• Tidak ada hasil yang ditemukan

SKRIPSI Padat Tebar Optimal pada Budidaya Lele (Clarias gariepinus, Burchell) dengan Sistem Bioflok.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "SKRIPSI Padat Tebar Optimal pada Budidaya Lele (Clarias gariepinus, Burchell) dengan Sistem Bioflok."

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

SKRIPSI

Padat Tebar Optimal pada Budidaya Lele (Clarias gariepinus, Burchell) dengan Sistem Bioflok

Disusun oleh:

Frans Theo Wiranata

NPM: 120801266

UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA FAKULTAS TEKNOBIOLOGI

PROGRAM STUDI BIOLOGI YOGYAKARTA

(2)

i

Padat Tebar Optimal pada Budidaya Lele (Clarias gariepinus, Burchell) dengan Sistem Bioflok

SKRIPSI

Diajukan kepada Program Studi Biologi

Fakultas Teknobiologi Universitas Atma Jaya Yogyakarta guna memenuhi sebagian syarat untuk memperoleh derajat Sarjana S-1

Disusun oleh: Frans Theo Wiranata

NPM: 120801266

UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA FAKULTAS TEKNOBIOLOGI

PROGRAM STUDI BIOLOGI YOGYAKARTA

(3)
(4)
(5)

iv

K uper sembahkan

U ntuk I buku

M onica Wir yati

K

K

K

K

u

K u

K

K u

K u

u

up

up

up

p

p

pe

p

pe

pe

err s

er

er

e

r s

s

s

se

se

em

e

em

em

mb

mb

m

m

mb

ba

b

ba

ba

a

a

ah

ah

a

ah

a

ah

a

a

a

hk

hk

h

h

h

h

h

h

h

h

h

h

h

h

h

h

h

h

ka

ka

k

k

ka

k

a

an

an

a

an

an

n

n

n

n

n

n

n

n

U n

U n

U

U n

n

(6)

v

KATA PENGANTAR

Puji syukur kepada Tuhan Yesus Kristus atas berkat dan rahmatnya selalu memberikan penyertaan dan kelancaran dalam proses penelitian dan penulisan naskah skripsi dengan judul “PADAT TEBAR OPTIMAL PADA BUDIDAYA LELE (CLARIAS GARIEPINUS, BURCHELL) DENGAN SISTEM BIOFLOK”. Terlaksananya penelitian dan penulisan skripsi ini tidak lepas dari bantuan berbagai pihak. Oleh karena itu, penulis selayaknya mengucapkan terimakasih kepada :

1. Drs. B. Boy Rahardjo Sidharta, M, Sc. selaku dekan Fakultas Teknobiologi Atma Jaya Yogyakarta

2. Dra. L. Indah M. Yulianti M.Si selaku dosen pembimbing utama yang selalu setia menjawab pertanyaaan dan memberikan pengarahan serta solusi selama penelitian dan penulisan berlangsung.

3. Ir. Ign. Pramana Y, M.Si, Ph.D selaku dosen pembimbing pendamping yang juga tetap setia menjawab dan memberi solusi selama penelitian dan penulisan berlangsung

4. Pak Wid, Mbak Puput, Mas Antok yang telah mengarahkan dan membantu penelitian di lab.

5. Bapak, Ibu, Nadia, Niko, Simbah dan semua keluarga yang selalu mendukung baik secara moril, materil dan tentunya doa yang tak pernah putus.

6. Falconika Mega Saktyaningrum yang selalu mendukung, membantu, memberi motivasi, mendampingi, penyemangat, yang selalu mengingatkan ketika lagi males.

7. Heri, Daniel, arum, dayin, rony, adit dan semua teman-teman Abah Kece. 8. Temen-temen USA Lukman, Rangga yang selalu menjadi penyemangat.

9. Dan bagi semua pihak saja yang telah memberikan bantuan baik berupa saran, bimbingan dan arahan sehingga skripsi ini dapat diselesaikan dengan baik

Puji syukur kepada TTuhuhan Yesus Kristtususaatas berkat dan rahmatnya selalu

memberikan penyertrtaaan dan kelancaran dalam proseess pep nelitian dan penulisan

naskah skripsii ddengan judul “PAP DAT TEBAR OPTIMAL L PAP DA BUDIDAYA LELE (CLALARIAS GGARARIEIEPIP NUS,S, BURBURCHCHELELL)L) DEDENGN AN SISTEMEM BIOFLOK ”.

Terlakkssananya penelilititana dan penulisan skripsii iinini tidakk lepas ddara i bantuan

beerbrbagai ppihihakak.. OOleh kkarareena itu, penulis selayakaknynya mengngucucapapkak n teririmam kasih

k

kepadad :

1. DDrs. B. Boy Rahardjo Sidharta, M, Sc. selaku dekan Fakulttasa TTekeknonobibiologgi

At

Amaa Jaya Yogyakarta

2.

2 Dra. L. Indah M. Yulianti M.Si selaku dosen pembimbing utamaa yangng sseleallu u

setiia menjawab pertanyaaan dan memberikan pengarahan serta soolusi selamamaa

pennelitian dan penulisan berlangsung.

3. IIr.r IIgng . Pramana Y,Y, MM.Si,Si, Ph.D selaku dososenen ppemembimbing pendamampiping yanangg

juga tetap setiai menjawabbdadann mmembererii sosollusi selama penelitian dan penuli lisisanan

berlangsung

4.

4. PPakak WWidid,, Mbak Pupput, , Mas Antok yang telah mengag rahkan ddanan mmemembabanntu

pe

penelilititiananddiilalabb.

5. BBapapakak, , Ibu,Ibu, NNadiaia, NNiko, Siimbm ah ddan semmua keluaargrga a yangyang sselelalaluu memenndukung

baik secara moril, materil dan tteentunya dod a yang tak pernah putus.

6. Falconika Mega Saktyaningruum yang sellalu mendukung, membantu, memberi

motivasi, mendampingi, penyeyemangat, yang selalu mengingatkan ketika lagi

males.

7. Heri, Daniel, arum, dayin, rony, addit ddan semua teman-teman Abah Kece.

(7)

vi

Akhir kata, izinkanlah penulis mengutip sebuat pepatah “ Tiada gading yang tak retak, tak ada mawar yang tak berduri”. Penulis menyadari penyusunan naskah skripsi ini masih banyak kekurangan dan jauh dari kata sempurna. Untuk itu, penulis sangat terbuka terhadap kritik, saran dan pertanyaan yang membangun dan semoga skripsi ini dapat bermanfaat bagi semua pihak.

Yogyakarta, 19 Desember 2016

Penulis

p y g j p

itu, penulis sangat terbuka teterhrhadap kritik, sarannddana pertanyaan yang membangun

dan semoga skripsi iinini dapat bermanfaat bagi semua pihhakak.

Yo

Yogygyakarta, 19 DDese ember 2016

(8)

vii DAFTAR ISI

Hal.

Halaman Judul ………. i

Lembar Pengesahaan ………. ii

Pernyataan Bebas Plagiarisme……… iii

Halaman Persembahan………... iv

Kata Pengantar……… v

Daftar Isi………. vii

Daftar Tabel……….. xi

Daftar Gambar………. xii

Daftar Lampiran..……….. xiii

Intisari………. xiv

I. PENDAHULUAN……….. 1

A. Latar Belakang………. B. Keaslian Penelitian……….. C. Masalah Penelitian………... D. Tujuan Penelitian……….. E. Manfaat Penelitian……….. 1 3 4 4 4 II. TINJAUAN PUSTAKA……… 5

A. Teknologi Bioflok……… B. Bakteri Heterotrofik……… C. Budidaya Perikanan Sistem Intensif……….. D. Karakteristik Ikan Lele ( Clarias gariepinus, Burchell) 5 7 9 10 Lembar Pengesahaan ………. ii

Pernyataan Bebbasas Plagiarisme……… ……… iii

Halaman PPersembahahann……… ………... iv

KataaPPengantarar……… ……… ……… v

D Daftar IIsisi………. vivi DaftararTTaba el……….. xi

Da Daftftaar Gamambar………. xxii Da Daftar LLampiran..……….. xxiiii Intisariri………. xivv I I. PENDAHULUAN……….. 1

A. Latatarr BeBelalakakangng………. B. Keaslian Penelitian……….. C. C MaM sallahh PePenenelilititianan………... D. D. TuTujujuananPPennelelititiian……….. E. Manfaat Penelitian……….. 1 1 3 3 4 4 4 4 II. TINJAUAN PUSTAKA……… 5

A. Teknologi Bioflok………

B. Bakteri Heterotrofik………

5

(9)

viii

E. Padat Tebar………

F. Limbah Nitrogen……….

G. Amonia……….

H. Nitrat……….

I. Nitrat………..

J. Sumber Karbon ( Molases )………..

K. Pertumbuhan ……….

L. Kelulushidupan……….

M. Kualitas Air Pendukung……… 1. Oksigen Terlarut………

2. Derajat Keasaman ( pH )……….. 3. Suhu………

4.Total Dissolved Solid (TDS)………..

N. Hipotesis………..

11 12 13 14 15 16 16 17 18 18 19 20 21 21 III. METODE PENELITIAN………... 22

A. Waktu dan Tempat Penelitian…... B. Alat dan Bahan……….. C. Rancangan Percobaan………

D. Cara Kerja ………. 1. Pemberian Molases dan Inokulasi Bakteri………

2. Persiapan dan Penebaran Ikan……….. 3. Pemberian Pakan………

4. Laju Pertumbuhan Spesifik………

22 22 22 23 23 24 25 26 G. Amonia……….

H. Nitrat……….

I. NiNittrat……… ……… ………..

J

J. Sumber KKaarbobon n( Molases )……… ………..

K. PePertrtumumbuhan n ……… .

L.

L. KKeluululushidupan……….…

M

M. KKualitas Air Pendukung………

1. Oksigen Terlarut………

2. Derajat Keasaman ( pH)………..

3. Suhu………

4.TotalDiDissssololveved dSoSolid (TDS)………....

N. Hipotesis……… ………..

13 14 15 16 16 177 18 18 18 19 20 20 21 21 21 II

IIII. METODE PENELITIAN………... 2222

A.

A WWaktktu dadann TeTempat PPenelenelititiaiann……...

B.

B Alattddanan Bahan………...

C. Rancangan Percobaann………

D. Cara Kerja ……….

1. Pemberian Molases danan Inookkulasi Bakteri………

2 Persiapan dan PenebarannIkan

(10)

ix

5. Kelulushidupan………..

6. Pertumbuhan Panjang Mutlak……….

7. Pengukuran Amonia………..

8. Pengukuran Nitrit……….

9. Pengukuran Nitrat……….

10. Pengukuran DO, Suhu, TDS dan pH………..

11. Analisis Data………

26 27 27 27 28 28 29

IV. HASIL DAN PEMBAHASAN………. 30 A. Pengukuran Kadar Limbah Nitrogen ………...

1. Amonia ( NH3)………

2. Nitrit ( NO2)……….. 3. Nitrat ( NO3)……….. B. Kualitas Air Pendukung………..

1. Derajat Keasaman ( pH )……….

2.Total Dissolved Solid( TDS )……….

3. Suhu……….

4. Oksigen Terlarut ( DO )………..

C. Laju Pertumbuhan Spesifik……….

D. Kelulushidupan ( Survival Rate/SR )………. E. Pertumbuhan Panjang Mutlak……….

30 30 34 38 41 41 44 46 49 52 58 61

V. KESIMPULAN DAN SARAN……… 65

A. Kesimpulan………

B. Saran………..

65

65

7. Pengukuran Ammononiia………..

8. Penguukukuran Nitrit……….

9.

9.PPengukuran Nitrat…t……… .

10. Pengukukurranan DO, Suhu, TDS dan ppH…H………..

11

11..AnAnalisis DDaata………

27

27

28

28

29

IV. HAHASSIL DADAN PEMBAHASAN……….…. 3030

A.

A PPengukuran Kadar Limbah Nitrogen………...

1. Amonia ( NH3)………

2. Nitrit ( NO2)………...

3. Nitrat ( NO3)………..

B. Kualitas AiAirr PePendndukukunu g………....

1. Derajat Keasaman ( pHH))……… ……….

2.Total Dissolved Solid( TDS )……….

3

3.SSuhu…h ……….

4. Oksksigigen Terlarut ( DODO )……….…..

C. Laju Pertumbuhan Speesifik……….

D. Kelulushidupan ( Survivival Rate/SSR )……….

E. Pertumbuhan Panjang Mututlak……….

30 30 3 34 3 38 41 41 41 44 44 4 46 49 52 58 61

(11)

x

DAFTAR PUSTAKA………... 66

(12)

xi

DAFTAR TABEL

Halaman

Tabel 1. Kadar Amonia ( NH3)……….. 30

Tabel 2. Kadar Nitrit ( NO2)……….. 35

Tabel 3. Kadar Nitrat ( NO3)………. 39

Tabel 4. Nilai pH……….... 42

Tabel 5. Nilai TDS………. 44

Tabel 6. Pengukuran Suhu ………. 46

Tabel 7. Pengukuran Kadar Oksigen Terlarut……… 50

Tabel 8. Laju Pertumbuhan Spesifik ………. 54

Tabel 9. Nilai Kelulushidupan Benih Ikan Lele………. 58

Tabel 10. Pertumbuhan Panjang Mutlak……… 61

Tabel 1. Kadar Amonia ( NH33))……….. 30

Tabel 2. Kadar Nitriritt (( NO2)……….. 35

Tabel 3. Kaddaar Nitrat ( NO3)……… ………. 39

Tabel 4.4. Nilai pH……… ………... 42

(13)

xii

DAFTAR GAMBAR

Halaman Gambar 1. Kurva Penurunan Kadar Amonia Selama 2 Minggu ………… 32

Gambar 2. Kurva Penurunan Kadar nitrit Selama 2 Minggu……….. 36 Gambar 3. Kurva Penurunan Kadar nitrat Selama 2 Minggu………. 40

Gambar 4. Kurva dinamika derajat keasaman ( pH) Selama 2 Minggu…..43 Gambar 5. Kurva Nilai TDS Selama 2 Minggu……….. 45 Gambar 6. Kurva Penurunan SUHU Selama 2 minggu……….. 48

Gambar 7. Kurva Penurunan Oksigen Terlarut Selama 2 Minggu……….. 51 Gambar 8. Histogram Laju Pertumbuhan Spesifik……….. 55

Gambar 9. Histogram Kelulushidupan Benih Ikan Lele………. 60 Gambar 10. Histogram Pertumbuhan Panjang Mutlak Benih Ikan Lele….62 Gambar 1.Kurva Penurunan KaKaddar AmoniaSSelelama 2 Minggu ………… 32

Gambar 2. Kurva PePennurunan Kadar nitrit Selama 2 Mingnggugu……….. 36

Gambar 3. KuKurva Penurunan Kaadadar rninitrratatSSelelamma 2 Minggu………. 40

Gambarar 4. Kurva dinanamimikaka derajat keasaman (( pHpH))SeSelalamma 2 Mingguu……..43

Ga

Gambar 5. . KuKurvrvaa Nilai TDTDS Selama 2 Minggu………..4455

Gambbarar66. KKurvvaa Penurunan SUHU Selama 2 minggu……….….. . 48

Ga

Gambmbar 7. KKurva Penurunan Oksigen Terlarut Selama 2 Minggu………..551

Ga

Gambm ar 88. Histogram Laju Pertumbuhan Spesifik……….. 5555

Gambaar 9. Histogram Kelulushidupan Benih Ikan Lele……….600

(14)

xiii

DAFTAR LAMPIRAN

Halaman

Lampiran 1. Foto – Foto Pengukuran Benih Ikan Lele, Pembentukan Flok, dan Skema Penelitian …………..……… 74 Lampiran 2. Analisis Varian dan Uji Duncan Amonia Pada Budidaya Lele Sistem

Bioflok………... 76

Lampiran 3. Analisis Varian dan Uji Duncan Nitrit Pada Budidaya Lele Sistem

Bioflok………... 79

Lampiran 4. Analisis Varian dan Uji Duncan Nitrat Pada Budidaya Lele Sistem

Bioflok………... 82

Lampiran 5. Analisis Varian dan Uji Duncan pH Pada Budidaya Lele Sistem

Bioflok……… 85

Lampiran 6. Analisis Varian dan Uji Duncan TDS Pada Budidaya Lele Sistem

Bioflok……… 88

Lampiran 7. Analisis Varian dan Uji Duncan Suhu Pada Budidaya Lele Sistem

Bioflok……… 91

Lampiran 8. Analisis Varian dan Uji Duncan Oksigen Terlarut Pada Budidaya Lele Sistem Bioflok……… 95 Lampiran 9. Analisis Varian dan Uji Duncan Laju Pertumbuhan Spesifik Pada

Budidaya Lele Sistem Bioflok……… 99 Lampiran 10. Analisis Varian dan Uji Duncan Kelulushidupan Pada Budidaya

Lele Sistem Bioflok……… 102

Lampiran 11. Analisis Varian dan Uji Duncan Pertumbuhan Panjang Mutlak Pada Budidaya Lele Sistem Bioflok……… 104 Lampiran 1. Foto ––FFoto Pengukuran Benih Ikan Lele, PePembm entukan Flok, dan

Sk

Skema Penelitian n…………..……… 74

Lampirann22. AnalisisisVVarariaian dan n UjUjii DuDuncncananAAmomonina a PaP da Budiddayaya Lele Sistem

Bi

Bioflok……… ……….... 76 Laampiran 33. AnAnaalisis VVaarian dan Uji Duncan Nitriritt PaP da BBududididaaya Lelee Sistem

Biofoflolok……… ….….. 79 Lampmpiriranan 4. AAnalisis Varian dan Uji Duncan Nitrat Pada Bududidayaa LeLelel Sisteem

Bioflok……….….. 8282 La

Lampm iranan 5. Analisis Varian dan Uji Duncan pH Pada Budidayaa Lelele SSisistem Bioflok……… 8585 Lampiiran 6. Analisis Varian dan Uji Duncan TDS Pada Budidaya LLele Siststemm

Bioflok……… 888

Lamppiriran 7. Analissisis VVaariian n dadan Uji Duncanan SSuhuhu u PaPadad Budidaya LeLele Sistetem m

Bioflok……… 91 La

Lampm iran 8. Analisis Varian dan Ujii Duncan Oksigen Terlarut Pada BBududididayaya

Le

LeleleSSisistetemm BiBiofoflolok………995 La

Lampmpiran 9. AAnallisisisis VVarian dad n n UjUjii DuDunncan Lajju u PePertrtumbbuhhan Spesesififikik Pada

Bu

Budididadayya Lele Sisttemem Bioflokk……… 99 Lampiran 10. Analisis Varian ddaan Uji DDunu can Kelulushidupan Pada Budidaya

Lele Sistem Biooflok………

102

Lampiran 11. Analisis Varian dan UUji Duuncan Pertumbuhan Panjang Mutlak Pada

(15)

xiv INTISARI

Budidaya perikanan dituntut untuk meningkatkan produksinya, Intensifikasi merupakan salah satu alternatif. Intensifikasi membawa dampak kurang baik terhadap kelestarian dan kesehatan lingkungan Teknologi bioflok menjadi salah satu alternatif pemecah masalah limbah budidaya intensif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan padat tebar berbeda terhadap kualitas air, laju pertumbuhan spesifik, kelulushidupan, pertumbuhan panjang mutlak, padat tebar maksimal dan optimal. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) 5 perlakuan dengan 3 kali ulangan. Perlakuan yang diujikan adalah padat tebar berbeda dalam media bioflok 1000/m3, 2000/m3, 3000/m3, 4000/m3 dan 250/m3. Hewan uji menggunakan benih lele dumbo dengan panjang 3 cm. Benih lele dipelihara dalam Aquarium berukuran 15 L dengan volume air 10 L selama 2 minggu dan pemberian pakan 3 % dari berat biomassa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa padat tebar berbeda dalam media bioflok berbeda nyata terhadap kadar amonia, TDS, suhu, DO, tetapi tidak ada perbedaan nyata terhadap kadar nitrat, pH, laju pertumbuhan spesifik, kelulushidupan, dan pertumbuhan panjang mutlak. Padat tebar maksimal yang masih bisa digunakan pada budidaya ikan lele sistem Bioflok yaitu 4000 ekor/m3.

y p g p y ,

Intensifikasi merupakan salaahh satu alternaatitif.f. Intensifikasi membawa dampak kurang baik terhadap kkelelestarian dan kesehatan lliningkungan Teknologi bioflok menjadi salah satutu alternatif pemecah masalah lilimbm ah budidaya intensif.ff Penelitian ini bbertujuan untukuk mengetahui pengaruh pererbedaan padat tebar berbeda terhrhadap kualitas aiirr, lajaju u pepertrtummbuhan spesifikik,, kelulushidupan, pertumbuuhahan panjanng g mumutlak, papadadat t teebaar mamaksksimimal ddan optimalal.. Penelitian ini menggugunakan Rancanangagan n Acak Lengkap (RARAL)L) 55 pperlakuan denengan 3 kali ulannggan. Perlaakukuan yang diujjikikananaadadalalahh papadadat t tebar beb rbeda a dadalam medidia bioflok 100000/m3, 20200000/m/m3, 300000/m/m33, 4000/m3 dan 250/m33. HeHewan ujuji imemennggunakakan benih

le

lele dumumbobo ddengagann panjang 3 cm. Benih lele dipelelihi ara a dadalalam Aquauarium berukukuraran n 115 Lddengan volume air 10 L selama 2 minggu dadan pembmbereriaian npakakan 3 % daariri bberat bbiomassa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa papadat tetebabar r berbeeda daalalam medidia bioflok berbeda nyata terhadap kadar amonia, TDSS, suhuu, , DODO, tetappi ti

tidadakk ada perbedaan nyata terhadap kadar nitrat, pH, laju pertummbub hah n n spspeesifikk,,

ke

kelulullushhiidupan, dan pertumbuhan panjang mutlak. Padat tebar mmaksimimalal yyang ma

Referensi

Dokumen terkait

Hasil penelitian ini di harapakan dapat memberikan informasi kepada petani budidaya ikan lele tentang padat penebaran optimum ikan lele dengan sistem padat

Dan yang terakhir penulis melakukan penelitian yang berjudul “ Aplikasi Sistem Bioflok Dengan Feeding Rate Berbeda Terhadap Pertumbuhan Benih Lele (Clarias

Dalam Tugas Akhir ini dirancang alat pengontrolan dan monitoring suhu air kolam budidaya lele tebar padat menggunakan elemen Peltier sebagai pendingin dan heater

PERTUMBUHAN LELE DUMBO ( Clarias gariepinus ) YANG DIPELIHARA PADA KOLAM BETON MENGGUNAKAN SISTEM SIRKULASI DENGAN PADAT TEBAR

Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah bahwa padat penebaran berbeda berpengaruh nyata terhadap laju pertumbuhan spesifik, produksi dan rasio konversi pakan

Penelitian bertujuan mengetahui pengaruh padat tebar tinggi terhadap kelangsungan hidup dan laju pertumbuhan ikan untuk menentukan padat tebar maksimal ikan lele dumbo dengan

Kesimpulan dari penelitian ini, padat tebar 400 ekor.m -3 masih dapat diterapkan pada pemeliharaan ikan patin dengan teknologi bioflok untuk waktu pemeliharaan 30

Hasil penelitian menyimpulkan penyimponan terhadap pertumbuhan ikan Lele Sangkuriang Clarias gariepinus pada sistem bioflok berpengaruh sangat nyata terhadap pertumbuhan berat mutlak,