HUBUNGAN PERILAKU HYGIENE MENSTRUASI DENGAN KEJADIAN KEPUTIHAN PADA PEKERJA WANITA
DI PT. INTIM HARMONIS FOODS INDUSTRI SUKOREJO PASURUAN
SKRIPSI
Untuk Memenuhi Sebagai Persyaratan Mencapai Derajat Sarjana Keperawatan (S.Kep)
Pada Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan
Universitas Muhammadiyah Malang
Oleh :
INDAH KURNIATI NIM. 07060018
PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS ILMU KESEHATAN
ii
LEMBAR PERSETUJUAN
HUBUNGAN PERILAKU HYGIENE MENSTRUASI DENGAN KEJADIAN KEPUTIHAN PADA PEKERJA WANITA
DI PT. INTIM HARMONIS FOODS INDUSTRI SUKOREJO PASURUAN
SKRIPSI
Disusun Oleh : INDAH KURNIATI
NIM. 07060018
Skripsi ini Telah Disetujui Tanggal 10 Januari 2013
Pembimbing I, Pembimbing II,
Nurul Aini,S.Kep. Ns., M.Kep Solichati, S.Kep. Ns
NIP.UMM. 112.050.104.19 NIDN.UMM 706098302
Mengetahui,
Ketua Program Studi Ilmu Keperawatan
Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Malang
iii
SURAT PERNYATAAN KEASLIAN TULISAN
Saya yang bertanda tangan di bawah ini : Nama : Indah Kurniati
NIM : 07060018
Program Studi : Ilmu Keperawatan
Judul Skripsi : Hubungan Perilaku Hygiene Menstruasi dengan Kejadian Keputihan Pada Pekerja Wanita di PT. Intim Harmonis Foods Industri Sukorejo Pasuruan.
Menyatakan dengan sebenarnya bahwa Tugas Akhir yang saya tulis ini benar-benar hasil karya saya sendiri, bukan merupakan pengambil alihan tulisan atau pikiran orang lain yang saya akui sebagai tulisan atau pikiran saya sendiri.
Apabila dikemudian hari dapat dibuktikan bahwa Tugas Akhir ini adalah hasil jiplakan, maka saya bersedia menerima sanksi atas perbuatan tersebut.
Malang, 19 Januari 2012 Yang Membuat Pernyataan
iv
Lembar Persembahan
Terucap syukur kehadirat ALLAH SWT yang telah melimpahkan Rahmat-Nya
kepada hamba untuk menyelesaikan Tugas Akhir ini dengan penuh kesabaran dan ke-ikhlasan. Hanya Engkau yang selalu ada untuk melindungi dan menuntun hamba ke jalan yang terbaik dalam Perjalanan
hidup ini. Sholawat serta salam tetap terlimpahkan kepada Nabi Muhammad SAW atas segala rahmat kepada semesta alam Kupersembahkan Karyaku yang sederhana ini kepada orang-orang yang aku
sayangi dan aku kasihi :
Ayah,Ibu dan kakakku serta Seluruh Keluarga Besarku
yang tiada lelah memberikan motivasi, dukungan dan doanya untuk kesuksesanku Bapak Ibu Dosen Pengajar Fakultas Ilmu Kesehatan
yang senantiasa memberikan ilmu dan menjadi motivator bagiku Ibu pembimbing skripsi
Nurul aini, S.Kep.Ns., M.Kep dan Solichati S,Kep.Ns Terima kasih karena telah membimbing sayahingga saya berhasil
Menyalsaikan Skripsi saya dengan baik PT.Intim Harmonis Foods Industri
Terima kasih telah memberikan ijin dan menyempatkan waktu umtuk melakukan penelitian
Untuk orang yang selalu menyayangiku
Terima kasih telah mendukung dan bersama-sama berjuang,
yang telah membantu penyelesaian Tugas Akhir ini, selalu memberikan semangat dan selalu
ada baik dalam suka dan duka
Terima kasih karena telah menjadi seseoang yang spesial Teman-Teman PSIK A 2007
yang telah bersama-sama melaksananakan study selama 4 tahun terima kasih atas semangatnya dan sukses untuk semuanya
jika memang seharusnya ada yang pergi dan ada yang datang...maka biarkan semua berjalan apa adanya,,,,
mengikhlaskan yang sudah pergi....berusaha membuat
indah
yang telah datang...v
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur kehadirat Allah SWT, berkat rahmat dan bimbingan-Nya saya dapat menyelesaikan skripsi dengan judul “Hubungan Perilaku Hygiene Menstruasi dengan Kejadian Keputihan di PT. Intim Harmonis Foods Industri Sukorejo Pasuruan”. Skripsi ini disusun sebagai salah satu syarat guna memperoleh gelar sarjana keperawatan (S.Kep) pada Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Malang.
Penulis menyadari bahwa tugas akhir ini dapat terselesaikan berkat bantuan, arahan dan bimbingan dari berbagai pihak. Untuk itu tidak lupa penulis menyampaikan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada yang terhormat:
1. Ibu Tri Lestari Handayani, M. Kep., Sp. Mat, selaku Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Malang.
2. Ibu Nurul Aini, M.Kep., selaku Ketua Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Malang dan sekaligus selaku Dosen Pembimbing I yang telah memberikan bimbingan, arahan, dan motivasi dalam penyusunan skripsi ini.
3. Ibu Solichati S.Kep.,Ns selaku Dosen Pembimbing II yang telah meluangkan waktu, memberikan bimbingan, dukungan, arahan, dan motivasi dalam penyusunan skripsi ini.
4. Kedua orang tua yang selalu mendoakan dan memberikan dukungan moril dan materil bagi terselesaikanya proposal ini.
vi
6. PT. Intim Harmonis Foods Industri Sukorejo Pasuruan sebagai tempat untuk berlangsungnya penelitian ini.
7. Seluruh pekerja wanita khususnya karyawan produksi di PT.Intim Harmonis Foods Industri Sukorejo Pasuruan yang telah meluangkan waktu dan bersedia menjadi responden.
8. Teman-teman PSIK A 2007, 2008 dan semua pihak yang telah membantu penyelesaian skripsi ini.
Penulis hanya mampu berdoa semoga amal kebaikannya mendapat imbalan dan
diterima sebagai ibadah oleh Allah SWT. Penulis menyadari masih banyak kekurangan yang
disebabkan oleh keterbatasan kemampuan dan pengetahuan yang penulis miliki, oleh karena itu kritik dan saran yang bersifat membangun sangat penulis harapkan. Semoga skripsi ini
dapat bermanfaat bagi penulis dan para pembaca.
Malang, 19 Januari 2013
vii
Hubungan Perilaku Hygiene Menstruasi dengan Kejadian Keputihan Pada Pekerja Wanita di PT. Intim Harmonis Foods Industri
Sukorejo Pasuruan INTISARI
Indah Kurniati1, Nurul Aini, S.kep.Ns.,M.Kep2, Solichati S.Kep.,Ns3
Latar Belakang : Keputihan merupakan cairan putih yang keluar dari liang senggama secara berlebihan. 75% wanita di dunia pasti menderita keputihan paling tidak sekali umur hidup dan 45 % di antaranya bisa mengalaminya sebanyak dua kali atau lebih. Penyebab keputihan dapat terjadi karena terpaparnya vagina oleh bakteri patogen. Pada saat menstruasi akan mudah terpapar oleh bakteri, dimana kondisi vagina dalam keadaan tidak seimbang apabila kebersihannya tidak diperhatikan akan menambah kelembapan pada daerah vagina, kondisi ini dapat mempermudah perkembangbiakan bakteri patogen penyebab keputihan. Hasil studi pendahuluan pada PT. Intim Harmonis Foods Industri dari 30 responden ada 67% menunjukan adanya gejala keputihan abnormal.
Metode Penelitian : Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian cross sectional dengan pendekatan point time approach dengan meneliti hubungan perilaku hygiene menstruasi dengan kejadian keputihan pada pekerja wanita. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 12-13 Januari 2013 di PT. Intim Harmonis Foods Industri Sukorejo Pasuruan. Subjek peneltitian ini adalah pekerja wanita pada bagian produksi dengan jumlah sampel sebanyak 84 responden diambil dengan menggunakan metode random sampling dengan tehnik simple random sampling.
Hasil : Hasil perilaku hygiene menstruasi buruk yang tidak mengalami keputihan sebanyak 44 responden (73,3%) dan perilaku hygiene menstruasi baik yang tidak mengalami keputihan sebanyak 12 responden (50%), sedangkan perilaku hygiene menstruasi buruk yang mengalami keputihan sebanyak 16 responden (26,7%) dan perilaku hygiene mesntruasi baik yang mengalami keputihan sebanyak 12 responden (50%). Analisis menggunakan komputerisasi dengan uji chi square yang sudah dilakukan koreksi (Pearson Chi Square) didapatkan nilai X² hitung (4,200) >X²tabel (3,841) dengan p value Asymp. Sig. p valuenya = 0,04, p value lebih kecil dari nilai alpha (5%) sehingga Ho ditolak dan Hi diterima. Ini berarti ada hubungan perilaku hygiene menstruasi dengan kejadian keputihan.
Kesimpulan : Ada hubungan perilaku hygiene menstruasi dengan kejadian keputihan pada pekerja wanita.
Kata Kunci : Perilaku hygiene menstruasi, kejadian keputihan pekerja wanita.
1. Mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Malang.
2. Dosen Program Studi Ilmu Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Malang.
viii
Menstrual Hygiene Behavior Relationships with incidence of vaginal discharge In Women Workers at Intimate Harmony Foods Industry corporation
Sukorejo Pasuruan
Indah Kurniati1, Nurul Aini, S.kep.Ns.,M.Kep2, Solichati S.Kep.,Ns3 ABSTRACT
Background : vaginal discharge is white liquid that comes out of vagina intercourse
excessively. 75% of women in the world must to suffer vaginal discharge in her lifetime at least once and 45% of them could experience it twice or more. The cause of vaginal discharge may occur due to exposure of the vagina by a bacterial pathogen. At the time of menstruation would be easily exposed by bacteria, where the condition of the vagina in an unbalanced of cleanliness if not note will increase dampness to the vaginal area, this could facilitate the proliferation of bacterial pathogens cause of vaginal discharge. The Lesson result foreword to Intimate Harmony Foods Industry corporation of the 30 respondents was 67% showing any symptoms of abnormal vaginal discharge.
Reseach Method : reseach design that use is cross sectional reseach with point time approach by examining the relationship with the incidence of menstrual hygiene behavior of vaginal discharge in women workeprs. This research was carried out on January 12-13th 2013 in Intimate Harmony Foods Industry corporation Sukorejo Pasuruan. this reseach subject is women worker in part production with sample quantity as much as 84 respondents to get with use random sampling method with simple random sampling technique.
Results: The results of bad menstrual hygiene behaviors that do not experience vaginal discharge were 44 respondents (73.3%) and better menstrual hygiene behaviors that do not experience vaginal discharge as much as 12 respondents (50%), while the bad menstrual hygiene behavior are experiencing vaginal discharge by 16 respondents (26 , 7%) and better menstrual hygiene behaviors experienced vaginal discharge as many as 12 respondents (50%). Analysis using computerized with chi square test was done correction (Pearson Chi Square) value obtained X ² count (4.200)> X ² table (3.841) with a p value Asymp. Sig. valuenya p = 0.04, p value less than the value of alpha (5%) so that Hi Ho rejected and accepted. This means that there is a correlation menstrual hygiene behavior with the incidence of vaginal discharge Conclusion: There is a correlation menstrual hygiene behavior with the incidence of vaginal discharge in women workers.
Keywords: Behavior menstrual hygiene, the incidence of vaginal discharge in women workers.
1. A Student of Nursing Science Program, Faculty of Health Sciences, University of Muhammadiyah Malang.
2. Lecturer of Nursing Science Program, Faculty of Health Sciences, University of Muhammadiyah Malang.
ix DAFTAR ISI
Halaman Judul ... i
Lembar Persetujuan ... ii
Surat Pernyataan Keaslian Tulisan ... iii
Lembar Pengesahan ... iv
Kata Pengantar ... v
Intisari ... vii
Abstrack ... viii
Daftar Isi ... ix
Daftar Tabel ... xii
Daftar Gambar ... xiii
Daftar Lampiran ... xiv
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang ... 1
1.2 Rumusan Masalah ... 4
1.3 Tujuan Penelitian ... 4
1.4 Manfaat Penelitian ... 5
1.5 Keaslian Penelitian ... 6
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Konsep Perilaku ... 8
2.1.1 Pengertian Perilaku ... 8
2.1.2 Faktor Terbentuknya Perilaku Manusia ... 10
2.1.3 Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Manusia ... 11
2.2 Konsep Menstruasi ... 14
2.2.1 Pengertian Menstruasi ... 14
2.2.2 Siklus Menstruasi ... 15
2.2.3 Media Sebagai Penyerap Darah Menstruasi ... 18
2.3 Konsep Perilaku Hygiene Menstruasi ... 18
2.3.1 Pengertian Hygiene Menstruasi ... 18
2.3.2 Perilaku Hygiene Menstruasi Yang Benar ... 19
x
2.4.1 Pengertian Keputihan ... 21
2.4.2 Patofisiologi ... 21
2.4.3 Penyebab Keputihan ... 23
2.4.3 Gejala Klinis Keputihan ... 26
2.4.4 Penatalaksanaan ... 27
2.5 Konsep Kesehatan Kerja ... 34
2.5.1 Pengertian Kesehatan Kerja ... 34
2.5.2 Faktor Yang Mempengaruhi Kesehatan Kerja ... 34
2.6 Hubungan Perilaku Hygiene Menstruasi dengan Kejadia Keputihan Pada Pekerja Wanita ... 35
BAB III KERANGKA KONSEPTUAL 3.1 Kerangkan Konseptual ... 38
3.2 Hipotesis Penelitian... 39
BAB IV METODE PENELITIAN 4.1 Desain Penelitian ... 40
4.2 Kerangka Penelitian ... 40
4.3 Identifikasi Variabel ... 42
4.3.1 Variabel Independen ... 42
4.3.2 Variabel Dependen ... 42
4.4 Definisi Operasional ... 42
4.5 Populasi, Sampel, sampling ... 44
4.5.1 Populasi Penelitian ... 44
4.5.2 Sampel Penelitian ... 44
4.5.3 Sampling Penelitian ... 45
4.6 Tempat Penelitian ... 45
4.7 Waktu Penelitian ... 45
4.8 Instrumen Penelitian ... 45
4.9 Prosedur Pengumpulan dan Pengolahan Data ... 48
4.9.1 Pengumpulan Data ... 48
4.9.2 Pengolahan Data ... 49
4.10 Analisa Data Penelitian ... 50
4.10.1Analisa Univariat ... 50
xi
4.11 Etika Penelitian ... 51
BAB V HASIL PENELITIAN DAN ANALISA DATA 5.1 Karakteristik Sampel ... 53
5.1.1 Berdasarkan Usia ... 53
5.1.2 Berdasarkan Pendidikan ... 54
5.2 Perilaku Hygiene Menstruasi ... 54
5.3 Kejadian Keputihan ... 56
5.4 Analisis Hubungan Perilaku Hygiene Menstruasi dengan Kejadian Keputihan ... 57
BAB VI PEMBAHASAN 6.1 Identifikasi Karakteristik Sampel ... 58
6.2 Identifikasi Perilaku Hygiene Menstruasi ... 60
6.3 Identifikasi Kejadian Keputihan... 63
6.4 Identifikasi Hubungan Perilaku Hygiene Menstruasi dengan Kejadian Keputihan ... 64
6.5 Keterbatasan Penelitian ... 65
6.6 Implikasi Penelitian ... 66
BAB VII PENUTUP 7.1 Kesimpulan... 68
7.2 Saran ... 69
7.2.1 Bagi Masyarakat ... 69
7.2.2 Bagi Dinas Kesehatan ... 69
7.2.3 Bagi Praktek Keperawatan ... 69
7.2.4 Bagi Peneliti Selanjutnya ... 69.
DAFTAR PUSTAKA...71
xii DAFTAR TABEL
Tabel 4.1 Definisi Operasional ... 42
Tabel 5.1 Karakteristik sampel Berdasarkan Usia ... 53
Tabel 5.2 Karakteristik sampel Berdasarkan Pendidikan ... 54
Tabel 5.3 Perilaku Hygiene Menstruasi ... 54
Tabel 5.4 Gejala Keputihaan ... 56
xiii
DAFTAR GAMBAR
xiv
DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran 1 Permohonan Menjadi Responden ... 73
Lampiran 2 Lembar Persetujuan Menjadi responden ... 74
Lampiran 3 Surat izin dan Keterangan Sudah Penelitian ... 75
Lampiran 4 Kuesioner Penelitian ... 76
Lampiran 5 Rekapitulasi Data Uji Validitas ... 79
Lampiran 6 Hasil Uji validitas dan Reabilitas ... 80
Lampiran 7 Rekapitulasi Data Hasil Penelitian ... 82
Lampiran 8 Hasil Analisa Data dengan Chi Square ... 88
Lampiran 9 Lembar Bimbingan Skripsi ... 95
xv
DAFTAR PUSTAKA
Ali, R.F.M (2012). Hubungan Frekuensi Penggunaan Celana Ketat (Jeans) dengan Kejadian Keputihan (Flour albus) Pada Mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Malang. Universitas Muhammadiyah Malang
Andira, A (2010). Seluk-beluk Kesehatah Reproduksi Wanita. Jogjakarta: Aplus
Angraini, R., & Nurachmah, E. (2011) Dasar-dasar Anatomi dan Fisiologi Edisi Indonesia. Jakarta: Salemba Medika
Anies. (2005). Seri Kesehatan Umum Pencegahan Dini Gangguan Kesehatan. Jakarta : PT. Elex Media Komputindo
Arikunto. (2006). Prosedur Penelitian Sebagai Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta : PT. Rineka Cipta
Badan Pusat Statistik Kabupaten Pasuruan.(2011). Situs Resmi Badan Pusat Statistik Kabupaten Pasuruan. http://pasuruankab.bps.go.id/ diakses pada tanggal 04 Agustus 2012
Bidanku (2012). Penyebab Keputihan Pada Wanita. http://bidanku.com/ diakses pada tanggal 17 desember 2012.
Benson, R.C., & Pernol, M.L (2009). Buku Saku Obstetri dan Ginekologi. Jakarta: EGC Dianawati, A. (2003). Pendidikan Seks Untuk Remaja. Jakarta: Kawan Pustaka
Fatihah, M. (2010). Tips Menjaga Kebersihan Organ Intim Ketika Menstruasi. http://kesehatan.kompasiana.com/medis/2010/07/22/tips-menjaga-kebersihan-organ-intim-ketika-menstruasi/ diakses pada tanggal 28 September 2012
Harista, D.R . (2010). Pengaruh Konsumsi Jamu Sari Rapet Ramuan Madura Terhadap Keputihan (flour albus) Pada Wanita di RT.12 Kelurahan Lawangan Daya Kecamatan Pademawu Kabupaten Pamekasan. Universitas Muhammadiyah Malang
Harrington, J.M, & Gill,F.S. (2005). Buku Saku Kesehatan Kerja. Jakarta: EGC Kusmiran, E. (2011). Kesehatan reproduksi remaja dan wanita. Jakarta: Salemba Medika Manuaba, I.A.C., Manuaba, I.B.G.F., & Manuaba, I.B.G. (2009). Memahami Kesehatan
Reproduksi Wanita. Jakarta: EGC
Nadesul, H. (2009). Resep mudah tetap sehat cara menaklukkan semua penyakit orang sekarang. Jakarta: Kompas Media Nusantara
Notoatmodjo, S. (2002). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta : PT.Rineka Cipta Notoatmodjo, S. (2005). Promosi Kesehatan Teori dan Aplikasinya. Jakarta : PT. Rineka
xvi
Notoatmodjo, S. (2010). Promosi Kesehatan Teori dan Aplikasi. Jakarta : PT. Rineka Cipta
Nursalam. (2003). Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan. Jakarta : Salemba Medika
Nursalam. (2008). Konsep dan penerapan metodologi penelitian ilmu keperawatan. Jakarta : Salemba Medika
Pieter, Z.H., & Lubis.N.L. (2010). Pengantar Psikologi untuk Kebidanan. Jakarta: Prenada Media
Sarwono, P. (2005). Ilmu Kandungan. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawiroharjo
Sunaryo. (2004). Psikologi Untuk Keperawatan. Jakarta: EGC
Sugiyono. (2007), Statistika Untuk Keperawatan. Bandung : CV. Alfabeta. Sugiyono. (2010). Statistika Untuk Penelitian. Bandung : Alfabeta
Tabliodnova. (2012). http://www.tabloidnova.com/Nova/ Kesehatan/ Wanita/ Perhatian- Ekstra-Saat-Haid diakses pada tanggal 17 desember 2012.
Tim Penulis Poltekkes Depkes Jakarta 1. (2010). Kesehatan Remaja: Problem dan Solusinya. Jakarta : Salemba Medika
1 BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Keluhan keputihan yang sering dialami wanita biasanya disetai dengan rasa panik, terutama jika cairan yang keluar cukup banyak. Suatu yang wajar jika keluar sedikit cairan dari vagina. Namun ini akan berubah menjadi gangguan jika cairan yang keluar berlebihan (Anies, 2005). Keputihan yaitu cairan putih yang keluar dari liang senggama secara berlebihan. Keputihan dapat dibedakan dalam beberapa jenis diantaranya keputihan normal (fisiologis) dan keputihan abnormal (Manuaba, 2009).
Keputihan menyerang sekitar 50% populasi perempuan dan mengenai hampir pada semua umur. Data penelitian tentang kesehatan reproduksi wanita menunjukkan 75% wanita di dunia pasti menderita keputihan paling tidak sekali umur hidup dan 45 % di antaranya bisa mengalaminya sebanyak dua kali atau lebih.
2
sebagai simpanan energi dalam sel tubuh (glikogen). Glikogen merupakan nutrisi dari laktobacillus, yang akan dimetabolisme untuk pertumbuhannya. Sisa metabolisme kemudian menghasilkan asam laktat, yang menentukan suasana asam di dalam vagina, dengan PH kisaran 3,8-4,2 dengan tingkat keasaaman ini, lactobacillus akan subur dan bakteri patogen akan mati. Di dalam vagina terdapat berbagai macam bakteri, 95% lactobacillus, 5% patogen. Dalam kondisi ekosistem vagina seimbang, bakteri patogen tidak mengganggu. Bila keseimbangan itu terganggu, misalnya tingkat keasamaan menurun, pertahanan alamiah akan turun, dan rentan mengalami infeksi.
Menurut Depkes (2010) Hygiene menstruasi atau kebersihan saat menstruasi merupakan bagian pemeliharaan alat reproduksi wanita yaitu upaya untuk meningkatkan kesehatan reproduksi seorang wanita. Namun fenomena sekarang ini banyak wanita tidak mengetahui bagaimana cara pemeliharaan alat reproduksinya yang benar serta dampak yang terjadi apabila alat reproduksinya tidak diperhatikan kebersihannya dengan baik.
Kepedulian wanita Indonesia untuk menjaga kebersihan vagina di saat menstruasi masih terbilang rendah hal ini sesuai yang diungkapkan oleh ahli seksolog dr Ryan Thamrin SpOG, Saat menstruasi wanita Indonesia sangat hemat pembalut. Selama datang bulan yang biasanya tiga sampai tujuh hari, wanita Indonesia hanya menghabiskan 18 pembalut. Sedangkan wanita luar (Eropa) bisa menghabiskan 28 pembalut.
3
A : “...saya mengganti pembalut ya saat istirahat kerja aja, kalau selama kerja repot riwa-riwinya ke kamar mandi, terkadang kalau lupa bawa pembalut ya sekalian pulang kerja,sekalian mandi dulu....”
B : “...kalau pas gak banyak-banyaknya saya biasanya sehari cukup pakek pembalut 1 aja, kan darahnya cuma keluar dikit jadi gak perlu ganti-ganti lagi....”
Banyak faktor yang dapat mempengaruhi perilaku seseorang dalam menjaga kebersihan dirinya khusunya kebersihan saat menstuasi. Kesibukan bekerja menjadi salah satu faktor yang membuat seseorang mengabaikan hygiene pribadinya, dalam sehari pekerja pabrik dapat menghabiskan waktu 7-8 jam untuk bekerja. Sesuai dengan waktu bekerja pada PT. Intim Harmonis Foods Industri dimana pekerja khususnya pada karyawan produksi menghabiskan waktu ditempat kerja yaitu mencapai 8-9 jam dalam sehari.
4
terdiri dari 1.806 laki-laki dan sejumlah 2.589 perempuan (BPS Kabupaten Pasuruan, 2011).
Berdasarkan hasil studi pendahuluan yang dilakukan oleh peneliti di PT. Intim Harmonis Foods Industry mengenai perilaku hygiene menstruasi terbilang masih sangat rendah yaitu dari 30 responden, sebanyak 33% mengganti pembalut satu kali dalam sehari, dua kali dalam sehari sebanyak 43%, tiga kali dalam sehari sebanyak 23%. Melakukan cara cebok yang salah sebanyak 40% yaitu tidak melakukan dari arah depan ke belakang sehari-hari dan saat menstruasi. Tidak memotongg bulu pubis secara rutin sebanyak 33%. Dan data yang menunjukkan adanya gejala keputihan abnormal pada karyawan produksi di pabrik tersebut terbilang tinggi yaitu 67%. Keputihan yang dia alami bisa dikarenakan dari perilaku hygiene menstruasi salah. Hal
inilah yang mendorong peneliti tertarik untuk meneliti “Hubungan Perilaku
Hygiene Menstruasi dengan Kejadian Keputihan pada Pekerja Wanita di PT. Intim Harmonis Foods Industry ”.
1.2 Rumusan Masalah
Sebagaimana yang telah dibahas pada latar belakang di atas, maka peneliti merumuskan masalah sebagai berikut : Adakah hubungan perilaku hygiene menstruasi dengan kejadian keputihan pada pekerja wanita di PT. Intim Harmonis Foods Industry Sukorejo Pasuruan.
1.3 Tujuan Penelitian 1.3.1 Tujuan Umum
5
Industry Sukorejo Pasuruan. 1.3.2 Tujuan Khusus
1. Untuk mengidentifikasi perilaku hygiene menstruasi pekerja wanita di PT. Intim Harmonis Foods Industry Sukorejo Pasuruan.
2. Untuk mengidentifikasi kejadian keputihan pada pekerja wanita di PT. Intim Harmonis Foods Industry Sukorejo Pasuruan.
3. Untuk mengetahui hubungan antara perilaku hygiene menstruasi dengan kejadian keputihan pada pekerja wanita di PT. Intim Harmonis Foods Industry Sukorejo Pasuruan.
1.4 Manfaat Penelitian 1.4.1 Bagi Peneliti
Penelitian ini bermanfaat untuk mengetahui hubungan perilaku hygiene menstruasi dengan kejadian keputihan. Selain itu melalui penelitian ini, peneliti dapat meningkatkan pengetahuan yang bisa dijadikan bekal ketika berinteraksi dengan masyarakat di komunitas. 1.4.2 Bagi Masyarakat
Bagi masyarakat khususnya pada wanita yang mempunyai kesibukan bekerja di pabrik agar lebih memperhatikan tentang perilaku hygiene menstruasinya untuk dapat mencegah dampak buruk terhadap kesehatan organ reproduksinya sehingga dapat meningkatkan derajat kesehatan terhadap kesehatan organ reproduksinya melalui perilaku hygiene menstruasi.
1.4.3 Bagi Dinas Kesehatan
6
khususnya di bidang kesehatan reproduksi. 1.4.4 Bagi praktek keperawatan
Untuk menambah pengetahuan bagi tenaga kesehatan agar dapat menyampaikan tentang perilaku hygiene menstruasi yang baik dan benar kepada masyarakat dalam upaya meningkatkan mutu keperawatan terhadap kesehatan reproduksi .
1.4.5 Bagi Peneliti Selanjutnya
Menjadi masukan bagi peneliti lain untuk melakukan penelitian dalam skala yang lebih luas yang berkaitan dengan hubungan perilaku hygiene menstruasi dengan kejadian keputihan pada pekerja wanita.
1.5 Keaslian Penelitian
1. Penelitian yang dilakukan oleh Dianis Wulan Sari (2010), Hubungan perilaku higiene pribadi dengan kejadian keputihan pada siswi SMA Negeri 1 Loceret Kabupaten Nganjuk, dengan hasil penelitian tingkat personal hygiene perineal remaja putri mayoritas pada taraf yang cukup yaitu sebanyak 54 responden (51,9%). Persentase responden yang mengalami keputihan lebih banyak bila dibandingkan dengan responden yang tidak mengalami keputihan yaitu 83 responden (79,8%) dibanding 21 responden (20,2%). Ada hubungan antara tingkat personal hygiene perineal dengan kejadian keputihan pada remaja putri di SMK Muhammadiyah Kebumen dengan X2 hitung > X2 tabel (6,500>5,991).
7
umum sedangkan pada penelitian ini perilaku hygiene yaitu pada saat menstruasi sebagai variabel bebas dan sebagai variabel terikat adalah kejadian keputihan pada pekerja wanita sedangkan pada penelitian tersebut kejadian keputihan dengan responden yang diteliti yaitu pada remaja.
2. Penelitian yang dilakukan oleh Rizky Fadilah M.Ali (2012), Hubungan frekuensi penggunaan celana ketat (jeans) dengan kejadian keputihan (Flour ablus) pada Mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammmadiyah malang, dengan hasil penelitian didapat bahwa sebagian besar respo9nden dari kelompok kasus yaitu sebanyak 21 responden (36,2%) menggunakan celana ketat (jeans)tujuh kali seminggu atau setiuap sehari dan dari kelompok kontrol yaitu sebanyak 17 responden (29,3%) menggunakan celana ketat (jeans) tiga kali seminggu. Dari hasil perhitungan uji-t didapatkan nilai P= 0,001. Karena nilai P lebih kecildari alpha 5% (0,001< 0,050) sehingga Hi diterima.