• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Perbandingan Sistem Microwave Base Transceiver Station dengan Macro Outdoor Fiber Optics Base Transceiver Station di Daerah Batam

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2016

Membagikan "Analisis Perbandingan Sistem Microwave Base Transceiver Station dengan Macro Outdoor Fiber Optics Base Transceiver Station di Daerah Batam"

Copied!
105
0
0

Teks penuh

  • Penulis:
    • Nicholas
  • Pengajar:
    • Naemah Mubarakah, ST., MT.
  • Sekolah: Universitas Sumatera Utara
  • Mata Pelajaran: Teknik Elektro
  • Topik: Analisis Perbandingan Sistem Microwave Base Transceiver Station dengan Macro Outdoor Fiber Optics Base Transceiver Station di Daerah Batam
  • Tipe: Tugas Akhir
  • Tahun: 2014
  • Kota: Medan

I. PENDAHULUAN

Bab ini menjelaskan latar belakang pentingnya sistem komunikasi dalam telekomunikasi, khususnya tentang perbandingan antara Microwave Base Transceiver Station (BTS) dan Macro Outdoor Fiber Optic BTS. Fokus utama adalah pada tantangan yang dihadapi oleh sistem microwave, seperti blocking dan trafik yang padat, serta bagaimana fiber optic dapat menawarkan solusi yang lebih efisien dan efektif. Penulis juga menguraikan tujuan dan manfaat dari penelitian ini, yang bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih baik tentang kedua sistem serta dampaknya terhadap kualitas komunikasi di daerah perkotaan.

1.1 Latar Belakang

Latar belakang membahas tentang pentingnya jaringan transmisi yang baik dalam telekomunikasi. Dengan meningkatnya kebutuhan akan kualitas komunikasi, sistem microwave sering menghadapi masalah seperti kehilangan sinyal dan interferensi. Fiber optic muncul sebagai solusi yang lebih ekonomis dan efisien, terutama di daerah perkotaan yang padat.

1.2 Rumusan Masalah

Rumusan masalah mencakup pertanyaan kunci tentang definisi BTS microwave dan fiber optic, serta parameter perbandingan antara kedua sistem tersebut. Penulis juga menyoroti keuntungan dan kerugian masing-masing sistem berdasarkan berbagai aspek seperti kualitas, biaya, dan perizinan.

1.3 Tujuan Penulisan

Tujuan penulisan adalah untuk menganalisis kinerja kedua sistem, memberikan wawasan tentang kelebihan dan kekurangan masing-masing, serta menyarankan implementasi yang lebih baik untuk meningkatkan kualitas jaringan di daerah perkotaan.

1.4 Manfaat Penulisan

Manfaat penulisan bagi penulis adalah untuk memahami lebih dalam tentang jaringan BTS fiber optic dan microwave. Bagi pembaca, diharapkan penelitian ini dapat memperkaya pengetahuan mereka tentang teknologi komunikasi modern.

II. DASAR TEORI

Bab ini memberikan landasan teori yang diperlukan untuk memahami konsep dasar dari BTS microwave dan fiber optic. Penjelasan mengenai antena, parameter antena, serta prinsip dasar komunikasi serat optik menjadi fokus utama. Teori-teori ini penting untuk mendukung analisis yang dilakukan dalam penelitian ini.

2.1 Pendahuluan

Pendahuluan menjelaskan peran BTS dalam jaringan telekomunikasi dan bagaimana teknologi berkembang dari sistem microwave ke fiber optic. Penulis menekankan pentingnya pemahaman tentang antena dan parameter yang mempengaruhi kinerja BTS.

2.2 Pengertian Antena

Pengertian antena mencakup fungsi antena sebagai pemancar dan penerima gelombang elektromagnetik. Penjelasan ini penting untuk memahami bagaimana antena beroperasi dalam sistem BTS dan dampaknya terhadap kualitas sinyal.

2.3 Parameter Antena

Parameter antena seperti direktivitas, gain, pola radiasi, dan bandwidth dijelaskan. Pemahaman tentang parameter ini sangat penting untuk mengevaluasi kinerja antena dalam sistem komunikasi.

2.6 Prinsip Dasar Komunikasi Serat Optik

Penjelasan tentang prinsip dasar komunikasi serat optik, termasuk hukum Snellius dan pemantulan sempurna. Ini memberikan wawasan tentang bagaimana serat optik mentransmisikan sinyal dengan efisiensi tinggi.

III. PERENCANAAN MACRO OUTDOOR BASE TRANSCEIVER STATION DI BATAM

Bab ini membahas perencanaan dan implementasi BTS fiber optic di Batam. Penulis memberikan gambaran tentang konfigurasi jaringan, perencanaan lokasi, serta peralatan yang diperlukan untuk membangun BTS fiber optic yang efisien dan efektif.

3.1 Perencanaan BTS Fiber Optik

Perencanaan BTS fiber optic mencakup analisis kebutuhan jaringan dan lokasi strategis untuk pembangunan. Penulis menekankan pentingnya pemilihan lokasi yang tepat untuk mengurangi gangguan dan meningkatkan kualitas sinyal.

3.2 Konfigurasi Jaringan BTS Fiber Optik

Konfigurasi jaringan BTS fiber optic dijelaskan, termasuk hubungan antara berbagai komponen dalam sistem. Penulis menjelaskan bagaimana jaringan ini dapat mengurangi dampak visual di perkotaan.

IV. ANALISIS PERBANDINGAN BTS MICROWAVE DENGAN BTS FIBER OPTIC

Bab ini menyajikan analisis komparatif antara kinerja BTS microwave dan fiber optic. Fokus utama adalah pada perhitungan pathloss, frekuensi, dan parameter VSWR untuk mengevaluasi efektivitas kedua sistem.

4.1 Perhitungan Pathloss

Perhitungan pathloss dilakukan untuk kedua sistem dengan berbagai parameter. Hasil analisis menunjukkan bahwa BTS fiber optic memiliki pathloss yang lebih rendah dibandingkan dengan BTS microwave pada kondisi tertentu.

4.2 Parameter VSWR

Analisis parameter VSWR memberikan wawasan tentang efisiensi impedansi dalam sistem. Penulis menjelaskan bagaimana parameter ini mempengaruhi kinerja keseluruhan dari kedua jenis BTS.

V. PENUTUP

Bab ini menyimpulkan hasil analisis yang dilakukan dan memberikan saran untuk pengembangan lebih lanjut dalam sistem komunikasi di Batam. Penulis menekankan pentingnya penerapan teknologi fiber optic untuk meningkatkan kualitas jaringan di daerah perkotaan.

5.1 Kesimpulan

Kesimpulan menegaskan bahwa BTS fiber optic lebih efisien dan efektif dibandingkan dengan BTS microwave dalam konteks perkotaan. Penulis merekomendasikan peningkatan penggunaan teknologi ini.

5.2 Saran

Saran diberikan untuk penelitian lebih lanjut dan implementasi teknologi fiber optic di daerah lain, serta evaluasi berkelanjutan terhadap kinerja sistem.

Referensi Dokumen

  • Antennas for Base Stations in Wireless Communications ( Zhi Ning Chen, Kwai-Man Luk )
  • Get Certified A Guide to Wireless Communication Engineering Technologies ( Syed A. Ahson, Mohammad Ilyas )
  • GSM/EDGE Evolution and Performance ( Mikko Saily, Guillaume S bire, Dr. Eddie Riddington )
  • Fundamentals of Wireless Communication ( Tse David, Pramod Visanadth )
  • Radio Propagation in Cellular Networks ( Nathan Blaunstein )

Gambar

Gambar 2.9 Pemantulan dan Pembiasan Cahaya[7]
Gambar 2.10 Pemantulan (Refleksi) Pada Cermin[7]
Gambar 3.1 Konfigurasi Jaringan BTS Fiber Optik[12]
Gambar 3.4 Tower dan Pole Rooftop yang sudah ada serta perencanaan
+7

Referensi

Dokumen terkait