• Tidak ada hasil yang ditemukan

DINAMIKA KELOMPOK TANI DI DESA TORONGREJO KECAMATAN JUNREJO KOTA BATU

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "DINAMIKA KELOMPOK TANI DI DESA TORONGREJO KECAMATAN JUNREJO KOTA BATU"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

DINAMIKA KELOMPOK TANI DI DESA TORONGREJO KECAMATAN

JUNREJO KOTA BATU

Oleh: Dwi Mifta Kharolina ( 02720058 ) AGRIBISNIS

Dibuat: 2007-04-02 , dengan 3 file(s).

Keywords: DINAMIKA KELOMPOK TANI

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari karakteristik, norma/aturan tertulis maupun tidak tertulis serta menganalisis dinamika organisasi tiga kelompok tani yang ada di Desa Torongrejo Kecamatan Junrejo Kota Batu.

Penelitian dilakukan di Desa Torongrejo tepatnya di Dusun Krajan, Dusun Klerek dan Dusun Ngukir pada bulan November sampai dengan bulan Desember 2006. Data dalam penelitian ini diambil dari keseluruhan populasi sebanyak 60 anggota yang ada di tiga kelompok tani, yaitu tiap kelompok diambil 20 anggota yang aktif.

Teknik pengumpulan data dalam Penelitian ini menggunakan teknik observasi,

wawancara/interview dan observasi. Sedangkan teknik analisa data yang digunakan dalam penelitian ini bersifat diskriptif, dan dalam pengolahan data mengguakan skala Likert yaitu skala penelitian dengan mengunakan butir pernyataan.

Karakteristik organisasi kelompok tani yang ada di Desa Torongrejo memiliki ciri khas masing-masing pada setiap kelompok tani, adapun ciri khas tersebut adalah Nama Organisasi, tempat / Wadah Organisasi, bulan dan tahun berdirinya organisasi, Jumlah Anggota, nama ketua organisasi dan nama penyuluh lapang, kegiatan organisasi, bantuan yang diberikan oleh

pemerintah/ instansi yang terkait serta pola kemitraan yang dibina dengan perusahaan luar dalam hal ini adalah perusahaan pupuk.

Norma / aturan organisasi kelompok tani yang terdapat di Desa Torongrejo tidak terdapat aturan secara tertulis ( AD/ART ), namun ditiga kelompok tani ini sama-sama memiliki aturan secara lisan, aturan-aturan tersebut meliputi membayar iuran wajib anggota sebagai kas masuk

kelompok kecuali pada kelompok tani wanita yang tidak ada iuran wajib anggota, mengahadiri pertemuan yang diadakan oleh masing-masing kelompok, ikut serta dalam lomba-lomba, mengahadiri pada waktu ada penyuluhan pertanian dan ikut membantu mengelola maupun mengolah pinjaman/ bantuan yang telah diberikan oleh instansi yang terkait.

Hasil Penelitian tentang dinamika organisasi, menunjukkan bahwa ketiga kelompok tani yang ada di Desa Torongrejo yaitu dari kelompok tani Rukun tani, Sri rejeki dan Agromulyo adalah Dinamis, pengukuran dinamika organisasi adalah sebagai berikut: Tujuan organisasi yaitu sebagai tempat untuk berkumpul dan membuat rencana kedepan, Struktur organisasi yaitu

Referensi

Dokumen terkait

Menyatakan bahwa karya ilmiah atau skripsi yang berjudul “Analisis Perbandingan Usahatani Padi Semi Organik Dan Anorganik (Studi Kasus: Kelompok Tani Sri Mulyo II

Untuk responden yang menyatakan bahwa kelompok tani maesaan waya dikategorikan kompak, dilihat dari keberhasilan pencapaian tujuan kelompok sedangkan untuk responden

Hasil penelitian menunjukan 11 responden (100%) menyatakan bahwa di kelompok tani Esawaya menerapkan peraturan dalam kelompok taninya misalkan melakukan

Kelompok Wanita Tani (KWT) merupakan suatu wadah yang memberikan kesempatan bagi kaum perempuan untuk ikut andil dalam memajukan sektor pertanian. KWT Dusun Mekar

Penyuluhan Analisis Nilai Tambah Keripik Lobak (Raphanus sativus) Di Kelompok Wanita Tani Sekar Sari Desa Sumbergondo Kecamatan Bumiaji Kota Batu. Komisi Pembimbing: Muhammad

selesai maka tidak ada penyuluhan yang diadakan secara rutin. Bahkan hal ini diikuti oleh bekunya kegiatan pertemuan kelompok tani. Kegiatan penyuluhan hanya

Hubungan Dinamika Kelompok dengan Kemandirian Kelompok Tani Jeruk di Desa Terentang III Kecamatan Koba Kabupaten Bangka Tengah (Studi Kasus pada Kelompok Tani Limao

Hubungan antara kohesivitas kelompok dengan komitmen organisasi pada kelompok wanita tani di Kabupaten