Analisis keuntungan dan efisiensi alokatif usahatani kopi rakyat di Jayawijaya Irian Jaya
Teks penuh
Dokumen terkait
Berdasarkan pengertian konservasi tersebut, jelas bahwa prinsip konservasi tidak hanya upaya rnengawetkan sumberdaya alam saja, melainkan juga upaya rnemanfaatkan
Untuk mengisi rumpang tersebut, telah dilakukan perjalanan eksplorasi ke dataran rendah Kenyam dan dataran tinggi sekitar Bokon, Kecamatan Tiom, Jawawijaya, Irian Jaya
Hal ini dipengaruhi oleh luasan lahan yang dimiliki oleh masing-masing petani kopi rakyat di Desa Sumberwringin, dimana rata- rata luasan lahan yang dimiliki
Dalam persamaan regresi suatu penelitian, nilai koefisien pada masing- masing variabel independen (luas lahan, benih, pupuk kandang, pupuk urea, tenaga kerja) harus
Hipotesis yang diturunkan dalam penelitian ini adalah (1) faktor tenaga kerja manusia, pupuk, luas lahan garapan, jumlah pohon kopi yang berproduksi, umur
Dari lima masukan tetap (pada model II) ada tiga yang berpengaruh sangat nyata terhadap keuntungan, yaitu luas kebun kopi, jumlah pohon kopi, dan umur pohon
Faktor-faktor produksi dalam kegiatan usahatani untuk menghasilkan produk berupa gabah (beras) terdiri atas benih, pupuk, pestisida dan tenaga kerja. Dalam
Penggunaan input benih dalam kegiatan usahatani, menggunakan benih dengan berbagai macam varietas antara petani yang satu dengan yang lainnya, berupa benih