Tahap V Uji Coba Terbatas
3.6.2 Pedoman Wawancara
3.6.2.2 Wawancara Guru Kelas IV
Pengumpulan data melalui wawancara kedua ditujukan kepada guru kelas IV SD N Sendangadi 2. Hal tersebut dilakukan guna mengumpulkan data terkait kesulitan belajar yang dialami siswa, ketersediaan media pembelajaran di kelas serta penggunaan media pembelajaran saat proses belajar mengajar berlangsung.
Garis-47 garis besar wawancara guru adalah pedoman wawancara yang diadopsi dari Nugrahanto dengan judul skripsi “Pengembangan Media pembelajaran IPA SD Materi Rangka Manusia Berbasis Metode Montessori” (2017). Pedoman wawancara tersebut dapat dilihat pada tabel 3.3 berikut.
Tabel 3.3 Pedoman Wawancara Guru Kelas IV
No Topik Pertanyaan
1. Ketersediaan media pembelajaran di kelas
a. Media pembelajaran IPA yang tersedia di kelas b. Pengadaan media pembelajaran IPA oleh guru kelas 2. Penggunaan media dalam pembelajaran IPA
3. Kesulitan yang dialami guru dalam menyampaikan materi pembelajaran IPA 4. Kesulitan belajar yang dialami siswa dalam pembelajaran IPA
5. Usaha yang dilakukan guru untuk mengatasi kesulitan-kesulitan tersebut 3.6.2.3 Wawancara Siswa Kelas IV
Pengumpulan data melalui wawancara ketiga ditujukan kepada siswa kelas IV SD N Sendangadi 2. Hal tersebut dilakukan untuk mengumpulkan data terkait dengan penggunaan dan ketersediaan media pembelajaran di kelas serta kesulitan belajar yang dialami siswa. Garis-garis besar wawancara siswa adalah pedoman wawancara yang diadopsi dari Nugrahanto dengan judul skripsi “Pengembangan Media pembelajaran IPA SD Materi Rangka Manusia Berbasis Metode Montessori” (2017). Pedoman wawancara tersebut dapat dilihat pada tabel 3.4 berikut.
Tabel 3.4 Pedoman Wawancara Siswa Kelas IV
No Topik Pertanyaan
1. Tanggapan terhadap pembelajaran IPA yang selama ini terjadi 2. Penggunaan media dalam pembelajaran IPA
3. Kesulitan belajar yang dialami siswa dalam pembelajaran IPA
48 divalidasi oleh ahli dan guru SD setara. Instrument tersebut divalidasi agar dapat digunakan sehingga mendapat hasil yang valid selama penelitian. Instrumen divalidasi menggunakan validasi konstruk alasannya karena instrumen digunakan untuk mengukur sikap (Sugiyono, 2014: 178).
3.6.3 Kuesioner
Pada instrumen kuesioner ini, peneliti menggunakan beberapa kuesioner dalam penelitian yaitu analisis kebutuhan, validasi produk dan tanggapan terhadap produk. 3.6.3.1 Kuesioner Analisis Kebutuhan
Kuesioner yang digunakan pada analisis kebutuhan adalah jenis kuesioner terbuka yaitu, kuesioner tidak memiliki pilihan jawaban dan dapat dijawab secara bebas oleh responden. Responden kuesioner analisis kebutuhan adalah guru dan seluruh siswa kelas IV SD N Sendangadi 2. Hasil kuesioner digunakan peneliti untuk merancang media pembelajaran IPA berbasis metode Montessori. Kisi-kisi kuesioner analisis kebutuhan diadopsi dari penelitian Nugrahanto “Pengembangan Media Pembelajaran IPA SD Materi Rangka Manusia Berbasis Metode Montessori” (2017). Kisi-kisi kuesioner tersebut dapat diperhatikan pada tabel 3.5 berikut.
Tabel 3.5 Kisi-kisi Kuesioner Analisis Kebutuhan Guru dan Siswa
Indikator Deskriptor No. Item Kuesioner Guru Kuesioner Siswa Auto-education
1. Menggunakan media dalam pembelajaran IPA
1 1
2. Media pembelajaran dapat membantu memahami konsep-konsep dalam pembelajaran IPA
2 2
49 Kelima indikator tersebut selanjutnya akan didesain menjadi 10 soal kuesioner analisis untuk guru dan siswa yang sesuai dengan ciri-ciri alat peraga Montessori. 3.6.3.2 Kuesioner Validasi Produk
Kuesioner validasi produk disusun berdasarkan 4 ciri Montessori yaitu, menarik, bergradasi, auto-correction, auto-education, sera ciri tambahan yaitu kontekstual. Kuesioner validasi produk ini disusun guna mendapat data kelayakan produk yang akan digunakan.
Kuesioner validasi produk diisi oleh guru, ahli IPA dan ahli Montessori. Kuesioner validasi produk ini diisi setelah peneliti mempresentasikan produk yang akan digunakan. Selain kuesioner validasi produk, peneliti menyediakan kuesioner tanggapan siswa mengenai produk. Kuesioner tanggapan diisi setelah peneliti mengadakan penelitian uji coba lapangan terbatas. kuesioner validasi produk untuk ahli dan tanggapan produk untuk siswa memiliki indikator yang sama.
Sebelum diujikan secara empiris, kuesioner tanggapan terhadap siswa perlu diuji keterbacaannya kepada siswa. Uji keterbacaan dimaksudkan untuk mengetahui tingkap pemahaman siswa terhadap pertanyaan yang ada pada kuesioner tanggapan. Kisi-kisi kuesioner tanggapan yang digunakan dalam penelitian ini diadopsi dari
Bergradasi 1. Berat media yang ideal 9 10
2. Bentuk media pembelajaran 8 8
Auto-correction
1. Membantu menemukan
kesalahan sendiri
10 9
2. Menemukan jawaban yang benar 7 5 Kontekstual 1. Membuat media pembelajaran
IPA dari bahan-bahan sekitar
50 penelitian Nugrahanto “Pengembangan Media Pembelajaran IPA SD Materi Rangka Manusia Berbasis Metode Montessori” (2017). Kisi-kisi kuesioner validasi produk oleh ahli dan tanggapan siswa mengenai produk dapat dilihat pada tabel 3.6.
Tabel 3.6 Kisi-kisi Kuesioner Validasi Produk oleh Ahli dan Tanggapan Produk oleh Siswa
Indikator Deskriptor Nomor Item
Ahli Siswa
Auto-education
1. Membantu siswa memahami konsep IPA
1 2
2. Siswa belajar secara mandiri 2 1
Menarik 1. Memilki warna yang menarik bagi siswa
5 3
2. Bentuk media menarik bagi siswa 6 4 Kontekstual 1. Memanfaatkan benda dari
lingkungan sekitar
3 10
2. Dapat diproduksi oleh masyarakat sekitar
4 11
Bergradasi 1. Memiliki berat yang sesuai untuk siswa
8 5
2. Memiliki bentuk 3 dimensi 9 6
Auto-correction
1. Membantu siswa menemukan kesalahannya sendiri
10 8
2. Membantu siswa menemukan jawaban yang benar
11 9
Indikator tersebut kemudian dikembangkan peneliti menjadi 11 pernyataan dalam bentuk validasi produk oleh ahli dan tanggapan produk oleh siswa. Selain produk berupa media pembelajaran IPA, produk berupa album penggunaan media
51 pembelajaran juga divalidasi oleh ahli. Adapun aspek yang dinilai dalam validasi album dapat dilihat pada tabel 3.7.
Tabel 3.7 Aspek Penilaian Album Media Pembelajaran
No Aspek yang Dinilai
1 Kesesuaian bahasa dengan tata bahasa Indonesia yang baku 2 Kejelasan kalimat
3 Pemilihan jenis huruf 4 Pemilihan ukuran huruf 5 Pemilihan ukuran gambar 6 Kejelasan gambar
7 Kelengkapan album
8 Keruntutan langkah-langkah kegiatan
9 Kesesuaian langkah kegiatan dengan gambar yang digunakan 10 Kesesuaian perilaku dalam langkah kegiatan dengan perkembangan
siswa