• Tidak ada hasil yang ditemukan

Studi pengaruh frekuensi penyiangan gulma terhadap pertumbuhan dan produksi suweg (Amorphophallus paeoniifolius Denst.Nicolson) di bawah tegakan tanaman Eucalyptus deglupta

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Studi pengaruh frekuensi penyiangan gulma terhadap pertumbuhan dan produksi suweg (Amorphophallus paeoniifolius Denst.Nicolson) di bawah tegakan tanaman Eucalyptus deglupta"

Copied!
75
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Perlakuan pengolahan tanah dan frekuensi penyiangan yang berbeda berpengaruh tidak nyata terhadap parameter produksi gabah per plot ditampilkan pada Tabel 8.. Rataan

Pertumbuhan gulma krokot pada awal pertumbuhan hingga panen dapat menekan jumlah umbi pada tanaman bawang merah karena pertumbuhan gulma krokot sangat kompetitif

Sedangkan perlakuan frekuensi penyiangan berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat yang ditunjukkan pada parameter tinggi tanaman dan bobot

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui frekuensi penyiangan gulma yang efektif dan efisien pada respon pertumbuhan dan hasil varietas kedelai berumur

Kegiatan pengendalian gulma melalui pengaturan frekuensi dan pemberian dosis nitrogen yang berbeda memberikan pengaruh yang nyata pada komponen pertumbuhan tanaman ubi jalar

KESIMPULAN Kombinasi perlakuan antara sistem pertanian dan waktu penyiangan gulma yang berbeda menunjukkan pertumbuhan dan hasil yang terbaik pada sistem pertanian berlanjut

Perlakuan penyiangan 20 HST pada M1 menunjukkan tidak terdapat perbedaan jumlah daun yang nyata dengan perlakuan M3, perlakuan tersebut mampu mengendalikan gulma dan

Menurut Hardiman dkk (2014), menyatakan bahwa waktu penyiangan gulma pada saat tanaman berumur 2 MST dan 4 MST berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun,