• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERANCANGAN DAN PEMBUATAN GENERATOR TIPE AXIAL FLUX PUTARAN 375 RPM

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PERANCANGAN DAN PEMBUATAN GENERATOR TIPE AXIAL FLUX PUTARAN 375 RPM"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

PERANCANGAN DAN PEMBUATAN GENERATOR TIPE AXIAL FLUX

PUTARAN 375 RPM

Oleh: Roni Wibowo Hadinoto ( 99510076 ) Mechanical Engineering

Dibuat: 2006-06-05 , dengan 2 file(s).

Keywords: Generator Tipe Axial Flux Putaran 375 rpm

Dalam usaha penghematan dan penyediaan energi yang ramah lingkungan perlu dikaji suatu energi yang tepat guna seperti halnya pemanfaatan energi dari alam sebagai pembangkit tenaga baru. Salah satu sumber energi yang terus tersedia adalah energi angin. Dengan seb uah generator yang tepat maka pemanfaatan energi angin akan sangat mengurangi ketergantungan akan bahan bakar minyak.

Sebuah generator tipe axial flux dapat digunakan sebagai sumber pembangkit tenaga listrik dengan penggerak tenaga angin. Energi angin yang diterima oleh baling-baling dirubah menjadi energi kinetik putaran yang digunakan untuk memutar generator. Dengan beberapa komponen utama seperti stator dan rotor yang dirancang sedemikian rupa sehingga dapat diletakkan tepat dibelakang baling-baling, generator ini dapat menghasilkan daya yang cukup bagus pada putaran rendah.

Referensi

Dokumen terkait

diantara disk kompresor dan disk turbin. Adapun perencanaan poros penghubung ini terlihat pada gambar sebagai berikut :.. Robintang Siahaan : Perancangan Turbin Gas Penggerak

dengan mempertahankan mudah terbakar berharga dalam kotak pengaman yang terisolasi dengan baik. Isolasi dapat menurunkan laju aliran panas ke tingkat sedemikian rupa sehingga

Dengan menggunakan rangkaian pembalik arus atau inventer maka daya dari battery yang ber- arus DC akan diubah kembali menjadi arus AC agar dapat digunakan untuk peralatan.

dengan mempertahankan mudah terbakar berharga dalam kotak pengaman yang terisolasi dengan baik. Isolasi dapat menurunkan laju aliran panas ke tingkat sedemikian rupa sehingga

Generator magnet permanen fluks aksial dapat menghasilkan tegangan dan arus listrik pada kecepatan angin dan putaran rotor yang rendah, yaitu pada kecepatan angin 1 m/s

Tetapi generator yang menggunakan rotor dengan magnet berukuran yang lebih besar (5 x 12 cm) memiliki tegangan output yang paling rendah, karena magnet yang dimensinya

Dalam hal ini, umur dari isolasi komponen generator baik stator maupun rotor dapat ditentukan dengan cara melihat aktivitas partial discharge pada kurun waktu pengambilan

Dari hasil perancangan, pembuatan, pengujian, dan analisis penilitian dapat diperoleh kesimpulan, Perancangan generator Axial Fluks 3 Phasa yang dirancang bisa menghasilkan daya