• Tidak ada hasil yang ditemukan

KARIKATUR SEBAGAI REPRESENTASI PROBLEM SOSIAL TAHUN 2014 KARYA SAID ALWI DI HARIAN ANALISA MEDAN.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "KARIKATUR SEBAGAI REPRESENTASI PROBLEM SOSIAL TAHUN 2014 KARYA SAID ALWI DI HARIAN ANALISA MEDAN."

Copied!
24
0
0

Teks penuh

(1)

KARIKATUR SEBAGAI REPRESENTASI PROBLEM SOSIAL

TAHUN 2014 KARYA SAID ALWI DI HARIAN ANALISA

MEDAN

SKRIPSI

Diajukan untuk memenuhi sebagian syarat memperoleh gelar sarjana pendidikan

Oleh:

ANDIKA SAPUTRA

NIM 2113351005

JURUSAN SENI RUPA

FAKULTAS BAHASA DAN SENI

UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

(2)
(3)
(4)
(5)
(6)

1

ABSTRAK

Andika Saputra, NIM. 2113351005. Karikatur Sebagai Representasi Problem Sosial Tahun 2014 Karya Said Alwi di Harian Analisa Medan, Skripsi, Jurusan Seni Rupa, Fakultas Bahasa dan seni, Universitas Negeri Medan, 2016.

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan tema atau subject matter karya yang diangkat oleh Said Alwi di Harian Analisa Medan tahun 2014. Materi ini diangkat berdasarkan pertanyaan penelitian tentang tema, konsep dan prosedur penciptaan karya Said Alwi. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, dokumentasi dan wawancara. Sampel diambil secara porpusive berjumlah 15 dari populasi yang berjumlah 80 gambar karikatur yang dimuat di Harian Analisa

Medan. Hasil penelitian menggambarkan bahwa karikatur cenderung

mempresentasikan problem sosial yang ada di Sumatera Utara.

(7)

ii

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis ucapkan kepada Allah SWT Yang Maha Esa atas

berkat dan karunia yang telah diberikan-Nya bagi Penulis, sehingga penulis dapat

menyelesaikan skripsi ini dengan judul Karikatur Sebagai Representasi Problem

Sosial Tahun 2014 Karya Said Alwi di Harian Analisa Medan.

Skripsi ini diajukan sebagai salah satu persyaratan menyelesaikan

perkuliahan pada program S-1 Jurusan Pendidikan Seni Rupa Universitas Negeri

Medan.

Dalam Penulisan Skripsi ini penulis banyak mengalami kesulitan dan

permasalahan, namum berkat kesabaran dan dukungan serta dorongan dari

berbagai pihak akhirnya penulis dapat menyelesaikan penulisan Skripsi ini.

Maka pada kesempatan ini penulis dengan segala kerendahan dan

ketulusan hati penulis mengucapkan banyak terima kasih yang sebesar-besarnya

kepada :

1. Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd. Rektor Universitas Negeri Medan.

2. Dr. Isda Pramuniati, M.Hum. Dekan Fakultas Bahasa dan Seni Universitas

Negeri Medan.

3. Dr. Wahyu Tri Atmojo, M.Hum, Wakil Dekan I Fakultas Bahasa dan Seni

Universitas Negeri Medan.

4. Drs. Basyaruddin, M.Pd. Wakil Dekan II Fakultas Bahasa dan Seni

Universitas Negeri Medan.

5. Dr. Marice, M.Hum, Wakil Dekan III Fakultas Bahasa dan Seni

Universitas Negeri Medan.

6. Drs. Mesra, M. Sn, Ketua Jurusan Pendidikan Seni Rupa Fakultas Bahasa

(8)

iii

7. Drs. Gamal Kartono, M.Si, Sekertaris Jurusan Seni Rupa Fakultas Bahasa

dan Seni Universitas Negeri Medan.

8. Drs. Dwi Budiwiwaramulja, M.Sn, Pembimbing Skripsi yang telah banyak

memberikan bimbingan dan meluangkan waktu demi terselesaikannya Skripsi ini.

9. Dr. Agus Priyatno, M.Sn, Pembimbing Akademik

10.Bapak dan Ibu Dosen Jurusan Pendidikan Seni Rupa Fakultas bahasa dan

Seni Universitas Negeri Medan.

11.Said Alwi sebagai narasumber tentang Karikatur.

12.Kedua Orang Tua tercinta M. Syukrik Ks dan Harwati serta abang dan

Adik-adik penulis Terima kasih banyak atas dukungan dan doa yang diberikan kepada penulis.

13.Ayu Ananda Putri terima kasih atas doa, dukungan dan motifasi yang

diberikan kepada penulis.

14.Sahabat-sahabat penulis Sigit Pamungkas, S.Pd, Zikra Irantoni S.Pd,

Trinanda Redahni Prasetyo S.Pd, Maria Anggreni S.Pd, Mhd Taufik S.Pd, Aulia S.Pd, Vera Ops S.Pd, Yutika T, S.Pd, Khairiza Novira S. Pd, Siti Raudah S.Pd, Unitta Vita Omas Sianturi S.Pd, Evha Juita Tarigan S.Pd, Aldi S.P S.Pd, Rantasmi Ariga S.Pd, Ansori Sinaga, S.Pd, Adriman Manalu, S.pd. Dailami, S.pd Sefti A Lubis S. Pd, kelas C 2011, MAJOR ART, SANGKAR SENI, LIMA JARI, Medan Art Wood,

Penulis menyadari bahwa Skripsi ini masih jauh dari sempurna, untuk

demi kesempurnaan isi Skripsi ini penulis mengharapkan kritik dan masukan dari

pembaca demi tercapainya kualitas Skripsi yang lebih baik.

Akhir kata semoga Skripsi ini dapat berguna untuk kemajuan dunia seni pada

umumnya dan seni rupa khususnya

Medan, Maret 2016

Penulis

(9)

iv

(10)

v

B. Penelitian Yang Relevan ... 22

C. Kerangka Konseptual ... 24

BAB III METODE PENELITIAN ... 26

A. Lokasi Penelitian ... 26

B. Penilaian Laporan Penelitian ... 26

C. Metode Penelitian ... 27

2. Konsep Berkarya Said Alwi Dalam Menciptakan Karikatur ... 36

3. Prosedur Penciptaan (Creative Proses) ... 36

C. Analisis Data ... 37

(11)

vi

Harian Analisa Medan ... 38

2. Konsep Berkarya Said Alwi Dalam Menciptakan Karikatur di Harian Analisa Medan ... 55

3. Prosedur Penciptaan Karikatur Said Alwi ... 56

D. Pembahasan ... 61

E. Temuan Penelitian ... 61

1. Tentang Tema ... 61

2. Tentang Konsep ... 62

3. Tentang Prosedur Penciptaan ... 62

F. Rangkuman Penelitian ... 62

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ... 64

A. Kesimpulan ... 64

B. Saran ... 65

DAFTAR PUSTAKA ... 66

LAMPIRAN ... 67

(12)

vii

DAFTAR TABEL

Tabel 3.1. Jadwal Penelitian ... 27

Tabel 4.1. Tema Problem Sosial Karya Karikatur Said Alwi Tahun 2014 ... 35

Tabel 4.2. Tema Kejahatan ... 38

Tabel 4.3. Tema Lalu Lintas ... 40

Tabel 4.4. Tema BBM ... 41

Tabel 4.5. Tema Bantuan Sosial ... 42

Tabel 4.6. Tema Buruh ... 43

Tabel 4.7. Tema Kesehatan ... 44

Tabel 4.8. Tema Reklame ... 45

Tabel 4.9. Tema Pendidikan ... 46

Tabel 4.10. Tema KPK ... 48

Tabel 4.11. Tema Bencana ... 51

Tabel 4.12. Tema Sampah ... 52

Tabel 4.13. Tema Penggusuran Lahan ... 53

(13)

viii

DAFTAR GAMBAR

Gambar 4.1. Tema Kejahatan ... 38

Gambar 4.2. Tema Lalu Lintas ... 39

Gambar 4.3. Tema BBM ... 41

Gambar 4.4. Tema Bantuan Sosial ... 42

Gambar 4.5. Tema Buruh ... 43

Gambar 4.6. Tema Kesehatan ... 44

Gambar 4.7. Tema Reklame ... 45

Gambar 4.8. Tema Pendidikan ... 46

Gambar 4.9. Tema Reklame ... 48

Gambar 4.10. Tema Pendidikan ... 49

Gambar 4.11. Tema Kemiskinan ... 50

Gambar 4.12. Tema Bencana ... 51

Gambar 4.13. Tema Sampah ... 52

Gambar 4.14. Tema Penggusuran Lahan ... 53

Gambar 4.15. Tema PAD (Pendapatan Asli Daerah) ... 54

Gambar 4.16. Proses Sketching Pada Kertas ... 57

Gambar 4.17. Proses Penditailan Dengan Menggunakan Pen Drawing ... 58

Gambar 4.18. Proses Penditailan Dengan Menggunakan Pen Drawing ... 58

Gambar 4.19. Proses Pemberian Warna ... 59

(14)

ix

DAFTAR LAMPIRAN

LAMPIRAN 1 ... 68

LAMPIRAN 2 ... 69

LAMPIRAN 3 ... 71

(15)

1

yang dengan cara melebih-lebihkan ciri khas objek tersebut. Karikatur sendiri

berasal dari kata Italia caricare yang berarti memberi muatan atau

melebih-lebihkan. Karikatur menggambarkan subjek yang dikenal dan umumnya

dimaksudkan untuk menimbulkan kelucuan bagi pihak suatu subjek. Karikatur

telah menjangkau masyarakat luas melalui media cetak, terutama di Inggris,

karikatur telah menjadi sarana kritik sosial dan politik.

Dengan melihat potensi karikatur sebagai media pengungkapan kritik dan

satir, maka lahirlah sebuah istilah baru untuk gambar yang secara spesifik memuat

sindiran atau kritik. (Heller, 1981: 20). Berbagai majalah satire menjadi media

utama karikatur, peran yang kemudian dilanjutkan oleh surat kabar harian pada

abad ke-20. Kondisi ini juga berlanjut di Indonesia, berdampak di Medan.

Beberapa harian di Medan seperti Analisa, Waspada, Medan Bisnis, memang

memuat karikatur yang mengandung kritik sosial yang dikemas dengan bermacam

tema. Permasalahan topik ini perlu dicermati apakah sesuai dengan yang terjadi

masyarakat.

Karikatur pada umumnya menceritakan hal-hal yang terjadi di tengah-tengah

masyarakat itu sendiri, seperti masalah sosial, politik, bahkan juga yang terjadi di

(16)

2

tersebut juga terjadi Medan. Keterkaitan antara karikatur dengan apa yang terjadi

masyarakat apakah benar-benar signifikan, keterkaitan ini perlu diverifikasi,

benarkah tema karikatur di Medan berkaitan dengan apa yang terjadi pada

masyarakat Medan.

Karikatur biasanya dibuat oleh seorang pembuat karikatur yang bekerja

dibidang jurnalistik dengan berbagai macam bentuk dan teknik, sehingga bisa

mengakomodir kepentingan dari jurnalistik itu sendiri. Salah satu pembuat

karikatur yang biasa melengkapi surat kabar Analisa adalah Said Alwi.

Kehadiran tokoh rekaan karikatur Said Alwi ini oleh redaksi di Harian Analisa

diharapkan mampu menggambarkan realitas sosial atau isu yang sedang

berkembang dalam masyarakat. Pandangan Harian Analisa mungkin benar,

mungkin juga salah, bagaimanakah pandangan masyarakat tentang karya Said

Alwi? Gambaran maupun kritik dari suatu situasi atau kebijakan yang sedang

terjadi disajikan dalam karikatur yang menarik dan sanggup mewakili suara rakyat

dalam menyikapi berbagai persoalan hidup. Kehadiran karikatur Said Alwi dalam

surat kabar di Harian Analisa berposisi sebagai opini redaksi dalam tajuk rencana.

Dalam karikatur tersebut, selain berisi kritikan atau sindiran juga berisi saran

atau pesan terhadap tingkah laku tokoh masyarakat yang meliputi permasalahan

sosial dan politik. Salah satunya mengenai kritik terhadap kebijakan kenaikan

harga BBM yang menimbulkan pro-kontra di sejumlah kalangan. Komentar

maupun kritiknya yang tajam, menggelitik, dengan selalu memilih topik yang

hangat membuat Karikartunis sangat dikenal dan menjadi simbol serta maskot

(17)

3

Said Alwi, apakah karikatur Said Alwi memiliki kecenderungan untuk membela

pihak yang lemah ?

Karikatur Said Alwi memiliki karakter yang menjadi ciri tersendiri

dibandingkan dengan karikatur yang dimuat pada surat kabar lain. Kehadiran

karikatur Said Alwi yang digambarkan dengan karakter tokoh yang tidak seperti

visualisasi aslinya, tetapi berupa simbol tertentu untuk lebih menekankan arti yang

hendak dikembangkan dalam teks berita yang berupa gambar karikatur. Gambar

tersebut dapat diamati dari pemilihan kata, kalimat, grafis atau aksentuasi gambar.

Hal itu digunakan untuk memberikan citra tertentu terhadap suatu peristiwa.

Karikatur inilah yang dianggap mampu menggambarkan realitas sosial ke dalam

realitas media. Karena Said Alwi mampu merepresentasikan problem sosial ke

dalam karikaturnya.

Peneliti ingin mengetahuai bagaimana karikatur karya Said Alwi dan

persoalan yang dipresentasikan nya kedalam karikatur dan bagaimana pemikiran

Said Alwi tentang karikatur. Hal inilah yang kemudian mendorong peneliti

memilih karikatur Said Alwi yang memuat realitas problem sosial sebagai obyek

penelitian, karena dalam penyampaian pesan dan kritik sosial memiliki karakter

yang kuat. Selain itu, dalam mengkonstuksi melalui karikaturnya, apakah mampu

mewakili suara hati rakyat dan bersikap netral tanpa berpihak pada siapapun.

situasi negara yang labil mampu dipotret Said Alwi dalam karya-karya yang

begitu menarik. dan dapat menghadirkannya kembali dalam bentuk karikatur.

Berbagai masalah sosial yang timbul dalam masyarakat menjadi tema yang

(18)

4

memiliki ciri khas sendiiri dalam menyampaikan apa yang mereka ingin

sampaikan kepada para pembaca. Pastinya juga dari gambar-gambar yang

digambarkan memiliki makna tersendiri yang bisa ditafsirkan sendiri oleh para

pembacanya.

Gambar atau simbol-simbol yang digunakan tentulah yang menarik dan tidak

menyentuh langsung hal yang ingin disampaikan. Biasanya simbol atau gambar

yang digunakan adalah simbol atau hal yang biasa ada di masyarakat itu sendiri.

Tapi ada juga para pembuat karikatur ini yang langsung menggunakan

simbol-simbol yang berkaitan dengan hal yang ingin disampaikan tersebut. Surat kabar di

Indonesia sangatlah beragam dan banyak sekali jumlahnya, baik itu surat kabar

lokal ataupun berskala nasional. Salah satu surat kabar lokal yang ada di Sumatera

Utara khususnya Kota Medan ialah surat kabar Analisa. Surat kabar ini identik

permasalahan yang terjadi di Sumatera Utara dan juga beberapa berita umum,

diantaranya berita-berita kabar nasional dan internasional. Seperti pada surat

kabar lain pada umumnya,

Seperti kebanyakan karikatur, juga selalu menceritakan hal-hal baru yang

terjadi di masyarakat luas. Baik itu politik, ekonomi, budaya, olah raga, seni dan

lainnya. Penulis sangat tertarik dengan keberadaan karikatur milik Said Alwi

dikarenakan banyak hal yang dimana tema-tema dihadirkan kembali melalui

sebuah karikatur dengan teknik yang sederhana tapi memuat saran dan bagaimana

respon masyarakat menanggapinya apakah sudah sesuai dengan alur cerita yang

disampaikan. Bahkan karikatur ini merupakan teman dari penulis, dimana

(19)

5

dianalisis/diteliti lebih mendalam dalam sebuah tugas akhir. Dengan latar

belakang yang telah dikemukakan, penulis ingin menganalisis karikatur, yang

digunakan dalam surat kabar atau koran khususnya surat kabar Harian Analisa

Medan.

Berdasarkan alasan-alasan tersebut di atas, peneliti bermaksud meneliti

karikatur karya Said Alwi dengan judul : Karikatur sebagai Representasi Problem

Sosial Tahun 2014 karya Said Alwi di Harian Analisa Medan.

B. Identifikasi Masalah

Berdasarkan latar belakang masalah di atas, maka masalah yang dapat

diidentifikasi dalam penelitian ini adalah :

1. Ada problem sosial yang dikarikaturkan oleh Said Alwi

2. Ada konsep dalam penciptaan karikatur Said Alwi yang diterapkan di

Harian Analisa.

3. Proses penciptaannya belum pernah diteliti.

C. Batasan Masalah

Berdasarkan uraian latar belakang di atas, maka penulis perlu membatasi

masalah yang menjadi dasar analisis dalam menyusun skripsi untuk menghindari

ruang lingkup yang terlalu luas, Penulis hanya fokus kepada karikatur yang dibuat

oleh Said Alwi yang mempresentasikan problem sosial yang terbit tahun 2014 di

(20)

6

Hal ini dilakukan agar permasalahan yang akan diteliti tidak melebar

sehingga tercapai maksud dan tujuan dari diadakannya penelitian ini.

D. Perumusan Masalah

Rumusan masalah pada penelitian ini adalah sebagai berikut :

1. Apa saja tema problem sosial yang dikarikaturkan oleh Said Alwi

pada Tahun 2014?

2. Bagaimana konsep berkarya Said Alwi dalam menciptakan karikatur di

Analisa tahun 2014

3. Bagaimana prosedur (Creative Prosess) penciptaan karikatur oleh Said

Alwi.

E. Tujuan Penelitian

Adapun tujuan yang ingin dicapai dalam penulisan skripsi ini ialah:

1. Untuk mendeskripsikan tema problem sosial yang terkandung dalam

karikatur Karya Said Alwi.

2. Untuk mendeskripsikan bagaimana konsep penciptaan karikatur Said

Alwi merepresentasikan Problem Sosial di Indonesia, dan di kota

Medan.

3. Untuk mendeskripsikan mengetahui prosedur penciptaan karikatur Said

(21)

7

F. Manfaat Penelitian

Berikut adalah beberapa manfaat yang dapat diambil dari penelitian ini :

a) Bagi peneliti :

1. Sebagai sumber informasi mengenai tema karikatur sebagai

representasi problem sosial.

2. Sebagai penambah wawasan dan pengetahuan mengenai

penciptaan karikatur di surat kabar.

b) Bagi kalangan Institusi :

1. Sebagai sumber pengetahuan bagi Mahasiswa Seni Rupa

mengenai karikatur disurat kabar.

2. Sebagai sumber informasi bagi Mahasiswa Seni Rupa

mengenai Said Alwi selaku karikartunis di Harian Analisa

Medan.

c) Bagi kalangan umum :

1. Sebagai sumber informasi tentang problem sosial

2. Sebagai sumber informasi bagi kalangan umum mengenai

(22)

64

64 BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian pada proses pengerjaan karikatur yang

diterapkan oleh Said Alwi 2014, tentang tema, konsep, dan prosedur penciptaan

maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut :

1. Tema karya karikatur Said Alwi memiliki kecenderungan berisi

masalah problem sosial sehari-hari yang sering terjadi di masyarakat

Indonesia dan Sumatera Utara

2. Penciptaan karikatur Said Alwi cenderung menggunakan metode

deformasi, distorsi sehingga memberi kesan lucu. Konsep ide

penciptaan karya karikatur Said Alwi lebih cenderung semua tentang

tema problem sosial. Ide atau tema cenderung diberikan oleh tim

redaksi dari Harian Analisa Medan.

3. Prosedur penciptaan karya Said Alwi dibagi ke dalam tiga tahapan

pokok yaitu; tahapan pertama, berupa pencarian ide atau gagasan;

tahapan kedua, berupa pendalaman atau pematangan ide atau gagasan

tersebut; tahapan ketiga, yaitu tahapan terakhir berupa perwujudan

(23)

65

B. Saran

Berdasarkan hasil penelitian dan kesimpulan, maka peneliti menyampaikan

beberapa saran sebagai berikut:

1. Bagi Mahasiswa Unimed diharapkan bisa menjadi referensi dalam

pembelajaran karikatur.

2. Bagi Mahasiswa Unimed diharapkan bisa mengenal pembuat karikatur

(24)

66

DAFTAR PUSTAKA

Abdullah. (2000). Indonesia Merdeka. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Bahari, N.(2008). KritikSeni, Wacana, Apresiasi, danKreasi.Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Brewster Ghiselin. (1983). Proses Kreatif. Gunung Jati.Debdikbud. (2007). KBBI. Jakarta: Balai Pustaka.

Ensiklopedia Nasional Indonesia. (1988). Ensiklopedia Nasional Indonesia.

Kartika, Sony Dharsono. (2004). SeniRupa Modern. Bandung: RekayasaSains

Pramono. (1981). Karikatur-Karikatur . Jakarta. : Sinar Harapan.

Sibarani, Augustin. ( 2001). Karikatur dan Politik. Jakarta: Institut Studi Arus Informasi.

Soebakto. (1987). Seni Rupa Praktis. Jakarta: Aries Lima.

Steven Heller. (1981). Man bites Man,. New York: A&W Publisher.

Stuart Hall. (1997). Refresentation: culture and Presentation and signifling

Practies. London: Sage Publication.

Susanto. Mikke (2011). Diksi Rupa Yogyakarta. Dicti Art...1967.

Encyclopedia of World Art Vol. XII New York , 107.

Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sunaryo, Aryo. (2002). Anatomi Plastis. Semarang: Unnes press.

Syakir dan Mujiyono . (2007). Gambar 1 . Semarang: Unnes Press.

Referensi

Dokumen terkait

[r]

Chapter 2, Boost Your Search, focuses on the ways to boost your search and covers topics such as scoring, the dismax query parser, and various function queries that help

Sel-sel tubuh (somatik) memiliki potensi untuk tumbuh kembali membentuk jaringan yang sama, sedangkan sel embrionik tidak. Dengan aktivitas perbanyakan sel tersebut, akan

Pada penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif, yaitu suatu metode penelitian yang bersifat menggambarkan kenyataan atau fakta sesuai dengan data

Kita bisa menggunakan mikrofon (jenis transducer yang mengubah energi suara menjadi sinyal listrik) untuk mempelajari sinyal suara dengan memasangnya ke Osiloskop... Aplikasi

Pertama, pemerintah sebaiknya menghapuskan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 27 Tahun 2017 tentang HET untuk daging sapi, dan menggunakan perdagangan internasional

Pelaksanaan penilaian portofolio, harus memenuhi beberapa kriteria berikut: 1) melaksanakan proses pembelajaran terkait tugas portofolio dan menilainya pada saat

PENERAPAN PENDEKATAN PROBLEM SOLVING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYELESAIKAN SOAL CERITA MATEMATIKA DI SEKOLAH DASAR.. Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu