Pemanfaatan Kulit Jengkol (Pithecellobium jiringa Prain) Sebagai Adsorben Dalam Penyerapan Logam Cd (II) Pada Limbah Cair Industri Pelapisan Logam
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Dengan membandingkan teori dan hasil yang diperoleh dari penelitian, dapat disimpulkan bahwa kondisi yang paling baik untuk menghasilkan adsorben dari kulit jengkol
Dengan membandingkan teori dan hasil yang diperoleh dari penelitian dapat disimpulkan bahwa kondisi optimum untuk menghasilkan adsorben dari kulit jengkol dengan
Spektrum FTIR kulit jengkol sebelum dan sesuadah penyerapan dengan ion logam Cr(VI) digunakan untuk menentukan jenis gugus fungsi yang terdapat pada kulit jengkol
Memberikan sumbangan ilmu pengetahuan bagi pihak yang bekerja dalam pengolahan limbah cair industri pelapisan logam untuk menurunkan kandungan timbal menggunakan adsorben
[6] Mario Hendro K., Ratih Sulastiningrum, “Pemisahan Kromium dan Nikel dari Limbah Cair Elektroplating dengan Proses Ultrafiltrasi,” Skripsi, Program Sarjana Fakultas
Beberapa metode yang dapat digunakan untuk menurunkan konsentrasi ion logam dalam limbah cair ataupun industri pelapisan logam diantaranya adalah adsorpsi,
Pada proses ini dilakukan variasi dosis adsorben sebesar 0,5 ; 1 dan 1,5 gr per 50 mL limbah cair untuk mengetahui jumlah adsorben yang optimum dalam mengurangi kandungan logam
dengan memvariasikan massa adsorben sebesar 0,5; 1 dan 1,5 diperoleh kapasitas adsorpsi logam Cd (II) yang ditunjukkan pada tabel L1.4