing Group
e. Pada Leg 1, 2 (dua) Peserta dari Kelas yang sama akan Start sesuai Starting List, pasangan ini tidak berubah. Bila salah satu Peserta tidak Start maka Peserta yang menjadi Pasangannya akan di Start sendiri.
Pada Leg 2 Pasangan berdasarkan Re-seeding dan Group yang sama. 16.1.4. Kewajiban dengan Crew lengkap
Menjalani route memulai DAERAH POS / TC (Rambu Jam Warna Kuning) Start SS, sampai akhir DAERAH POS (rambu Garis Tiga Beige) setelah Finish Stop Kendaraan WAJIB dikemudikan serta diikuti Crew lengkap (Driver & Co Driver).
Hanya Driver yang diperkenankan mengemudikan kendaraan di jalur Special Stage (SS)
Memasuki atau mengeluarkan dari Parc Ferme untuk Scrutineering Akhir diwajibkan dikemudikan salah satu Crew, Driver atau Navigator.
Diluar Route tersebut boleh dikemudikan orang lain yang diberi kuasa. 16.2. Special Stage
• Semua peserta wajib lapor pada TC setiap special stage sesuai jadwal waktunya masing-masing. • Pada saat lapor di Pos Start Special Stage, peserta harus memberikan kartu kontrolnya pada
petugas pos untuk cek waktu berangkatnya ataupun diberikan waktu start baru apabila terjadi kemacetan di dalam lintasan Special Stage.
• Daerah antara TC dan Start SS merupakan daerah Control Area. Jika terjadi delay waktu start pada suatu special stage (SS), waktu TC tetap mengikat, peserta harus tetap membawa kendaraannya ke Parc Ferme TC yang telah disediakan sampai diberikan jadwal start yang baru. Apabila terjadi suatu kondisi yang mengharuskan untuk merubah jadwal TC, maka RC (Racing Comitte) akan memberitahukan kepada seluruh peserta dengan mengeluarkan Bulletin.
• 30 (tiga puluh) detik sebelum waktu start peserta, petugas mengembalikan Kartu Kontrol dan memberi aba-aba 30 (tiga puluh) detik untuk start.
• Bila alat Countdown Elektronik atau System Sensor tidak berfungsi atau tidak dipergunakan, Start Special Stage akan dilakukan oleh petugas dengan aba-aba perhitungan mundur 5’,4’,3’,2’,1’, • Waktu Special Stages akan diambil sampai hitungan 1/1000 detik (3 angka
dibelakang koma).
• Peserta yang melakukan kesalahan Start (False start) sebelum petugas atau Jam menunjukan tanda Start, dikenakan Hukuman 1 (satu) menit.
• Dilarang menutupi / menghalangi jalan bagi kendaraan lain yang berada di belakang untuk menyusul (berlaku tidak sportif), sanksi Diskualifikasi / Pemecatan.
• Dilarang mengemudikan kendaraan berlawanan arah di jalur special stage, sanksi Pemecatan • Dilarang memotong jalur atau mempersingkat jarak dan menghindari rintangan (Handicap), sanksi
Diskualifikasi / Pemecatan
• Finish special stage dilakukan dengan Flying Finish (FF) dan peserta wajib berhenti di Finish Stop (FS) yang berjarak minimal 50 (lima puluh) meter dari Flying Finish (FF) untuk mencatatkan waktu tempuh pada kartu control.
• Bila kendaraan peserta setelah memasuki flying finish ternyata mengalami kerusakan atau tidak dapat melanjutkan sampai ke Finish Stop, maka peserta dapat meminta bantuan panitia untuk menarik kendaraan menuju Finish Stop dengan hukuman 10 Detik.
• Jam tutup Pos Finish di setiap spesial Stage (SS) adalah 30 menit setelah waktu Start Peserta terakhir.
• Pembatalan sebagian peserta dalam Special Stage pada keadaan tertentu SS dapat dilakukan. Hanya Steward of the Meeting yang berhak menghentikan suatu SS melalui Clerk of the Course. • Jika lebih dari 50% + 1 peserta ditiap Kelas sudah menjalani SS, maka sisa peserta yang belum
menjalankan SS tersebut akan diberi waktu tempuh sama dengan Waktu Tempuh Peserta ke 5 (lima) tercepat dalam Kelas tersebut, peserta yang sudah Start namun tidak Finish (DNF) tidak mendapatkan waktu tempuh tersebut. Jika kurang dari 50% peserta ditiap group belum menjalani SS, maka SS tersebut dibatalkan.
16.3 Bantuan Pada SS
• Pada Special Stage setiap peserta tidak boleh mendapatkan bantuan dari pihak lain. Baik berupa alat atau benda maupun bantuan tenaga. sanksi Diskualifikasi/Pemecatan
• Peserta diperbolehkan membawa toolkits dengan posisi tersimpan / terikat aman pada kendaraan.
• Bantuan spontanitas penonton (tanpa alat) dapat dilakukan dalam kondisi ketika terjadi suatu kecelakaan dengan memberikan pertolongan kepada awak kendaraan dan atau mengembalikan kendaraan ke posisi yang aman, hal demikian tidak mendapatkan sangsi.
• Kendaraan peserta yang mengalami gangguan teknis ataupun stuck dalam lintasan sehingga menghalangi jalur peserta lain didalam suatu Spesial Stage maka akan dilakukan evakuasi paksa oleh petugas lintasan ataupun oleh kendaraan Sweeper ataupun oleh petugas lintasan dibantu penonton hanya ke tepi lintasan dengan tujuan agar tidak menghambat jalannya perlombaan, untuk hal demikian tidak mendapatkan sangsi.
• Evakuasi pada point diatas hanya dilakukan dengan cara menarik ataupun mendorong kendaraan ke tepi lintasan. Dan peserta tidak diperbolehkan memaksa petugas untuk segera melakukan evakuasi, sanksi DNF (Did Not Finish)
• Didalam Special Stage perbaikan teknik diperkenankan hanya oleh crew kendaraan yang bersangkutan (Driver & Navigator) selama tidak mengganggu jalannya perlombaan dan masih dalam batas hak waktunya. Bantuan dari pihak lain dengan cara verbal/lisan diperbolehkan, maksimum 2 (dua) crew team. Jika mencapai Pos Finish (Finish Stop) melebihi waktu “BWTM” yang ditetapkan sebelum jam tutup pos maka akan diberikan sangsi sebesar waktu “BWTM”. Jika
melebihi waktu jam tutup pos maka dinyatakan DNF dan diberikan waktu BWTM ditambah penalty 1 (satu) Pos. Penalti 1 pos adalah 1 (satu) menit
16.4. Halangan Pada Route SS
Jika peserta mengalami halangan (hambatan) yang terjadi akibat peserta lain yang mengalami kecelakaan, mogok atau berjalan lambat, dapat mengajukan permintaan kepada Pimpinan Lomba untuk mengulang menempuh SS tersebut dengan ketentuan :
Wajib langsung mengajukan permintaan mengulang kepada Stage Commander atau Petugas Pos di Finish SS tersebut dan wajib mendapat catatan dari Petugas Pos Finish Stop.
• Dapat menunjuk saksi yang mengetahui kejadian tersebut, atau Peserta yang menghalangi dan juga harus diperkuat dengan Laporan Petugas.
• Kesempatan mengulang tidak dapat diberikan apabila sebelum atau sesudah terhalang oleh Peserta lain, Peserta mengalami kehilangan waktu yang diakibatkan oleh sebab lain (misalnya: mogok, keluar jalur, kempes ban, dsb.).
• Dari Finish Stop langsung memarkir Kendaraan di Parc Ferme atau di tempat yang ditentukan selama proses Pembuktian bahwa terhalang.
• Diperkenankan melakukan perbaikan kecil selama 10 menit dan boleh dibantu Mekanik. • Mendapat persetujuan Pimpinan Perlombaan untuk mengulang.
• Bila diijinkan mengulang, pada kesempatan pertama wajib langsung menuju Start SS.
• Waktu tempuh SS yang diperoleh pertama/ sebelum mengulang di hapus / tidak diperhitungkan lagi.
16.5. Tanda Bendera Merah, Bendera Kuning, dan Bendera Hijau
Bila ada kendaraan Peserta berhenti di Lintasan SS akan dikibarkan Bendera Merah atau Kuning yang ditujukan pada Peserta dibelakangnya yang posisinya 25 – 50 mt sebelum kendaraan Peserta yang berhenti.
• Bendera Merah dikibarkan,
Berarti ada kendaraan Peserta lain yang menghalangi jalan/ tidak dapat dilalui, Peserta wajib untuk memperlambat kendaraannya dan berhenti, dapat diijinkan untuk mengulang SS • Bendera Kuning dikibarkan,
Berarti ada Kendaraan Peserta lain yang berhenti dilintasan SS tetapi masih bisa dilalui, Peserta wajib untuk memperlambat kendaraannya dan terus menjalani SS.
• Bendera Hijau dikibarkan,
Berarti lintasan clear dan aman. Dapat melanjutkan Start SS.
Posisi Petugas Bendera dikiri atau dikanan sama / sesuai posisi berhentinya Kendaraan Peserta lain 17. Batas Waktu Tempuh Maksimum (BWTM) dan Ketentuan Waktu SS
17.1. BWTM Special Stage ditentukan untuk setiap Kelas adalah waktu tempuh tercepat di Kelasnya ditambah 2 (dua) menit.
17.2. BWTM Special Stage pada saat terjadi hujan ditentukan untuk setiap Kelas adalah waktu tempuh tercepat diKelasnya ditambah 3 (tiga) menit.
17.3. BWTM akan ditentukan pada waktu penerbitan Starting List dan hanya dapat dirubah atas Persetujuan Pengawas Perlombaan karena Pertimbangan kondisi Lintasan akibat cuaca. 17.4. Peserta yang memperoleh waktu tempuh SS melebihi BWTM akan diberikan waktu BWTM.
17.5. Peserta yang menjalani SS tetapi tidak mencapai Finish Stop akan diberikan waktu BWTM ditambah penalti 1 (satu) pos
17.6. Peserta yang tidak menjalani SS (yang bukan SS terakhir) atau tidak start akan diberikan waktu BWTM ditambah penalti 2 (dua) pos
17.8. Setiap peserta yang mengundurkan diri dari perlombaan “Wajib” melapor kepada Panitia melalui Penghubung Peserta secara tertulis pada Formulir Pengunduran Diri Dari Perlombaan. Jika peserta tidak melaporkan pengunduran diri hingga tutup pos pada SS terakhir, maka peserta akan dikenakan sanksi denda Rp. 300.000 Selama peserta tidak mengajukan Pengunduran Diri maka diberikan waktu BWTM ditambah penalti 2 (dua) pos. Kecuali pada SS terakhir.
17.9. Apabila peserta tidak melakukan Start pada SS terakhir maka peserta tersebut tidak diberikan Waktu Tempuh SS. Dianggap non finisher dari Event.
18. Rambu-Rambu
Rambu-rambu yang digunakan adalah sebagai berikut : a. Rambu bergambar jam : MTC dan TC
b. Rambu bergambar Bendera Kuncup : Start SS
c. Rambu bergambar Bendera kotak-kotak : FF (Flying Finish) d. Rambu bergambar STOP : FS (Finish Stop)
e. Rambu bergambar Kilat : PC (Pos Control)
f. Rambu bergambar lingkaran dengan garis tiga: Akhir Daerah Kontrol
g. Rambu dengan garis 1, garis 2, garis 3: menunjukan bagian Jarak ke Finsh Stop 19. Daerah Kontrol / Control Area
a. Daerah Kontrol / Control area adalah daerah diantara pos TC sampai dengan Rambu Lingkaran dengan Garis Tiga setelah garis Start SS
b. Pada Daerah Kontrol tidak diperkenankan turun dari kendaraan kecuali mengganti ban, mengurangi tekanan ban dan jumper accu, tetapi diperkenankan membuka Safety Helmet c. Perbaikan kendaraan dilarang , kecuali mengganti ban kempis, mengurangi tekanan angin ban,
dan memasang Accu tambahan untuk menghidupkan kendaraan yang dilakukan oleh awak kendaraan dengan seijin Pimpinan Lomba dan diberikan waktu perbaikan maksimal selama 15 (lima belas) menit termasuk waktu interval tersebut. Sanksi 10 detik/menit, maksimum 30 menit. Diperbolehkan pihak lain memberikan bantuan berupa menyerahkan Accu dari luar control area.
d. Didaerah tidak diperbolehkan dipayungi (kecuali seijin pimpinan lomba dan diketahui oleh Steward of the meeting).
20. Hukuman-Hukuman dan Sanksi Pemecatan 20.1. Hukuman- Hukuman
• Terlambat lapor di MTC 1 :Rp. 5.000,-/menit
Maksimal Rp.
(30 menit setelah batas waktu MTC 1)
Setelah batas waktu TC 1 dikenakan 10 detik/menit max 30 menit. • Terlambat lapor di MTC 2 : 10 detik/menit
• Tidak melapor di MTC 1 atau MTC 2 : Penalti 1 Pos : 60 detik • Telalu cepat melapor di TC : 10 detik/menit, Maks. 30 mnt • Terlambat lapor di TC : 10 detik/menit, Maks. 30 mnt • Tidak melapor di TC Start : BWTM ditambah penalti 2 (dua) Pos
• Pergantian Ban / Jumper Accu melebihi 15 menit didaerah Kontrol : 10 detik/menit, Maks. 30 mnt • Kesalahan Start (False Start) : 1 menit
• Menolak start pada waktunya : 10 detik/menit, Maks 30 mnt • Tidak menjalani SS / DNS-SS : BWTM ditambah penalty 2 (dua) Pos : Kecuali SS terakhir DNF- Speed Offroad
• Setelah Start SS, menjalani tanpa Helmet/ Racing Suit/Glove/Safety Belt : 1 menit
• BWTM adalah waktu peserta tercepat di masing-masing kelas ditambah 2 menit. (apabila SS terjadi hujan penambahannya adalah 3 menit)
• Penalti 1(satu) Pos adalah 1 menit. (60 detik) 20.2. Sanksi-Sanksi Pemecatan dari Event
Sanksi pemecatan dari Event akan dijatuhkan kepada peserta bila melakukan hal-hal sebagai berikut :
a. Bertindak tidak sportif selama perlombaan b. Berjalan berlawanan arah di jalur special stage
c. Menggunakan kendaraan yang tidak lulus scrutineering
d. Dengan sengaja merubah speck kendaraan setelah lulus scrutineering pada kelas yang diikuti. e Melakukan keributan/perkelahian fisik antar Peserta atau Panitia dan Pihak ketiga lainnya sehingga mengganggu jalannya Perlombaan.
f. Menggunakan Narkoba.
g. Pada waktu menjalani SS bukan Driver yang mengemudi.
h. Pada Formulir Pendaftaran mengisi Kelas yang diikuti tidak sesuai dengan spesifikasi kendaraan. i. Setelah Special Stage berakhir, tidak memasuki Parc Ferme untuk menjalani Scrutineering Akhir.
20.3. Sanksi-Sanksi Pemecatan dari Special Stage
Sanksi pemecatan dari 1 (satu) Special Stage akan dijatuhkan kepada peserta bila melakukan hal-hal sebagai berikut :
a. Memotong / memperpendek jarak / menghindari rintangan (Handicap).
b. Peserta tidak diperbolehkan memaksa petugas untuk segera melakukan Evakuasi. Sanksi DNF (Did Not Finish).
c. Hilangnya Kartu Kontrol dikenakan sanksi pemecatan dari SS sesuai kartu Kontrol tersebut. d. Pada Special Stage peserta mendapatkan bantuan dari pihak lain. Baik berupa alat atau benda maupun bantuan tenaga.
21. Parc Ferme & Pemeriksaan Akhir
• Setelah Finish SS 4, semua Peserta, diwajibkan langsung memasukan Kendaraan ke Parc Ferme yang langsung akan dilakukan Pemeriksaan Akhir.
• Setelah menjalani Pemeriksaan Akhir Kendaraan dapat langsung keluar dari Parc Ferme tanpa menunggu Hasil Akhir diumumkan.
• Bila ada Protes atas Kendaraan tertentu, Panitia akan meminta Kendaraan yang di Protes tersebut untuk memasuki Parc Ferme untuk dilakukan Pemeriksaan.
Peserta wajib menghadirkan Kendaraannya, sanksi Pemecatan • Lokasi: Sirkuit Offroad
22. Finisher
• Peserta dinyatakan Finisher bila memenuhi atau menjalakan ketentuan pada Pasal 16 dan Pasal 20 pada Peraturan Pelengkap Perlombaan ini.
Yaitu Peserta telah melakukan Start pada SS 4 atau SS Terakhir dan melakukan Scrutineering Akhir di Parc Ferme setelah Finish Stop SS4.
• Untuk melakukan Scrutineering Akhir , Kendaraan Peserta dapat menuju lokasi Parc Ferme baik dengan tenaga mesin sendiri ataupun dibantu, wajib salah satu Crew hadir di Parc Ferme, Driver atau Navigator . Tidak diwajibkan dari arah Finish Stop bagi Peserta yang mengalami kerusakan/ berhenti pada SS.
• Demikian juga Peserta KEJUARAAN UMUM wajib menjalani pada SS6 dan sesudah SS6, untuk menjadi Finisher KEJUARAAN UMUM.
• Hanya Finisher yang berhak mendapat Point Kelas, Group ataupun juara umum serta berhak mendapat Hadiah Kejuaraan.
23. Team Speed Offroad
Ketentuan Team Speed Offroad :
• 3 (tiga) atau 4 (empat) Peserta dapat mendaftar sebagai Team Speed Offroad, dapat terdiri dari kendaraan Group / Kelas yang sama atau berbeda dan Peserta dari Entrant yang sama atau berbeda.
• Satu Team dinilai sah apabila jumlah Kendaraannya minimal 3 (tiga) kendaraan dan maksimal 4 (empat) Kendaraan yang melakukan Start dan diikuri oleh 2 (dua) driver yang sama selama putaran pada tahun berjalan mengacu pada entry list awal pada saat team tersebut mendaftar. • Penghitungan Point Kejuaraan Team adalah penjumlahan Point Tertinggi yang didapat oleh 3 (tiga) Finisher terbaik. Point masing-masing Peserta diambil dari hasil akhir kejuaraan kelas. • Pendaftaran Team Speed Offroad paling lambat Jumat, 8 Mei 2015, 17:00 WIB.
24. Point System Group, Kelas & Team
1.Point System untuk Driver dan Navigator Kejuaraan Umum Nasional dan Kejuaraan Nasional Group adalah sebagai berikut :
Juara 1 … 25 Juara 6 … 10 Juara 11 … 5 Juara 2 … 20 Juara 7 … 9 Juara 12 … 4 Juara 3 … 16 Juara 8 … 8 Juara 13 … 3 Juara 4 … 13 Juara 9 … 7 Juara 14 … 2 Juara 5 … 11 Juara 10 …
Juara 15 dan seterusnya yang menyelesaikan keseluruhan SS akan mendapatkan point 1 2. Point System untuk penentuan Kejuaraan Team dan kelas adalah sebagai berikut : Juara 1 … 15 Juara 6 … 5
Juara 2 … 12 Juara 7 … 4 Juara 3 … 10 Juara 8 ….3 Juara 4 … 8 Juara 9 ….2 Juara 5 … 6 Juara 10…1
3. Jika terjadi jumlah point team sama, maka team yang salah satu anggotanya berada dikelas dengan jumlah peserta terbanyak, berhak mendapatkan juara team di putaran tersebut.
Apabila terdapat dua kelas dengan jumlah peserta terbanyak maka akan dilihat kelas terbanyak berikutnya, dan seterusnya. Jumlah peserta di masing-masing kelas diambil dari Starting List Peserta yang terdaftar pada TC 1.
25. Hasil
Hasil Kejuaraan
• Hasil akhir dinyatakan dalam Jam, Menit dan Detik sampai hitungan 1/1000 detik (3 angka dibelakang koma).
• Peserta yang memiliki Jumlah Hukuman dan Waktu Tempuh terendah akan keluar sebagai Pemenang Pertama dan selanjutnya sesuai dengan urutan jumlah waktu terendah berikutnya. • Setiap Finisher akan memperoleh Point Kejuaraan Kelas, Point Kejuaraan Group dan Point
Kejuaraan UMUM
• Pada kasus Ex-Equo Kejuaraan Kelas, pemenangnya ditentukan sebagai berikut: - Pemenangnya adalah yang lebih cepat di SS pertama
- Bila masih sama, pemenangnya yang lebih cepat di SS ke dua dst.
- Bila seluruh SS sama waktu tempuhnya, maka ditetapkan Juara bersama dengan menghilangkan urutan dibawahnya. Penentuan Piala dan Hadiah pemenangnya ditentukan dengan undian tetapi Point tetap diperhitungkan
• Selama jalannya Perlombaan secara bertahap akan diumumkan Hasil Sementara dari masing-masing Kelas, yang masih dapat dikoreksi sampai Pengumuman Hasil Akhir Kejuaraan.
Pengumuman Hasil Sementara & Hasil Akhir
Tempat: Sirkuit Offroad Batu Licin, Kalimantan Selatan Waktu : Minggu, 15 Maret 2015
• Pengumuman Hasil Sementara Kejuaraan Kelas • Pengumuman Hasil Akhir Kejuaraan Kelas • Pengumuman Hasil Sementara Kejuaraan Umum. • Pengumuman Hasil Akhir Kejuaraan Umum.
Jadwal dari Pengumuman Hasi Sementara, 30 menit setelah Peserta Terakhir Start menjalani SS, dan setelah itu diberikan Waktu 30 menit untuk mengajukan Koreksi ataupun Protes
26. Kejuaraan Umum
a. Yang berhak mengikuti kejuaraan UMUM (SS5 dan SS6) adalah 20 peserta tercepat dari hasil re-seeding umum sampai SS terakhir.
b. Peserta yang karena Kesehatan atau Kerusakan kendaraan tidak dapat mengikuti Kejuaraan Umum, tidak dapat digantikan oleh Peserta lain atau urutan berikutnya.
c. Masing masing peserta akan menjalani 2 (dua) SS yaitu SS 5 dan SS 6 , pada Lintasan yang sama dengan SS sebelumnya (SS1, SS2, SS3 dan SS4)
d. Bilamana SS 5 dan SS 6 tidak dapat dilaksanakan dikarenakan faktor cuaca dan waktu yang tidak memungkinkan, maka kejuaraan UMUM dianggap batal, dan poin dianggap 0
e. Start berpasangan, 2 (dua) Peserta, dimulai dari urutan peserta ke-20 dan ke-19 dan seterusnya f. Kejuaraan UMUM ditentukan dari penjumlahan Waktu SS 5 dan SS 6, ditambah Penalti yang
didapat.
g. Akan diberikan hadiah berupa Piala dan Uang atau Barang untuk Juara 1 sampai dengan 3 pada Kejuaraan Umum ini.
h. Bila terdapat Waktu/ Nilai Sama, pemenangnya akan ditentukan berdasarkan: • Yang lebih cepat pada SS pertama Kejuaraan Umum.
• Bila masih sama, Peserta dengan Kendaraan dari Group yang lebih kecil • Bila masih sama, Peserta dengan Kendaraan dari Kelas yang lebih kecil • Bila masih sama, Pemenang di Kelas
i. Akan diberikan hadiah berupa Piala Bergilir untuk Juara ke 1 Total Point dan Uang atau Barang untuk Jjuara 1 sampai 5 Total Point pada kejuaraan umum ini.
j. Point setiap Putaran Kejuaraan Umum, diberikan sebagai berikut : Juara 1 … 25 Juara 6 … 10 Juara 11 … 5
Juara 2 … 20 Juara 7 … 9 Juara 12 … 4 Juara 3 … 16 Juara 8 … 8 Juara 13 … 3 Juara 4 … 13 Juara 9 … 7 Juara 14 … 2 Juara 5 … 11 Juara 10 …6
Juara 15 dan seterusnya yang menyelesaikan keseluruhan SS akan mendapatkan point 1 k. Bila terdapat Nilai sama pada Total Point / Point Seri, pemenangnya adalah:
• Yang mempunyai Point tertinggi pada satu Putaran
• Bila masih sama, yang mempunyai lebih banyak Point tertinggi • Bila masih sama, yang mempunyai Point tertinggi kedua
• Bila masih sama, yang mempunyai lebih banyak Point tertinggi kedua, dst • Bila masih sama, yang mendapat Point tertinggi lebih dahulu
27. Hadiah, Penghargaan dan Pembagian Hadiah 27.1. Hadiah dan Penghargaan Putaran
27.1.1. Kejuaraan Kelas (untuk masing-masing Kelas)
Juara I : Medali Driver & Medali Navigator + Rp. 5.000.000.-Juara II : Medali Driver & Medali Navigator + Rp. 4.000.000.-Juara III: Medali Driver & Medali Navigator + Rp. 3.000.000.- Juara IV : Medali Driver & Medali Navigator + Rp. 2.000.000,-Juara V : Medali Driver & Medali Navigator + Rp. 1.000.000,-27.1.2. Kejuaraan Team
Juara I : Piala + Rp.6.000.000.-Juara II : Piala + Rp.3.000.000.-Juara III : Piala + Rp.2.000.000.-27.1.3. Kejuaraan Group
Juara I : Piala Driver & Piala Navigator Juara II : Piala Driver & Piala Navigator Juara III: Piala Driver & Piala Navigator
27.1.4. Kejuaraan Khusus Kategori Wanita & Pembalap Termuda Juara I : Piala Driver
Juara II : Piala Driver Juara III: Piala Driver 27.1.5. Kejuaraan UMUM
Juara I : Piala Driver & Piala Navigator + Rp.10.000.000.- Juara II : Piala Driver & Piala Navigator + Rp. 8.000.000.- Juara III : Piala Driver & Piala Navigator + Rp. 6.000.000.-
27.2. Hadiah dan Penghargaan SERI INDONESIAN X- OFFROAD RACING 2015 27.2.1. Total Point Seri Kejuaraan UMUM
Juara I : Piala Bergilir + 1 ( satu) unit Mobil Mitsubishi Pajero 27.2.2 Hadiah Seri Team :
Juara I TEAM : Piala + 1 (satu) unit Mobil
Dengan ketentuan untuk Seri Team sebagai berikut :
1. 2 (dua) Peserta Team pada Putaran 3 sampai dengan Putaran 5 wajib 2 (dua) Driver dari Putaran 1. 2. Bila Team baru mengikuti pada Putaran 2, maka Putaran selanjutnya wajib 2 (dua) Driver dari
Putaran 2 dan selanjutnya.
3. Point Putaran Team sesuai Ps.22 dan Ps.23 Peraturan Pelengkap Perlombaan ini
4. Point Seri Indonesia X-Offroad Racing 2015 adalah PENJUMLAHAN dari Point-Point yang di dapat Team pada setiap Putaran.
27.3. Keterangan Hadiah