• Tidak ada hasil yang ditemukan

Institusi Mahar dan status sosial dalam tradisi kehidupan masyarakat Muslim Banjar-Amuntai

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Institusi Mahar dan status sosial dalam tradisi kehidupan masyarakat Muslim Banjar-Amuntai"

Copied!
51
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Fungsi pengajian sebagai institusi tranformatif dapat dilihat melalui proses reproduksi nilai-nilai, baik yang bersumber dari ajaran Islam maupun budaya setempat

Ritual kematian, pemakaman maupun praktik ziarah ke kuburuan dalam kehidupan masyarakat muslim berlaku ritual resmi yang sesuai dengan sumber-sumber ajaran dan

Ditinjau dari segi filosofi atau nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi ini, maka didapat beberapa hal yang menjadi nilai atau muatan-muatan dakwah yang terkandung

Pada saat ini tale masih dapat dijumpai dalam berbagai kesenian di Kerinci, namun tidak banyak orang yang mengetahui keberadaan tale tersebut, bahkan ada yang menafsirkan semua kegiatan

Banjar secara menyeluruh tidak memiliki batas waktu untuk pelaksanaannya artinya belum ada kepastian akad dari para anggotanya berbanding terbalik dengan arisan, sehingga akan

Kesimpulan Berdasarkan data dan hasil penelitian yang dilakukan tentang Kehidupan Sosial Waria di Tengah Masyarakat Muslim, dapat disimpulkan bahwa keberadaan waria masih menimbulkan

Izzati Yulia mengatakan bahwa begawe merupakan syukuran yang dilaksanakan oleh masyarakat Suku Sasak dalam merayakan sesuatu seperti pernikahan dan khitanan.3 Di samping itu, acara

Dari penjelasan tersebut maka yang dimaksud dengan judul penelitian “Interaksi Simbolik Tradisi Selapanan Masyarakat Jawa Muslim pada Kehidupan Sosial di desa Kuripan Kecamatan