• Tidak ada hasil yang ditemukan

Regenerasi Terubuk (Saccharum edule Hasskarl) Secara In Vitro

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Regenerasi Terubuk (Saccharum edule Hasskarl) Secara In Vitro"

Copied!
24
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1  Sumber eksplan in vitro: A. tunas; B. “janggle” bunga
Gambar 2  Tunas yang dihasilkan: A. 0,25 mg l-1 TDZ; B. tunas utuh; C. tunas

Referensi

Dokumen terkait

Sedangkan ES primer yang terbentuk dari kotiledon dalam media induksi dengan penambahan kombinasi 2,4-D dan NAA masing-masing 10 ppm, mampu membentuk rata-rata 26 ES sekunder

Rerata jumlah tunas tertinggi terdapat pada eksplan biji utuh yang ditanam pada media tanpa BAP dan pemberian BAP cenderung menurunkan jumlah tunas sedangkan jumlah tunas

Kalus tebu klon PS 862, PS 864, PS 881, dan VMC 86-550 pada media MS+1,5 mg/l 2,4-D dimulai dari perlakuan I (induksi kalus tebu selama 3 minggu); S1 (pemeliharaan kalus

Pada penelitian induksi kalus, ketiga jenis eksplan (daun muda, hipokotil, dan ujung akar) dari ketiga kultivar cabai yang diuji (Gelora, Sudra, Chili 109) yang ditumbuhkan

Pada penelitian induksi kalus, ketiga jenis eksplan (daun muda, hipokotil, dan ujung akar) dari ketiga kultivar cabai yang diuji (Gelora, Sudra, Chili 109) yang ditumbuhkan

Pada penelitian induksi kalus, ketiga jenis eksplan (daun muda, hipokotil, dan ujung akar) dari ketiga kultivar cabai yang diuji (Gelora, Sudra, Chili 109) yang ditumbuhkan

Hal ini ditunjukkan dengan adanya respon yang lebih baik dari eksplan embrio muda Fasan yang telah ditransfor- masi dalam membentuk kalus di media induksi kalus ( resting ), yaitu

Mata tunas ditanam di media prakondisi selama 4 minggu (A), lalu disubkultur ke media perlakuan (B) dan pada 4 MST (minggu setelah tanam) di media perlakuan bakal tunas mulai