SD AL IRSYAD AL ISLAMIYYAH PURWOKERTO
A. Profil SD Al Irsyad Al Islamiyyah 01 Purwokerto
4. Wawasan Pendidikan SD Al Irsyad Al Islamiyyah 01 Purwokerto
Untuk meraih visi lembaga diperlukan misi yang jelas dan operasional. Tetapi keberadaan dan operasionalisasi pada tiap misi harus didukung pula dengan sistem nilai yang dapat menjadikan stakeholders lembaga tersebut fokus dalam meraih visi dan dijadikan sebagai pedoman dalam pelaksanaan misi. Itulah sebabnya, sistem nilai tersebut kemudian menjadi wawasan yang kemudian diyakini dan dijadikan sebagai prinsip dalam pelaksanaan misi lembaga. Setidaknya ada 10 wawasan pendidikan pada SD Al Irsyad Al Islamiyyah 01 Purwokerto berikut ini: 116
a. Islam Agama yang Sempurna dan Rahmatan Lil’alamiin.
Islam sebagai agama yang sempurna dan rohmatan lil’alamiin menyediakan perangkat yang memadai untuk mendidik umat manusia. Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto menjunjung tinggi nilai-nilai Islam dan memiliki komitmen yang tinggi terhadap kualitas pendidikan guna
116
96
mewujudkan pribadi yang cerdas beradab dan berakhlak mulia serta bermanfaat untuk bangsa Indonesia dan seluruh ummat manusia.
b. Pendidikan anak merupakan tanggungjawab orang tua dan amanah bagi sekolah.
Pada dasarnya pendidikan merupakan tanggung jawab orang tua, sedangkan SD Al Irsyad Al Islamiyyah 01 Purwokerto lebih berperan sebagai fasilitator dengan menyusun kebijakan umum, mengembangkan kurikulum, potensi dan minat peserta didik untuk membangun masa depan mereka yang lebih baik dari generasi sebelumnya.
c. Kita semua adalah murid sekaligus guru
Pendidikan di SD Al Irsyad Al Islamiyyah 01 Purwokerto bukan hanya proses transfer ilmu dari guru kepada peserta didik, melainkan lebih dari itu, yaitu memiliki agenda untuk membangun sebuah masyarakat pembelajar (learning society). Masing-masing pihak berperan sebagai guru dan sekaligus sebagai murid. Setiap orang haruslah senantiasa belajar dari yang lain, dan juga berbagi kepada yang lain. Baik guru, orang tua, pengurus, masyarakat sekitar maupun peserta didik kesemuanya dikondisikan untuk bisa saling belajar dan berbagi pengalaman hidup.
d. Era globalisasi dan teknologi adalah nyata
Menyadari sepenuhnya bahwa pergaulan antar bangsa berlangsung semakin intens, di mana batas geografis dan budaya sudah
97
bisa terhubungkan melalui teknologi modern dan mobilitias masyarakat, maka siap atau tidak siap sesungguhnya kita sudah masuk dalam jaringan masyarakat global. Peserta didik harus disiapkan untuk dapat memasuki era tersebut, tentunya dengan membentengi peserta didik dari dampak negatif yang menyertai era tersebut. Pengenalan teknologi khususnya komputer dan bahasa asing harus sudah dikenalkan sejak TK.
e. Setiap anak adalah bintang dengan potensinya masing-masing.
Setiap pribadi anak pada fitrahnya adalah suci dengan derajat dan hak-hak yang sama, sekalipun dengan potensi, minat dan pertumbuhan pribadi yang berbeda-beda. Tugas sekolah dan orang tua adalah memberikan fasilitas, dorongan serta bimbingan pada peserta didik untuk mengembangkan potensi dan minatnya, yang di dalamnya tumbuh kultur sekolah yang saling menghargai kelebihan dan memaklumi kekurangan masing-masing.
f. Pengembangan kepribadian itu penting guna membentuk kemandirian dan kepemimpinan.
Pengembangan kepribadian menyangkut aspek kecerdasan yang luas seperti Emotional Spiritual Quotient (ESQ), kreativitas dan kecerdasan hati. Pendidikan yang hanya menekankan aspek IQ (intelectual quotient) tanpa diimbangi aspek kepribadian pada akhirnya akan mengantarkan peserta didik sebagai seorang spesialis, tetapi kurang mandiri dan tidak cakap menjadi pemimpin di lingkungannya.
98
Kecakapan mengenal diri, komunikasi, bersosialisasi, me-manage, memecahkan masalah, team work dan kemampuan mengambil keputusan lebih penting dikembangkan dari pada hanya aspek pengetahuan.
g. Semua SDM adalah guru
Seluruh SDM dari petugas kebersihan (K5) sampai kepala sekolah (KS), baik tenaga edukatif maupun non edukatif adalah guru. Sebutan ustadz/ustadzah diberikan kepada seluruh SDM, sebagai sarana untuk memberi motivasi dan tanggungjawab agar berupaya menjadi figur pendidik. Peran SDM sebagai ustadz dituntut untuk dapat memadukan fungsinya sebagai pengajar, pendidik, orang tua, kakak dan teman, untuk mendukung proses pembelajaran.
Guru maupun karyawan haruslah memiliki kompetensi dan tanggung jawab untuk mendukung keberhasilan para peserta didik. Kegiatan pelatihan, mengundang nara sumber, studi banding, magang dan pembinaan diniyyah merupakan agenda pembinaan dan pengembangan SDM.
h. Muatan dan metode harus unggul agar sekolah menjadi unggul
Kurikulum Pendidikan SD Al Irsyad Al Islamiyyah 01 Purwokerto mengikuti rambu-rambu Pendidikan Nasional yang dikembangkan dan diperkaya. Kurikulum Berbasis Kompetensi dan terpadu diterapkan agar peserta didik dapat memiliki kecakapan untuk saling menghubungkan antar mata pelajaran dan mampu mengkaitkan
99
dengan pengalaman hidup sehari-hari. Melalui kurikulum terpadu pemanfaatan waktu menjadi lebih efisien dalam menyelesaikan target kurikulum.
Metode pembelajaran menggunakan pendekatan Student Active Learning (SAL) yang menempatkan peserta didik sebagai subjek, sedangkan guru berperan sebagai fasilitator dan stimulator.
i. Mutu terwujud bukan otomatis tetapi harus dikelola
Semangat dalam membuat program-program baru bertujuan untuk meningkatkan kompetensi peserta didik SD Al Irsyad Al Islamiyyah 01 Purwokerto. Seluruh staf dan guru serta maneajemen selalu berusaha membuat lingkungan belajar yang kondusif dan memberikan tantangan kepada peserta didiknya. Mutu sekolah terwujud dengan dikelola. Mulai dari Input, Process dan Output dikendalikan agar Outcome memiliki daya guna. Tujuan manajemen adalah perbaikan yang terus-menerus. Pedoman pengelolaan mutu disusun sebagai kontrol dan parameter kinerja dan mutu sekolah. Sebagai bentuk kesungguhan mewujudkan mutu kami upayakan dalam suatu Sistem Manajemen Mutu (SMM).
j. Itu semua adalah ibadah
Kehidupan ini bermakna dan indah dengan berbagai aktivitas yang dicintai dan diridhai Allah. Pendidikan penuh dengan amal yang tidak terputus. Ilmu yang diajarkan dan diamalkan, harta yang diinfakan dalam pendidikan dan membentuk anak yang shaleh yang senantiasa
100
mendoakan orangtuanya. Dunia merupakan tempat menanam dan akherat merupakan tempat mengetam. Kebahagaian di dunia kita harapkan dan kebahagiaan akherat menjadi idaman. Rabbana atina fiddunya hasanah wafil akhirati hasanah waqina ‘adzabannar.
5. Jaminan Mutu Lulusan SD Al Irsyad Al Islamiyyah 01 Purwokerto117
a. Melaksanakan thaharah, shalat dan dzikir dengan baik 1. Melaksanakan wudlu secara tertib beserta doanya 2. Melaksanakan shalat rawatib tepat waktu
3. Melaksanakan shalat secara berjamaah minimal 3 waktu 4. Siap menjadi muadzin
5. Siap menjadi imam sebaya
6. Melaksanakan dzikir dan do’a ba’da shalat 7. Melaksanakan dzikir dan do’a harian b. Tadarus Al Quran
1. Tadarus Al Quran setiap hari minimal 1 ‘ain 2. Menghafal Al Quran setiap hari minimal 1 ayat c. Berbakti kepada Orangtua
1. Mendo’akan orangtua 2. Berpamitan ketika pergi 3. Membantu pekerjaan rumah 4. Memenuhi panggilan orangtua 5. Tidak membantah nasehat orangtua 6. Peduli terhadap kondisi orangtua d. Memuliakan guru
1. Melakukan salam, sapa, dan jabat tangan ketika bertemu 2. Berlaku sopan dan santun
3. Taat kepada guru
117
Dokumen Sekolah, Handbook For Parent SD Al Irsyad Al Islamiyyah 01 Purwokerto Tahun 2013/2014, hlm. 13-14.
101 e. Menghargai teman
1. Menghargai perbedaan dan tidak mencela 2. Berbicara dengan bahasa santun
3. Peduli terhadap teman f. Kepedulian lingkungan
1. Membuang sampah pada tempatnya 2. Merawat barang / fasilitas sekolah 3. Menjaga kenyamanan lingkungan g. Kemandirian
1. Menjaga barang miliki sendiri
2. Merawat diri sendiri (bersih, rapi, sehat) 3. Berpakaian sesuai syariat
4. Memiliki kesadaran belajar secara mandiri h. Keterampilan komunikasi
1. Menyampaikan gagasan dengan efektif
2. Mampu mengajukan dan menjawab pertanyaan 3. Mampu pidato tujuh menit
i. Bersikap diri yang baik 1. Disiplin 2. Tanggungjawab 3. Jujur 4. Percaya diri 5. Cekatan 6. Tabah
7. Memiliki jiwa wirausaha j. Memiliki keterampilan belajar
1. Kecepatan membaca min 350 kpm 2. Mampu membuat mind mapping
102 k. Mampu berbahasa Arab
1. Berdialog singkat dalam bahasa Arab 10 menit 2. Mampu memperkenalkan diri dalam bahasa Arab l. Mampu berbahasa Inggris
1. Berpidato dalam bahasa Inggris tanpa teks selama 5 menit 2. Mampu berdialog singkat dalam bahasa Inggris
m. Menguasai Komputer
1. Menguasai MS Word, Excel, Powerpoint 2. Memiliki keterampilan berinternet n. Memiliki wawasan global
1. Mengenal kota-kota besar dunia 2. Mengenal tokoh-tokoh Islam dunia o. Memiliki kemampuan akademis
1. Mampu membaca Al quran secara tartil dan hafalan minimal 1 juz 2. Hafal bacaan shalat dan dzikir beserta artinya dan hafal 10 hadits 3. Mapel Ujian Sekolah rata rata 8,6 dan nilai per mapel min 6.0 4. Mapel Non Ujian Sekolah rata-rata 7,5 dan nilai per mapel min 7.0 5. Mampu membuat karya ilmiah sederhana hasil penelitian secara
kelompok