• Tidak ada hasil yang ditemukan

Z D ,P,1dai:9 ltU Segera berae‘u kepada

Kere^n^SffiZrrr

K. Z D ,P,1dai:9 ltU Segera berae‘u kepada

•n,,h*'’ k,,,»ng yang telah tegak kemba-

mn*"’ n"cab juga, Kl Tumbang La-

K"UIKAN PELACUR TUA 73

Barulah dalam hati Suto mengakui bahwa Pak Tua Itu adalah K1 Tumbang Laga, adik bungsu dari Evang Darah Guntur dan Resi Juru Taman. Tetapi keempat orang yang muncul dengan sikap memu¬

suhi Kl Tumbang Laga adaiah orang-orang yang ti¬

dak dikenai Suto Sinting, sehingga mengherankan bagi Suto. . .

•Pangeran Budiman, aha.. seiamat jumpa lagi dengan si Tumbang Laga yang dulu pernah membu¬

atmu h ampir celaka Ini, he, he, he...." Kl Tumbang Laga men anggapi dengan santai, tapi orang bersen¬

jata pedang yang dipanggil sebagai Pangeran Bu- dlman Itu tampak klan berang kepada Kl Tumbang Laga. .

"Kali Ini aku yang akan membuatmu celaKa, i\i Tumbang Lagai" .

• Boleh ea|a. Tapi sebelumnya tolong jeiaskan dulu apa sebab kau ingin membuatku celaka. Pa¬

ngeran Budiman? Rasa-rasanya aku tidak punya urusan dengan orang Kadipaten Pamliah."

Pangeran Budiman maju selangkah. "Jangan monutup mata menutup telinga, Ki Tumbang Lagai Saiah satu orang Perguruan Tapak Dewa telah mem¬

bunuh adikku; Pangeran Jayawudal Aku perlu me¬

nuntut balas atas kematlan adikku itul"

'Siapa orang yang membunuh Pangeran Jaya- wuda?" ..

"Kenanga Pilui" sentak Pangeran Budiman.

"O, dia adalah murid sl Darah Guntur. Bukan mu ridkul" „ .

“Tapi kau adalah adik sl Darah Guntur. Kau adn lah orang aliran Tapak Dewa. Kau pun harus mener.

74 kutukan pelacur tua

d3ri kekeiaman Ke"anga Pilu, Tumbang ' Jika kau ngotot begitu, tak ada salahnya kaiau .t™neBuZ:n!"Va 'Sena-tee"0 P-

"Keparat kau! Baruna, serang dlal"

II.. m,-Seniata cambuk VanS b«'ubuh kekar Il hae,a maK' menyerang Kl Tumbang Laga. Tu-

^ besarnVa meiayang bagaikan seekor burung U. IW.k bern an0«a. Kl Tumbang La- Kkiiuafan 4 PUn da,i ,emPa»«ya berdiri.

S !angannya segera menyentak ke denan

*»U«n kf <i merendah. Wuuutt...i P

» n «ga dalam yang keluar dari kedua tangan itu ' ^ apa pun> namun tahu-tahu .. . b '1ak ke belakan9> melayang bagaikan

•«(■« badai besar. Tubuh kekar itu terbanting

• • l> «I m sebuah pohon. 9

• "••kk.-.l

k»«llh...l" Ranino _..s., . I | III.

r. -r

“ ‘ h ' Baruna memekik kesakitan. Pohon usiknya sempat retak bagian cabangnya, I hsn b g itu kerasnya hentakan itu dan tak ko membuat tuiang punggung Baruna pun

iismi- goram Pangeran Budiman. "Ku-

• ■ • W....U ekarang juga. Tua peotl HeeeaalU"

*•; sengaja jauhkan diri, la tak

"Ih* I dnlam perkara tersebut. Seteiah kaheliatan jurus-jurus Ki Tumbang

••use m. nghamplri Pipit Serindu yang

klllUKAN PELACUR TUA 75

"Hmmm... denyut nadinya masih ada, berarti dia belum mati. Aku harus segera menolongnya. Tapi tak bisa kuiakukan di sini. Aku harus membawanya pergi sekarang juga sebelum denyut nadinya ber¬

henti " pikir Suto Sinting. Maka ia pun segera me¬

nyambar tubuh tak berdaya itu dengan membawa serta pedang perunggu si gadis. Tubuh berkulit mu¬

lus Itu dipanggul dan dibawanya lari dengan kece¬

patan tinggi, ia tak mau peduli lagi dengan perta¬

rungan Kl Tumbang Laga dan orang-orang Kadipa¬

ten Pamilah itu.

Sebuah bukit cadaa menjadi sasaran pelarian Suto Sinting Di sana ®da :ebuah gua yang tak begi¬

tu lebar Cuaca mendung di senja Itu membuat Suto merasa perlu membawa manuk Pipit Serindu ke da¬

lam gua tersebut. Agaknya per|alanan mereka me- nuju Gua Lereng Pitu tarpaksa tertunda semalaman.

Gua di bukit cadas itulah yang dipilihnya sebagal tempat bermalam.

Di dalam gua Itu, Pendekar Mabuk tarpaksa la- kukan penyembuhan dengan cara seperti yang di¬

lakukan pada Klsml. la meniupkan tuak yang ada di mulutnya ke mulut Pipit Serindu. Keadaan Pipit Se¬

rindu yang tak sadarkan diri Itu membuat tuak sukar tertelan. Namun berkat ketekunan Suto dalam laku¬

kan pengobatan dari mulut ke muiut, akhirnya seba¬

gian tuak berhasil masuk ke tenggorokan Pipit Se¬

rindu. Hai Itu membuat Pipit Serindu sadarkan diri, namun masih lemas dan masih beium bisa bicara apa-apa.

Sekali iagl Suto memasukkan tuaknya yang ado di dalam mulutnya ke mulut Pipit Serindu. Rasa ha

76 KUTUKAN PELACUR TUA

s“ «■*

kar gairah dalam dirinya Suto ‘ ras® mekar memba- 'I d ngan napas sedikit terennah'r""bUrU menarik «- Iwrdetak-detak. gah-engah dan jantung

• ru -menerus ^isafbisaaf 'i! s®.pertl lnl kulakukan

" Bibirnya begitu me^n J £h“Bn0“ kendak di-

«harusnya a^'TenLkaf.rdr^n^390' °h’*idak

"®mbuka jerat bagi jiwak

111

»* ^?.^ aku i*«*iar punya dava tarik • ? fl‘ ^ad,s benar-

■mulflri. Kalau tak Inain y3n9-,stimewa da" sukar dl-

•'■l' calon istriku,- Dyah searinlnareSe,laankU'er,la- '"•'«P habis gadis inn- Sarfn,ngrum’ °°h-~ sudah

•k-r^ringblnSengaia membiarkaa *ubuh 1 *lli I dl ambana oint. Un"u kes®mbuhannya. ia I» V -ny Wan gelap be saSma’mf,en,!lanClanS langlt sen- k '• 'sk mau menyenm ™"9 berarak'

- -«B. bersentuhan dengan P^Tse^rt “

«•'•''n-'nngulaka^^Tp^k^h d,>edam'Jlka fa

1 J Panah Racun Merah’ milik Ki

> 'sebuah kekuatan tenaga

Kutukan pelacur tua 77

dalam yang cukup

ganti malam Pipit Serindu masih belum ms ^ ^ sepenuhnya.ta n^“’®^',llbuhnya masih lemas, dah bisa bicara ilrlh, tapi tunu y

w—“■SHksk:

,>=

«S£b:

seh t apertl «emula, kata Pa"“ keseiiaan dan ngan suara lembut. berna^a P® r"abah Pipit Serln-

menuntut pemenuhan

9aitT.. dekatlah padako» pinta Pipit **«\

TgantSnr^

dab berusia ben3e»dj|

hingga kepalanya mencapai pangkuan Suto. Kepal

78 kutukan pelacur tua

s —^iKsssr

41|™'J4hi»“Udw

'•■>« albuk meredakan „ ?!mberi iawaban te¬

pi «acara naluriah tanean m ruh dalam dadanya. Ta-

• -dis yang adna9rpyanaku9USaP,embu,ram.

>•* *«d. r dilakukan dengan l^T"ya' Beiaian i,u

• »1 adis semakin ditenuni?^’ sehln33a mem-

• Iwr keindahan. Sgelamkan dalam debar- - ■

"'11111

Inif bukan?^"119 memPer,akukan wanita ' " U‘4<mga!r^amyrngTJlJnt‘hSetU\U’hmembaSahi 'eimin suara itimH ** So^e*a^ itu menja- Wl- le u!,erasa menyejukkan hati

I R«‘imaUnanaunrnah "«"“H* begini de- teuulCn^ den9an

, .. . P V tekasih hati, Suton-

i ih^ar-*--

!| i «Ion I irimu itu?"

, yL|* -,\ rum, Gusti Mahkota Sejati dari

•U uigawl yang bertakhta di Pu,au Se' '-m., km. menyangkaku dari Pulau Se- Etefu'“u-ma dengan nama te¬

munya ,tu sebuah perlambang."

K" l'UKAN PELACUR TUA 79

pertemukan kita dengan amniaskan rindu- hatimu. Seaksn dewata Itu kepada gadis mu terhadap Ratu di P Kurasa kautak perlu yang bernama Pipi ^"curahkankasihmukepada-

l«?lkaren«Utet#iu)puuei’1e*5erJarn^a

oleh ketampanan dan kePer aaaa j • pukulan lagi kau telah seiamatkan nyawaku da p^^^

^--™-^"uJuden9an

=S5sK=Er=is

ngan alasan apa P ■ tang kemesraan,

5 S=r-r.S

^Brr.tr«rrr,c

mmm

80 KUTUKAN PELACUR TUA

- •»

Dokumen terkait