Laporan Pengantar Tugas Akhir
PERANCANGAN APLIKASI IDENTITAS BLOODS CLOTHING
DK 26313/Tugas Akhir Semester II 2012-2013
Oleh:
Gugum Gumpita Rahayu 52110031
Program Studi Desain Grafis
FAKULTAS DESAIN
UNIVERSITAS KOMPUTER INDONESIA
BANDUNG
vii DAFTAR ISI
LEMBAR PENGESAHAN ... i
LEMBAR PERNYATAAN ORISINALITAS ... ii
SURAT KETERANGAN PENYERAHAN HAK EKSKLUSIF ... iii
KATA PENGANTAR ... iv
I.1 Latar Belakang Masalah ... 3
I.2 Identifikasi Masalah ... 3
I.3 Fokus Masalah ... 3
I.4 Tujuan Perancangan ... 3
BAB II PERANCANGAN APLIKASI IDENTITAS BLOODS CLOTHING ... 4
II.1 Pengertian Identitas ... 4
II.2 Identitas Visual ... 5
II.2.1 Unsur Elemen Visual ... 7
II.3 Bloods Clothing ... 10
II.4 Aplikasi Logo Bloods Clothing ... 12
II.4.1 Aplikasi Media ... 13
II.5 Analisa SWOT... 17
II.5.1 Target Audiens ... 19
BAB III STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP VISUAL ... 20
III.1 Strategi Perancangan ... 20
III.1.2 Strategi Kreatif ... 22
III.1.3 Strategi Media ... 22
viii
III.2 Konsep Visual ... 26
III.2.1 Format Desain ... 26
III.2.2 Layout Kemasan, Hangtag, dan Label ... 27
III.2.3 Tipografi ... 29
III.2.4 Warna ... 31
BAB IV TEKNIS PRODUKSI MEDIA ... 32
IV.1 Konsep Perancangan Identitas Visual Bloods Clothing ... 32
IV.2 Teknik Produksi Pada Media Identitas Visual Bloods Clothing ... 32
iv
KATA PENGANTAR
Segala puji syukur penulis panjatkan kehadiran Allah SWT, yang telah memberikan segala karunia dan hidayahnya baik berupa kekuatan serta
perlindungan sehingga penulis dapat melaksanakan Tugas Akhir. Dengan judul PERANCANGNAN APLIKASI IDENTITAS BLOODS CLOTHING.
Makalah ini sebagai laporan dari mata kuliah Tugas Akhir yang memberikan penjelasan mengenai permasalahan-permasalahan serta menjelaskan identitas dan informasi dari Bloods Clothing.
Penulis berharap laporan ini dapat dipergunakan dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh rekan-rekan sesama mahasiswa, maupun pihak-pihak lain yang ingin mengetahui tentang Industri Clothing dan mengenai Bloods Clothing.
Akhirnya penulis mengucapkan banyak terimakasih kepada dosen pembimbing, Irwan Tarmawan, M.Ds yang telah membimbing penulis, serta kepada Bloods Clothing yang telah menjadi objek Tugas Akhir penulis.
Bandung, 27 Agustus 2013
DAFTAR PUSTAKA
2010., Sejarah Clothing dan distribution Store (Distro).
http://bandargarmen.com/2010/12/sejarah-clothing-dan-distribution-store-distro/. Diakses pada tanggal 12 April 2013.
Kasali, Rhenald (2003). Manajemen public relations: konsep dan aplikasinya di Indonesia. Jakarta, Indonesia: Pustaka Utama Grafiti.
McNally, David., & Speak, Karl D. (2003). Be Your Own Brand: A Breakthrough Formula for Standing Out from the Crowd. Jakarta, Indonesia: Gramedia Pustaka Utama.
2012., Teori Brewster. http://id.wikipedia.org/wiki/Teori_Brewster. Diakses pada tanggal 25 Juni 2013.
2010., Kriteria Dalam Penentuan Segmentasi Pasar.
http://www.scribd.com/doc/78327081/SEGMENTASI-MANAJEMEN-PEMASARAN. Diakses pada tanggal 15 Mei 2013.
2013., Corporate Identity
http://en.wikipedia.org/wiki/Corporate_identity#Visual_identity. Diakses pada tanggal 23 Agustus 2013.
2013., Mengenal Sistem Identitas Visual.
http://www.desainstudio.com/2013/04/mengenal-sistem-identitas-visual.html.
Diakes pada tanggal 23 Agustus 2013.
1 BAB I
PENDAHULUAN
I.1 Latar Belakang Masalah
Maraknya berbagai pelaku industri clothing yang bermunculan di kota Bandung berlomba menarik konsumen dengan menawarkan produknya sekaligus menambahkan suasana dalam tokonya yang memiliki ciri khas masing-masing. Hal ini menjadi salah salah satu nilai lebih bagi pengelola industri clothing, agar setiap konsumen yang datang tidak bosan dengan suasana toko clothing yang biasa-biasa saja. Selain itu suasana toko clothing menjadi sebuah strategi lain agar konsumen menggingat keunikan toko yang di kunjunginya. Selain hal tersebut, keanekaragaman jenis produk yang diproduksi menjadi salah satu unggulan di suatu perusahaan clothing yang menjadi salah satu ciri khas setiap perusahan clothing.
Perusahaan clothing semakin berkembang menjadi satu industri kreatif yang cukup menjanjikan dikarenakan seiring berkembagnnya zaman, banyak orang yang lebih memilih berbelanja di toko clothing itu tersendiri karena adanya karakter yang mampu membedakan produk dan konsep mereka dengan yang lain. Di antaranya adalah adanya konsep yang ditawarkan pada sisi desain produk, varian produk yang beragam, dan kemudian adanya ekslusivitas dari sisi produksi,
di mana setiap desain produk tersebut dirilis hanya dalam jumlah terbatas. Hal inilah yang menjadi salah satu pembeda clothing dengan perusahaan lain yang
2 Salah satunya yang sudah berdiri cukup lama yaitu perusahaan clothing Bloods. Perusahaan clothing yang berdiri sejak tahun 2002 ini terletak di Jalan Sultan Agung, lokasi dimana sekarang ini menjadi tempat yang lebih dikenal sebagai pusat toko clothing di kota Bandung, di karenakan banyaknya perusahaan clothing lainnya yang terletak di Jalan Sultan Agung itu sendiri.
Gambar I.1 Bloods Clothing
Sumber: Dokumentasi Pribadi.
3 I.2 Identifikasi Masalah
Banyaknya jenis logo Bloods Clothing.
Kurang dikenal secara luas logo asli dari Bloods Clothing.
Kurang konsistennya media aplikasi indentitas visual Bloods Clothing.
I.3 Fokus Masalah
Perancangan aplikasi identitas logo Bloods Clothing secara konsisten. Aplikasi media lebih difokuskan kepada identitas visual internal
Bloods Clothing.
I.4 Tujuan Perancangan
Tujuan dari perancangan media aplikasi identitas Bloods Clothing ini
memiliki kepentingan yang ingin di capai:
Memperkuat dan membangun konsistensi identitas visual Bloods
4 BAB II
PERANCANGAN APLIKASI IDENTITAS BLOODS CLOTHING
II.1 Pengertian Identitas
Identitas suatu merek adalah sesuatu yang bentuk tampilan, nama, simbol, dan sebagainya. Identitas tersbut ditukukan untuk mengidentifikasi karakter dan ciri khas dari sebuah merek (brand) untuk membedakannya dari para pesaingnya.
Rhenald Kasali (2003) menjelaskan dalam buku Manajemen Public Relations Konsep dan Aplikasinya di Indonesia mengatakan bahwa identitas perusahaan disebut juga sebagai simbol perusahaan, apakah berbentuk logo perusahaan atau lambang lainnya. Simbol selain dimaksud agar lebih mudah diingat oleh konsumen juga agar dijiwai oleh segenap karyawannya. Simbol sangat penting bagi perusahaan yang bergerak di sektor jasa yang menjaga pelayanan, kredibilitas, dan keramahan manusia di dalamnya. (h.110-114)
Oleh karena itu identitas adalah suatu ciri khas yang mengandung differensiasi dan citra organisasi yang membuat sesuatu menjadi bermakna dan dikenali. Dan berikut ini adalah unsur penting dalam identitas suatu merek (brand) yang meliputi:
1. Nama Merek (Brand Name)
5 2. Logo
Logo adalah lambang atau simbol khusus yang mewakili suatu perusahaan atau organisasi. Sebuah logo bisa berupa nama, lambang atau elemen grafis lain yang ditampilkan secara visual. Sebuah logo diciptakan sebagai identitas agar unik dan mudah dibedakan dengan perusahaan kompetitor/pesaing.
3. Warna Perusahaan
Warna perusahaan adalah salah satu elemen yang paling langsung dikenali dari identitas sautu perusahaan dan mempromosikan pesannon-verbal yang kuat atas nama perusahaan. Serta menjadi ciri khas tersendiri untuk setiap warna utama yang digunakan.
4. Huruf
Huruf yang digunakan perusahaan adalah elemen yang sangat penting dan spesifik mengenai identitas perusahaan yang mencerminkan ciri khas dan keselarasan dalam sebuah elemen visual lainnya.
II.2 Identitas Visual
Identitas visual adalah suatu sistem komunikasi visual yang membentuk identitas dari suatu perusahaan, organisasi maupun produk. Identitas visual sering digunakan untuk membedakan suatu produk/jasa dari pesaing sehingga masyarakat akan dengan mudah mengidentifikasi suatu merek.
Sedangkan menurut Balmer dan Gray (2000) identitas visual perusahaan
berperan penting dalam menampilkan sebuah korporasi kepada masyarakat luas. Secara umum, identitas visual mengungkapan nilai dan karakteristik perusahaan tersebut. (h.256)
6 1. Toko (Outlet)
Berfungsi sebagai tempat utama untuk melakukan kegiatan usaha perdagangan, dan untuk memudahkan konsumen membeli produk tertentu di toko tersebut. Dan unsur lain Identitas visual pada toko atau outlet tersebut adalah:
a) Papan Nama.
b) Front Office atau Kasir. c) Gudang Penyimpanan Barang.
2. Seragam Pegawai
Salah satu media yang dikhususkan untuk pegawai, sehingga dapat membantu pelanggan membedakannya dengan pegawai tersebut, dan juga untuk menciptakan keselarasan dalam elemen identitas visual suatu perusahaan.
3. Sarana Transportasi
Fungsi utama dari sarana transportasi adalah untuk mendistribusikan barang dari Gudang utama menuju toko outlet, dan memiliki nilai khusus
yaitu sebagai alat promosi yang mudah dikenali oleh masyarakat luas.
4. Perlengkapan Kerja (Stationery Office)
7 5. Visual Multimedia
Visual multimedia adalah media visual yang berbentuk digital, jenis elemen visual ini sangat diperlukan seiring berkembangnya teknologi yang semakin pesat, fungsi dari visual multimedia ini sendiri adalah sebagai identitas visual mengenai perusahaan yang berupa website, company profile, iklan, dan lain sebagainya.
6. Kemasan Produk
Kemasan adalah suatu rancagan dan produksi untuk membungkus suatu produk. Kemasan melindungi produk dari produsen menuju konsumen. Produk-produk yang dikemas biasanya lebih bersih, menarik. Dan kemasan produk tersebut terdiri dari:
a) Kemasan Utama. b) Kemasan Alternatif.
II.2.1 Unsur Elemen Visual
Elemen-elemen visual hadir di segala sektor kegiatan manusia dalam sebuah bentuk unsur elemen visual yang membentuk sebuah identitas visual perusahaan. Sebuah identitas visual perusahaan tidak bisa lepas dari unsur elemen dasar desain grafis, yaitu :
a) Garis
8 b) Tipografi
Tipografi merupakan representasi visual dari sebuah bentuk komunikasi verbal dan merupakan properti visual yang pokok dan efektif. Hadirnya tipografi dalam sebuah media identitas visual perusahaan merupakan faktor yang membedakan antara desain grafis dan media grafis lainnya.
c) Bentuk
Identitas visual perusahaan tidak terlepas dari bentuk yang dituangkan, yang memiliki arti tersendiri bagi yang menggunakannya. Bentuk adalah suatu bidang yang tercipta oleh sebuah garis yang saling berhubungan. Bentuk bisa berupa wujud alam (figur) atau yang tidak menyerupai wujud alam (non-figur).
d) Warna
Warna berfungsi sebagai sarana untuk lebih mempertegas dan memperkuat kesan atau tujuan dari sebuah karya desain. Dalam perencanaan identitas visual perusahaan warna mempunyai fungsi untuk memperkuat aspek identitas perusahaan. Dan menurut Teori
Brewster tahun 1831. Teori warna ini menyederhanakan warna-warna yang ada di alam menjadi 4 kelompok warna, yaitu warna primer, sekunder, tersier, dan warna netral. Kelompok warna ini sering disusun dalam lingkaran warna brewster. Adalah sebagai berikut:
Warna primer, merupakan warna dasar yang tidak merupakan
campuran dari warna-warna lain. Warna yang termasuk dalam golongan warna primer adalah merah, biru, dan kuning.
Warna sekunder, merupakan hasil pencampuran warna-warna
9 campuran biru dan kuning, dan ungu adalah campuran merah dan biru.
Warna tersier, merupakan campuran salah satu warna primer
dengan salah satu warna sekunder. Misalnya warna jingga kekuningan didapat dari pencampuran warna kuning dan jingga.
Warna netral, warna netral merupakan hasil campuran ketiga
10 II.3 Bloods Clothing
Perusahaan Clothing Bloods yang berdiri pada tahun 2002 ini terletak di Jalan Sultan Agung No. 28, Bandung merupakan perusahaan clothing yang sudah cukup lama dikenal oleh masyarakat, khususnya kaum muda Bandung. Perusahaan clothing ini dikenal memiliki konsep Hardcore dan sentuhan Urban Art yang
berarti istilah generik yang digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang lebih ekstrem daripada versi biasanya. Dan pada akhirnya konsep tersebut diaplikasikan sebagai identitas perusahaan Bloods Clothing.
Bloods Clothing mulai membuka cabang di kota Bekasi, tepatnya di Jl. Agus Salim 61A Proyek, Bekasi dan di Kompleks Galaxy, Bekasi. Dengan dibukanya cabang di kota lain, maka bertambah pula daya jual terhadap konsumen lainnya, dan juga agar lebih dikenal oleh masyarakat luas.
Dari segi harga, produk-produk dari Bloods Clothing ini relatif terjangkau bagi konsumen, dan menjadi keunggulan dari Bloods Clothing dibanding para pesaing lainnya yang rata-rata memasarkan harga jauh di atas strandar harga produksi.
Tidak hanya pada sisi desain, kualitas produk, dan harga yang relatif terjangkau dari Bloods Clothing, akan tetapi dari sisi interiornya. Hal ini dapat terlihat dari keunikan konsep yang terkesan maskulin namun tersusun rapi di setiap sisi toko tersebut, yaitu dinding dari batu bata yang dilapisi oleh vernis dihiasi oleh susunan kayu Jati Belanda, agar memiliki keunikan untuk mendapat posisi tertentu untuk dapat bersaing dengan para kompetitor lainnya. Konsep dan kualitas produk yang bagus akan menciptakan citra perusahaan dalam benak
11 Gambar II.1 Bloods Clothing Bandung
Sumber: Dokumentasi Pribadi
Gambar II.2 Bloods Clothing Bekasi
Sumber:
12 II.4 Aplikasi Logo Bloods Clothing
Konsep logo dari Bloods Clothing ini menggunakan jenis logotype karakter huruf yang tebal dan tegas agar menjadi suatu brand yang memiliki karakter tersendiri dalam pengaplikasiannya, oleh karena itu sebagai asosiasinya Bloods menunjukan diri sebagai sebuah brand yang mempunyai identitas ketegasan dan kekuatan yang tinggi dalam industri clothing.
Gambar II.3 Logo Utama Bloods Clothing
Sumber: Dokumentasi Pribadi
Elemen Visual Logo
Karakter dari logo Bloods Clothing ini menggunakan jenis logotype yang berarti logo tersebut lebih mengutamakan karakteristik dari huruf. Maka
dari itu agar logo tersebut memiliki elemen visual pendukung logo, maka dibuat simbol petir pada huruf ‘S’, dan elemen tersebut dikenal dengan istilah supergrafis.
13 Gambar II.4 Elemen Supergrafis dari logo Bloods Clothing.
Sumber: Dokumentasi Pribadi
II.4.1 Aplikasi Media
Kebutuhan gaya busana yang selalu merekat pada manusia akan terus ada dan
berkembang, bahwa gaya busana merupakan sebuah tipe produk atau sejauh mana pelaku yang secara sementara waktu digunakan oleh sejumlah besar konsumen
karena produk atau perilaku dinilai oleh masyarakat layak pada tempat dan waktu tertentu. Banyak hal yang terkadang luput dari suatu produk tersebut untuk meningkatkan identitas yang konsisten serta citra yang kuat terhadap suatu merek, dan media tersebut diantaranya:
1. Hang tag
Hang tag atau Hanging Tag (label yang tergantung pada produk) adalah salah satu media informasi harga dan spesifikasi produk yang di jual.
Desain label hang tag merek yang sesuai dengan karakter atau kepribadian produk akan membuat konsumen dapat mengidentifikasikan merek produk. Adapun fungsi dari hang tag itu adalah sebagai berikut:
Memperkuat merek dagang
14 Mempengaruhi keputusan konsumen untuk membeli
Salah satu media informasi harga dan spesifikasi produk yang di jual, dengan adanya hang tag maka pembeli bisa memilih barang yang akan di beli sesuai dengan minat yang di cari sehingga hang tag ini bisa menjadikan alat bantu tersendiri agar pembeli tidak langsung bertanya kepada pegawai toko, dan tentunya bisa cepat dan tepat untuk memilih barang yang akan dibeli.
Menjaga keaslian produk
Dengan adanya hang tag bisa di minimalisir adanya pemalsuan produk anda, serta menjaga keaslian suatu produk sehingga membuat konsumen yakin dengan produk yang akan dibelinya tersebut.
Media promosi efektif
15 Gambar II.5 Label Bloods Clothing
Sumber: Dokumentasi Pribadi
Gambar II.6 Hang Tag Bloods Clothing
Sumber: Dokumentasi Pribadi
Dari gambar diatas menampilkan bahawa Bloods Clothing memiliki jenis hang tag dan label yang sederhana tanpa adanya informasi dan identitas yang seragam, akan tetapi perbedaan konsep visual serta bentuk dari hang tag diatas dapat membuat konsumen bingung, serta menimbulkan nilai kurang konsistennya penerapan media aplikasi tersebut, sehingga diperlukannya perancagan agar desain tersebut tepat sasaran serta memiliki karakter dan identitas asli dari Bloods
16 2. Kemasan
Kemasan adalah elemen penting dalam suatu merek dagang, terutama perusahaan clothing, yang setiap produknya diwajibkan memiliki kemasan yang unik, kreatif, serta berfungsi dengan baik, disamping itu kemasan
juga memiliki nilai penting sebagai media promosi Bloods Clothing karena setiap pelanggan yang telah membeli produk dari Bloods Clothing tentunya akan setia membawa kemasan tersebut, dan hal itu menjadi media informasi yang efektif untuk lebih memperkenalkan kepada masyarakat luas.
Gambar II.7 Kemasan Utama Bloods Clothing
17 Pada dasarnya kemasan utama Bloods Clothing adalah jenis kemasan plastik, dikarenakan ringan untuk dibawa, tahan air, serta umum digunakan kebanyakan orang. Akan tetapi terlihat dari gambar diatas bahwa Kemasan dari Bloods Clothing sudah terancang dengan baik akan tetapi tidak adanya alternatif lain yang seragam mengenai kemasan tersebut, sehingga diperlukannya perancangan ulang untuk mengemas suatu produk, tidak hanya menggunakan bahan plastik saja, bisa juga menggunakan bahan karton, paper bag, dan lain sebagainya.
II.5 Analisa SWOT
Analisis SWOT adalah metode perencanaan strategis yang digunakan untuk mengevaluasi kekuatan (strenghts), kelemahan (weakness), peluang (opportunities), dan ancaman (threats) dalam suatu proyek atau suatu organisasi bisnis. Berikut adalah analisia SWOT dari Bloods Clothing.
Strenghts/Kekuatan Bloods Clothing adalah perusahaan clothing yang
sudah cukup lama berdiri di kota Bandung.
Memiliki pelanggan tersendiri yaitu dikalangan
komunitas musik hardcore, skateboard, dan
komunitas-komunitas anak muda lainnya.
Harga setiap produk nya yang relatif terjangkau
bagi masyarakat.
Telah memiliki 4 cabang, yaitu di 3 cabang di kota
Bekasi, dan 1 cabang di kota Jakarta, tujuannya
agar memudahkan konsumen mendapatkan produk
Bloods.
Weakness/Kelemahan Pembuatan desainnya yang tidak selaras sehingga
menyulitkan pelanggan untuk mengidentifikasi
produk tersebut.
Membutuhkan perancangan media aplikasi untuk
produk yang konsisten serta menunjukkan identitas
18 Opportunities/Peluang Bandung terkenal sebagai kota wisata belanja di
bidang fashion.
Sedikitnya pesaing dari para kompetitor lainnya
yang memiliki konsep serupa
Lokasi toko yang strategis, karena selalu ramai di
kunjungi oleh masyarakat kota Bandung, mauun
luar kota Bandung.
Threats/Ancaman Masuknya produk luar sebagai kompetitor lokal
industri clothing.
Semakin banyak kompetitor lokal lainnya seperti
UNKL347, Evil Army, Ouval RSCH, Rockmen,
Peter Says Denim, dll.
19 II.5.1 Target Audiens
Bloods adalah suatu perusahaan yang begerak di bidang fashion untuk memenuhi kebutuhan primer manusia, di dalamnya mengandung unsur kreatif. Sehingga untuk menentukan sasaran target, dipilihlah sebagai berikut:
Geografis
Target dari Bloods Clothing adalah masyarakat Bandung dan masyarakat dari luar kota yang tertarik dengan produk dari Bloods Clothing.
Demografis
Usia : 17 thn s/d 30 thn
Jenis kelamin : Laki-laki
Pekerjaan : Siswa, Mahasiswa, Karyawan
Status : Single, Menikah
Kalangan Sosial : Menengah, Menegah atas
Psikografis
20 BAB III
STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP VISUAL
III.1 Strategi Perancangan Pendekatan Komunikasi
Strategi komunikasi pada perancangan ini merupakan pembuatan rancangan media identitas internal pada Bloods Clothing yaitu kemasan. Perancangan identitas kemasan Bloods Clothing ini bertujuan untuk memberikan visualisasi yang jelas dan konsisten, serta pembuatan pengemasan produk seperti label, hang tag, dan kemasan.
Perancangan ini dikembangkan dengan cara menampilkan visualisasi dari perancangan ulang identitas Bloods Clothing pada media kemasan produk, yang bertujuan untuk memajukan citra yang kuat dan melekat di masyarakat/konsumen.
Pendekatan Visual
21 Pendekatan Verbal
Pendekatan verbal yang akan dilakukan dalam perancangan media aplikasi identitas Bloods Clothing ini merancang ulang mengenai identitas visual kemasan produk dari Bloods Clothing melalui media aplikasi yang akan ditampilkan pada detail produk dari Bloods Clothing.
Analisa Visual
Pada identitas visual dari Bloods Clothing secara keseluruhan tampak jelas, namun dari hasil penelitian ditemukan tidak konsistennya pengaplikasian visual pada media kemasan produk Bloods Clothing, yaitu kemasan, hang tag, label, dan keperluan kantor lainnya.
Tujuan Komunikasi Perancangan
1. Memperkuat dan membangun konsistensi identitas Bloods Clothing agar dapat memperkuat citra perusahaan.
2. Menjadikan media informasi yang efektif mengenai identitas Bloods Clothing kepada masyarakat luas melalui aplikasi media visual.
Materi Pesan
1. Bloods Clothing adalah perusahaan clothing yang telah cukup lama berdiri di kota Bandung
2. Memiliki pelanggan tersendiri yaitu dikalangan komunitas musik hardcore,skateboard, dan komunitas-komunitas anak muda lainnya. 3. Makalah ditujukan pada Perancangan sebuah media aplikasi identitas
produk Bloods Clothing.
4. Visualisasi yang ditampilkan berupa vector dan gambar.
22 III.1.2 Strategi Kreatif
Untuk perancangan identitas visual Bloods Clothing diperlukan pemahaman pada permasalahan yang ada. Untuk bisa memecahkan masalah maka strategi yang digunakan antara lain :
Menggunakan identitas visual Logo dan Tagline dari Bloods Clothing
pada setiap media untuk membuat identitas visual tersebut konsisten. Menampilkan detil produk Bloods Clothing sebagai bentuk pencitraan
pada jenis media tertentu.
Tetap menampilkan ciri khas dari karakter Bloods Clothing yang kuat,
tegas, namun sederhana.
Informasi diterapkan seperti alamat website, sosial media, ukuran produk,
jenis bahan, agar mudah diingat oleh konsumen.
III.1.3 Strategi Media
Aplikasi media yang akan digunakan diutamakan media yang lebih memperkenalkan identitas internal Bloods Clothing namun bertujuan untuk memperkuat dan membangun konsistensi dari identitas Bloods Clothing. Dan media tersebut berupa :
Media Utama
23 Media Pendukung
Media pendukung merupakan suatu media tambahan yang dibuat oleh untuk menampilkan informasi dari identitas internal lainnya dari Bloods Clothing agar lebih mempertegas citra perusahaan sehingga dikenal luas
oleh masyarakat, maka media pendukungnya meliputi : A. Media Perlengkapan Perusahaan
Media ini berfungsi sebagai media pendukung dalam perlengkapan kerja yang dibutuhkan oleh karyawan, untuk memudahkan keperluan usaha dari Bloods Clothing, agar meningkatkan citra tersendiri disetiap media tersebut, dan juga untuk menambah atribut dari identitas internal Bloods Clothing. Dan media tersebut diantaranya:
o Surat
Salah satu media yang umumnya diaplikasikan didalam ruangan dan media yang berfungsi sebagai media penyampaian informasi dari sebuah idetitas visual Bloods Clothing, dengan dibuat dengan konsep
sederhana dan memiliki pesan khusus yang akan disampaikan. Dan media tersebut adalah:
o Poster
24 C. Media Outdoor
Media yang secara umum diartikan adalah media yang diaplikasikan diluar ruangan, serta berfungsi untuk menginformasikan tentang informasi dari Bloods Clothing, Dan media tersebut adalah:
o Papan Nama
Sebuah media untuk menginformasikan tentang keberadaan toko dari Bloods Clothing, dan papan nama ini di desain menyesuaikan dengan identitas visual yang diterapkan pada media yang akan dirancang.
D. Visual Multimedia
Visual multimedia adalah media visual yang berbentuk digital, fungsi dari visual multimedia ini sendiri adalah sebagai identitas visual mengenai perusahaan yang berupa:
o Desain Website E. Media Distribusi
Salah satu media berfungsi sebagai media distribusi stok barang dari
gudang menuju toko dari Bloods Clothing. Dan media tersebut adalah:
o Mobil Box F. Media Gimmick
Media gimmick adalah salah satu jenis media lainnya untuk menampilkan informasi terkait dari Bloods Clothing, dan media tersebut meliputi:
o Stiker
25 III.1.4 Strategi Distribusi
September Oktober November Desember
Kemasan
Tabel III.1 Tabel Strategi Distribusi
Kemasan, hang tag, dan label diluncurkan serentak pada bulan september dikarenakan sangat dibutuhkannya media tersebut untung menunjang identitas visual dari Bloods Clothing, sementara itu seragam kerja, dan mobil box diluncurkan pada bulan yang sama bertujuan untuk menginformasikan untuk khusus pegawai akan mulai diberikan seragam khusus agar berbeda dengan konsumen. Sementara itu kebutuhan untuk alat tulis kantor dan lainnya, seperti surat, kop surat, amplop, id card, dan stempel diluncurkan pada bulan oktober hingga desember dikarenakan media tersebut mulai dibutuhkan untuk keperluan internal kantor Bloods Clothing. Dan untuk papan nama akan diluncurkan dibulan yang sama agar menginformasikan tentang keberadaan identitas visual yang baru dari Bloods Clothing. Dan terakhir, media stiker diluncurkan pada bulan november dikarenakan agar menarik minat konsumen lainnya dibulan tersebut.
26 III.2 Konsep Visual
Konsep visual pada perancangan aplikasi identitas visual Bloods Clothing ini akan melalui beberapa tahap dari mulai format desain, layout kemasan, pemilihan tipografi, hingga pemilihan warna yang digunakan. Semua hal tersebut akan
dijelaskan sebagai berikut ini :
III.2.1 Format Desain
Desain yang akan dibuat menggunakan format desain menggunakan elemen visual dari ikon petir yang diadaptasi dari logo Bloods Clothing dan komposisi yang teratur membuat pola dengan bentuk tersebut agar memiliki ciri khas serta menambah nilai dari visualisasi yang dibuat dan penempatan tata letak yang mudah dibaca dan jelas agar dapat disampaikan dan diterima dengan baik oleh konsumen.
Elemen visual dalam media ini berupa bentuk, logo perusahaan, tipografi, dan pattern supergrafis serta penambahan teks untuk sub judul, informasi mengenai Bloods Clothing.
27 III.2.2 Layout Kemasan, Hangtag dan Label
Layout yang digunakan pada setiap media disesuaikan bentuknya dengan
media yang lainnya yang digunakan, dimana secara keseluruhan dapat
membentuk sebuah keserasian yaitu susunan berbagai macam bentuk,
keseragaman warna, dan tipografi yang disusun secara konsisten dan selaras.
Sehingga menjadi sebuah komposisi dari visualisasi yang menarik, dan
memiliki kesan tersendiri.
Gambar III.2 Layout Kemasan
28 Keterangan:
Logo Perusahaan
Logo merupakan elemen penting dalam suatu merek, tanpa logo merek seperti kehilangan identitasnya, maka dari itu perancangan aplikasi identitas Bloods Clothing ini mengutamakan aplikasi logo tersebut ke berbagai macam media yang akan diproduksi.
Tagline
Penambahan tagline dari Bloods Clothing, yaitu “Wear Industries” atau Perusahaan Pakaian.
Informasi
Informasi yang dicantumkan berupa alamat kantor perusahaan dan outlet pusat hingga cabang dikota lain, informasi tersebut sangat penting keberadaannya agar dapat menginformasikan dengan jelas tentang Bloods Clothing, dan juga adanya sosial media dan website yang tercantum pada semua media tersebut.
Supergrafis
29 III.2.3 Tipografi
Pemilihan tipografi sangat mempengaruhi sebuah desain, dikarenakan dengan dipilihnya font yang cocok, akan menambah nilai tersendiri dari desain tersebut. Dan berikut ini adalah karakteristik dari font yang digunakan pada perancangan aplikasi identitas Bloods Clothing.
Font Headline
Gambar III.4 Font „Bebas Neue‟
Sumber: Dokumentasi Pribadi
30 Font Body Text
Gambar III.5 Font „Source Sans Pro‟
Sumber: Dokumentasi Pribadi
31 III.2.4 Warna
Warna berfungsi sebagai sarana untuk lebih mempertegas dan memperkuat kesan atau tujuan dari sebuah karya desain. Dalam perencanaan identitas visual perusahaan warna mempunyai fungsi untuk memperkuat aspek identitas perusahaan.
Dan pada perancangan ini menggunakan komposisi dominan warna merah sehingga memiliki nilai postif yang kuat sedangkan penambahan warna putih adalah untuk menambahakan nilai simpel, dan elegan. dan sebagai warna alternatif lain warna hitam dipilih karena memadukan antara putih dan merah, sehingga warna-warna tersebut menjadi suatu ciri khas dari perancangan identitas Bloods Clothing.
Gambar III.6 Warna
32 BAB IV
TEKNIS PRODUKSI MEDIA
IV.1 Proses Perancangan Identitas Visual Bloods Clothing
Proses perancagan media aplikasi Bloods Clothing diawali dengan karakteristik dari Bloods Clothing dianalisis terlebih dahulu kemudian dilanjutkan dengan membuat perencanaan perancangan berdasarkan konsep yang ditentukan, kemudian setelah konsep tersebut sudah dibuat, maka akan diaplikasikan ke media lainnya, hal ini bertujuan agar media tersebut terlihat seragam dan konsisten untuk pengaplikasiannya. Kemudian dilanjutkan dengan tahap digitalisasi melalui sketsa di komputer.
Pada proses digitalisasi di komputer menggunakan software desain grafis Corel Draw dan Adobe Photoshop, mulai dari membuat bentuk dasar, perencanaan grafis, dan pembuatan elemen lainnya. Dilanjutkan dengan pengaplikasian grafis yang sudah dibuat tersebut dipindahkan pada pola media kemasan, hang tag, dan lainnya. Lalu mulai memilih jenis tipografi dan warna yang sesuai, proses tersebut cukup mengalami banyak perubahan terutama dengan proses pemilihan warna dan tipografi karena dibutuhkan kecocokan yang sepadan.
IV.2 Teknis Produksi pada Media Identitas Visual Bloods Clothing
Perancangan media kemasan, hang tag, dan label dari Bloods Clothing ini mengadaptasi dari kemasan yang sebelumnya diproduksi oleh Bloods Clothing, dengan menggunakan bentuk dan desain yang dirancang ulang dan perbedaan tampak dari media-media tersebut, mulai dari bentuk dan tipografi dimana media tersebut masih tetap seragam konsepnya, tanpa menghilang ciri khas dari identitas Bloods Clothing.
33 1. Media Utama
Gambar IV.1 Kemasan
Sumber: Dokumentasi Pribadi
Media: Kemasan
Ukuran : 20 x 26,5 cm
Material : Doff Art Paper 310gr
34 Gambar IV.2 Hangtag dan Label
Sumber: Dokumentasi Pribadi
Media: Hangtag
Ukuran : 13,25 x 5 cm
Material : Art Paper 210
Teknis Produksi : Cetak Offset
Media: Label
Ukuran : 3 x 6,5 cm
Material : Satin
35 2. Media Pendukung
Gambar IV.3 Surat
Media: Surat
Ukuran : A4
Material : HVS Paper
36 Gambar IV.4 Kop Surat
Media: Kop Surat
Ukuran : 23,19x32,89
Material : Art Paper 210
Teknis Produksi : Cetak Offset
Gambar IV.5 Kartu Nama
Media: Kartu Nama
Ukuran : 8,89x5cm
37 Teknis Produksi : Cetak Offset & Digital Printing.
Gambar IV.6 Stempel
Media: Stempel
Ukuran : 4,5 x 4,5 cm
Material : Karet Flash Stempel
Teknis Produksi : Flash stempel cetak/Karet ukir.
Gambar IV.7 Faktur Pembelian
Media: Faktur Pembelian
Ukuran : 14 x 7 cm
Material : HVS Paper
38 Gambar IV.8 Amplop
Media: Amplop
Ukuran : 24 x 12 cm
Material : HVS Paper
Teknis Produksi : Cetak Offset.
Gambar IV.9 ID Card
Media: ID Card
Ukuran : 5,3 x 8,5 cm
Material : PVC UV/Glossy
39 Gambar IV.10 Seragam Pegawai (T-shirt)
Media: Seragam Pegawai (T-Shirt)
Ukuran : S / M / L
Material : Cotton Combed 24s
Teknis Produksi : Cetak Sablon.
Gambar IV.11 Poster
Media: Poster
Ukuran : A3
Material : Art Paper 75gr & Frame Kayu.
40 Gambar IV.12 Papan Nama
Media: Papan Nama
Material: Neon Box Acrylics Ukuran : 1,5 x 1 m
Gambar IV.13 Mobil Box
Media: Mobil Box
Material : Sticker
41 Gambar IV.14 Stiker
Media: Stiker
Material : Stiker Vynil
DAFTAR RIWAYAT HIDUP
Data Pribadi
Nama : Gugum Gumpita Rahayu
Jenis Kelamin : Laki-Laki
Tempat Tingal Lahir : Bandung, 08 Februari 1991
Agama : Islam
Status : Belum Menikah
Alamat : Komplek Bandung Indah Raya Blok C3 No. 7
RT 04 RW 01 Kec. Margasari Kel Mekar Jaya, Bandung.
No Tlp : 085713341366
Email : [email protected]
Data Pendidikan
SDN Buah Batu Baru, Bandung dari 1997 samapi dengan 2002. SMPN 48, Bandung dari 2003 samapi dengan 2005.
SMA Pasundan 1, Bandung dari 2006 samapai dengan 2009.