PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY TRAINING TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA PADA PELAJARAN FISIKA.

16 

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Teks penuh

(1)

Oleh:

Yuna Winanda 4123321057

Program Studi Pendidikan Fisika

SKRIPSI

Diajukan Untuk Memenuhi Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

(2)
(3)

RIWAYAT HIDUP

Yuna Winanda lahir di Gunung Tua Kecamatan Padang Bolak

Kabupaten Padang Lawas Utara, pada tanggal 24 Juli 1994. Ayah bernama Sahlan

Simatupang dan Ibu bernama Maslel Harahap dan merupakan anak kedua dari tiga

bersaudara. Pada tahun 2000, penulis masuk SD Negeri 7 Padang Bolak dan lulus

pada tahun 2006. Pada tahun 2006, penulis melanjutkan sekolah di SMP Negeri 1

Padang Bolak dan lulus pada tahun 2009. Pada tahun 2009, penulis melanjutkan

sekolah di SMA Negeri 1 Padang Bolak dan lulus pada tahun 2012. Pada tahun

2012, penulis diterima di Program Studi Pendidikan Fisika Jurusan Fisika,

(4)

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY TRAINING TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA PADA

PELAJARAN FISIKA

YUNA WINANDA (NIM: 4123321057) ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah keterampilan proses sains siswa dengan menggunakan model pembelajaran inquiry training lebih tinggi daripada pembelajaran konvensional pada materi Fluida Dinamis di kelas XI Semester II di SMA Negeri 1 Kualuh Hulu T.A. 2015/2016.

Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI Semester genap SMA Negeri 1 Kualuh Hulu yang terdiri dari lima kelas. Sampel penelitian ini diambil dua kelas yaitu kelas XI-2 (sebagai kelas eksperimen) dan kelas XI-3 (sebagai kelas kontrol) yang masing-masing berjumlah 38 siswa yang ditentukan dengan teknik Simple Random Sampling, yaitu teknik pengambilan sampel dari populasi dilakukan secara acak tanpa memperhatikan strata yang ada dalam populasi itu. Kemudian diberikan perlakuan yang berbeda, kelas eksperimen dengan model pembelajaran inquiry training dan kelas kontrol dengan pembelajaran konvensional. Data yang digunakan dalam penelitian ini digunakan tes essai, jumlah soal 7 item yang telah divalidkan oleh validator.

Dari hasil penelitian diperoleh hasil signifikan bahwa keterampilan proses sains siswa dengan menggunakan model pembelajaran inquiry training lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional.

(5)

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis ucapkan kepada Allah SWT, atas segala rahmat

dan nikmat yang dikaruniakan-Nya kepada penulis hingga penelitian ini dapat

selesai tepat pada waktunya.

Skripsi berjudul “ Pengaruh Model Pembelajaran Inquiry Training

Terhadap Keterampilan Proses Sains Siswa Pelajaran Fisika.” Adapun skripsi ini disusun untuk memperoleh gelar Sarjana Pendidikan Fisika Fakultas

Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Medan.

Pada kesempatan ini penulis mengucapkan ribuan terima kasih kepada

Bapak Prof.Dr.Nurdin Bukit,M.Si selaku Dosen Pembimbing Skripsi. Beliau telah

banyak memberikan bimbingan dan saran-saran kepada penulis sejak awal

penulisan proposal hingga akhir penulisan skripsi ini. Ucapan terima kasih juga

disampaikan kepada Bapak Dr.Ridwan A Sani,M.Si, Bapak Dr.Rahmatsyah, M.Si

dan Bapak Winsyahputra Ritonga, M.Si sebagai dosen penguji I, II, III yang telah

memberikan masukan dan saran-saran mulai dari rencana penelitian sampai

penyusunan skripsi ini. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Bapak Drs.

Juru Bahasa Sinuraya,M.Pd selaku dosen Pembimbing Akademik yang telah

membimbing dan memotivasi penulis selama perkuliahan. Ucapan terima kasih

juga disampaikan kepada Bapak Dr.Asrin Lubis,M.Pd selaku Dekan FMIPA

Unimed dan Bapak Alkhafi Maas Siregar,M.Si selaku ketua Jurusan Fisika, dan

kepada seluruh Bapak dan Ibu dosen beserta Staf Pegawai Jurusan Fisika FMIPA

UNIMED yang sudah membantu penulis selama perkuliahan. Ucapan terima

kasih juga disampaikan kepada Bapak Drs.H.Tambunan Sibuea,M.Pd selaku

kepala sekolah SMAN 1 Kualuh Hulu, Ibu Mahdalena Siregar,S.Pd selaku guru

bidang studi Fisika yang telah banyak membantu dan membimbing penulis

selama penelitian dan para guru serta staf administrasi yang telah memberikan

kesempatan dan bantuan kepada penulis selama melakukan penelitian.

Ucapan terima kasih terbesar penulis sampaikan kepada Ibunda tercinta

Maslel Harahap yang senantiasa memberikan doa, dukungan, semangat,

kesabaran, perhatian, pengorbanan, material dan kasih sayang yang begitu besar

(6)

ini, dan juga kepada Almarhum Ayahanda Sahlan Simatupang yang telah

mengajarkan penulis sifat yang tak pernah putus asa, bertanggung jawab, disiplin,

sabar dan ramah kepada siapapun, semoga Allah memberikan tempat terbaik di

surga-Nya. Skripsi ini penulis hadiahkan kepada ayahanda, penulis berjanji selalu

menjadi yang terbaik dan membanggakan. Ucapan terima kasih kepada Nantulang

Hj. Nurbayani Siregar yang telah membimbing, mendidik, memberikan perhatian,

dukungan dan doanya kepada penulis selama mengikuti perkuliahan di UNIMED.

Terima kasih kepada Kakak Mariatul Kibitia dan Adik Anggi Rustiansyah yang

memberikan doa dan dukungannya. Terima kasih juga kepada kakak sepupu

Mailani Quanti Harahap, S.Si yang menjadi teman curhat terbaik, selalu

memberikan arahan, dukungan dan motivasinya. Terima kasih juga penulis

ucapkan kepada keluarga besar di Gunung Tua dan di Medan yang senantiasa

memberikan doanya.

Penulis juga mengucapkan terima kasih kepada para sahabat (Nita

Agustari, Srimul, Rizki, Azhari, Habibi, Nyak, Sinta, Dee, Juli, Tity, Nova, Lely

dan Fazmi), kalian telah memberikan arti indahnya sebuah persahabatan,

ketulusan, penghilang kebosanan, serta saling memberi semangat kepada penulis.

Terima kasih juga kepada rekan-rekan Fisika 2012 terkhusus keluarga besar

Fisika Ekstensi B 2012, kakak dan abang stambuk di Fisika UNIMED, keluarga

besar PPLT Unimed 2015 SMKN 1 Kisaran yang tidak dapat penulis tulis satu

persatu, yang senantiasa membantu dan memberikan semangat, serta canda tawa

kepada penulis.

Penulis menyadari bahwa skripsi ini masih jauh dari kesempurnaan. Oleh

karena itu penulis mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun dari

semua pihak demi kesempurnaan skripsi ini. Kiranya skripsi ini bermanfaat bagi

pembaca dan dunia pendidikan.

Medan, Juni 2016

Penulis,

(7)

DAFTAR ISI

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 7

2.1 Kerangka Teoritis 7

2.1.1 Pengertian Belajar 7

2.1.2 Pengertian Hasil Belajar 7

2.1.2.1 Ranah Kognitif 8

2.1.2.2 Ranah Afektif 8

2.1.2.3 Ranah Psikomotorik 9

2.1.3 Pengertian Model Pembelajaran 9

2.1.4 Model Pembelajaran Inquiry Training 11

2.1.4.1 Peran Guru 13

2.1.4.2 Kelebihan dan Kekurangan Model Pembelajaran Inquiry Training 14

2.1.5 Keterampilan Proses Sains 15

2.1.6 Model Pembelajaran Konvensional 17

2.2 Kerangka Konseptual 17

2.3 Hipotesis 18

BAB III METODE PENELITIAN 19

(8)

3.2 Populasi dan Sampel Penelitian 19

3.3 Variabel Penelitian 19

3.4 Jenis dan Desain Penelitian 19

3.4.1 Jenis Penelitian 19

3.7 Teknik Pengumpulan Data 24

3.8 Teknik Analisis Data 24

3.8.1 Uji Normalitas 24

3.8.2 Uji Homogenitas 25

3.8.3 Uji Hipotesis 26

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 29

4.1 Hasil Penelitian 29

4.1.1. Deskripsi Data Penelitian 29

4.1.1.1. Data Pretes Kelas Eksperimen dan Kelas Kontrol 29 4.1.1.2. Data Postes Kelas Eksperimen dan Kelas Kontrol 30

4.1.2. Pengujian Analisis Data 32

4.1.2.1. Uji Normalitas Data 32

4.1.2.2. Uji Homogenitas Data 32

4.1.2.3. Uji Hipotesis 33

4.1.3. Hasil Belajar 34

4.1.3.1. Hasil Belajar KPS Siswa 34

4.1.3.2. Perkembangan Sikap Kelas Eksperimen 42 4.1.3.3. Perkembangan Keterampilan Kelas Eksperimen 43

4.2. Pembahasan 44

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 48

5.1. Kesimpulan 48

5.2. Saran 48

(9)

DAFTAR GAMBAR

Halaman

Gambar 3.1 : Skema Rancangan Penelitian 22

Gambar 4.1 : Data Pretes Kelas Eksperimen dan Kelas Kontrol 30

Gambar 4.2 : Data Postes Kelas Eksperimen dan Kelas Kontrol 31

Gambar 4.3 : Hasil Belajar KPS Siswa 35

Gambar 4.4 : Persentase Indikator KPS 1 Siswa Kelas Eksperimen 36

Gambar 4.5 : Persentase Indikator KPS 2 Siswa Kelas Eksperimen 37

Gambar 4.6 : Persentase Indikator KPS 3 Siswa Kelas Eksperimen 38

Gambar 4.7 : Persentase Indikator KPS 4 Siswa Kelas Eksperimen 39

Gambar 4.8 : Persentase Indikator KPS 5 Siswa Kelas Eksperimen 40

Gambar 4.9 : Persentase Indikator KPS 6 Siswa Kelas Eksperimen 41

Gambar 4.10 : Persentase Indikator KPS 7 Siswa Kelas Eksperimen 42

Gambar 4.11 : Perkembangan Sikap Siswa di Kelas Eksperimen 42

(10)

DAFTAR TABEL

Halaman Tabel 2.1 : Ikhtisar dan Perbandingan Model-Model Pembelajaran 10

Tabel 2.2 : Langkah-Langkah Pembelajaran Inquiry Training 12

Tabel 2.3 : Komponen dan Indikator KPS 16

Tabel 3.1 : Two Group Pretest – Postest Design 20

Tabel 3.2 : Spesifikasi Tes Hasil Belajar 23

Tabel 4.1 : Nilai Pretes Kelas Eksperimen dan Kelas Kontrol 29

Tabel 4.2 : Nilai Postes Kelas Eksperimen dan Kelas Kontrol 31

Tabel 4.3 : Ringkasan Hasil Perhitungan Nilai Rata-Rata, Standar Deviasi,

Dan Varians 32

Tabel 4.4 : Ringkasan Hasil Uji Normalitas Kedua Kelas 32

Tabel 4.5 : Ringkasan hasil Uji Homogenitas Kedua Kelas 33

Tabel 4.6 : Ringkasan Perhitungan Uji Hipotesis Pretes Siswa 33

(11)

DAFTAR LAMPIRAN

Halaman Lampiran 1 : Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) 52

Lampiran 2 : Lembar Kerja Siswa (LKS) 73

Lampiran 3 : Bahan Ajar 81

Lampiran 4 : Kisi-Kisi Instrumen KPS 91

Lampiran 5 : Soal Untuk Siswa 98

Lampiran 6 : Rubrik Penilaian Sikap dan Keterampilan Siswa 100 Lampiran 7 : Rekapitulasi Penilaian Sikap dan Keterampilan Siswa 102 Lampiran 8 : Rekapitulasi Nilai Pretes Kelas Eksperimen 106 Lampiran 9 : Rekapitulasi Nilai Pretes Kelas Kontrol 108 Lampiran 10 : Rekapitulasi Nilai Postes Kelas Eksperimen 110 Lampiran 11 : Rekapitulasi Nilai Postes Kelas Kontrol 112 Lampiran 12 : Perhitungan Nilai Rata-Rata, Standar Deviasi

dan Varians 114

Lampiran 13 : Uji Normalitas Data 117

Lampiran 14 : Uji Homogenitas Data 120

Lampiran 15 : Uji Hipotesis 123

Lampiran 16 : Data Pretes dan Postes Kelas Eksperimen 127 Lampiran 17 : Data Pretes dan Postes Kelas Kontrol 129 Lampiran 18 : Penilaian Keterampilan Siswa Kelas Eksperimen 131 Lampiran 19 : Penilaian Sikap Siswa Kelas Eksperimen 137 Lampiran 20 : Rekapitulasi Penilaian Sikap Siswa Kelas Eksperimen 143 Lampiran 21 : Rekapitulasi Penilaian Keterampilan Siswa

Kelas Eksperimen 146

Lampiran 22 : Postes Kelas Eksperimen dan Kelas Kontrol 148

Lampiran 23 : Dokumentasi 149

Lampiran 24 : Daftar Nilai Kritis Untuk Uji Liliefors 153 Lampiran 25 : Tabel Wilayah Luas di Bawah Kurva Normal 0 ke z 154 Lampiran 26 : Daftar Nilal Persentil Untuk Distribusi F 155

Lampiran 27 : Daftar NiIai Persentil Untuk Distribusi t 157

Lampiran 28 : Surat Persetujuan Pembimbing Skripsi 158

Lampiran 29 : Surat Izin Penelitian 159

(12)

DAFTAR LAMPIRAN

Halaman Lampiran 1 : Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) 52

Lampiran 2 : Lembar Kerja Siswa (LKS) 73

Lampiran 3 : Bahan Ajar 81

Lampiran 4 : Kisi-Kisi Instrumen KPS 91

Lampiran 5 : Soal Untuk Siswa 98

Lampiran 6 : Rubrik Penilaian Sikap dan Keterampilan Siswa 100 Lampiran 7 : Rekapitulasi Penilaian Sikap dan Keterampilan Siswa 102 Lampiran 8 : Rekapitulasi Nilai Pretes Kelas Eksperimen 106 Lampiran 9 : Rekapitulasi Nilai Pretes Kelas Kontrol 108 Lampiran 10 : Rekapitulasi Nilai Postes Kelas Eksperimen 110 Lampiran 11 : Rekapitulasi Nilai Postes Kelas Kontrol 112 Lampiran 12 : Perhitungan Nilai Rata-Rata, Standar Deviasi

dan Varians 114

Lampiran 13 : Uji Normalitas Data 117

Lampiran 14 : Uji Homogenitas Data 120

Lampiran 15 : Uji Hipotesis 123

Lampiran 16 : Data Pretes dan Postes Kelas Eksperimen 127 Lampiran 17 : Data Pretes dan Postes Kelas Kontrol 129 Lampiran 18 : Penilaian Keterampilan Siswa Kelas Eksperimen 131 Lampiran 19 : Penilaian Sikap Siswa Kelas Eksperimen 137 Lampiran 20 : Rekapitulasi Penilaian Sikap Siswa Kelas Eksperimen 143 Lampiran 21 : Rekapitulasi Penilaian Keterampilan Siswa

Kelas Eksperimen 146

Lampiran 22 : Postes Kelas Eksperimen dan Kelas Kontrol 148

Lampiran 23 : Dokumentasi 149

Lampiran 24 : Daftar Nilai Kritis Untuk Uji Liliefors 153 Lampiran 25 : Tabel Wilayah Luas di Bawah Kurva Normal 0 ke z 154 Lampiran 26 : Daftar Nilal Persentil Untuk Distribusi F 155

Lampiran 27 : Daftar NiIai Persentil Untuk Distribusi t 157

Lampiran 28 : Surat Persetujuan Pembimbing Skripsi 158

Lampiran 29 : Surat Izin Penelitian 159

(13)

48

pengujian hipotesis di SMA Negeri 1 Kualuh Hulu, maka dapat disimpulkan

sebagai berikut :

1. Pengaruh model pembelajaran inquiry training terhadap keterampilan proses

sains siswa adalah siswa lebih memahami indikator pada setiap komponen

KPS yang ada dikarenakan siswa dibawa secara langsung ke dalam proses

ilmiah melalui eksperimen/percobaan yang diberikan peneliti.

2. Pengaruh model pembelajaran konvensional terhadap keterampilan proses

sains siswa adalah siswa kurang memahami dari setiap indikator yang ada

pada setiap komponen KPSnya terlihat dari persentase pada setiap indikator.

Hal ini karenakan siswa hanya mendengarkan informasi tanpa melakukan

eksperimen/percobaan secara langsung dan siswa lebih sering mengerjakan

soal-soal perhitungan sehingga siswa lebih sulit untuk mengerjakan soal-soal

yang berbentuk KPS.

3. Keterampilan proses sains siswa yang diajar dengan menggunakan model

pembelajaran inquiry training lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang

diajar dengan model pembelajaran konvensional.

5.2. Saran

Selama proses penelitian yang dilakukan oleh peneliti ada beberapa

kelemahan dari penelitian ini yaitu peneliti tidak mencari tingkat kesukaran dari

masing-masing soal yang diberikan kepada siswa, dan peneliti juga kurang

memperhatikan proses pembelajaran pada tahap ke 3 dan tahap ke 4 dalam sintaks

inquiry training, maka sebagai tindak lanjut dari penelitian ini disarankan

beberapa hal sebagai berikut :

1. Untuk peneliti selanjutnya yang menggunakan model pembelajaran inquiry

training terhadap KPS sebaiknya menggunakan media agar KPS yang

(14)

2. Terlebih dahulu mencari tingkat kesukaran dari masing-masing soal yang

akan diberikan kepada siswa.

3. Menggunakan validasi ramalan dalam memvalidkan soal yang akan diberikan

kepada siswa ketika penelitian.

4. Lebih menguasai dan memahami setiap fase yang ada dalam model

pembelajaran inquiry training.

5. Sebelum menjalankan fase-fase yang ada, sebaiknya peneliti terlebih dahulu

memberikan stimulus berupa peristiwa/kejadian melalui video atau apersepsi

dan mengajak siswa mengumpulkan data/informasi serta mengembangkannya

sehingga siswa tidak bingung dan mulai terbiasa dengan tahapan model

(15)

DAFTAR PUSTAKA

Aminah, S., dan Derlina, (2015), Efek Model Pembelajaran Inquiry Training Dan Kemampuan Berpikir Logis Terhadap Keterampilan Proses Sains Siswa, Jurnal Online Pendidikan Fisika, Volume 4 (2) Hal: 63-68

Arends, R.I., (2009), Belajar Untuk Mengajar (Learning To Teach) Buku 2 Edisi 9. Pustaka Belajar, Yogyakarta.

Dimyati, dan Mudjiono., (2009), Belajar dan Pembelajaran, Rineka Cipta, Jakarta.

Harlen, W., dan Elsgeest, J., (1992) ENESCO Sourcebook for Science in the Primary School, Imprimerie de ls Manutention, France.

Hutagalung, A., (2013), Efek Model Pembelajaran Inquiry Training Berbasis Media Komputer Terhadap Keterampilan Proses Sains Dan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa, Jurnal Online Pendidikan Fisika, Volume 2 (2) Hal: 9-16

Istarani, (2012), 58 Model Pembelajaran Inovatif, Media Persada, Medan.

Joyce, B., Weil, M., dan Calhoun, E., (2009), Model-Model Pembelajaran Edisi Delapan, Pustaka Belajar, Yogyakarta.

Kanginan, M., (2015), FISIKA untuk SMA Kelas XI, Erlangga, Jakarta.

Ngalimun, (2013), Strategi dan Model Pembelajaran, Penerbit Aswaja Pressindo, Yogyakarta.

Pandey.A, Nanda. G.K., and Ranjan.V., (2011), Effectiveness of Inquiry Training Model over Conventional Teaching Method on Academic Achievement of Science Students in India, Journal of Innovative Research in Education. Volume 1 (1) Hal: 7-20

Sagala, S., (2009), Konsep dan Makna Pembelajaran, Penerbit Alfabeta, Bandung.

(16)

Sanjaya, W., (2011), Srategi Pembelajaran Berorientasi standar Proses pendidikan, Kencana, Jakarta.

Sardiman, (2009), Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar, Rajawali Press, Jakarta.

Slameto, (2010), Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya, Rineka Cipta, Jakarta.

Sudjana, (2005), Metode Statistika, Tarsito, Bandung.

Sudjana, N., (2010), Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar, PT. Remaja Rosdakarya, Bandung.

Sugiyono, (2011), Statistika Untuk Penelitian, Alfabeta, Bandung.

Suprijono, A., (2012), Cooperative Learning Teori & Aplikasi PAIKEM, Pustaka Pelajar, Yogyakarta.

Trianto, (2009), Mendesain Model Pembelajaran Inovatif-Progresif, Kencana, Jakarta.

Trisno, Kendek, Y., dan Pasaribu, M., (2013), Pengaruh Model Pembelajaran Inquiry Training Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Pokok Bahasan Kalor Siswa SMP Negeri 9 Palu, Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako, Volume 2 (1) Hal: 14-20

Uno, H.B., (2010), Model Pembelajaran, Bumi aksara, Jakarta.

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...